Bab 17

Setelah melihat surat peringatan itu, Kenmapun meninggalkan tempat kejadian dan mengedarkan energi jiwanya ke segala penjuru untuk mencari keberadaan Guanlin.

Detik berikutnya sesuatu yang tak terduga mengejutkan Kenma, dimana di seluruh penjuru kota Geheimnis hampir di penuhi aura kegelapan terutama di kediaman Guanlin yang menjadi pusatnya.

"Ini,,, apa sudah separah ini? Apa yang sudah kau lakukan Guanlin?" gumam Kenma.

"A-apa apaan ini, siapa mereka?" batin Guanlin.

"Hehe,,,manusia, bukankah kau ingin membalas dendam pada temanmu itu, kenapa tak kau manfaatkan mereka untuk memaksanya meladenimu?" hasut Gongli.

"Hooohhh,,,jadi kau berencana menghasutnya untuk melawanku?" ucap Kenma tiba-tiba.

Kedatangan Kenma yang tiba-tiba membuat Guanlin dan yang lainnya sangat terkejut.

"K-kau, apa yang kau lakukan disini?" ucap Guanli geram.

"Bukankah kakak ingin menantangku? kemarilah, tak perlu meminta bantuan mereka, lakukanlah sendiri maka aku akan dengan senang hati melayani kakak." tegas Kenma.

"Cih, berhentilah memanggilku kakak, jangan kau fikir dengan menyebutku kakak, aku akan lembut padamu."

"Sepertinya kakak salah faham dengan hal ini, bagaimanapun aku 3th lebih muda dari kakak, jadi tidak sopan rasanya jika aku yang masih muda ini langsung memanggil nama kakak."

"Banyak omong, ayo bertarung."

Tanpa menunggu lama, pertarungan keduanyapun terjadi, serangan demi serangan mereka lancarkan.

Setelah setengah jam, pertarungan itupun berakhir dengan kemenangan Kenma.

"Apa kakak sudah puas sekarang? Jika sudah, maka sekarang giliran kalian." ucap Kenma pada Gongli dan lainnya.

"Sombong sekali kau manusia." geram Gongli.

"T-tunggu, aku belum kalah."

"Kalau begitu, lebih baik luapkan semua emosi kakak dalam pertarungan ini agar kakak bisa berfikir jernih dan tak mudah terhasut oleh para iblis itu nantinya."

Serangan demi seranganpun kembali beradu, namun seperti sebelumnya, kemenangan tetap berpihak pada Kenma.

"Apa sudah puas kali ini? Jika iya, menyingkirlah dari sini, agar junior ini bisa memberi pelajaran pada mereka yang seenaknya datang kedunia manusia dan memanfaatkan emosi dalam hati kita untuk kepentingannya."

Mendengar ucapan Kenma yang benar adanya membuat Guanlin merasa tertampar dan dengan perlahan menyadari kesalahannya dan segera meninggalkan Kenma dan para iblis itu.

"Kemarilah kau orangtua dan kalian semua, aku pastikan akan mengirim kalian kembali ke alam iblis." ucap Kenma menyeringai.

Pertarunganpun kembali terjadi, untuk mempersingkat waktu pertarungan, Kenmapun mengeluarkan aura pure-blood'y yang dengan sekejap mata para iblis berubah menjadi asap hitam dan menghilang menyisakan Gongli seorang.

"K-kau, jadi kau adalah,,, "

"Huh, aku tak peduli dengan pure-blood atau apapun itu, aku hanya ingin dunia manusia tidak terkontaminasi oleh kalian para iblis, pergilah, katakan pada tuanmu siapa aku, dengan begitu aku tak perlu repot-repot memburunya."

...***...

Disisi lain, tepatnya di kerajaan iblis, terlihat Satan yang begitu geram dengan laporan dari Gongli.

"Kurang ajar, berani sekali seorang manusia menantangku raja kegelapan. Gongli, siapkan pasukan, kita akan menghabisinya.

" Tapi tuan, dia adalah seorang pure-blood, kekuatannya jauh lebih besar dari kita." ucap Gongli mengingatkan.

"Aku tidak peduli, selama kita mengalahkannya dia pasti akan berpihak pada kita."

Di sisi lain, Kenma yang sudah mengetahui apa yang akan terjadi setelah ia menggunakan aura pure-bloodnya pun segera bersiap untuk hal terburuk yang mungkin terjadi nanti, karena setelah ini raja kegelapan pasti akan mulai mengambil tindakan.

Begitu juga dengan Kenzi, setelah merasakan aura pure-blood milik Kenma, ia pun sadar bahwa cepat atau lambat keberadaan Mauza dan Kenma akan di ketahui.

Dan benar saja, raja kegelapan pun mengetahui keberadaan mereka beberapa hari setelah pertarungan Kenma dan anak buahnya.

Namun, dia tidak terburu-buru untuk melakukan tindakan karena di butuhkan persiapan yang matang agar kekalahan tak lagi di alaminya.

Kenzi yang sudah menduga hal itupun segera bersiap untuk pergi kedunia manusia dan meninggalkan alam arwah.

...***...

Beberapa hari kemudian, Satan dan Kenzi pun menyusun rencana masing-masing, Satan yang mengirim para iblis bawahannya kedunia manusia dan menyebar ke empat penjuru kota Geheimnis dan Kenzi yang membuat pelindung agar tidak mengganggu para penduduk kota saat pertarungan mereka terjadi nanti.

Disisi Mauza, dia merasa gelisah dengan situasi kota saat ini.

"Situasi macam apa ini? Kenapa terasa begitu mencekam?" ucap Mauza membatin.

"Ibu ratu, ada apa?" ucap Kenma tiba-tiba.

"Putraku Kenma, entah kenapa ibu merasa sesuatu yang buruk akan segera terjadi."

"Maafkan putramu ini ibu, karena sudah bertindak terburu-buru."

"Tidak apa-apa, lagipula memang tidak mungkin untuk menyembunyikannya lebih lama lagi, karena bagaimanapun sebesar apapun usaha kita bersembunyi tetap akan di temukan juga."

...***...

Hari demi hari berlalu, Satanpun memulai rencananya, Kenzi yang merasa anak dan istrinya dalam bahayapun segera meninggalkan alam arwah.

Namun sayangnya ditengah perjalanan, Kenzi sudah di kepung oleh para bawahan dari Satan, sehingga pertarungan di antara merekapun terjadi yang mana berhasil menghambat Kenzi, sementara Satan sedang dalam perjalanan menuju tempat Mauza berada.

Beruntung Cain dan Rain segera menyusul sehingga Kenzi bisa lolos dari kepungan itu dan langsung menuju tempat Mauza dan Kenma.

Disisi lain, tepatnya di tempat Mauza, Satan sudah datang dan bersiap melakukan serangan.

Mauza yang pada dasarnya minim pengalaman bertarung hanya bisa bersembunyi dengan sesekali menghindari serangan Satan yang di arahkan padanya, karena Satan berfikir dengan melukai Mauza, Kenzi akan dengan mudah menyerah padanya.

...~to be continued~...

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!