|3|. Seperti Tangisan Anak Rusa

Sean telah kembali ke apartemennya. Tentu saja sebelum pulang ia sudah menyuruh seseorang untuk membawa gadis manusia yang nantinya akan menjadi pengantin Egbert.

Keluar dari kamar mandi, Sean terlihat segar dalam balutan jubah mandi abu-abu longgar. Bagian atasnya samar-samar menonjolkan tata letak ototnya yang berharga hasil dari olahraga rutinnya.

Drtt...

Terdengar suara ponsel bergetar tepat di atas nakas samping ranjang. Bergegas Sean mengambilnya.

"Ya?" Meletakkan ponsel itu di samping telinga kanannya, Sean pun berjalan ke depan jendela besar yang mengungkapkan keindahan dunia malam di bawah sana yang tampak gemerlap oleh jutaan lampu.

"Kau sudah mendapatkan gadis itu?" Bicara Sean melalui talian.

"Ya. Aku sudah mendapatkannya bos"

Itu adalah anak buahnya Sean. Sama seperti Egbert, ia tidak lagi mempercayai bangsanya untuk bekerja dengannya. Jadi ia memperkejakan manusia sebagai gantinya.

"Kalau begitu bawa gadis itu kemari" Tukas Sean.

"Jangan lupa tutup mata gadis itu. Aku tidak mau ketika dia sadar, dia akan terkejut mendapati siapa yang menculiknya" Tambahnya lagi.

"Baik bos, saya mengerti"

Dengan begitu talian pun berakhir. Sean menatap layar ponselnya tersenyum puas.

Sekitar sepuluh menit berlalu, tepat ketika arah jarum jam berada di pukul dua belas. Terdengar bel apartemennya berbunyi nyaring. Sean yang saat itu tampak larut dengan buku ditangannya. Ia langsung menutup buku tersebut dan menarik kacamata dari pangkal hidungnya.

"Cepat sekali" Sean pun beranjak dari ruang bacanya dan pergi membukakan pintu.

Tapi sebelum tangannya menarik gagang pintu, tak lupa ia menoleh pada layar monitor untuk memastikan siapa yang datang. Sean dapat melihat di sana ada seorang pria berkacamata hitam dengan masker menutupi separuh wajah.

Berdiri dengan menggendong seorang gadis yang tak lagi asing di matanya. Sean pun segera membuka pintu dan berkata, "Cepat bawa dia masuk kedalam!"

"Baik bos" Pria itu mengangguk dan langsung berjalan masuk kedalam.

"Baringkan saja gadis itu di sofa" Sean menunjuk ke salah satu sofa panjang yang dimilikinya.

"Baik"

Pria itu pun bergegas meletakkan gadis muda yang digendongnya ke sebuah sofa panjang yang ditunjukkan Sean.

"Ada hal lain yang harus saya kerjakan bos?" Tanyanya kemudian pada Sean.

"Tidak ada" Sean menggelengkan kepalanya.

Setelahnya Sean mengeluarkan sebuah amplop tebal dari saku jubah tidurnya dan menyerahkannya pada pria itu.

"Bayaran mu"

"Terimakasih bos" Suara pria itu terdengar cukup senang ketika menerima amplop yang diberikan Sean.

"Kalau begitu saya pergi bos, permisi" Pamitnya sopan kepada Sean, sebelum meninggal apartemen mewah itu.

"Em" Sean hanya mengangguk dan menatap punggung pria itu yang telah berjalan kearah pintu.

Pria itupun pergi meninggalkan apartemen Sean tanpa mengetahui bahwa dirinya baru saja bekerja dengan seseorang yang bukan...

Manusia.

"Maaf sekali nak, dari sekian banyak gadis aku harus memilihmu untuk menjadi pengantin wanita temanku" Ucap Sean. Matanya yang sipit dan dalam itu menatap tubuh kecil Annette yang tergeletak tak sadarkan diri di sofa.

Untuk mencegah keributan kecil yang bisa saja terjadi, Sean bergegas mengambil dasi dan mengikat kedua tangan gadis itu.

Ketika Sean menyentuh pergelangan tangan Annette, ia dapat merasakan betapa halus dan rapuhnya. Seakan sedikit saja ia bergerak lebih kasar, kulit putih itu akan lecet dan pergelangan tangan itu bisa patah.

"Aku ragu dengan tubuh se-rapuh ini..."

Selesai mengikat kedua tangan Annette, Sean pergi membelai jari-jemarinya yang kurus dan kecil.

"Kau dapat menanggung benih dari bangsa kami"

"Haah"

Sean mendesah berat dan baru saja akan beranjak dari ruang tengah untuk kembali ke kamarnya. Hanya mendengar sebuah suara...

"Ini di mana?"

Langkah Sean terus terhenti.

"Aku sekarang ada dimana?" Annette mengerutkan keningnya pusing. Tepat ketika kesadarannya pulih sempurna, perlahan ia membuka kedua matanya dan...

Segala hal gelap menyambut indra penglihatannya. Annette tak dapat melihat apapun. Itu karena kain hitam yang menutup matanya, mencegahnya dari melihat dimana keberadaannya saat ini.

Seketika Annette menegang dan panik.

"Hey!" Serunya kemudian.

"Apa ada orang di sana?"

"Katakan di mana kalian membawa ku?"

"..." Sean hanya bergeming. Mata sipitnya menonton gadis muda yang cemas itu tanpa ekspresi khusus.

"Haah" Annette menghela nafas berat.

"Apa sungguh tak ada orang disini?" Kali ini suaranya terdengar lirih dan putus asa.

"Jahat sekali" Dalam sekejap suaranya berganti menjadi rengekan.

"Sudah menculik ku dan sekarang meninggalkan aku seorang diri seperti ini?"

Entahlah itu sebuah keluhan atau tidak. Tapi Sean dapat menangkap suara gadis itu yang sedikit bergetar seperti akan menangis.

Satu detik...

Dua detik...

Tiga detik...

Sean tanpa sadar menghitung waktu. Tepat di detik keempat, gadis muda itu meraung keras dengan isak tangis yang cukup menyayat hati pria manapun yang mendengarnya. Namun itu tidak berlaku untuk Sean yang masih berdiri di tempat dengan penampilan acuh tak acuhnya.

Sean melipat kedua tangannya di depan dada, membungkam rapat mulutnya dan memilih diam memperhatikan.

"Kenapa mereka munculik ku?"

"Huhu..huu"

"Memangnya apa salahku?"

"Huhuu..huu"

Terus saja Sean menautkan sepasang alisnya dengan sorot mata tak suka. Tangisan kecil itu perlahan seperti lengkingan suara rusa di malam buta yang cukup mengganggu.

Sean pun memutuskan untuk segera pergi ke kamarnya dan membiarkan Annette terus menangis menyedihkan di ruang depan.

Setiba di kamarnya, Sean mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

"Cepat sekali menghubungiku"

Talian langsung saja tersambung dan suara bariton Egbert terdengar.

"Apa kau sudah mendapatkannya?"

"Em" Sean berdehem sebagai jawaban.

"Jadi cepatlah datang kemari dan bawa dia pergi" Ujar Sean, suaranya yang tak sabaran itu terdengar begitu kentara.

"Tangisannya sungguh jelek seperti anak rusa di hutan"

"Itu cukup berisik" Keluhnya begitu saja pada Egbert.

"Em" Egbert hanya berdeham acuh.

"Besok aku akan ke sana dan mengambilnya" Lanjutnya kemudian.

Jelas itu bukan jawaban yang diinginkan Sean.

"Apa katamu?"

"Besok?"

"Kau ini yang benar sa—"

Tutt..tut..

Talian sudah diputus sebelah pihak.

"Haah" Sean membuang nafas kasar.

"Sial!" Sean melempar ponselnya ke atas ranjang dan berdecak kesal.

Malam ini sepertinya...

Ia harus tidur bersama suara yang tak kalah jauh dari tangisan anak rusa di hutan.

......................

Terpopuler

Comments

Putudina Nurhayanti

Putudina Nurhayanti

masih lanjut

2023-09-19

1

Senja Ayu

Senja Ayu

masih lanjut baca

2023-02-07

1

lihat semua
Episodes
1 |1|. Mayat Dengan Gigitan Dileher
2 |2|. Akan Menikahi Gadis Manusia
3 |3|. Seperti Tangisan Anak Rusa
4 |4|. Dimandikan Oleh Pelayan
5 |5|. Menjadi Pengantin Wanita
6 |6|. Sebuah Surat Kesepakatan
7 |7|. Mahkluk Penghisap Darah
8 |8|. Malam Upacara pernikahan
9 |9|. Ritual Malam Pertama
10 |10|. Bibir Mereka Lebih Manis
11 |11|. Membuat Kekacauan Di Kastil
12 |12|. Membuat Seekor Beruang Terbangun
13 |13|. Menghukum Tanganmu
14 |14|. Bercinta Di Taman Belakang?
15 |15|. Sudah Seperti Cinderella
16 |16|. Apa Yang Harus Mereka Iri Kan?
17 |17|. Aku Sudah Menikah
18 |18|. Kenapa Memegang Perut?
19 |19|. Dua Garis Merah
20 |20|. Kehamilan Yang Beresiko
21 |21|. Jadilah Air Hangat Atau Sejuk
22 |22|. Bolehkah Jatuh Cinta?
23 |23|. Kuasai Perutnya Dan Kuasai Hatinya
24 |24|. Apa Tidak Ada Cara Lain?
25 |25|. Istrimu Pingsan Di Kelas Ku
26 |26|. Tidak Perlu Khawatir
27 |27|. Darah Istriku Lebih Manis
28 |28|. Hamil Di Luar Nikah
29 |29|. Istri Paling Bahagia Di Dunia
30 |30|. Menjalankan Peran Sebagai Suamimu
31 |31|. Mengikat Lambung Mu Dengan Darahku
32 |32|. Selamat Tinggal Kehidupan!
33 |33|. Aku Ingin Dia Lahir
34 |34|. Dia Kabur Membawa Benihku Diperutnya
35 |35|. Manfaatkan Indra Penciuman mu
36 |36|. Berubah Peran Menjadi Ibu Muda
37 |37|. Kemana Aku Harus Pergi?
38 |38|. Kau Bisa Memasakkan?
39 |39|. Cukup Pandai Memilih Istri
40 |40|. Tidak Seratus Persen Manusia
41 |41|. Masih Betah Bermain Di Negri Manusia
42 |42|. Mendadak Tidak Menyukai Darah Kelinci
43 |43|. Aroma Darah Yang Tak Asing
44 |44|. Tidak Ada Fenomena Neonatal Smiling
45 |45|. Menolak Mengkonsumsi Darah Manapun
46 |46|. Mengkonsultasikan Masalah Ke Psikolog
47 |47|. Apakah Ada Yang Salah?
48 |48|. Hilang Dan Lenyap Begitu Saja
49 |49|. Bayi Vampir Yang Sudah Tumbuh Besar
50 |50|. Tidak Bisakah Ikut Dengan Mu?
51 |51|. Bagaimana Bisa Itu Adalah Dia
52 |52|. Betis Mu Berdarah
53 |53|. Tidak Berubah Sama Sekali
54 |54|. Pelayan Pribadi Anda?
55 |55|. Lagi-lagi Terjerat Dalam Kesialan
56 |56|. Aku Sudah Menemukannya
57 |57|. Jangan Makan Lagi!
58 |58|. Ingin Kau Benar-Benar Bersih
59 |59|. Kenapa Taring Mu Ganas Sekali?
60 |60|. Wanita Cantik Yang Penurut
61 |61|. Apa Kau Merindukan Ku?
62 |62|. Kau Temani Aku Pulang
63 |63|. Memutuskan Untuk Menginap
64 |64|. Apa Anda Pria Impoten?
65 |65|. Tergoda Hanya Karena Sebotol Parfum
66 |66|. Siapa Yang Paling Berhak?
67 |67|. Di Bawah Selimut Yang Sama
68 |68|. Pergi Bersama Mencari Aldrich
69 |69|. Rubah Kecil Yang Licik
70 |70|. Memilih Antara Aku Atau Pria Itu
71 |71|. Pengakuan Yang Sangat Tidak Terduga
72 |72|. Apa Dia Campuran?
73 |73|. Anak Itu Adalah Anak Kalian Berdua
74 |74|. Kau Berani Menampar Ku?
75 |75|. Tidak Akan Melepaskanmu Dengan Mudah
76 |76|. Kenapa Kau Mengikat Ku?
77 |77|. Menolak Untuk Sarapan
78 |78|. Sisa Susu Disudut Bibir
79 |79|. Istrimu Bukan Selir mu
80 |80|. Kau Mengatai Putraku Bodoh?
81 |81|. Membiarkan Putramu Mengendalikanmu
82 |82|. Kewenangan Sebagai Seorang Suami
83 |83|. Istriku Memang Sangat Penurut
84 |84|. Ingin Memakan Bibir Mu
85 |85|. Seharusnya Kau Tidak Perlu Melahirkanku
86 |86l. Dua Pernyataan Janji Mati
87 |87|. Sesuatu Yang Kau Inginkan Dariku?
88 Curahan Penulis
89 |88|. Yang Harus Dilakukan Agar Kau Percaya
90 |89|. Membesarkan Kucing Liar?
91 |90|. Ingin Menagih Janjimu
92 |91|. Pingsan Karena Ciuman
93 |92|. Memulai Strategi Balas Dendam
94 |93|. Istriku Adalah Pengecualian
95 |94|. Tidak Tulus Menganggapku Sebagai Istri
96 |95|. Aku Adalah Nyonya Di Tempat Ini
97 |96|. Aku Adalah Kekasihnya
98 |97|. Dapatkah Kau Mencintai Aku Dengan Tulus?
99 |98|. Jika Saingan Cintaku Adalah Dia
100 |99|. Yakinlah Aku Tidak Akan Menyakitimu
101 |100|. Apa Kau Cukup Peka Sebagai Suaminya?
102 |101|. Kau Harus Baik-Baik Saja
103 |102|. Wanita Itu Adalah Istriku
104 |103|. Status Ku Sekarang Adalah Pria Beristri
105 |104|. Seperti Hitam Dan Putih
106 |105|. Jangan Sentuh Dia
107 |106|. Ciuman Yang Galak Karena Cemburu
108 |107|. Memiliki Posisi Khusus Dihatinya
109 |108|. Mantan Kekasih Yang Tak Tahu Malu
110 |109|. Sana Berkencan Dengan Manusia!
111 |110|. Wanita Yang Beraksi Di Tengah Malam
112 |111|. Pria Yang Merasa Sakit Dicekik
113 |112|. Semalam Bergelut Sangat Hebat?
114 |113|. Tidak Mau Mati Muda
115 |114|. Hampir Membunuh Wanita Itu
116 |115|. Anda Jangan Salah Paham
117 |116|. Membopongnya Dan Membawanya Pergi
118 |117|. Menganggap Marshmallow Dan Menggigitnya
119 |118|. Apakah Kau Akan Percaya?
120 |119|. Aku Yang Akan Melakukannya
121 |120|. Jangan Berpikiran Kotor!
122 |121|. Atas Dasar Apa Aku Percaya?
123 |122|. Membeli Keperluan Istri
124 |123|. Kenapa Kau Begitu Tidak Berperasaan!
125 |124|. Tolong Jangan Marah...
126 |125|. Pergi Ceraikan Istrimu
127 |126|. Tidak Akan Kubiarkan Siapapun Melukaimu
128 |127|. Lebih Baik Menahan Diri
129 |128|. Tolong Jawab, Apa Kau Mencintaiku?
130 |129|. Pemerah Bibirmu Harus Ku Hapus
131 |130|. Putri Baron Masih Jauh Lebih Pantas
132 |131|. Kau Sangat Mencintai Yang Mulia
133 |132|. Dia Adalah Putri Mahkota Negri Ini
134 |133|. Akan Pergi Ke Sesuatu Tempat
135 |134|. Botol Ramuan Pengakuan Cinta
136 |135|. Merasa Berat Melepaskan Suamimu Pergi?
137 |136|. Kita Akan Menderita Bersama
138 |137|. Pengakuan Yang Lebih Seperti Rintihan
139 |138|. Nyata Atau Mimpi Indah Semata?
140 |139|. Hanya Aku Merasa Sedikit Gerah
141 |140|. Siapa Bilang Kau Tidak Berharga?
142 |141|. Karena Itu, Kau Harus Patuh Istriku
143 |142|. Dia Bukan Sembarang Anak
144 |143|. Kenapa Aku Tidak Bisa Bersandar Padanya?
145 |144|. Mengalah Lah Untuk Malam Ini
146 |145|. Karena Itu Hanya Akan Menyakitiku
147 |146|. Segalanya Sudah Berakhir (Tamat)
148 Informasi Novel Baru (Masih Dalam Proses)
149 Informasi Novel Baru (Cuplikan)
150 Pengumuman Novel Baru (Sudah Terbit)
Episodes

Updated 150 Episodes

1
|1|. Mayat Dengan Gigitan Dileher
2
|2|. Akan Menikahi Gadis Manusia
3
|3|. Seperti Tangisan Anak Rusa
4
|4|. Dimandikan Oleh Pelayan
5
|5|. Menjadi Pengantin Wanita
6
|6|. Sebuah Surat Kesepakatan
7
|7|. Mahkluk Penghisap Darah
8
|8|. Malam Upacara pernikahan
9
|9|. Ritual Malam Pertama
10
|10|. Bibir Mereka Lebih Manis
11
|11|. Membuat Kekacauan Di Kastil
12
|12|. Membuat Seekor Beruang Terbangun
13
|13|. Menghukum Tanganmu
14
|14|. Bercinta Di Taman Belakang?
15
|15|. Sudah Seperti Cinderella
16
|16|. Apa Yang Harus Mereka Iri Kan?
17
|17|. Aku Sudah Menikah
18
|18|. Kenapa Memegang Perut?
19
|19|. Dua Garis Merah
20
|20|. Kehamilan Yang Beresiko
21
|21|. Jadilah Air Hangat Atau Sejuk
22
|22|. Bolehkah Jatuh Cinta?
23
|23|. Kuasai Perutnya Dan Kuasai Hatinya
24
|24|. Apa Tidak Ada Cara Lain?
25
|25|. Istrimu Pingsan Di Kelas Ku
26
|26|. Tidak Perlu Khawatir
27
|27|. Darah Istriku Lebih Manis
28
|28|. Hamil Di Luar Nikah
29
|29|. Istri Paling Bahagia Di Dunia
30
|30|. Menjalankan Peran Sebagai Suamimu
31
|31|. Mengikat Lambung Mu Dengan Darahku
32
|32|. Selamat Tinggal Kehidupan!
33
|33|. Aku Ingin Dia Lahir
34
|34|. Dia Kabur Membawa Benihku Diperutnya
35
|35|. Manfaatkan Indra Penciuman mu
36
|36|. Berubah Peran Menjadi Ibu Muda
37
|37|. Kemana Aku Harus Pergi?
38
|38|. Kau Bisa Memasakkan?
39
|39|. Cukup Pandai Memilih Istri
40
|40|. Tidak Seratus Persen Manusia
41
|41|. Masih Betah Bermain Di Negri Manusia
42
|42|. Mendadak Tidak Menyukai Darah Kelinci
43
|43|. Aroma Darah Yang Tak Asing
44
|44|. Tidak Ada Fenomena Neonatal Smiling
45
|45|. Menolak Mengkonsumsi Darah Manapun
46
|46|. Mengkonsultasikan Masalah Ke Psikolog
47
|47|. Apakah Ada Yang Salah?
48
|48|. Hilang Dan Lenyap Begitu Saja
49
|49|. Bayi Vampir Yang Sudah Tumbuh Besar
50
|50|. Tidak Bisakah Ikut Dengan Mu?
51
|51|. Bagaimana Bisa Itu Adalah Dia
52
|52|. Betis Mu Berdarah
53
|53|. Tidak Berubah Sama Sekali
54
|54|. Pelayan Pribadi Anda?
55
|55|. Lagi-lagi Terjerat Dalam Kesialan
56
|56|. Aku Sudah Menemukannya
57
|57|. Jangan Makan Lagi!
58
|58|. Ingin Kau Benar-Benar Bersih
59
|59|. Kenapa Taring Mu Ganas Sekali?
60
|60|. Wanita Cantik Yang Penurut
61
|61|. Apa Kau Merindukan Ku?
62
|62|. Kau Temani Aku Pulang
63
|63|. Memutuskan Untuk Menginap
64
|64|. Apa Anda Pria Impoten?
65
|65|. Tergoda Hanya Karena Sebotol Parfum
66
|66|. Siapa Yang Paling Berhak?
67
|67|. Di Bawah Selimut Yang Sama
68
|68|. Pergi Bersama Mencari Aldrich
69
|69|. Rubah Kecil Yang Licik
70
|70|. Memilih Antara Aku Atau Pria Itu
71
|71|. Pengakuan Yang Sangat Tidak Terduga
72
|72|. Apa Dia Campuran?
73
|73|. Anak Itu Adalah Anak Kalian Berdua
74
|74|. Kau Berani Menampar Ku?
75
|75|. Tidak Akan Melepaskanmu Dengan Mudah
76
|76|. Kenapa Kau Mengikat Ku?
77
|77|. Menolak Untuk Sarapan
78
|78|. Sisa Susu Disudut Bibir
79
|79|. Istrimu Bukan Selir mu
80
|80|. Kau Mengatai Putraku Bodoh?
81
|81|. Membiarkan Putramu Mengendalikanmu
82
|82|. Kewenangan Sebagai Seorang Suami
83
|83|. Istriku Memang Sangat Penurut
84
|84|. Ingin Memakan Bibir Mu
85
|85|. Seharusnya Kau Tidak Perlu Melahirkanku
86
|86l. Dua Pernyataan Janji Mati
87
|87|. Sesuatu Yang Kau Inginkan Dariku?
88
Curahan Penulis
89
|88|. Yang Harus Dilakukan Agar Kau Percaya
90
|89|. Membesarkan Kucing Liar?
91
|90|. Ingin Menagih Janjimu
92
|91|. Pingsan Karena Ciuman
93
|92|. Memulai Strategi Balas Dendam
94
|93|. Istriku Adalah Pengecualian
95
|94|. Tidak Tulus Menganggapku Sebagai Istri
96
|95|. Aku Adalah Nyonya Di Tempat Ini
97
|96|. Aku Adalah Kekasihnya
98
|97|. Dapatkah Kau Mencintai Aku Dengan Tulus?
99
|98|. Jika Saingan Cintaku Adalah Dia
100
|99|. Yakinlah Aku Tidak Akan Menyakitimu
101
|100|. Apa Kau Cukup Peka Sebagai Suaminya?
102
|101|. Kau Harus Baik-Baik Saja
103
|102|. Wanita Itu Adalah Istriku
104
|103|. Status Ku Sekarang Adalah Pria Beristri
105
|104|. Seperti Hitam Dan Putih
106
|105|. Jangan Sentuh Dia
107
|106|. Ciuman Yang Galak Karena Cemburu
108
|107|. Memiliki Posisi Khusus Dihatinya
109
|108|. Mantan Kekasih Yang Tak Tahu Malu
110
|109|. Sana Berkencan Dengan Manusia!
111
|110|. Wanita Yang Beraksi Di Tengah Malam
112
|111|. Pria Yang Merasa Sakit Dicekik
113
|112|. Semalam Bergelut Sangat Hebat?
114
|113|. Tidak Mau Mati Muda
115
|114|. Hampir Membunuh Wanita Itu
116
|115|. Anda Jangan Salah Paham
117
|116|. Membopongnya Dan Membawanya Pergi
118
|117|. Menganggap Marshmallow Dan Menggigitnya
119
|118|. Apakah Kau Akan Percaya?
120
|119|. Aku Yang Akan Melakukannya
121
|120|. Jangan Berpikiran Kotor!
122
|121|. Atas Dasar Apa Aku Percaya?
123
|122|. Membeli Keperluan Istri
124
|123|. Kenapa Kau Begitu Tidak Berperasaan!
125
|124|. Tolong Jangan Marah...
126
|125|. Pergi Ceraikan Istrimu
127
|126|. Tidak Akan Kubiarkan Siapapun Melukaimu
128
|127|. Lebih Baik Menahan Diri
129
|128|. Tolong Jawab, Apa Kau Mencintaiku?
130
|129|. Pemerah Bibirmu Harus Ku Hapus
131
|130|. Putri Baron Masih Jauh Lebih Pantas
132
|131|. Kau Sangat Mencintai Yang Mulia
133
|132|. Dia Adalah Putri Mahkota Negri Ini
134
|133|. Akan Pergi Ke Sesuatu Tempat
135
|134|. Botol Ramuan Pengakuan Cinta
136
|135|. Merasa Berat Melepaskan Suamimu Pergi?
137
|136|. Kita Akan Menderita Bersama
138
|137|. Pengakuan Yang Lebih Seperti Rintihan
139
|138|. Nyata Atau Mimpi Indah Semata?
140
|139|. Hanya Aku Merasa Sedikit Gerah
141
|140|. Siapa Bilang Kau Tidak Berharga?
142
|141|. Karena Itu, Kau Harus Patuh Istriku
143
|142|. Dia Bukan Sembarang Anak
144
|143|. Kenapa Aku Tidak Bisa Bersandar Padanya?
145
|144|. Mengalah Lah Untuk Malam Ini
146
|145|. Karena Itu Hanya Akan Menyakitiku
147
|146|. Segalanya Sudah Berakhir (Tamat)
148
Informasi Novel Baru (Masih Dalam Proses)
149
Informasi Novel Baru (Cuplikan)
150
Pengumuman Novel Baru (Sudah Terbit)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!