Bismillahirohmanirohim.
Di sebuah ruangan yang lumayan luas di perusahaan car group dua orang sedang tertawa puas karena mereka berhasil menjalankan rencana mereka.
"Ternyata si ob itu mudah sekali kita jebak" ujar Romi sambil tersenyum sini.
"Kamu benar Romi. Kita bisa memanfaatkan semua ini agar nama kita tidak dicap jelek di car group" Aini ikut menimpali ucapan Romi.
"Aku sungguh muak dengan ob itu, dia selalu saja mencari perhatian dari Ceo, cuman hanya ingin naik jabatanya saja. Cih orang bodoh seperti dia bagaimana bisa menjadi ketua di divisi keamanan" Romi masih menahan kekesalan nya dia tak habis pikir dengan Ceo car group yang mengangkat Derrell menjadi seorang ketua divisi keamanan sedangkan posisi awal Derrell adalah ob, Romi merasa dirinyalah yang cocok menjadi ketua divisi keamanan.
"Kamu betul sekali Romi. Bagaimana data-data car group sudah kamu pindahkan semua kan? jika sudah segera kita pergi ke mix group untuk menyerahkan semua data ini pada pak Mario" ujar Aini.
"Satu lagi ingat berhati-hatilah Romi jangan sampai ada yang curiga dengan kita" peringat Aini.
"Tenang saja semua beres, saya bukan orang yang ceroboh" keduanya segera pergi dari car group menuju mix group yang merupakan perusahaan pisang dari car group.
Ceo mix group selalu merasa iri pada car group karena perusahaan car group selalu lebih unggul dari mix group. Maka dari itu Mario yang merupakan pemimpin mix group berbuat licik untuk mencuri semua data-data penting car group melalui Aini dan Romi.
Tanpa Aini dan Romi sadari sedari tadi ada seseorang yang sedang memperhatikan mereka dengan tatapan curiga. "Gue yakin nggak mungkin Derrell melakukan hal seperti itu. Pasti mereka sudah merencanakan semuanya dan membuat Derrell menjadi sebagai tersangka" gumun Fian tak habis pikir dengan Aini dan Romi.
"Gue cuman bisa berdoa Rel, semoga lo bisa mengumpulkan semua bukti itu dalam waktu tiga hari. Ah rasanya gue jadi curiga kalau yang mencuri data-data penting car group mereka berdua"
"Tapi buat apa bu Aini melakukan ini bukan kah dia menjadi tangan kanan car group jadi untuk apa mengejar jabatan jika jabatanya saja sudah tinggi" Fian tak habis pikir. Fian juga merasa curiga pada Aini dan Romi karena akhir-akhir ini mereka berdua sering memperlihatkan gelagat yang mencurigakan. Apalagi Aini padahal dia tangan kanan car group.
Tiba-tiba Fian teringat beberapa hari yang lalu Aini memintanya untuk mengeluarkan teknologi cyber Autonomous, Aini mengatakan jika dia disuruh oleh Ceo car group untuk melihat semua data-data car group siapa tahu ada yang salah.
Hari itu Fian baru saja masuk ke ruangan nya dia merasa sangat lelah setelah seharian memeriksa semua teknologi milik car group. Fian yang hendak beristirahat dia urungkan karena ada yang mengetuk pintu ruang kerjanya.
Setelah Fian mempersilahkan orang itu masuk Fian sedikit kaget karena yang datang ke ruangannya atasanya sendiri, padahal bisa saja Aini menyuruh Fian ke ruangan nya.
"Sore bu Aini ada perlu apa sehingga anda singgah di ruangan saya, sungguh ini suatu kehormatan untuk saya" ucap Fian sopan pada atasan nya itu.
"Tidak usah sungkan pada saya Fian. Kamu adalah orang yang sangat berjasa di car group. Mungkin jika kamu tak ada di car group. Car group belum memiliki teknologi secanggih ini" Aini tersenyum ramah pada Fian.
"Dan olehmu juga aku sangat susah mendapatkan semua data-data penting yang ada di car group sialan! aku akan buktikan jika hari ini semua data car group sudah pindah ke tanganku" bati Aini sambil mengumpat Fian yang sedang berdiri di depannya. Dia harus bisa bersikap manis di depan Fian. Karena hanya Fian yang tahu cara menggunakan cyber Autonomous selai ceo car group itu.
"Aku hampir melupakan tujuanku datang ke ruangan mu Fian, karena terlalu asyik mengobrol denganmu"
"Aih, iya bu Aini saya minta maaf, benar juga kedatangan ibu kesini untuk apa ya?" Fian bertanya dengan sopan.
"Saya disuruh pak Titan untuk memeriksa data-data car group" ujar Aini, tanpa pikir panjang Fian langsung mengeluarkan teknologi cyber Autonomous untuk diperlihatkan pada Aini, Fian melakukan itu karena Aini adalah tangan kanan car group jadi menurutnya dia pantas tahu tentang teknologi cyber Autonomous. Tanpa Fian sadari Aini sedang mengamati cara dirinya menggunakan cyber Autonomous.
"Sial! gue kecolongan" maik Fian pada diri sendiri saat sadar dari pikirannya yang bertemu dengan Aini berapa hari yang lalu. "Seharusnya waktu itu gue tanya pak Titan dulu pasti nggak akan kejadian seperti ini" sesal Fian.
"Maafkan gue Rel, karena keteledoran gue lo yang harus menanggung semua ini" sesal Fian.
Derrell yang sudah sampai di kosan nya setelah pulang kerja langsung membuka magic system secara bersama yang ada di laptop juga di hp nya. "Tolong perlihatkan siapa yang sudah mencuri data-data perusahaan car group" Derrell mengetik tulisan seperti itu di aplikasi car group.
Derrell tidak butuh menunggu waktu banyak semua bukti sudah terekam jelas oleh magic system.
"Kenapa ibu Aini dan Romi tega sekali melakukan semua ini pada car group, padahal ibu Aini merupakan tangan kanan car group sendiri" Derrell tak habis pikir setelah melihat kelakuan Aini dan Romi yang ternyata sudah merencanakan semuanya.
"Terima kasih magic system"
Ting….
"Ingat misi anda juga harus anda urus" peringatkan yang dikeluarkan magic system untuk dirinya membuat Derrell berdecak sebal.
"Ya, ya, ya. Hei sistem gila! lo tenang aja gue bakal menyelesaikan amanah yang udah disampaikan" padahal baru saja Derrell mengucapkan terima kasih pada magic system tapi belum ada 5 menit Derrell kembali dibuat kesal oleh magic system yang selalu mengingatkan dirinya tentang misi yang harus Derrell lakukan.
"Aku akan memindah semua buktinya dan mengirimkan pada Fian" dengan lincah Derrell mengetik sesuatu pada laptopnya setelah itu dia mengirimkan beberapa video dan bukti lainnya pada Fian tentang kelicikan yang dilakukan oleh Aini dan Romi.
Setelah selesai Derrell langsung menekan tombol off yang ada di magic system. Derrell melakukan itu karena dia tidak ingin berdebat dengan sistem yang tidak memiliki akal.
Fian yang mendapatkan sebuah notifikasi dari Derrell segera membuka line nya untuk melihat video apa yang Derrell kirimkan pada dirinya.
Fian tersenyum senang saat memutar video apa yang Derrell kirimkan padanya. "Nggak gue sangka Derrell bisa mengumpulkan semua bukti kuat tentang Aini dan Romi yang telah mencuri semua data car group, padahal belum ada satu hari semua sudah berada di tangan gue" Fian kagum dengan temannya yang satu ini.
Yang mereka tahu semua data car group ada di teknologi cyber Autonomous padahal Titan sudah mempidanakan beberapa data-data yang sangat penting dari cyber Autonomous maka dari itu ceo dari car group itu santai-santai saja walaupun data-data car group telah dicuri . Titan yang mendapat sebuah perkataan dari Zegra saat itu. "Tidak semua yang terlihat baik itu baik begitupun sebaliknya" semenjak kata-kata itu keluar dari mulut pemilik asli car group tersebut Titan langsung bergerak waspada dengan cepat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Andi Nur Aisyah
next
2022-09-19
3