Ting... tong...
Ting... tong......
Suara bel berbunyi, sepertinya ada tamu diluar.
Nyonya Shinta buru-buru meninggalkan suami dan anak tiri nya itu ke ruang tamu,dia juga tak segan membuka pintu itu dengan tangannya sendiri.
Di depan pintu berdiri seorang pria dewasa dengan tubuh tegap dan juga berpakaian rapi,disampingnya berdiri seorang anak kecil berumur sekitar 4 tahun.Anak itu perempuan, dan dia sedang menatap heran kepada Nyonya Shinta yang tak kala herannya dengan kedatangan dua orang asing dirumahnya itu.
"Maaf,Maira nya ada?. " tanya sang pria.
"Maira, anda mengenal Maira?. " tanya Nyonya Shinta.
"Iya, saya ada janji dengannya."Jawab Pria itu lagi.
Sontak Nyonya Shinta pun berfikir,,
"Jangan-jangan ,dia calon suaminya Maira? sudah punya anak😱. "
Karena tuan rumahnya malah bengong, pria itu pun bertanya lagi.
"Maaf, bisa tolong dipanggilkan Maira nya Nyonya?. " tanya Pria itu.
Nyonya Shinta jadi kaget dan buru-buru mempersilahkan Pria dan gadis kecil itu masuk ke dalam rumah, dan menyuruhnya duduk diruang tamunya.
Lalu dengan bersemangat Nyonya Shinta memberi tahu semua penghuni rumah kalau calon suami Maira sudah datang.
Maira yang mendengar hal itu pun jadi kaget bukan kepalang,bagaimana mungkin Bima datang sepagi ini fikirnya.Secepatnya dia berlari ke ruang tamu,dan betapa terkejutnya Maira. Ternyata yang dimaksud oleh ibu tirinya itu adalah Pak Krisna dan anaknya Clara.
"Pak Krisna??, ada apa, kok anda datang kerumah saya?. " tanya Maira bingung.
"Maaf Maira, tadi sebelum kesini saya sudah berulang kali menelpon kamu. Tapi ga ada jawaban. Jadi kami langsung datang saja, kemarin kan kamu sudah setuju mau jalan bareng Clara. " ujar Pria itu, oh.. tepatnya tamu tak di undang itu.
"Ha??!, kapan saya berjanji pada pak Krisna. Saya gak pernah berjanji??. " Kini Maira semakin bingung, ia mengingat-ingat apa kemarin ia pernah membuat janji.
"Kemarin sebelum saya meninggalkanmu dengan sahabatmu si Rasty di parkiran,pas saya bilang ganti hari ini aja ketemu Clara nya, kamu bilang iya. "Mendengar ucapan Pak Krisna,Maira jadi ingat, memang itu benar adanya.
Ternyata semua orang sudah tiba diruang tamu, mereka semua menyaksikan Maira yang sedang kebingungan.
" Maira,apa Orang yang kamu maksud adalah Pak Krisna, bos kamu sendiri?. "tanya Sang Ayah.
" Bukan, bukan Yah. "jawab Maira gugup sambil menggerak-gerakkan tangannya tanda menolak.
" Maaf ya Pak, saya kayaknya gak bisa pergi hari ini deh, saya minta maaf ya Pak. "ucap Maira.
" Papa... tantenya gak mau pergi sama Clara 😭😭😭. "anak kecil itu tiba-tiba menangis sejadi-jadinya.Suara tangisannya memenuhi seisi ruang tamu keluarga Sasongko.
" Maira, saya mohon kamu mau pergi sama kami.Demi Clara, kali ini aja. "Pak Krisna benar-benar membuat Maira tak tahu harus berbuat apa.
Hari ini seharusnya dia kesalon dan mempercantik diri untuk bertemu Bima nanti malam.Tapi apa yang terjadi sekarang, dia terjebak dengan ayah dan anak yang tak ingin dia jumpai sama sekali.
Mau tak mau, Maira harus menuruti kehendak Clara. Anak itu memang cantik dan menggemaskan, tapi anak itu sudah merusak semua rencananya hari ini.
Sebelum pergi Maira berpesan sama Bik Piya agar tetap mempersiapkan makan malam sesuai apa yang sudah ia katakan tadi.Sementara ini Maira belum menjelaskan duduk persoalannya kepada seluruh keluarganya. Maira tak mau menjelaskan hal yang tidak penting, terserah mereka mau berfikir kalau Maira memacari bos nya sendiri. Bodo Amat!.
*******
Sekarang disinilah Maira, di sebuah Mall terbesar di Jakarta.Maira dengan terpaksa harus menuruti kehendak anak dari bos nya.
Dengan wajah murung, Maira nurut saja ketika jari gadis kecil itu menariknya ke tempat penjualan Boneka.Dengan senyuman yang dipaksakan Maira memilihkan boneka untuk gadis kecil yang bernama Clara itu.
" Mimpi apa...aku semalam. "keluh Maira lirih.
Tak pernah terbersit sedikitpun dalam benaknya ingin menjadi ibu tiri siapapun.Dari toko Boneka, sekarang gadis kecil itu mengeluh lapar dan meminta sang Papa untuk Makan di restoran ayam goreng kesukaan Maira, ternyata Clara juga suka makan disana.
Maira nurut aja, tapi dia terus saja melihat jam di tangannya. Hari ini dia gak nafsu makan sama sekali, bayangan di otak nya hanya ada Bima, Bima, dan Bima.Bagaimana dia bisa lepas dari pasangan ayah dan anak ini.
'Tuhan, tolong aku😢'
Maira hanya bisa menjerit didalam hati,kenapa juga kemarin ia mengiyakan perkataan Pak Krisna. Sekarang lengkap sudah penderitaannya, sudah dapat dipastikan bahwa Pak Sasongko dan yang lainnya pasti mengira bahwa Pak Krisna lah orang yang akan diperkenalkan Maira malam ini sebagai calon suaminya.Dan pasti ibu tiri dan kedua saudari dan juga Ipar-ipar nya itu pasti berfikir kalau Maira cuma bisa dapat pria bekas orang alias duda.Tahu sendiri lah pasti mereka sudah menghasut Ayahnya agar tidak menyetujui calon menantu pilihan Maira itu.
Setelah selesai makan, Ketiga orang itu berjalan keluar dari restoran ayam goreng dan sesuai keinginan Clara, mereka akan menuju ke tempat permainan anak-anak yang terletak diLantai 4 Mall.
Ketika menaiki Eskalator,tiba-tiba ada yang menggandeng tangan Maira. Sontak saja Maira kaget bukan kepalang,perlahan Maira menoleh kearah tangan yang menggandengnya itu, dan perlahan tatapan Maira ke arah atas wajah orang itu.
Betapa kagetnya Maira,ternyata yang menggandeng tangannya adalah Bima.
"Hai sayang, kamu disini juga? Pasti mau cari hadiah untuk Ayah kan?, tenang aja kok,aku yang akan mempersiapkannya.Kamu gak usah repot-repot." ujar Bima, tanpa tahu kalau tangan sebelah kiri Maira tengah digandeng oleh anak kecil.
Maira buru-buru melepas tangan kecil itu perlahan,dia gak mau Bima salah paham. Sudah sampai dilantai atas,Bima masih saja menggandeng tangan Maira, sedangkan Clara jadi cemberut dan mengadu ke Papa nya yang sedang sibuk melihat-lihat ke arah berbeda.
"Papa,kok tante jahat sih. Itu lihat tante Maira lagi sama cowok. " tunjuk Clara. ke arah belakang mereka.
Tentu saja hal itu membuat Pak Krisna menjadi geram.Hatinya pun bertanya-tanya, siapakah gerangan pria yang sedang bersama dengan Maira ini.
Dengan sigap ia menghampiri Maira dan Bima yang masih bengong gak tau harus ngomongin apa.
"Maira, siapa pria ini. Apa kamu kenal dia?. " tanya Pak Krisna.
Tatapan Pak Krisna bertemu dengan tatapan Bima yang tak kalah kaget nya.
"Sayang, siapa mereka?. " tanya Bima.
Maira bingung harus bagaimana, tapi dia memang harus menjelaskan semuanya agar gak ada yang salah paham.
"Sayang, perkenalkan ini Bos aku. Yang punya perusahaan tempat aku kerja. Namanya Pak Krisna dan itu putrinya namanya Clara." ujar Maira sambil masih menggandeng tangan Bima.
Jelas saja itu membuat muka Pak Krisna menegang.
"Sayang, kamu bilang?. " tanya bos nya itu.
"Iya Pak, Maaf kalau saya gak pernah bilang ke bapak soal pribadi saya. Ini pacar saya Bima. " ujar Maira tegas.
"Pacar?, kamu sudah punya pacar Maira?!. " tanya pria itu tak percaya.
"Iya Pak, inilah pacar saya. " Maira meminta Bima untuk berkenalan dengan Bos nya itu.
"Sayang😉." Maira memberi kode kepada Bima, untuk mau menuruti permintaannya.
Bima pun mengulurkan tangannya duluan, dan disambut oleh Pak Krisna dengan wajah tak terima.
"Bima." ujar Bima mantap.
"Krisna!."jawab Pak Krisna dengan sedikit kesal.
Clara jadi memasang wajah sedihnya lagi,
" Papa..., jadi tante Maira gak akan jadi Mamanya Clara donk?. "😭😭😭😭Anak itu pun menangis lagi,sehingga Pak Krisna terpaksa harus meminta Maira untuk menenangkannya.
Gak enak dilihat seluruh pengunjung Mall yang lain.
Tiba-tiba petugas keamanan Mall menghampiri mereka,
" Maaf Pak Bima, apa ada yang bisa saya bantu?. "tanya satpam itu.
" Gak ada kok, kamu silahkan kembali bertugas. "jawab Bima tegas.
" Siap Pak!. "Jawab Satpam itu dengan gaya seperti prajurit yang hormat dulu ke atasannya.
Maira jadi bingung, kenapa Pak Satpam tadi memberi hormat pada Bima, dan kenapa Pak Satpam itu mengenal Bima dan memanggilnya dengan sebutan Pak.
Maira belum mempertanyakan hal itu didepan Pak Krisna, nanti yang ada Pak Krisna fikir mereka pacaran bohongan. Masa' seorang pacar tidak tahu siapa pacarnya sendiri.
***Apakah yang akan terjadi selanjutnya?
Stay tune terus ya***...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 121 Episodes
Comments
Citi Choirotul Muzydah
gak sabar nunggu lanjutannya
semangat thor
2022-10-07
2