|9|. Ritual Malam Pertama

...Peringatan!!!...

...Khusus untuk usia 18 keatas!!!...

Ceklek!

Suara pintu terbuka jatuh dalam keheningan. Egbert melangkah masuk kedalam kamarnya yang luas dan sunyi. Malam itu kamarnya yang monoton dan gelap, berubah menjadi tempat yang begitu menggairahkan akan romansa.

Lilin aroma di bakar dan kelopak mawar bertaburan di atas ranjang. Tampak di atas sana tubuh kurus Annette yang terbaring tak sadarkan diri dengan kedua tangan terikat ke tiang ranjang. Perlahan Egbert melangkah mendekati tempat tidur besarnya dan pergi duduk di pinggirnya.

Matanya yang dingin kemudian memperhatikan Annette.

"Cukup cantik" Jari-jemari tirus nan panjang itu membelai pipi Annette.

"Mulus sekali" Egbert dapat merasakan betapa halus nya wajah Annette hingga itu serasa seperti menyentuh kapas sutra.

"Apa sebaiknya ku lakukan sekarang?" Egbert menatap tanpa ekspresi pada wajah cantik Annette yang terkulai dengan mata terpejam rapat.

Hingga tatapannya jatuh pada bibir kecil Annette yang merah redup bak ceri tua. Seketika bola mata merahnya menyala dengan api gairah. Egbert pun melompat ke atas tubuh Annette dan melayangkan ciuman yang begitu buas pada bibir kecil nan menggoda itu.

Suara kecupan liar yang memburu dan basah itu pun memenuhi setiap inci ruangan yang hening. Annette yang masih tak sadarkan diri, hanya tampak tertidur dengan polosnya tanpa menyadari apapun.

"Haah.."

"Haah.."

Egbert menarik bibirnya dan bernafas terengah-engah. Tanpa membuang-buang waktu, terus ia menyobek gaun yang dikenakan Annette dan membuang seonggok kain putih yang tak lagi berbentuk itu asal ke lantai.

Kini tubuh polos Annette terpampang. Di bawah gemerlap lilin yang menaungi ruangan, kulit telanjang Annette yang putih bersih itu tampak begitu adil. Itu terlihat seperti kelopak melati yang baru saja mekar— polos namun cukup menawan mata.

Egbert yang tak dapat mengendalikan nafsunya lagi, segera menanggalkan pakaiannya dan langsung menghantam ganas tubuh kecil itu. Ia pun melakukan ritual malam pertama yang juga pertama kali baginya.

"Haah"

"Haah"

Suara ******* nafas dan gerakan erotis di ranjang pun mulai mendominasi ruangan yang sunyi.

"Sayang sekali kau tertidur" Katanya. Tampak sekujur tubuhnya sudah basah dengan keringat gairah.

"Harusnya aku mendengar suara rintihan mu" Katanya lagi seraya terus melakukan hal intim tersebut.

Sedang Annette masih terpejam tak merasakan apapun. Perlahan, gerakan yang Egbert lakukan kian lama kian mem-buas. Tubuh kecil yang dibawahnya itu,

"Sungguh tak dapat membuat ku menahan diri"

Hanya...

Seusaha mungkin Egbert tetap mengendalikan tenaganya atau jika tidak tubuh gadis manusia yang dihimpitnya itu bisa saja remuk dan patah karena ulahnya.

Kret..

Kret..

Kret..

Egbert tampak beberapa kali menggigit kecil sepotong daging tubuh Annette yang cukup kurus itu dan...

Cup

Cup

Cup

Egbert dengan begitu semangatnya mengecup setiap inci kulit Annette yang harum dan manis. Tampaknya para pelayan telah memandikan gadis itu dengan sangat baik.

Begitulah malam pertama itu terlewati dengan Egbert seorang yang melakukannya. Sedangkan Annette tersesat jauh di dunia yang antah-berantah.

......................

Sinar hangat matahari menembus tirai jendela. Jatuh tepat di atas wajah polos Annette yang masih tertidur cantik. Hingga terdengar rendah nyanyian burung yang terbang dari ranting ke ranting.

Perlahan, tampak kelopak mata Annette yang pelan terangkat dan sepasang bola mata hitam itu menatap langit-langit asing dan keningnya berkerut.

"Ini di mana?" Agaknya Annette terlupa dengan kejadian semalam.

Samar-samar, Annette mulai merasakan sakit di sekujur tubuhnya, membuatnya tak tahan untuk tidak...

"Aakh" Annette mengiris nyeri, "Kenapa seluruh tubuhku sakit sekali?" Keluhnya.

"Mana pegal semua lagi" Annette dapat merasakan yang sekujur tubuhnya lemas dan lunglai. Hingga ia merasakan sesuatu tepat di...

"Tapi kenapa bagian bawah tubuhku rasanya agak—" Annette menggigit bibir bawahnya dan meringis, "Uhh.."

Annette mengetap bibir menahan sakit. Tepat ketika ia mencoba untuk mengangkat selimut yang menutupi tubuhnya itu. Ia dikagetkan dengan kedua tangannya yang terikat di kedua tiang kepala ranjang.

"Ah, tidak.." Menyadari itu seketika kepala Annette terkulai lesu ke bantal. Akhirnya ia kembali mengingat situasinya.

"Semalam dia pasti sudah melakukannya" Mata Annette berkaca-kaca dan memerah panas. Hatinya terasa begitu pedih dan itu cukup menusuk hingga ke ulu dada. Annette pun tak tahan untuk tidak...

"Hiks.."

"Hiks.."

"Kenapa aku harus berakhir seperti ini?" Suara tangisnya terdengar serak dan menyedihkan.

Ceklek!

Mendengar suara pintu terbuka, Annette terus berhenti menangis. Ia pun melihat siapa yang datang.

"Anda sudah bangun nyonya?"

Itu adalah Kepala pelayan Mary yang menyapanya dengan sebutan yang berbeda— 'nyonya'.

"..." Annette hanya diam dan membuang pandangan kosongnya ke arah jendela.

Melihat itu, kepala pelayan Mary hanya tersenyum kecil. Ia sama sekali tidak tersinggung karena Annette tidak meresponnya sama sekali. Bertepuk tangan keras, ia mengirimkan sinyal untuk pelayan datang.

Segera dua orang pelayan berjalan masuk kedalam.

"Bantu nyonya bersiap-siap"

"Baik kepala pelayan Mary"

Setelah mengatakan itu, Mary terus pergi. Sedangkan Annette seketika menjadi panik. Ia sadar dirinya saat ini telanjang, mengingat kerjaan mereka yang terakhir kali memandikannya.

Annette pun terus berseru lantang, "Tidak"

"Aku bisa melakukannya sendiri" Katanya tegas.

"Cukup lepaskan saja kedua tanganku" Lanjutnya.

"Baik nyonya"

Annette cukup terkejut mendapati mereka yang menurut begitu saja. Kedua pelayan itupun pergi melepas kedua tangan Annette.

"Huft" Annette menghembus nafas lega, "Akhirnya.." Annette merasa tenang melihat dirinya tak lagi terikat di atas ranjang. Biar bagaimanapun, itu sangatlah menyeramkan.

"Kalian berdua keluar lah!" Annette mengibaskan tangannya menyuruh dua pelayan itu pergi.

"Kami akan tetap disini membantu anda nyonya"

"Aku tidak memerlukan bantuan kalian" Tukas Annette, "Aku bisa sendiri, jadi sana keluar!" Bicaranya kali ini terdengar cukup ketus.

"Kalau begitu saya akan pergi menyiapkan air" Ucap salah seorang pelayan.

Lalu satunya lagipun terus berkata, "Dan saya akan menunggu di luar, panggil saja saya jika anda membutuhkan sesuatu"

"Eum" Setelah kedua pelayan itu lenyap dari pandangannya, Annette perlahan bangun dan menatap seluruh tubuh atasnya yang penuh memar.

"Haah" Annette mendesah berat dengan panorama itu.

"Dia ganas sekali"

Menoleh ke lantai, Annette melihat potongan gaunnya yang tak lagi berbentuk.

"Sepertinya aku harus membungkus tubuhku dengan selimut untuk ke kamar mandi"

Annette pun mulai membungkus tubuhnya dengan selimut. Tepat ketika selangkah saja ia hendak turun dari ranjang, "Akh, s-sakit.."

Pelayan yang menunggu diluar pun seketika masuk kedalam, "Ada apa nyonya?"

"Apanya yang sakit?"

"Apa anda baru saja terjatuh?"

Tanya pelayan itu, ketika melihat Annette yang tersungkur tepat di kaki ranjang.

Detik itu...

Annette rasanya siap menangis karena malu yang tak tertahankan.

Terpopuler

Comments

putriyusman

putriyusman

wuahhaha. ngadi ngadi

2023-10-05

1

putriyusman

putriyusman

merkosa loo. bangunin dulu kek

2023-10-05

1

lihat semua
Episodes
1 |1|. Mayat Dengan Gigitan Dileher
2 |2|. Akan Menikahi Gadis Manusia
3 |3|. Seperti Tangisan Anak Rusa
4 |4|. Dimandikan Oleh Pelayan
5 |5|. Menjadi Pengantin Wanita
6 |6|. Sebuah Surat Kesepakatan
7 |7|. Mahkluk Penghisap Darah
8 |8|. Malam Upacara pernikahan
9 |9|. Ritual Malam Pertama
10 |10|. Bibir Mereka Lebih Manis
11 |11|. Membuat Kekacauan Di Kastil
12 |12|. Membuat Seekor Beruang Terbangun
13 |13|. Menghukum Tanganmu
14 |14|. Bercinta Di Taman Belakang?
15 |15|. Sudah Seperti Cinderella
16 |16|. Apa Yang Harus Mereka Iri Kan?
17 |17|. Aku Sudah Menikah
18 |18|. Kenapa Memegang Perut?
19 |19|. Dua Garis Merah
20 |20|. Kehamilan Yang Beresiko
21 |21|. Jadilah Air Hangat Atau Sejuk
22 |22|. Bolehkah Jatuh Cinta?
23 |23|. Kuasai Perutnya Dan Kuasai Hatinya
24 |24|. Apa Tidak Ada Cara Lain?
25 |25|. Istrimu Pingsan Di Kelas Ku
26 |26|. Tidak Perlu Khawatir
27 |27|. Darah Istriku Lebih Manis
28 |28|. Hamil Di Luar Nikah
29 |29|. Istri Paling Bahagia Di Dunia
30 |30|. Menjalankan Peran Sebagai Suamimu
31 |31|. Mengikat Lambung Mu Dengan Darahku
32 |32|. Selamat Tinggal Kehidupan!
33 |33|. Aku Ingin Dia Lahir
34 |34|. Dia Kabur Membawa Benihku Diperutnya
35 |35|. Manfaatkan Indra Penciuman mu
36 |36|. Berubah Peran Menjadi Ibu Muda
37 |37|. Kemana Aku Harus Pergi?
38 |38|. Kau Bisa Memasakkan?
39 |39|. Cukup Pandai Memilih Istri
40 |40|. Tidak Seratus Persen Manusia
41 |41|. Masih Betah Bermain Di Negri Manusia
42 |42|. Mendadak Tidak Menyukai Darah Kelinci
43 |43|. Aroma Darah Yang Tak Asing
44 |44|. Tidak Ada Fenomena Neonatal Smiling
45 |45|. Menolak Mengkonsumsi Darah Manapun
46 |46|. Mengkonsultasikan Masalah Ke Psikolog
47 |47|. Apakah Ada Yang Salah?
48 |48|. Hilang Dan Lenyap Begitu Saja
49 |49|. Bayi Vampir Yang Sudah Tumbuh Besar
50 |50|. Tidak Bisakah Ikut Dengan Mu?
51 |51|. Bagaimana Bisa Itu Adalah Dia
52 |52|. Betis Mu Berdarah
53 |53|. Tidak Berubah Sama Sekali
54 |54|. Pelayan Pribadi Anda?
55 |55|. Lagi-lagi Terjerat Dalam Kesialan
56 |56|. Aku Sudah Menemukannya
57 |57|. Jangan Makan Lagi!
58 |58|. Ingin Kau Benar-Benar Bersih
59 |59|. Kenapa Taring Mu Ganas Sekali?
60 |60|. Wanita Cantik Yang Penurut
61 |61|. Apa Kau Merindukan Ku?
62 |62|. Kau Temani Aku Pulang
63 |63|. Memutuskan Untuk Menginap
64 |64|. Apa Anda Pria Impoten?
65 |65|. Tergoda Hanya Karena Sebotol Parfum
66 |66|. Siapa Yang Paling Berhak?
67 |67|. Di Bawah Selimut Yang Sama
68 |68|. Pergi Bersama Mencari Aldrich
69 |69|. Rubah Kecil Yang Licik
70 |70|. Memilih Antara Aku Atau Pria Itu
71 |71|. Pengakuan Yang Sangat Tidak Terduga
72 |72|. Apa Dia Campuran?
73 |73|. Anak Itu Adalah Anak Kalian Berdua
74 |74|. Kau Berani Menampar Ku?
75 |75|. Tidak Akan Melepaskanmu Dengan Mudah
76 |76|. Kenapa Kau Mengikat Ku?
77 |77|. Menolak Untuk Sarapan
78 |78|. Sisa Susu Disudut Bibir
79 |79|. Istrimu Bukan Selir mu
80 |80|. Kau Mengatai Putraku Bodoh?
81 |81|. Membiarkan Putramu Mengendalikanmu
82 |82|. Kewenangan Sebagai Seorang Suami
83 |83|. Istriku Memang Sangat Penurut
84 |84|. Ingin Memakan Bibir Mu
85 |85|. Seharusnya Kau Tidak Perlu Melahirkanku
86 |86l. Dua Pernyataan Janji Mati
87 |87|. Sesuatu Yang Kau Inginkan Dariku?
88 Curahan Penulis
89 |88|. Yang Harus Dilakukan Agar Kau Percaya
90 |89|. Membesarkan Kucing Liar?
91 |90|. Ingin Menagih Janjimu
92 |91|. Pingsan Karena Ciuman
93 |92|. Memulai Strategi Balas Dendam
94 |93|. Istriku Adalah Pengecualian
95 |94|. Tidak Tulus Menganggapku Sebagai Istri
96 |95|. Aku Adalah Nyonya Di Tempat Ini
97 |96|. Aku Adalah Kekasihnya
98 |97|. Dapatkah Kau Mencintai Aku Dengan Tulus?
99 |98|. Jika Saingan Cintaku Adalah Dia
100 |99|. Yakinlah Aku Tidak Akan Menyakitimu
101 |100|. Apa Kau Cukup Peka Sebagai Suaminya?
102 |101|. Kau Harus Baik-Baik Saja
103 |102|. Wanita Itu Adalah Istriku
104 |103|. Status Ku Sekarang Adalah Pria Beristri
105 |104|. Seperti Hitam Dan Putih
106 |105|. Jangan Sentuh Dia
107 |106|. Ciuman Yang Galak Karena Cemburu
108 |107|. Memiliki Posisi Khusus Dihatinya
109 |108|. Mantan Kekasih Yang Tak Tahu Malu
110 |109|. Sana Berkencan Dengan Manusia!
111 |110|. Wanita Yang Beraksi Di Tengah Malam
112 |111|. Pria Yang Merasa Sakit Dicekik
113 |112|. Semalam Bergelut Sangat Hebat?
114 |113|. Tidak Mau Mati Muda
115 |114|. Hampir Membunuh Wanita Itu
116 |115|. Anda Jangan Salah Paham
117 |116|. Membopongnya Dan Membawanya Pergi
118 |117|. Menganggap Marshmallow Dan Menggigitnya
119 |118|. Apakah Kau Akan Percaya?
120 |119|. Aku Yang Akan Melakukannya
121 |120|. Jangan Berpikiran Kotor!
122 |121|. Atas Dasar Apa Aku Percaya?
123 |122|. Membeli Keperluan Istri
124 |123|. Kenapa Kau Begitu Tidak Berperasaan!
125 |124|. Tolong Jangan Marah...
126 |125|. Pergi Ceraikan Istrimu
127 |126|. Tidak Akan Kubiarkan Siapapun Melukaimu
128 |127|. Lebih Baik Menahan Diri
129 |128|. Tolong Jawab, Apa Kau Mencintaiku?
130 |129|. Pemerah Bibirmu Harus Ku Hapus
131 |130|. Putri Baron Masih Jauh Lebih Pantas
132 |131|. Kau Sangat Mencintai Yang Mulia
133 |132|. Dia Adalah Putri Mahkota Negri Ini
134 |133|. Akan Pergi Ke Sesuatu Tempat
135 |134|. Botol Ramuan Pengakuan Cinta
136 |135|. Merasa Berat Melepaskan Suamimu Pergi?
137 |136|. Kita Akan Menderita Bersama
138 |137|. Pengakuan Yang Lebih Seperti Rintihan
139 |138|. Nyata Atau Mimpi Indah Semata?
140 |139|. Hanya Aku Merasa Sedikit Gerah
141 |140|. Siapa Bilang Kau Tidak Berharga?
142 |141|. Karena Itu, Kau Harus Patuh Istriku
143 |142|. Dia Bukan Sembarang Anak
144 |143|. Kenapa Aku Tidak Bisa Bersandar Padanya?
145 |144|. Mengalah Lah Untuk Malam Ini
146 |145|. Karena Itu Hanya Akan Menyakitiku
147 |146|. Segalanya Sudah Berakhir (Tamat)
148 Informasi Novel Baru (Masih Dalam Proses)
149 Informasi Novel Baru (Cuplikan)
150 Pengumuman Novel Baru (Sudah Terbit)
Episodes

Updated 150 Episodes

1
|1|. Mayat Dengan Gigitan Dileher
2
|2|. Akan Menikahi Gadis Manusia
3
|3|. Seperti Tangisan Anak Rusa
4
|4|. Dimandikan Oleh Pelayan
5
|5|. Menjadi Pengantin Wanita
6
|6|. Sebuah Surat Kesepakatan
7
|7|. Mahkluk Penghisap Darah
8
|8|. Malam Upacara pernikahan
9
|9|. Ritual Malam Pertama
10
|10|. Bibir Mereka Lebih Manis
11
|11|. Membuat Kekacauan Di Kastil
12
|12|. Membuat Seekor Beruang Terbangun
13
|13|. Menghukum Tanganmu
14
|14|. Bercinta Di Taman Belakang?
15
|15|. Sudah Seperti Cinderella
16
|16|. Apa Yang Harus Mereka Iri Kan?
17
|17|. Aku Sudah Menikah
18
|18|. Kenapa Memegang Perut?
19
|19|. Dua Garis Merah
20
|20|. Kehamilan Yang Beresiko
21
|21|. Jadilah Air Hangat Atau Sejuk
22
|22|. Bolehkah Jatuh Cinta?
23
|23|. Kuasai Perutnya Dan Kuasai Hatinya
24
|24|. Apa Tidak Ada Cara Lain?
25
|25|. Istrimu Pingsan Di Kelas Ku
26
|26|. Tidak Perlu Khawatir
27
|27|. Darah Istriku Lebih Manis
28
|28|. Hamil Di Luar Nikah
29
|29|. Istri Paling Bahagia Di Dunia
30
|30|. Menjalankan Peran Sebagai Suamimu
31
|31|. Mengikat Lambung Mu Dengan Darahku
32
|32|. Selamat Tinggal Kehidupan!
33
|33|. Aku Ingin Dia Lahir
34
|34|. Dia Kabur Membawa Benihku Diperutnya
35
|35|. Manfaatkan Indra Penciuman mu
36
|36|. Berubah Peran Menjadi Ibu Muda
37
|37|. Kemana Aku Harus Pergi?
38
|38|. Kau Bisa Memasakkan?
39
|39|. Cukup Pandai Memilih Istri
40
|40|. Tidak Seratus Persen Manusia
41
|41|. Masih Betah Bermain Di Negri Manusia
42
|42|. Mendadak Tidak Menyukai Darah Kelinci
43
|43|. Aroma Darah Yang Tak Asing
44
|44|. Tidak Ada Fenomena Neonatal Smiling
45
|45|. Menolak Mengkonsumsi Darah Manapun
46
|46|. Mengkonsultasikan Masalah Ke Psikolog
47
|47|. Apakah Ada Yang Salah?
48
|48|. Hilang Dan Lenyap Begitu Saja
49
|49|. Bayi Vampir Yang Sudah Tumbuh Besar
50
|50|. Tidak Bisakah Ikut Dengan Mu?
51
|51|. Bagaimana Bisa Itu Adalah Dia
52
|52|. Betis Mu Berdarah
53
|53|. Tidak Berubah Sama Sekali
54
|54|. Pelayan Pribadi Anda?
55
|55|. Lagi-lagi Terjerat Dalam Kesialan
56
|56|. Aku Sudah Menemukannya
57
|57|. Jangan Makan Lagi!
58
|58|. Ingin Kau Benar-Benar Bersih
59
|59|. Kenapa Taring Mu Ganas Sekali?
60
|60|. Wanita Cantik Yang Penurut
61
|61|. Apa Kau Merindukan Ku?
62
|62|. Kau Temani Aku Pulang
63
|63|. Memutuskan Untuk Menginap
64
|64|. Apa Anda Pria Impoten?
65
|65|. Tergoda Hanya Karena Sebotol Parfum
66
|66|. Siapa Yang Paling Berhak?
67
|67|. Di Bawah Selimut Yang Sama
68
|68|. Pergi Bersama Mencari Aldrich
69
|69|. Rubah Kecil Yang Licik
70
|70|. Memilih Antara Aku Atau Pria Itu
71
|71|. Pengakuan Yang Sangat Tidak Terduga
72
|72|. Apa Dia Campuran?
73
|73|. Anak Itu Adalah Anak Kalian Berdua
74
|74|. Kau Berani Menampar Ku?
75
|75|. Tidak Akan Melepaskanmu Dengan Mudah
76
|76|. Kenapa Kau Mengikat Ku?
77
|77|. Menolak Untuk Sarapan
78
|78|. Sisa Susu Disudut Bibir
79
|79|. Istrimu Bukan Selir mu
80
|80|. Kau Mengatai Putraku Bodoh?
81
|81|. Membiarkan Putramu Mengendalikanmu
82
|82|. Kewenangan Sebagai Seorang Suami
83
|83|. Istriku Memang Sangat Penurut
84
|84|. Ingin Memakan Bibir Mu
85
|85|. Seharusnya Kau Tidak Perlu Melahirkanku
86
|86l. Dua Pernyataan Janji Mati
87
|87|. Sesuatu Yang Kau Inginkan Dariku?
88
Curahan Penulis
89
|88|. Yang Harus Dilakukan Agar Kau Percaya
90
|89|. Membesarkan Kucing Liar?
91
|90|. Ingin Menagih Janjimu
92
|91|. Pingsan Karena Ciuman
93
|92|. Memulai Strategi Balas Dendam
94
|93|. Istriku Adalah Pengecualian
95
|94|. Tidak Tulus Menganggapku Sebagai Istri
96
|95|. Aku Adalah Nyonya Di Tempat Ini
97
|96|. Aku Adalah Kekasihnya
98
|97|. Dapatkah Kau Mencintai Aku Dengan Tulus?
99
|98|. Jika Saingan Cintaku Adalah Dia
100
|99|. Yakinlah Aku Tidak Akan Menyakitimu
101
|100|. Apa Kau Cukup Peka Sebagai Suaminya?
102
|101|. Kau Harus Baik-Baik Saja
103
|102|. Wanita Itu Adalah Istriku
104
|103|. Status Ku Sekarang Adalah Pria Beristri
105
|104|. Seperti Hitam Dan Putih
106
|105|. Jangan Sentuh Dia
107
|106|. Ciuman Yang Galak Karena Cemburu
108
|107|. Memiliki Posisi Khusus Dihatinya
109
|108|. Mantan Kekasih Yang Tak Tahu Malu
110
|109|. Sana Berkencan Dengan Manusia!
111
|110|. Wanita Yang Beraksi Di Tengah Malam
112
|111|. Pria Yang Merasa Sakit Dicekik
113
|112|. Semalam Bergelut Sangat Hebat?
114
|113|. Tidak Mau Mati Muda
115
|114|. Hampir Membunuh Wanita Itu
116
|115|. Anda Jangan Salah Paham
117
|116|. Membopongnya Dan Membawanya Pergi
118
|117|. Menganggap Marshmallow Dan Menggigitnya
119
|118|. Apakah Kau Akan Percaya?
120
|119|. Aku Yang Akan Melakukannya
121
|120|. Jangan Berpikiran Kotor!
122
|121|. Atas Dasar Apa Aku Percaya?
123
|122|. Membeli Keperluan Istri
124
|123|. Kenapa Kau Begitu Tidak Berperasaan!
125
|124|. Tolong Jangan Marah...
126
|125|. Pergi Ceraikan Istrimu
127
|126|. Tidak Akan Kubiarkan Siapapun Melukaimu
128
|127|. Lebih Baik Menahan Diri
129
|128|. Tolong Jawab, Apa Kau Mencintaiku?
130
|129|. Pemerah Bibirmu Harus Ku Hapus
131
|130|. Putri Baron Masih Jauh Lebih Pantas
132
|131|. Kau Sangat Mencintai Yang Mulia
133
|132|. Dia Adalah Putri Mahkota Negri Ini
134
|133|. Akan Pergi Ke Sesuatu Tempat
135
|134|. Botol Ramuan Pengakuan Cinta
136
|135|. Merasa Berat Melepaskan Suamimu Pergi?
137
|136|. Kita Akan Menderita Bersama
138
|137|. Pengakuan Yang Lebih Seperti Rintihan
139
|138|. Nyata Atau Mimpi Indah Semata?
140
|139|. Hanya Aku Merasa Sedikit Gerah
141
|140|. Siapa Bilang Kau Tidak Berharga?
142
|141|. Karena Itu, Kau Harus Patuh Istriku
143
|142|. Dia Bukan Sembarang Anak
144
|143|. Kenapa Aku Tidak Bisa Bersandar Padanya?
145
|144|. Mengalah Lah Untuk Malam Ini
146
|145|. Karena Itu Hanya Akan Menyakitiku
147
|146|. Segalanya Sudah Berakhir (Tamat)
148
Informasi Novel Baru (Masih Dalam Proses)
149
Informasi Novel Baru (Cuplikan)
150
Pengumuman Novel Baru (Sudah Terbit)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!