Bismillahirohmanirohim.
"Bagaimana bisa?" Derrell masih menatap takjub teknologi yang baru saja Fian gunakan.
"Bisa lah, buktinya lo liat sendiri tadi lihat gimana cara kerjanya" ujar Fian, sambil memberikan secangkir kopi pada Derrell.
"Makasih Yan" Derrell menerima secangkir kopi yang disodorkan Fian padanya.
"Teknologi ini nama aslinya teknologi cyber, tapi car group menyebutnya teknologi transparan. Akhirnya diberi nama cyber transparan" Fian mulai menjelaskan tentang teknologi yang ada di perusahaan mereka.
"Cyber teknologi transparan? apa fungsinya teknologi ini?" Derrell merasa penasaran, karena teknologi cyber yang dimaksud Fian bentuknya hampir sama dengan magic system, bedanya magic system hanya bisa berada di dalam handphone dan laptop. Sedangkan cyber transparan dapat digunakan dimana saja asalkan masih berada di dalam perusahan car group.
"Teknologi cyber merupakan sebuah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal-balik secara online (terhubung langsung)"
"Setiap teknologi mempunyai nama masing-masing yang dimaksud cyber teknologi yang lo lihat saat masuk kedalam car group, itu namanya cyber transparan"
"Sedangkan yang lo lihat barusan namanya touch screen langsung, jadi cara kerjanya lo tinggal pilih makanan atau minuman apa yang lo mau terus lo tekan pesan, tapi yang lo pesan harus menu yang tersedia di touch screen langsung. Nanti setelah lo selesai memesan makan atau minuman akan muncul sendiri dari touch screen langsung"
"Apakah cara menggunakanya sulit?" Derrell semakin takjub dengan apa yang Fian jelaskan, teknologi yang luar biasa hampir sama dengan magic system, tapi lagi-lagi ada bedanya magic system bisa melakukan segala hal sedangkan teknologi yang diciptakan oleh pihak IT car group harus dikendalikan dan dibagi menjadi beberapa teknologi.
"Tidak juga" Fian pikir memang tidak sulit menggunakan cyber transparan dan touch screen langsung, mungkin hanya butuh waktu satu hari untuk belajar asalkan benar-benar memahaminya.
"Lalu ada lagi sistem yang paling rahasia, ini gue cuman kasih tau lo aja ya, karena cuman gue sama Ceo yang tau cara pakai teknologi ini, gue juga nggak tau kenapa Ceo suruh lo juga belajar teknologi satu ini" Derrell merasa bingung dengan ucapan Fian.
Tiba-tiba Fian mengetuk sebuah cyber transparan yang berbentuk beda dari yang lainya, Derrell juga baru lihat teknologi itu di ruang Fian, benar-benar beda dari yang lainnya.
"Ini namanya cyber Autonomous, teknologi satu ini fungsinya untuk menyimpan semua data informasi rahasia yang dimiliki oleh car group, mau itu data keuangan, data pengolahan car group, atau data penting lainnya, semua ada disini" jelas Fian.
"Jadi sekarang mari kita pelajari satu persatu cara menggunakan teknologi semua ini"
Fian mulai mengajari satu persatu cara pemakaian teknologi baru yang ada di car group, satu jam sudah berlalu Fian gunakan untuk mengajari Derrell akhirnya sampai pada teknologi terakhir, Fian tak menyangka Derrell bisa memahami semua yang dia jelaskan dengan cepat. Derrell merasa ada yang sedang mengawasi dirinya dan Fian. Derrell segera membisikan sesuatu pada Fian, setelah mendengar ucapan Derrell, Fian langsung menutup teknologi cyber Autonomous, lalu menyimpanya entah dimana.
"Terima kasih banyak pak Fian sudah mengajari saya semua teknologi ini dan sudah mau menjelaskan juga dengan detail" Fian dan Derrell saling berjabat tangan keduanya kembali Formal karena sudah banyak orang. Kini mereka berdua sudah ada di depan ruangan Fian.
"Sama-sama kalau begitu silahkan kembali bekerja, selamat bergabung kembali di car group"
Derrell segera menuju tepat ob berada, beruntungnya dia disambut ramah, walaupun ada beberapa yang tidak suka padanya, Derrell yang tak mau ambil pusing hanya bisa menutup kupingnya rapat-rapat.
Sedangkan tak jauh dari Fian dan Derrell seseorang menatap kesal, karena rencana dan harapannya gagal untuk bisa membuka teknologi cyber Autonomous.
"Hmm, pak Romi sedang apa anda?" Fian menatap curiga pada Romi.
"Tidak papa saya hanya kebetulan lewat saja" dalih Romi.
"Kalau begitu saya duluan pak Romi, ingat sampah anda harus diletakan pada tempatnya bukan sembarangan" sindir Fian.
"Maksud pak Fian apa ya?" tanya Romi penasaran, sebenarnya dari tadi dia sedang menahan emosinya terhadap Fian, Romi sengaja menahan emosinya karena dia tidak mau ketahuan oleh orang-orang kepercayaan car group.
Sepulang kerja Derrell kaget ternyata pemimpin pemerintahan kota X adalah anak pak Dion kusan yang ternyata terlibat dalam kasus pak Dion Kusan juga. "Nggak bisa di biarkan ini semua" ujar Derrell tak terima.
"Pasti ada dalang dibalik semua ini, nggak mungkin anaknya nggak ikut ketangkep, secara anak sama bapak sama aja, bego nya gue cuman ambil bukti pas dipart pak Dion kusno aja, anaknya nggak" gumun Derrell tak habis pikir.
"Gue harus cari bukti yang lebih banyak lagi dan gue juga harus mencari siapa dalang dibalik semua ini" batin Derrell tekadnya sudah kuat.
Menurut sudut pandang Derrell, jika dirinya telah memutuskan suatu perkara jadi dia harus melakukannya dengan baik dan benar, menurutnya apa yang sudah dia putuskan itu harus dia ambil dan laksanakan, karena itu merupakan sebuah amanah untuk dirinya.
Misalnya jika disuruh sholat, sholat lah, jika disuruh berbuat baik maka berbuat baiklah, itu ibarat yang Derrell tanamkan pada diri sendiri. Tidak memiliki orang tua sejak dulu, membuat Derrell jadi seorang anak laki-laki yang dipaksa dewasa sejak dini, karena keadaan.
Tak terasa waktu pulang kerja sudah tiba, Derrell terus berjalan pulang menuju kosan nya sambil melihat informasi yang diberikan oleh magic system. Sesekali Derrell melihat ke depan untuk memastikan jika dirinya tidak menabrak apa-apa, Tapi saat melihat kedepan keberapa kalinya Derrell tertegun melihat gadis yang dulu pernah menolongnya sedang berdiri dipinggir jalan seperti sedang menunggu seseorang, tapi gadis itu tidak menyadari jika ada mobil yang melaju kencang ke arahnya mobil itu seperti ingin menabrak gadis tersebut, Derrell segera menghampiri tepat gadis itu dengan tergesa-gesa.
"Awas!" ucap Derrell sambil menarik pergelangan tangan gadis yang berbalut jiba abu-abu itu dan gamis warna abu-abu campur biru yang menutupi seluruh tubuhnya, untungnya Derrell tepat waktu jika tidak Derrell sendiri tidak bisa membayangkan apa yang terjadi pada gadis itu.
"Alhamdulillah" syukur gadis tersebut, karena dirinya selamat dari mara bahaya.
"Terima kasih banyak sudah menolong saya, saya pamit dulu karena buru-buru, lain kali jika ada waktu saya mau mengajak anda makan bersama sebagai tanda terima kasih saya" ucap gadis itu berlalu pergi padahal Derrell belum berkata sepatah katapun.
"Sepertinya dia lupa jika kita pernah bertemu sebelumnya bagaimana tidak lupa jika pertemuannya sudah 3 bulan lalu, itu juga kami bertemu hanya satu kali secara tidak sengaja pula" gumun Derrell sambil memastikan gadis tadi baik-baik saja.
Tig…
"Ada informasi untuk anda, selama tiga hari ini anda belum memiliki misi" Derrell menghembuskan nafas segar saat mendapatkan informasi dari magic system artinya Derrell bisa menikmati waktu walaupun hanya sebentar, istirahat yang sangat Derrell butuhkan saat ini.
"Terima kasih" ucap Derrell setelah membaca informasi yang diberikan magic system.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Nice....
2022-11-07
0