Enam bulan kemudian,,,
Sesuai perkiraan Cain, Kenma benar-benar sudah mulai berjalan, terlihat Kenma yang tengah berpegangan pada tembok dan mulai melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah ke arah Kenzi dan Mauza.
Melihat pertumbuhan Kenma yang begitu cepat tak ayal membuat Mauza terkejut sekaligus khawatir.
Terkejut karena ini adalah pertamakalinya Mauza melihat pertumbuhan seorang anak yang begitu cepat, dan yang membuatnya khawatir adalah apakah pertumbuhan itu akan terus berlanjut atau malah akan terhenti di tengah-tengah perkembangannya.
Meskipun Cain sudah menjelaskannya, namun mauza masih belum bisa tenang.
Melihat masih ada kekhawatiran di hati Mauza, Kenzipun berusaha menjelaskannya lebih rinci lagi.
Setelah Kenzi menjelaskannya panjang lebar, sedikit demi sedikit Mauzapun mulai merasa tenang.
Tanpa di duga, bagi para makhluk astral, selain pertumbuhan yang sangat cepat melebihi anak manusia pada umumnya, ada juga tiga kategori yang di miliki para makhluk astral dan keturunannya yakni tingkatan darah, dan itu akan menentukan ke golongan mana keturunan mereka akan termasuk.
Apakah SEMI-DEMON, SEMI-HUMAN dan PURE-BLOOD.
Itu juga yang akan menjadi penentuan layak atau tidaknya ia menjadi pemimpin tertinggi berikutnya kelak.
Adapun tingkatan darah semi-demon ialah jika darah arwah/hantu/siluman itu lebih pekat dari darah manusianya.
Sedangkan untuk semi-human ialah kebalikan dari semi-demon, yakni ketika darah manusianya lebih pekat dari darah arwah/hantu/siluman.
Dan untuk pure-blood sendiri ialah, jika darah keduanya memiliki kepekatan yang sama.
Bisa di katakan, pure-blood adalah yang paling langka dari ketiganya dan paling di buru oleh para iblis.
Alasan pure-blood sangat di buru oleh alam iblis, itu adalah karena tingkatan darah pure-blood akan mampu menghancurkan para iblis dengan mudah, namun tentu saja sangat jarang yang terlahir dengan pure-blood/darah murni, bahkan mungkin tidak akan ada yang memilikinya sehingga para iblis tidak terlalu menganggapnya.
"Lalu, bagaimana denganmu yang mulia golongan mana anda termasuk?" ucap Mauza.
"Aku? Entahlah." ujar Kenzi canggung.
Merasa jika Mauza akan menanyakan lebih banyak, Kenzipun berpura-berpura memiliki urusan lain yang harus di tangani dan segera pergi dari hadapan Mauza dan Cain.
"Etto,,, kalau begitu hamba juga pamit yang mulia ratu." ucap Cain segera.
"Mmm, sepertinya mereka menyembunyikan sesuatu dariku." batin Mauza.
Semakin hari Mauza semakin ingin tau tingkatan darah mana yang Kenzi miliki, sembunyi-sembunyi Mauza menanyakannya pada Cain dan Rain, namun merekapun tidak ada yang tau tingkatan darah mana yang Kenzi miliki.
Mauzapun hanya bisa menyimpan rasa ingin taunya itu dalam hati, berharap suatu hari Kenzi bersedia mengatakannya.
Di sela-sela lamunan, tangisan Kenma menyadarkannya, dengan segera Mauza menghampirinya.
Namun, belum sempat Mauza meraih tubuh Kenma tiba-tiba guncangan besar terjadi dan hampir menjatuhkan Kenma dari tempat tidurnya, beruntung Mauza sudah berada beberapa senti di dekat Kenma sehingga Mauza bisa menahan tubuh Kenma agar tidak terjatuh.
"A-ada apa ini?" ucap Mauza panik.
Detik berikutnya Kenzipun datang dan segera membawa Mauza dan Kenma menjauh dari tempatnya tadi.
"Yang mulia, apa yang terjadi?" ucap Mauza ingin tau.
"Sepertinya sebuah kekacauan akan terjadi."
"Kekacauan? lagi?" ucap Mauza tak percaya.
"Ratuku, kau mungkin tidak tau, namun dengan kita menikah kekacauan demi kekacauan akan selalu terjadi, kuharap kau akan terbiasa karenanya." ucap Kenzi ragu.
"Lalu, apa itu juga akan terjadi pada Kenma nantinya?"
"Kuharap itu tidak akan pernah terjadi pada putra kita." ucap Kenzi singkat.
...***...
Beberapa hari berlalu setelah guncangan besar itu, Cain dan Rain yang mendapat perintah dari Kenzi untuk menyelidikinyapun sudah mendapatkan hasilnya.
Dan ternyata, guncangan itu di karenakan para iblis di alam iblis sudah mulai meningkatkan kekuatannya.
Mendengar hal itu, Kenzipun segera memberi perintah untuk memberi kabar pada alam hantu dan alam siluman untuk bersiap untuk sesuatu yang mungkin akan terjadi.
"Yang mulia, sepertinya kita harus segera mengirim yang mulia ratu dan tuan muda kedunia manusia." saran Cain.
"Sepertinya itu belum waktunya, tidak mungkin kita bisa mengirim mereka sebelum mengetahui ke golongan mana putraku termasuk, dan itu sangat berbahaya jika para iblis lebih dulu mengetahuinya." tolak Kenzi.
"Kalau begitu, bagaimana jika kita membangun sebuah rumah sementara untuk yang mulia ratu dan tuan muda tinggal?" saran Rain.
"Sepertinya itu lebih baik untuk sekarang, kalian berdua siapkanlah bila perlu gunakan segel terkuat kalian untuk membuatnya lebih aman."
Dengan kekuatan yang Cain dan Rain miliki, pembangunan rumah sementara pun hampir selesai seluruhnya setelah tiga minggu pembangunan, yang tersisa hanya pembentukan segel untuk menjaganya tetap aman.
Kenzi yang melihatnyapun cukup puas dan membantu dalam pembentukan segel 9 diagram yang tengah di buat Cain dan Rain.
Segel 9 diagram ialah segel yang memiliki sembilan lapisan, setiap lapis memiliki kekuatan yang berbeda tergantung serangan apa yang di arahkan oleh musuh, maka segel itu akan melawannya dengan serangan yang melemahkannya.
Sebuah lingkaran segelpun terbentuk indah namun rumit di sekitarnya yang menandakan setiap lapis segel itu sangatlah kuat.
Di setiap lapis segel terdapat huruf-huruf kuno yang berperan sebagai penguat pertahanan, sehingga jika salah satu lapis segel berhasil di tembus maka segel lain akan meningkatkan kekuatannya.
Setelah cukup lama, lingkaran segelpun menghilang yang menandakan segel telah selesai di buat.
"Kerja bagus!" seru Kenzi.
...***...
Beberapa hari kemudian, meski sedikit enggan untuk pindah kerumah yang baru, namun Mauza tidak punya pilihan.
Danau yang sudah Mauza tempati bersama Kenzi sejak setahun yang lalu membuatnya sedikit berat untuk meninggalkannya karena sudah banyak hal baik yang terjadi disana, tapi guncangan saat itu membuat danau itu tak bisa lagi di tempati.
Seiring berjalannya waktu, Kenmapun semakin tumbuh dan tumbuh, hingga saat usia Kenma memasuki 3th kekacauanpun kembali terjadi, kini sang raja kegelapan kembali menyerang, beruntung Kenzi dan Cain berhasil mengatasinya untuk sementara waktu mekipun mengalami banyak kerusakan.
Melihat hal ini, Cainpun menyarankan pengujian tingkatan darah Kenma segera di lakukan.
Namun, di lihat dari situasi dan kondisi, sangat tidak memungkinkan dan Mauza menolak keras akan hal itu setelah mengetahui bagaimana prosesnya yang ternyata sulit dan menyakitkan, dimana Kenma diharuskan untuk menggunakan kekuatan dan kecerdasannya dalam menghadapi para siluman dan hantu kuat, yang mana itu akan sangat berbahaya jika Kenma sampai terluka oleh siluman dan itu akan sangat menyakitkan untuk seorang anak yang masih berusia 3th seperti Kenma.
Kenzipun tak punya pilihan lain selain menyetujuinya karena itu memang sangat beresiko untuk saat ini.
Akhirnya merekapun memutuskan untuk melatih Kenma lebih dulu agar lebih siap nantinya.
Meskipun usia Kenma masih 3th namun ia bukan anak manusia biasa, dia adalah anak manusia setengah arwah.
Yang secara otomatis baik kekuatan dan kecerdasannya di luar nalar manusia, jadi Kenma bisa berlatih lebih awal.
Pelatihan pun di mulai, saat siang Kenma akan di latih bertarung oleh Kenzi sedangkan malam harinya ia akan di latih oleh Cain perihal kecerdasan dan itu berlangsung sampai Kenma siap untuk melakukan pengujian tingkatan darah.
Hingga tepat di usia Kenma yang keempat tahun Cain mulai melakukan banyak tes pada Kenma sebelum tesnya untuk pengujian darah.
...~to be continued~...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Comments
Mega
Lama enggak baca tau² dah punya anak
2022-10-06
0