Peperangan sudah berada di ujung jalan, dimana Arden, Pangeran Kerajaan Vender telah turun tangan. Dan saat itulah Faramis juga turun tangan.
Setelah Faramis membawa Mhylti ke tempat aman, dia langsung beranjak kemana Ruby dan Arden sedang beradu kekuatan. Dari segi kekuatan Ruby kalah jauh dan tidak bisa menghadapi Arden lebih lama.
...[ Gubrak ... .]...
Ruby terpental saat serangannya dibalikkan oleh Arden. " Kau cukup lumayan bisa menahanku sampai disini. Biasanya orang-orang akan mundur atau mati sebelum dia menyerah. "
" Hah, jangan meremehkan gadis pembawa sabit ini. Aku akan membuatmu mengerti arti sayatan yang sebenarnya. " Saat Ruby ingin menyerang. Tiba-tiba.
" Cukup, Ruby. Hentikan! Kau kembalilah kebelakang untuk istirahat, aku juga ingin sedikit berolahraga disini. " Faramis menghentikan Ruby yang dalam keadaan mungkin tidak bisa mengimbangi Arden lagi.
" Jadi kau orangnya yang membawa kabur tuan putri Marsa. Baiklah akan kuberi beberapa pelajaran untukmu. " Arden menghunuskan pedangnya kearah Faramis.
Dengan santai Faramis duduk diatas batu dan berkata. " Sepertinya aku tidak butuh diajari oleh orang sepertimu. "
...[ Brell ... ]...
Tanpa basa-basi Arden langsung menyerang dengan pedang besar yang membuat Faramis terpental.
...[ Suet ... ]...
" Sepertinya Aku lebih harus hati-hati terhadap benda itu. Sihir tanah, peleburan sedang. " Faramis membuat pijakan Arden melembek dan seperti pasir hisap yang bisa menyerap apa yang ada diatasnya.
" Apa begini caramu bertarung? Seperti anak kecil saja. " Arden mengeluarkan tekanan mana yang cukup besar membuat dia tidak lagi terjebak didalam lingkaran tanah yang menyerapnya.
Arden melompat dan siap melakukan sebuah penyerangan.
...[ Slash ... ]...
Sebuah pancaran serangan yang meluap dari perang Arden melontar kearah Farmis.
" Oh, menarik sekali. Gerbang Neraka. " Faramis membuat gerbang neraka, tameng yang di munculkan dengan sihir pemanggilan.
...[ Bruell ... ]...
Efek dari serangan Arden yang mengenai gerbang neraka terlontar keatas langit dan menimbulkan sebuah pancaran cahaya yang mengisi langit yang menyilaukan mata.
" Oh, bahaya sekali tadi ya. Kalau aku telat sedikit mungkin akan jadi berbeda daratan ini penampilannya. " Faramis melihat ke gerbang neraka yang sudah hancur melengkung akibat serangan Arden.
" Ah, padahal pintu ini tadi akan kubuat sebegai pintu rumahku. Tapi kau telah menghancurkannya. Sekarang aku akan minta ganti rugi. " Faramis dengan kecepatannya maju menyerang Arden dari dekat.
...[ suet - suet -suet. ]...
Sebuah langkah kaki yang cepat dari Faramis sampai didepan Arden. " Explosion. "
Sebuah serangan ledakan api yang di arahkan tepat ke Arden dengan jarak yang dekat sekali membuat gemuruh dan angin yang menyebar dengan kencang. Arden terpental.
" Ternyata benar, dia adalah ahli sihir yang bisa memakai semua elemen sihir tanpa merapalkan mantra. " Arden mengerem dengan menancapkan pedangnya ke tanah.
Seketika Faramis muncul di udara dan melontarkan panah angin kearah Arden.
...[ Bruell ... ]...
Kali ini Arden tidak bisa menghindari serangan itu karena dia sedang tidak dalam keadaan yang siap menerima sebuah sserangan yang mengarah kepadanya dengan kecepatan suara.
Arden hanya mengalami luka ringan dengan sedikit darah di dahinya.
" Seperti yang sudah kuduga, kau memang memiliki ketahanan fisik yang kuat. " Faramis mendarat dengan mulus setelah melayang di udara tandinya.
Sementara itu. Firo yang sedang berhadapan dengan Guardiola sedikit mengalami kendala.
"Oh ternyata bangsa iblis sepertimu memang terlalu sulit melawan musuh bebuyutannya ya, kami bangsa pegasus. " Guardiola memandang firo yang kelelahan setelah menerima serang yang bertubi-tubi darinya.
Guardiola menyiapkan serangan yang akan mengakhiri pertarungannya dengan Firo. Dia menciptakan tombak yang runcing dengan elemen angin yang mewakili Pegasus. Sebuah angin mengitarinya dan berputar berpusat di ujung tombaknya. sekarang dia siap menyerang Firo yang terlihat kelelahan. Guardiola melesat dengan cepat kerah Firo dan ujung tombak yang dia arahkan kejantung Firo berhasil menembus jantung Firo sampai kebelakang.
" Huak ... . " Firo mutah darah dan diangkat oleh Guardiola dengan tombaknya keatas.
" Oh, ini sudah berakhirberakhir dengan kemenanganku." Di lemparnya Firo ketanah yang menancap di tombaknya.
" Firo ... " Silvana berteriak dengan keras dari barisan belakang. Dia mencoba berlari dan ingin menyelamatkan Firo yang sudah tidak berdaya.
melihat pemandangan seperti ini Guardiola tertawa dan menikmati kemenangannya. Akan tetapi tiba-tiba Firo bangkit dari keterpurukannya dengan berlumuran darah dan lubang di dadanya. Sebuah cahaya hitam mengitari Firo. Mananya meningkat dengan drastis. Regenerasi yang cepat sekali berhasil menutup lubang yang ada didadanya.
"Ini tidak mungkin. Bagaimana kau bisa kembali dengan luka yang seperti itu? " Guardiola terlihat jengkel dengan Firo yang bisa beregenetasi.
Dengan cepat Guardiola membuat serangan seperti sebelumnya dengan perkiraan Firo belum sepenuhnya beregenerasi. Tapi keadaan tidak begitu memihak Guardiola.
... [ Brell krek ... ]...
^^^Firo menahan serangan Guardiola dengan satu tangannya saja. " Jangan terlalu meremehkanku. " ^^^
Tangan Firo berubah menjadi tangan seekor naga dan mematahkan tombak Guardiola. " Apa? dia mematahkan tombak anginku hanya dengan satu tangan saja. "
Guardiola kaget dan mundur kebelakang. Tapi Firo lebih cepat darinya dan sudah ada dibelakang Guardiola.
... [ Jleb ... ]...
"Itu untuk yang tadi. " Sebuah serangan dari belakang dan menusuk sampai tembus dada depan Guardiola hanya dengan tangan Firo.
" Huak, apa-apan dia ini. Dalam sekejap bisa berubah menjadi lebih kuat. Bukankah dia tadi sudah kelelahan dan tidak berdaya. Bahkan setelah menerima seranganku yang tadi hampir membunuhnya. " Guardiola menahan rasa sakit yang menusuk itu.
" Sekarang akan kuakhiri saja karena aku tidak ingin melihat orang yang sekarat terlalu lama. " Firo terbang keatas dan membuat sebuah pagar yang mengitari Guardiola. Sebuah serangan dari pagar tombak dan melumpuhkan Guardiola sehingga posisinya sekarang terkunci.
" Baiklah, sekarang sudah berakhir dengan ini. "
Sebuah explosion hitam terkumpul di tangan Firo dan siap di tembakkan ke arah Guardiola.
...[ Bum ... ]...
Sebuah hantaman keras kearah Guardiola dengan menyisakan api hitam yang membara di sekitar Guardiola yang telah hancur tanpa sisa hangus terbakar oleh explosion hitam Firo.
" Hem. Sepertinya aku terlalu lelah. huhh. " Firo jatuh dari atas ke tanah. Dan tergeletak lemas karena kehabisan tenaga.
Dengan sigap Silvana dan checil menghampiri Firo. Dibawa kebarisan belakang untuk menerima pengobatan.
" Semoga kita tidak terlambat. Firo kehabisan banyak sekali mana, dia bisa mati jika tidak segera mendapatkan perawatan secepatnya. " Silvana yang berlari sambil menggendong Firo yang telah lunglai tak berdaya.
Disisi lain dimana Raja Kerajaan Vender berada.
" Siapa kau? Kenapa para prajurit disini tidak menghentikanmu. " Raja Vender yang terkejut karena pertahanan belakang berhasil dibobol oleh pihak Kerajaan Arcane.
" Maksudmu prajurit adalah sekumpulan orang yang tak berguna yang berdiri di sekiling tendamu tadi? Em, aku sudah membuat mereka tergeletak tak berdaya. Sekarang giliranmu yang akan menjadi korban selanjutnya. " Mikasa yang memakai topeng menyelinap ke tenda Raja Vender dan ingin menyelesaikan ini dengan membunuh Raja dari kerajaan Vender.
" Tidak mungkin mereka mati semudah itu. Mereka adalah prajurit elit Kerjaan Vender. " Raja dari kerajaan Vender tidak percaya prajuritnya dikalahkan semudah itu.
" Oh, kau mau tahu siapa aku? Aku hanya prajurit bayangan yang dimiliki Kerajaan Arcane yang sekarang melayani Tuan baruku, Tuan Faramis. Untuk namaku. Maaf aku prajurit bayangan, jadi aku tidak akan membocorkan informasi pribadiku ataupun namaku. Meskipun kau nanti tidak akan bisa menyuarakannya. Karena sebentar lagi kau akan menghilang dari dunia ini. " Mikasa mencabut dua belati dan siap untuk menerkam.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 54 Episodes
Comments
Black & White
Superman naik sepeda motor
Semangat updatenya thorrr....
2022-11-16
1