Bab 18

Suara sepatu high heel menyita perhatian Dexter dan Liam di sana.

Deg...

Daster melebarkan matanya ketika melihat kecantikan Alexa yang begitu memukau malam ini.

'Cantik' gumannya dalam hati.

Sementara Ren dan Ron, Mereka pun tersenyum melihat sang Mommy yang nampak begitu cantik dan begitu anggun. Mereka merindukan melihat sang Mommy yang berpenampilan seperti itu.

Sayangnya penampilan Alexa tak lengkap tanpa adanya Ars di sampingnya. Kedua bocah kembar itu sudah mengantongi bukti jika Jav adalah Daddy mereka.

Jadi mereka memutuskan untuk menyatukan Mommy dan Daddy-nya kembali.

Tapi dari yang kedua bocah kembar itu lihat, sepertinya Dexter menyukai Mommynya. Jadi sepertinya usaha mereka akan sangat sulit kali ini. Keduanya masihlah terlalu kecil untuk mengurusi masalah orang dewasa.

Jika dalam melakukan hal perlawanan, peperangan dan hal yang bersifat kegeniusan, merekalah ahlinya. Berbeda dengan masalah percintaan antara orang dewasa yang menurut mereka begitu memusingkan jika dipikirkan.

"Bagaimana, Tuan?" tanya seorang wanita yang sudah merias wajah Alexa.

"Hem." Dexter hanya mengangguk.

"Kalian boleh pergi," ucapnya pada dua orang wanita yang telah merias Alexa malam ini.

"Baik, Tuan." Semuanya membungkuk hormat pada Dexter sebelum keluar dari mansion Dexter.

Dexter mengulurkan tangannya kepada Alexa. "Ayo kita berangkat sekarang, Nona Alexa. Aku tidak ingin terlambat dalam pestaku sendiri."

Alexa tersenyum mengangguk dan menyambut uluran tangan Dexter. Dia melakukan itu karena sangat berterima kasih selama ini sudah menjaga putranya dan menganggapnya sebagai putra sendiri.

"Ayo, Son. Kita harus segera pergi," imbuhnya pada kedua bocah kembar itu.

Ren dan Ron mengikuti Mommy dan uncle Dexter kemudian memasuki mobil yang sudah disiapkan oleh Liam.

Orang-orang yang melihat Dexter menggandeng Alexa, pasti mereka mengira jika Alexa adalah istri dari pemilik perusahaan ternama itu.

Sementara Liam berjalan dengan tegak dan penuh waspada di belakang mereka.

"Sebenarnya acara apa yang akan kita datangi, Tuan?"

"Jangan memanggilku Tuan, Nona. Sebaiknya kita berbicara non formal saja. Lagi pula umur kita juga tidak berbeda jauh. Kau boleh menganggapku sebagai seorang teman."

Alexa tampak berpikir. Dalam otaknya dia berpikir jika dia membutuhkan seorang teman untuk mencari keberadaan suaminya. Mungkin Dexter bisa membantunya untuk menemukan suaminya.

"Baiklah Dexter. Jadi sekarang kita mau ke pesta dalam rangka apa?" tanya Alexa.

"Kita akan ke pesta milikku yang ku adakan karena bisnisku selamat dari pencurian seseorang. Aku ingin merayakannya kepada semua karyawan dan orang-orang yang kukenal," ucap Dexter dengan begitu jelasnya.

Alexa mengangguk mengerti.

"Tuan, kita sudah sampai." Suara Liam membuat mereka segera bersiap untuk turun.

Dexter memberikan lengannya kepada Alexa untuk digandengnya. Mereka tampak begitu serasi jika orang lain melihatnya.

Sementara di depan mereka ada Ren dan Ron yang siap melangkah bersama dengan tekstur dan Alexa di belakangnya.

Alexa memperhatikan seluruh sudut di luar gedung mewah tempat pesta tersebut berlangsung.

Setiap sisi gedung tersebut, tampak di jaga ketat oleh pria berbadan besar. Di sana juga ada para wartawan dan media yang sudah berjajar rapi di tempat yang sudah disiapkan.

Alexa terkejut melihat ada media di tempat itu. Yang sudah pasti nanti wajahnya dan juga putranya akan terekam oleh kamera dan membuat para musuh mengenali mereka.

Alexa menarik ujung tuksedo yang dikenakan Dexter. Membuat saya punya menoleh ke arah gadis cantik di sampingnya.

"Kenapa?"

"Bisakah kau jangan membawa media dalam pesta ini? Jika ada media, lebih baik aku dan putra-putra aku tidak ikut serta dalam pestamu ini," ucap Alexa membuat kening Dexter berkerut.

"Memangnya apa yang salah?"

"Ada hal yang tidak bisa ku beritahukan padamu saat ini. Tapi sungguh jika ada media lebih baik Aku dan putra-putra ku kembali saja." Alexa mencoba bernegosiasi dengan Dexter.

Dexter akhirnya membisikkan sesuatu kepada Liam. Dan dengan batu Liam menuruti perintah dari bosnya itu.

Beberapa saat kemudian para media pun sudah tidak ada di sana lagi. Kini pestanya terbebas dari media manapun.

"Terima kasih karena sudah menuruti keinginanku." ucap Alexa.

"Kau adalah ibu dari dua anak yang sudah kau anggap seperti Putraku sendiri. Dan kau adalah teman baruku. Jadi jangan pernah sungkan untuk mengatakan apapun yang ada dalam isi hatimu."

Alexa mengangguk. "Terima kasih," ucapnya sekali lagi.

Suasana di lobby gedung yang tadinya tampak tenang, kini menjadi gaduh karena pasangan yang membuat mereka semua penasaran dan juga dipenuhi oleh rasa terkejut.

Ya, mereka semua terkejut karena Dexter menggandeng seorang wanita cantik. Bukan karena apa. Selama ini Dexter anti dengan perempuan. Namun saat ini pria mapan itu menggandeng seorang wanita yang sangat cantik ke pesta yang diadakannya. Dan terlihat dua anak kembar yang begitu tampan dan menggemaskan berjalan di depan mereka.

Semua orang bahkan bertanya-tanya mungkinkah itu adalah istri dan putra dari Dexter. Hingga membuat mereka menerka-nerka.

Sementara di ujung sana, Javies yang saat ini juga tengah menggandeng Mia ke pesta tersebut merasa aneh melihat kedekatan yang terjalin antara bosnya dan wanita yang di gandeng bosnya.

'Bukankah itu hal wajar jika suami menggandeng istrinya? Lalu kenapa hatiku merasakan sesuatu yang membuat ku tak mengerti apa itu?' Javies menatap datar ke arah bosnya yang datang bersama dengan wanita yang kemarin memanggilnya dengan nama Ars.

Ia langsung meneguk habis minuman yang ada di tangannya. Sementara gadis di sampingnya langsung menggandeng erat lengan Javies. Pandangannya menatap ke arah seorang wanita cantik yang baru saja datang bersama dengan pria yang sangat disegani di kota tersebut.

Mia menatap sinis ke arah Alexa yang kini berjalan bersama Dexter. "Apa mereka sudah menikah? Jika memang benar ya, syukurlah kalau begitu. Jadi tidak akan ada lagi yang akan merebut Javies dari ku," ucap Mia dalam hati.

Namun ketika melihat javis yang menatap ke arah Dexter dan Alexa dengan tatapan yang begitu nanar, Gadis itu merasa khawatir jika Javies akan mengingat semua tentang masa lalunya.

Mia berniat untuk mengajak javis pergi dari sana. Namun belum sempat Dia berkata, Dexter memanggil nama Javies dan segera menghampiri ke arahnya.

Tekstur masih menggandeng Alexa. Ini mereka berjalan ke arah Nia dan Javies. Dan itu membuat jantung Mia berdetak dengan kencang. Dia sangat ketakutan jika javis akan mengingat masa lalunya ketika melihat Alexa di depannya yang nampak begitu cantik dan anggun itu.

Namun tak ubahnya juga dengan jantung Javies yang berdetak kencang ketika melihat seorang wanita cantik yang berjalan ke arahnya. Bahkan ia tak melihat jika ada bosnya di samping gadis tersebut.

"Javies," panggil Dexter ketika mulai mendekati bawahannya itu.

Javies tak merespon. Fokusnya terpaku pada gadis yang digandeng oleh bosnya itu.

Hingga panggilan kedua Dexter membuyarkan lamunan Javies.

"Javies."

"Ah, iya, Tuan," jawab Jav seketika menjadi gugup.

Dexter senyum ke arah Mia dan juga Javies. "Apa gadis ini adalah kekasihmu? Dia kah seseorang yang akan kau nikahi itu? Kau beruntung mempunyai calon suami seperti Javies, Nona. Dia adalah seorang yang sangat hebat," uji Dexter kepada Javies.

Sementara Alexa menatap sentuh ke arah Javies. Namun ketika ada pandangnya menatap ke arah wanita di samping Javies matanya membola sempurna.

"Mia...," ucap Alexa terkejut. Membuat dua pria itu langsung menatap ke arah Alexa.

***

Terpopuler

Comments

Sugiarti Jambi

Sugiarti Jambi

lanjut kak

2022-10-18

1

Widi

Widi

Akan sedikit susah ya mereka bersatu nya, apalagi Ars hilang ingatan dan ada si PELAKOR Mia, di tambah Dexter suka sama Alexa, semoga rencana pernikahan Ars dan Mia akan di perlambat, dan semoga suatu saat nanti Dexter akan legowo

2022-10-17

1

Sumawita

Sumawita

Kak kapan ars kembali ingatan nya

2022-10-17

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!