|4|. Dimandikan Oleh Pelayan

Sesuai dengan yang dikatakan Egbert, keesokan harinya ia sudah tiba di depan pintu apartemen Sean. Egbert terus menekan tombol-tombol di pintu memasukkan kata sandi. Setelahnya pintu terbuka dan Egbert melangkah masuk kedalam.

Tempat ini sungguh mencerminkan karakter Sean— segala sudut hingga ke penjuru itu terlihat rapi dan sangat ber-estetika.

"Kau akhirnya datang" Sean sebenarnya ingin sekali memaki pria satu itu, tapi pribadi akademiknya yang berpegang tinggi pada etika berbicara membuatnya memilih untuk tidak melakukannya.

"Em" Angguk Egbert malas dan melabuhkan punggungnya ke sofa.

Tampak Sean berjalan duduk ke sofa tunggal dengan segelas darah rusa segar. Darah hewani favoritnya.

"Apa tidurmu nyenyak?" Egbert dapat melihat lingkaran hitam tepat di bawah mata Sean.

"Menurut mu?" Sean berbalas tanya dan menyesap seteguk darah segar itu ke mulutnya.

"Yah bukan urusan ku"

"Haah" Mendengar tanggapan yang cukup apatis itu, Sean hanya dapat mendesah panjang.

"Aku tersiksa semalaman penuh dengan tangisan calon pengantin kecil mu itu hingga kesusahan untuk tidur"

Benar saja. Annette menghabiskan malam yang panjang dengan menangis dan menjerit.

"Alih-alih berterimakasih tapi kau bahkan tidak mengasihani ku sama sekali"

Mendengar penuturan Sean yang terkesan berlebihan itu Egbert hanya ber-decih malas.

"Di mana gadis itu sekarang?"

"Di sofa ruang kerja ku" Tepat di pagi buta ketika Annette tertidur begitu nyenyak, Sean mengangkat gadis itu ke sofa ruang kerjanya.

"Bawa aku ke sana"

Sean menenggak habis segelas darah segar itu dan meletakkan gelas kosong itu di meja. Kemudian ia bangun dari duduknya dan membawa Egbert ke ruang kerjanya.

Tampak di sana tubuh mungil nan kurus berbaring di sofa panjang dalam keadaan meringkuk.

"Sepertinya dia masih tidur" Ucap Sean, setelah melihat tubuh Annette yang bergerak samar seiring nafas rendahnya terdengar memenuhi ruangan.

"Dari mana kau mendapatkannya?"

Egbert berjalan mendatangi sofa. Ia tak dapat memperhatikan wajah gadis itu dengan jelas karena ada penutup mata. Tapi melihat betapa mulus dan bersihnya kedua pipi gadis itu, sekilas ia menebak..

'Sepertinya gadis kecil yang cantik!' Batinnya.

"Dia adalah salah seorang anak didik ku" Sean berdiri bersandar di samping kusen pintu dengan kedua tangan terlipat di depan dada.

"Jadi jangan biarkan anak itu tau siapa yang membawanya kemari" Lanjutnya.

"Aku tidak ingin reputasi ku sebagai dosen rusak" Sean di dunia manusia, bekerja sebagai seorang dosen di sebuah perguruan tinggi ternama. Ia adalah teladan bagi para anak didiknya. Tentu ia harus menjaga image dan tindak-tanduknya sebaik mungkin.

"Heum" Egbert mengangguk malas, "Aku mengerti. Jadi kau tak perlu khawatir soal itu"

"Baiklah kalau begitu" Sean mengangguk puas.

"Aku akan pergi sekarang. Hari ini aku ada jadwal kelas pagi"

"Eum, pergilah! Aku bisa mengurusnya sendiri"

Sean pun bergegas pergi meninggalkan apartemen dan berangkat dengan tas kerjanya. Membawa image seorang dosen manusia yang murah hati walau terbilang sedikit pelit soal senyum. Itu tak lain karena ia terlalu malas melakukannya.

Karena tiap kali ia tersenyum, ia selalu mendapati para gadis manusia itu menjerit histeris sampai telinganya sakit.

Egbert yang masih di apartemen Sean, tanpa membuang-buang waktu terus menggendong tubuh kurus Annette dan membawanya pergi ke kediamannya.

......................

Egbert sudah membawa Annette keluar dari apartemen Sean. Berjalan di basement, Egbert terus mendatangi tepat di mana mobil hitam mewahnya terparkir.

Membuka pintu, Egbert meletakkan gadis muda yang tertidur itu di jok belakang mobilnya. Setelahnya Egbert pergi duduk di bangku kemudi dan membawa mobil hitam kesayangannya itu berambus pergi ke kastil nya yang ada di dunia manusia.

Sekitar tiga puluh menit perjalanan, Egbert sudah membawa mobilnya berhenti tepat di depan gerbang tembaga yang menjulang tinggi ke atas.

Melongok kan kepalanya keluar jendela, Egbert berseru pada penjaga, "Buka gerbangnya!"

"Baik Tuan"

Pintu gerbang yang menjulang tinggi itu di buka dan Egbert membawa mobilnya masuk. Sesudahnya Egbert mematikan mesin mobil dan turun.

"Parkir mobilnya ke garasi" Egbert menyerahkan kunci mobilnya kepada security kediamannya.

"Baik pak"

Sebelum itu, Egbert mengangkat Annette keluar dari mobil dan baru lah security itu pergi memarkirkan mobilnya.

Dengan menggendong tubuh kurus Annette, Egbert berjalan menuju kastil besarnya. Pintu dibuka dan seorang kepala pelayan wanita berseragam formal datang menyambutnya.

"Selamat datang tuan" Sapa Kepala pelayan Mary dan membungkuk sopan menyambut kedatangan Egbert.

Baik kepala pelayan maupun security, semua yang bekerja di kastil besar itu adalah manusia.

"Kau sudah menyiapkan kamarnya?" Tanya Egbert, sekilas tatapannya jatuh pada wajah Annette yang masih tertidur pulas.

"Sudah tuan" Angguk kepala pelayan Mary. Sesaat ia melirik pada gadis yang digendong Egbert, tapi tidak bertanya apapun.

"Kalau begitu ikut aku ke sana" Ujar Sean.

"Baik tuan"

Kepala pelayan Mary pun terus berjalan dibelakang Egbert. Mengikuti pria itu hingga sampai ke depan pintu kamar yang sudah ia siapkan sesuai yang Egbert perintahkan.

Di sana Mary bergegas membukakan pintu dan sebuah kamar yang luas, bersih dan tertata rapi langsung menyambut retina Egbert.

"Kau menyiapkannya dengan sangat baik" Puji Egbert dengan murah hati.

"Terimakasih tuan" Mary menanggapinya dengan tersenyum sopan.

Egbert pun berjalan masuk kedalam dan segera membaringkan tubuh kurus Annette di atas ranjang.

"Bersihkan gadis itu dan siapkan dia seperti yang aku perintahkan" Ujar Egbert kemudian.

"Baik tuan"

Egbert pun pergi dan kepala pelayan Mary bergegas memanggil tiga orang pelayan lainnya yang ada di kediaman.

"Kamu pergi siapkan bak mandi"

"Baik kepala pelayan Mary"

Pelayan pertama pun bergegas pergi menyiapkan air.

"Dan kalian berdua papah gadis itu ke kamar mandi, tugas kalian memandikannya sampai bersih"

"Baik kepala pelayan Mary" Jawab kedua pelayan itu serentak.

Setelah memberikan pengaturan itu, Mary pun pergi untuk menyiapkan hal-hal lainnya.

"Euhmm.." Lenguh Annette, setelah tertidur begitu lama akhirnya ia terbangun.

Kali ini ia dapat merasakan pencahayaan yang menyusup masuk ke retinanya dan...

"Siapa kalian?"

Annette tersentak kaget mendapati dirinya sudah ada di bathtub dan ada dua orang yang menggosok punggungnya di belakang.

"..."

"..."

Kedua pelayan itu hanya bergeming tak menjawab.

"Hey!!"

"Apa-apaan ini?"

"Kenapa kalian memandikanku?"

Annette mencoba memberontak tapi...

"Tenang lah nona.."

Dua Orang pelayan itu datang menahan kedua pundaknya dari bergerak.

"Kami akan memperlakukan anda dengan baik" Ucap pelayan tersebut.

"Jadi mohon kerjasamanya" Lanjutnya.

Annette sama sekali tidak mengerti. Sebenarnya apa yang mereka coba lakukan? Tapi yang pasti...

Perasaannya buruk soal itu!

"Kalian keluar!"

"Aku sudah cukup besar untuk dimandikan oleh orang lain"

Terang saja, Annette merasa sangat tidak nyaman dengan tangan-tangan asing yang terus saja menggosok bersih tubuhnya. Mereka memperlakukannya persis seperti seorang ratu di kerajaan kuno.

"Tidak bisa nona" Tolak pelayan tersebut tegas.

"Ini adalah tugas kami" Lanjut pelayan yang satunya.

Mendapati penolakan keduanya, Annette mengepalkan tangannya geram.

"Lepaskan!" Berontak Annette.

"Sebenarnya apa yang kalian coba lakukan hum?" Pekik nya kesal.

"Cepat katakan!"

"Apa yang kalian inginkan dariku sampai memandikan ku seperti ini?"

Kedua pelayan itu tampak sangat kesusahan dengan Annette yang tak hentinya memberontak. Keduanya pun mengirimkan sinyal dari tatapan masing. Itu membuat Annette berfirasat buruk.

"Kenapa kalian hanya di—"

Tak!

Salah seorang pelayan itu memukul titik lokasi di sekitar leher Annette hingga membuatnya pingsan.

"Huft!"

"Akhirnya kita bisa bekerja dengan leluasa"

Ya.

Para pelayan di kediaman Egbert bukanlah pelayan biasa. Mereka mempunyai ilmu bela diri yang handal. Jadi membuat Annette pingsan dengan sekali pukulan, itu adalah sebagian dari kehebatan mereka.

......................

Terpopuler

Comments

Senja Ayu

Senja Ayu

masih lanjut 😊😁

2023-02-07

1

vty

vty

kalian semua jangan pelit berkomentar,beri semangat dan dukungan pada author nya,biar author nya lebih semangat lagi berkarya

2023-01-13

1

lihat semua
Episodes
1 |1|. Mayat Dengan Gigitan Dileher
2 |2|. Akan Menikahi Gadis Manusia
3 |3|. Seperti Tangisan Anak Rusa
4 |4|. Dimandikan Oleh Pelayan
5 |5|. Menjadi Pengantin Wanita
6 |6|. Sebuah Surat Kesepakatan
7 |7|. Mahkluk Penghisap Darah
8 |8|. Malam Upacara pernikahan
9 |9|. Ritual Malam Pertama
10 |10|. Bibir Mereka Lebih Manis
11 |11|. Membuat Kekacauan Di Kastil
12 |12|. Membuat Seekor Beruang Terbangun
13 |13|. Menghukum Tanganmu
14 |14|. Bercinta Di Taman Belakang?
15 |15|. Sudah Seperti Cinderella
16 |16|. Apa Yang Harus Mereka Iri Kan?
17 |17|. Aku Sudah Menikah
18 |18|. Kenapa Memegang Perut?
19 |19|. Dua Garis Merah
20 |20|. Kehamilan Yang Beresiko
21 |21|. Jadilah Air Hangat Atau Sejuk
22 |22|. Bolehkah Jatuh Cinta?
23 |23|. Kuasai Perutnya Dan Kuasai Hatinya
24 |24|. Apa Tidak Ada Cara Lain?
25 |25|. Istrimu Pingsan Di Kelas Ku
26 |26|. Tidak Perlu Khawatir
27 |27|. Darah Istriku Lebih Manis
28 |28|. Hamil Di Luar Nikah
29 |29|. Istri Paling Bahagia Di Dunia
30 |30|. Menjalankan Peran Sebagai Suamimu
31 |31|. Mengikat Lambung Mu Dengan Darahku
32 |32|. Selamat Tinggal Kehidupan!
33 |33|. Aku Ingin Dia Lahir
34 |34|. Dia Kabur Membawa Benihku Diperutnya
35 |35|. Manfaatkan Indra Penciuman mu
36 |36|. Berubah Peran Menjadi Ibu Muda
37 |37|. Kemana Aku Harus Pergi?
38 |38|. Kau Bisa Memasakkan?
39 |39|. Cukup Pandai Memilih Istri
40 |40|. Tidak Seratus Persen Manusia
41 |41|. Masih Betah Bermain Di Negri Manusia
42 |42|. Mendadak Tidak Menyukai Darah Kelinci
43 |43|. Aroma Darah Yang Tak Asing
44 |44|. Tidak Ada Fenomena Neonatal Smiling
45 |45|. Menolak Mengkonsumsi Darah Manapun
46 |46|. Mengkonsultasikan Masalah Ke Psikolog
47 |47|. Apakah Ada Yang Salah?
48 |48|. Hilang Dan Lenyap Begitu Saja
49 |49|. Bayi Vampir Yang Sudah Tumbuh Besar
50 |50|. Tidak Bisakah Ikut Dengan Mu?
51 |51|. Bagaimana Bisa Itu Adalah Dia
52 |52|. Betis Mu Berdarah
53 |53|. Tidak Berubah Sama Sekali
54 |54|. Pelayan Pribadi Anda?
55 |55|. Lagi-lagi Terjerat Dalam Kesialan
56 |56|. Aku Sudah Menemukannya
57 |57|. Jangan Makan Lagi!
58 |58|. Ingin Kau Benar-Benar Bersih
59 |59|. Kenapa Taring Mu Ganas Sekali?
60 |60|. Wanita Cantik Yang Penurut
61 |61|. Apa Kau Merindukan Ku?
62 |62|. Kau Temani Aku Pulang
63 |63|. Memutuskan Untuk Menginap
64 |64|. Apa Anda Pria Impoten?
65 |65|. Tergoda Hanya Karena Sebotol Parfum
66 |66|. Siapa Yang Paling Berhak?
67 |67|. Di Bawah Selimut Yang Sama
68 |68|. Pergi Bersama Mencari Aldrich
69 |69|. Rubah Kecil Yang Licik
70 |70|. Memilih Antara Aku Atau Pria Itu
71 |71|. Pengakuan Yang Sangat Tidak Terduga
72 |72|. Apa Dia Campuran?
73 |73|. Anak Itu Adalah Anak Kalian Berdua
74 |74|. Kau Berani Menampar Ku?
75 |75|. Tidak Akan Melepaskanmu Dengan Mudah
76 |76|. Kenapa Kau Mengikat Ku?
77 |77|. Menolak Untuk Sarapan
78 |78|. Sisa Susu Disudut Bibir
79 |79|. Istrimu Bukan Selir mu
80 |80|. Kau Mengatai Putraku Bodoh?
81 |81|. Membiarkan Putramu Mengendalikanmu
82 |82|. Kewenangan Sebagai Seorang Suami
83 |83|. Istriku Memang Sangat Penurut
84 |84|. Ingin Memakan Bibir Mu
85 |85|. Seharusnya Kau Tidak Perlu Melahirkanku
86 |86l. Dua Pernyataan Janji Mati
87 |87|. Sesuatu Yang Kau Inginkan Dariku?
88 Curahan Penulis
89 |88|. Yang Harus Dilakukan Agar Kau Percaya
90 |89|. Membesarkan Kucing Liar?
91 |90|. Ingin Menagih Janjimu
92 |91|. Pingsan Karena Ciuman
93 |92|. Memulai Strategi Balas Dendam
94 |93|. Istriku Adalah Pengecualian
95 |94|. Tidak Tulus Menganggapku Sebagai Istri
96 |95|. Aku Adalah Nyonya Di Tempat Ini
97 |96|. Aku Adalah Kekasihnya
98 |97|. Dapatkah Kau Mencintai Aku Dengan Tulus?
99 |98|. Jika Saingan Cintaku Adalah Dia
100 |99|. Yakinlah Aku Tidak Akan Menyakitimu
101 |100|. Apa Kau Cukup Peka Sebagai Suaminya?
102 |101|. Kau Harus Baik-Baik Saja
103 |102|. Wanita Itu Adalah Istriku
104 |103|. Status Ku Sekarang Adalah Pria Beristri
105 |104|. Seperti Hitam Dan Putih
106 |105|. Jangan Sentuh Dia
107 |106|. Ciuman Yang Galak Karena Cemburu
108 |107|. Memiliki Posisi Khusus Dihatinya
109 |108|. Mantan Kekasih Yang Tak Tahu Malu
110 |109|. Sana Berkencan Dengan Manusia!
111 |110|. Wanita Yang Beraksi Di Tengah Malam
112 |111|. Pria Yang Merasa Sakit Dicekik
113 |112|. Semalam Bergelut Sangat Hebat?
114 |113|. Tidak Mau Mati Muda
115 |114|. Hampir Membunuh Wanita Itu
116 |115|. Anda Jangan Salah Paham
117 |116|. Membopongnya Dan Membawanya Pergi
118 |117|. Menganggap Marshmallow Dan Menggigitnya
119 |118|. Apakah Kau Akan Percaya?
120 |119|. Aku Yang Akan Melakukannya
121 |120|. Jangan Berpikiran Kotor!
122 |121|. Atas Dasar Apa Aku Percaya?
123 |122|. Membeli Keperluan Istri
124 |123|. Kenapa Kau Begitu Tidak Berperasaan!
125 |124|. Tolong Jangan Marah...
126 |125|. Pergi Ceraikan Istrimu
127 |126|. Tidak Akan Kubiarkan Siapapun Melukaimu
128 |127|. Lebih Baik Menahan Diri
129 |128|. Tolong Jawab, Apa Kau Mencintaiku?
130 |129|. Pemerah Bibirmu Harus Ku Hapus
131 |130|. Putri Baron Masih Jauh Lebih Pantas
132 |131|. Kau Sangat Mencintai Yang Mulia
133 |132|. Dia Adalah Putri Mahkota Negri Ini
134 |133|. Akan Pergi Ke Sesuatu Tempat
135 |134|. Botol Ramuan Pengakuan Cinta
136 |135|. Merasa Berat Melepaskan Suamimu Pergi?
137 |136|. Kita Akan Menderita Bersama
138 |137|. Pengakuan Yang Lebih Seperti Rintihan
139 |138|. Nyata Atau Mimpi Indah Semata?
140 |139|. Hanya Aku Merasa Sedikit Gerah
141 |140|. Siapa Bilang Kau Tidak Berharga?
142 |141|. Karena Itu, Kau Harus Patuh Istriku
143 |142|. Dia Bukan Sembarang Anak
144 |143|. Kenapa Aku Tidak Bisa Bersandar Padanya?
145 |144|. Mengalah Lah Untuk Malam Ini
146 |145|. Karena Itu Hanya Akan Menyakitiku
147 |146|. Segalanya Sudah Berakhir (Tamat)
148 Informasi Novel Baru (Masih Dalam Proses)
149 Informasi Novel Baru (Cuplikan)
150 Pengumuman Novel Baru (Sudah Terbit)
Episodes

Updated 150 Episodes

1
|1|. Mayat Dengan Gigitan Dileher
2
|2|. Akan Menikahi Gadis Manusia
3
|3|. Seperti Tangisan Anak Rusa
4
|4|. Dimandikan Oleh Pelayan
5
|5|. Menjadi Pengantin Wanita
6
|6|. Sebuah Surat Kesepakatan
7
|7|. Mahkluk Penghisap Darah
8
|8|. Malam Upacara pernikahan
9
|9|. Ritual Malam Pertama
10
|10|. Bibir Mereka Lebih Manis
11
|11|. Membuat Kekacauan Di Kastil
12
|12|. Membuat Seekor Beruang Terbangun
13
|13|. Menghukum Tanganmu
14
|14|. Bercinta Di Taman Belakang?
15
|15|. Sudah Seperti Cinderella
16
|16|. Apa Yang Harus Mereka Iri Kan?
17
|17|. Aku Sudah Menikah
18
|18|. Kenapa Memegang Perut?
19
|19|. Dua Garis Merah
20
|20|. Kehamilan Yang Beresiko
21
|21|. Jadilah Air Hangat Atau Sejuk
22
|22|. Bolehkah Jatuh Cinta?
23
|23|. Kuasai Perutnya Dan Kuasai Hatinya
24
|24|. Apa Tidak Ada Cara Lain?
25
|25|. Istrimu Pingsan Di Kelas Ku
26
|26|. Tidak Perlu Khawatir
27
|27|. Darah Istriku Lebih Manis
28
|28|. Hamil Di Luar Nikah
29
|29|. Istri Paling Bahagia Di Dunia
30
|30|. Menjalankan Peran Sebagai Suamimu
31
|31|. Mengikat Lambung Mu Dengan Darahku
32
|32|. Selamat Tinggal Kehidupan!
33
|33|. Aku Ingin Dia Lahir
34
|34|. Dia Kabur Membawa Benihku Diperutnya
35
|35|. Manfaatkan Indra Penciuman mu
36
|36|. Berubah Peran Menjadi Ibu Muda
37
|37|. Kemana Aku Harus Pergi?
38
|38|. Kau Bisa Memasakkan?
39
|39|. Cukup Pandai Memilih Istri
40
|40|. Tidak Seratus Persen Manusia
41
|41|. Masih Betah Bermain Di Negri Manusia
42
|42|. Mendadak Tidak Menyukai Darah Kelinci
43
|43|. Aroma Darah Yang Tak Asing
44
|44|. Tidak Ada Fenomena Neonatal Smiling
45
|45|. Menolak Mengkonsumsi Darah Manapun
46
|46|. Mengkonsultasikan Masalah Ke Psikolog
47
|47|. Apakah Ada Yang Salah?
48
|48|. Hilang Dan Lenyap Begitu Saja
49
|49|. Bayi Vampir Yang Sudah Tumbuh Besar
50
|50|. Tidak Bisakah Ikut Dengan Mu?
51
|51|. Bagaimana Bisa Itu Adalah Dia
52
|52|. Betis Mu Berdarah
53
|53|. Tidak Berubah Sama Sekali
54
|54|. Pelayan Pribadi Anda?
55
|55|. Lagi-lagi Terjerat Dalam Kesialan
56
|56|. Aku Sudah Menemukannya
57
|57|. Jangan Makan Lagi!
58
|58|. Ingin Kau Benar-Benar Bersih
59
|59|. Kenapa Taring Mu Ganas Sekali?
60
|60|. Wanita Cantik Yang Penurut
61
|61|. Apa Kau Merindukan Ku?
62
|62|. Kau Temani Aku Pulang
63
|63|. Memutuskan Untuk Menginap
64
|64|. Apa Anda Pria Impoten?
65
|65|. Tergoda Hanya Karena Sebotol Parfum
66
|66|. Siapa Yang Paling Berhak?
67
|67|. Di Bawah Selimut Yang Sama
68
|68|. Pergi Bersama Mencari Aldrich
69
|69|. Rubah Kecil Yang Licik
70
|70|. Memilih Antara Aku Atau Pria Itu
71
|71|. Pengakuan Yang Sangat Tidak Terduga
72
|72|. Apa Dia Campuran?
73
|73|. Anak Itu Adalah Anak Kalian Berdua
74
|74|. Kau Berani Menampar Ku?
75
|75|. Tidak Akan Melepaskanmu Dengan Mudah
76
|76|. Kenapa Kau Mengikat Ku?
77
|77|. Menolak Untuk Sarapan
78
|78|. Sisa Susu Disudut Bibir
79
|79|. Istrimu Bukan Selir mu
80
|80|. Kau Mengatai Putraku Bodoh?
81
|81|. Membiarkan Putramu Mengendalikanmu
82
|82|. Kewenangan Sebagai Seorang Suami
83
|83|. Istriku Memang Sangat Penurut
84
|84|. Ingin Memakan Bibir Mu
85
|85|. Seharusnya Kau Tidak Perlu Melahirkanku
86
|86l. Dua Pernyataan Janji Mati
87
|87|. Sesuatu Yang Kau Inginkan Dariku?
88
Curahan Penulis
89
|88|. Yang Harus Dilakukan Agar Kau Percaya
90
|89|. Membesarkan Kucing Liar?
91
|90|. Ingin Menagih Janjimu
92
|91|. Pingsan Karena Ciuman
93
|92|. Memulai Strategi Balas Dendam
94
|93|. Istriku Adalah Pengecualian
95
|94|. Tidak Tulus Menganggapku Sebagai Istri
96
|95|. Aku Adalah Nyonya Di Tempat Ini
97
|96|. Aku Adalah Kekasihnya
98
|97|. Dapatkah Kau Mencintai Aku Dengan Tulus?
99
|98|. Jika Saingan Cintaku Adalah Dia
100
|99|. Yakinlah Aku Tidak Akan Menyakitimu
101
|100|. Apa Kau Cukup Peka Sebagai Suaminya?
102
|101|. Kau Harus Baik-Baik Saja
103
|102|. Wanita Itu Adalah Istriku
104
|103|. Status Ku Sekarang Adalah Pria Beristri
105
|104|. Seperti Hitam Dan Putih
106
|105|. Jangan Sentuh Dia
107
|106|. Ciuman Yang Galak Karena Cemburu
108
|107|. Memiliki Posisi Khusus Dihatinya
109
|108|. Mantan Kekasih Yang Tak Tahu Malu
110
|109|. Sana Berkencan Dengan Manusia!
111
|110|. Wanita Yang Beraksi Di Tengah Malam
112
|111|. Pria Yang Merasa Sakit Dicekik
113
|112|. Semalam Bergelut Sangat Hebat?
114
|113|. Tidak Mau Mati Muda
115
|114|. Hampir Membunuh Wanita Itu
116
|115|. Anda Jangan Salah Paham
117
|116|. Membopongnya Dan Membawanya Pergi
118
|117|. Menganggap Marshmallow Dan Menggigitnya
119
|118|. Apakah Kau Akan Percaya?
120
|119|. Aku Yang Akan Melakukannya
121
|120|. Jangan Berpikiran Kotor!
122
|121|. Atas Dasar Apa Aku Percaya?
123
|122|. Membeli Keperluan Istri
124
|123|. Kenapa Kau Begitu Tidak Berperasaan!
125
|124|. Tolong Jangan Marah...
126
|125|. Pergi Ceraikan Istrimu
127
|126|. Tidak Akan Kubiarkan Siapapun Melukaimu
128
|127|. Lebih Baik Menahan Diri
129
|128|. Tolong Jawab, Apa Kau Mencintaiku?
130
|129|. Pemerah Bibirmu Harus Ku Hapus
131
|130|. Putri Baron Masih Jauh Lebih Pantas
132
|131|. Kau Sangat Mencintai Yang Mulia
133
|132|. Dia Adalah Putri Mahkota Negri Ini
134
|133|. Akan Pergi Ke Sesuatu Tempat
135
|134|. Botol Ramuan Pengakuan Cinta
136
|135|. Merasa Berat Melepaskan Suamimu Pergi?
137
|136|. Kita Akan Menderita Bersama
138
|137|. Pengakuan Yang Lebih Seperti Rintihan
139
|138|. Nyata Atau Mimpi Indah Semata?
140
|139|. Hanya Aku Merasa Sedikit Gerah
141
|140|. Siapa Bilang Kau Tidak Berharga?
142
|141|. Karena Itu, Kau Harus Patuh Istriku
143
|142|. Dia Bukan Sembarang Anak
144
|143|. Kenapa Aku Tidak Bisa Bersandar Padanya?
145
|144|. Mengalah Lah Untuk Malam Ini
146
|145|. Karena Itu Hanya Akan Menyakitiku
147
|146|. Segalanya Sudah Berakhir (Tamat)
148
Informasi Novel Baru (Masih Dalam Proses)
149
Informasi Novel Baru (Cuplikan)
150
Pengumuman Novel Baru (Sudah Terbit)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!