Episode 10

Makanan yang mereka pesan sudah tiba, sekarang keduanya yang masih nampak canggung saling menatap dengan malu-malu, terutama Maira.Tak dapat dipungkiri olehnya kalau melihat Bima dari jarak sedekat ini membuatnya diam-diam mengamati wajah Bima.

"Kok ga makan, apa cuma mau dilihatin aja nih makanan nya? " Ujar Bima yang merasa Maira terus curi-curi pandang pada dirinya.

"😁😁Aku makan kok, tapi setelah aku lihat-lihat...Seandainya kumis kamu dicukur pasti lebih tampan. " Maira memberanikan diri mengajukan sarannya pada Bima.

"Ooo, jadi kamu ingin aku mencukur kumis ku ini? " tanya Bima kemudian.

"Kalau boleh sih, biar lebih terlihat bersih dan rapi aja." Kata Maira dengan malu-malu.

Bima bisa memaklumi nya, dulu Ester lebih suka kalau dia memelihara kumisnya tipis-tipis, dan hal itu dijadikannya kebiasaannya sampai saat ini.Mantan kekasihnya itu sudah banyak membawah pengaruh dalam kehidupannya.

"Mungkin sudah saatnya aku merubah kebiasaan lamaku. " fikir Bima.

"Baiklah, nanti kalau sempat aku akan coba mencukurnya habis.Sesuai permintaan Ibu Bos. " ujar Bima, sambil tak lupa disertai senyuman manisnya yang memukau, membuat siapa saja yang melihatnya akan terpanah.

Keduanya pun menikmati makanan yang sudah mereka pesan,Maira memesan steak🥩 untuk makan malam mereka.Dari cara makannya Maira bisa melihat kalau Bima sepertinya tidak kesulitan dalam menggunakan garfu dan juga pisau untuk memotong daging steak itu.Bima juga memakannya dengan lahap, seolah dia sangat menyukainya.

Di sela-sela makan,Bima mencoba menanyakan sesuatu pada Maira.Tapi dia khawatir kalau Maira akan tersinggung dengan pertanyaannya itu.

"Eee,, Maira.Apa kamu merasakan sesuatu? " Tanya nya dengan ragu.

"Sesuatu apa? " Maira bingung apa maksud pertanyaan Bima yang menggantung.

"Eee.. itu, soal kejadian malam kemarin di Bar antara kita berdua.Kamu merasa gak kalau ada yang janggal.Maksudku, kok bisa ya kita tiba-tiba ada disana dan rasanya malam itu kepalaku pusing sekali, Jangan-jangan ada yang mencoba menjebak kita berdua. " jelas Bima.

"Sama, aku juga tadinya berfikiran seperti itu. Aku juga curiga sama Rasty dan Shakti,karena mereka yang terakhir bersama kita.Aku saja baru sekali ketempat seperti itu, mana mungkin aku bisa tahu kalau disana juga ada tempat untuk menginap, siapa kira-kira yang mengantar kita kesana ya?" Maira ternyata tidak tersinggung, karena memang bukan dia yang menjebak Bima bersamanya.

"Sama, aku juga baru pertama kali datang kesana, itu pun di ajak oleh Brian. Katanya dia mau bikin perayaan gitu. " jelas Bima, keduanya sama-sama berfikir sebenarnya apa yang sudah terjadi.

"Apa kamu menyesali hal itu? " tanya Bima.

"Tentu saja, aku seorang wanita.Kamu pasti tahu kalau itu kali yang pertamanya bagiku, selama ini aku bahkan gak pernah pacaran."

"Berarti aku benar-benar laki-laki pertamamu ya😁,itu artinya aku sangat beruntung. " jawab Bima.

"Lalu kamu gimana, apa kamu ga punya pacar saat ini? " Tanya Maira dengan harap-harap cemas, Bima bisa menangkap kegelisahan dimata Maira yang menunggu jawaban pertanyaan itu dari bibirnya.

"Punya." Jawab Bima.

"Apa?, lalu bagaimana kamu bisa menjelaskan padanya soal rencana nikah kontrak kita? " tanya Maira.

"Kamu tenang aja kok, dia gak akan marah. " jawab Bima lagi.

"Aku jadi ga enak, pasti gara-gara kejadian kemarin kamu jadi merasa bersalah kan sama aku sampai kamu mau menikahi aku. " Maira jadi berhenti makan dan meminum jus nya.Dia merasa karena dirinya Bima jadi harus berpisah sementara dengan kekasihnya.

"Kamu tahu siapa pacar aku sekarang? " tanya Bima.

"Siapa? "tanya Maira.

" Kamu, dan bukan cuma sekedar pacar, kamu juga adalah calon istri aku, dan sekaligus Bos aku😁. "ujar Bima dengan senyum nya yang merekah.

" Ahhhh kamu, aku fikir ta.. di.. kamu benar sudah punya kekasih, aku jadi merasa ga enak sama pacar kamu karena sudah memaksa kekasihnya untuk menikah denganku. "ujar Maira.

"Kamu suka kan? " tanya Bima.

"Apa? " tanya Maira balik.

"Aku " jawab Bima dengan Pede nya.

"Aku terpaksa. " jawab Maira.

"Huwiii, terpaksa ya. Aku tadinya mengira kalau kamu ingin aku menikahimu karena kamu ga bisa ngelupain aku." ujar Bima lagi.

"Jangan GeEr,aku memang harus menikah.Karena..... " Maira tidak melanjutkan ucapannya,dia ragu memberi tahu Bima hal yang sebenarnya, kalau dia terpaksa menikah untuk merebut posisi CEO dari tangan Kakak tirinya Netta.

"Ga papa kok kalau kamu tidak menyukaiku, yang penting aku diberi kesempatan untuk bertanggung jawab. Sebenarnya gak diberi uang pun aku akan tetap bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi.Karena aku khawatir nantinya siapa tahu kamu harus mengandung anakku karena malam itu, jadi memang sebaiknya kita menikah saja. "jelas Bima.

" Ooo, jadi itu alasan kamu ingin menikah denganku. "Maira baru mengerti alasan Bima setuju secepat itu.

" Sepertinya dia memang lelaki yang penuh tanggung jawab,semoga saja fikiranku ini benar. "benak Maira.

"Baiklah, cepat habiskan makanannya.tidak terasa sekarang sudah jam 9 malam ternyata. Nanti aku akan hubungi kamu lagi soal pertemuan keluarga kita nanti,aku akan kirimkan alamat rumah ku lewat WA. " ujar Maira lagi.

Kali ini kegugupan dihatinya sudah mulai mencair, karena ternyata Bima sangat enak di ajak ngobrol,cepat nyambung sehingga membuat Maira nyaman ngobrol bersamanya.Hingga tak terasa sudah banyak hal yang mereka bicarakan.

Tapi satu hal yang Maira lupa menanyakannya, yaitu pekerjaan Bima.Maira tidak terfikir untuk menanyakan apa pekerjaan Bima sehari-hari, karena bukankah ayahnya ingin mantu yang ikut bekerja diperusahaan nya seperti suami-suami saudarinya yang sudah menikah? 😅😅😅

Setelah makanan mereka habis, dan Maira mau pamit pulang. Maira sempat mengatakan akan mengantar Bima,Bima sendiri tidak pernah bilang kalau dia bawa mobil, tapi dia bilang akan memesan taksi online saja.

Bima berinisiatif mengantar Maira ke mobilnya, dan tetap disana sampai mobil Maira sudah tak terlihat.Barulah setelah itu Bima menaiki mobilnya dan pulang.

Hatinya sedikit galau, kenapa tadi dia ga jujur saja bagaimana dirinya yang sebenarnya kepada Maira, tapi melihat Maira yang tak memperdulikan soal penampilannya dan masih mau menerimanya walau dalam keadaan yang biasa-biasa saja, membuat Bima berfikir untuk menundanya dulu.

"Kita lihat saja nanti,aku akan biarkan kamu berfikir kalau aku ini hanya orang biasa.Aku gak mau mengejutkan kamu dengan memberitahu kebenaran tentang siapa aku sebenarnya, tapi aku gak akan bohong.Aku akan biarkan apapun yang jadi pemikiran kamu tentang aku" gumam Bima.

Setelah sampai dirumah, Bima menaruh bunga yang tadi tak jadi diberikan pada Maira ke dalam Vas diruang tamunya.Bima tinggal sendirian di rumah mewahnya yang terletak di kawasan elite Jakarta karena dia baru kembali dari Amerika, jadi dia baru menempati rumah ini dua hari lalu.Semua perlengkapannya pun belum benar-benar ditata rapi, karena banyak yang baru tiba dari toko tempat Bima memesan furniture.

Setiap pagi akan ada jasa ART yang datang untuk membantu Bima merapikan rumahnya.Mungkin nanti dia akan mengajak Maira untuk tinggal disini setelah menikah, tapi dia juga belum tau bagaimana ya reaksi Maira kalau dia tahu ternyata Bima tak semiskin yang ia bayangkan.

Episodes
1 Episode 1
2 Episode 2
3 Episode 3
4 Episode 4
5 Episode 5
6 Episode 6
7 Episode 7
8 Episode 8
9 Episode 9
10 Episode 10
11 Episode 11
12 Episode 12
13 Episode 13
14 Episode14
15 Episode 15
16 Episode 16
17 Episode 17
18 Episode 18
19 Episode 19
20 Episode 20
21 Episode 21
22 Episode 22
23 Episode 23
24 Episode 24
25 Episode 25
26 Episode 26
27 Episode 27
28 Episode 28
29 Episode 29
30 Episode 30
31 Episode 31
32 Episode 32
33 Episode 33
34 Episode 34
35 Episode 35
36 Episode 36
37 Episode 37
38 Episode 38
39 Episode 39
40 Episode 40
41 Episode 41
42 Episode 42
43 Episode 43
44 Episode 44
45 Episode 45
46 Episode 46
47 Episode 47
48 Episode 48
49 Episode 49
50 Episode 50
51 Episode 51
52 Episode 52
53 Episode 53
54 Episode 54
55 Episode 55
56 Episode 56
57 Episode 57
58 Episode 58
59 Episode 59
60 Episode 60
61 Episode 61
62 Episode 62
63 Episode 63
64 Episode 64
65 Episode 65
66 Episode 66
67 Episode 67
68 Pengumuman
69 Episode 68
70 Episode 69
71 Episode 70
72 Episode 71
73 Episode 72
74 Episode 73
75 Episode 74
76 Episode 75
77 Episode 76
78 Episode 77
79 Episode 78
80 Episode 79
81 Episode 80
82 Episode 81
83 Episode 82
84 EPISODE 83
85 Episode 84
86 Episode 85
87 Episode 86
88 Episode 87
89 Episode 88
90 Episode 89
91 Episode 90
92 Episode 91
93 Episode 92
94 Episode 93
95 Episode 94
96 Episode 95
97 Episode 96
98 Episode 97
99 Episode 98
100 Episode 99
101 Episode 100
102 Episode 101
103 Episode 102
104 Episode 103
105 Episode 104
106 Episode 105
107 Episode 106
108 Episode 107
109 Episode 108
110 Episode 109
111 Episode 110
112 Episode 111
113 Episode 112
114 Episode 113
115 Episode 114
116 Episode 115
117 Episode 116
118 Episode 117
119 Episode 118
120 Episode 119
121 Last Episode
Episodes

Updated 121 Episodes

1
Episode 1
2
Episode 2
3
Episode 3
4
Episode 4
5
Episode 5
6
Episode 6
7
Episode 7
8
Episode 8
9
Episode 9
10
Episode 10
11
Episode 11
12
Episode 12
13
Episode 13
14
Episode14
15
Episode 15
16
Episode 16
17
Episode 17
18
Episode 18
19
Episode 19
20
Episode 20
21
Episode 21
22
Episode 22
23
Episode 23
24
Episode 24
25
Episode 25
26
Episode 26
27
Episode 27
28
Episode 28
29
Episode 29
30
Episode 30
31
Episode 31
32
Episode 32
33
Episode 33
34
Episode 34
35
Episode 35
36
Episode 36
37
Episode 37
38
Episode 38
39
Episode 39
40
Episode 40
41
Episode 41
42
Episode 42
43
Episode 43
44
Episode 44
45
Episode 45
46
Episode 46
47
Episode 47
48
Episode 48
49
Episode 49
50
Episode 50
51
Episode 51
52
Episode 52
53
Episode 53
54
Episode 54
55
Episode 55
56
Episode 56
57
Episode 57
58
Episode 58
59
Episode 59
60
Episode 60
61
Episode 61
62
Episode 62
63
Episode 63
64
Episode 64
65
Episode 65
66
Episode 66
67
Episode 67
68
Pengumuman
69
Episode 68
70
Episode 69
71
Episode 70
72
Episode 71
73
Episode 72
74
Episode 73
75
Episode 74
76
Episode 75
77
Episode 76
78
Episode 77
79
Episode 78
80
Episode 79
81
Episode 80
82
Episode 81
83
Episode 82
84
EPISODE 83
85
Episode 84
86
Episode 85
87
Episode 86
88
Episode 87
89
Episode 88
90
Episode 89
91
Episode 90
92
Episode 91
93
Episode 92
94
Episode 93
95
Episode 94
96
Episode 95
97
Episode 96
98
Episode 97
99
Episode 98
100
Episode 99
101
Episode 100
102
Episode 101
103
Episode 102
104
Episode 103
105
Episode 104
106
Episode 105
107
Episode 106
108
Episode 107
109
Episode 108
110
Episode 109
111
Episode 110
112
Episode 111
113
Episode 112
114
Episode 113
115
Episode 114
116
Episode 115
117
Episode 116
118
Episode 117
119
Episode 118
120
Episode 119
121
Last Episode

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!