Bismillahirohmanirohim.
Matahari mulai tampak untuk menerangi bumi, bergantian dengan bulan yang sudah hilang sejak subuh tadi.
Sekarang nampak seorang cowok yang sudah segera dan rapi dengan pakaian kerja yang dia gunakan.
Seperti biasa Derrell akan pergi bekerja jam 8 pagi, setiap jam 8 pagi pasti Derrell sudah menuju perusahaan Car Group dengan berjalan kaki, jarak kantor Car Group dengan kosan Derrell memang cukup jauh, tapi laki-laki itu tak pernah sekalipun mengeluh jika dirinya harus berjalan kaki menuju kantor, dengan jarak tempuh yang lumayan jauh. Derrell hanyalah seorang ob di kantor Car Group, tapi dia sering sekali membuatkan Ceo mereka kopi, jadi Ceo Car Group sedikit paham dengan Derrell.
"Pagi" sapa Derrell pada karyawan kantor Car Group. Derrell baru saja menginjakan kakinya di Car Group setelah menempuh jalan yang lumayan jauh dengan berjalan kaki akhirnya dia sampai juga di tempat kerjanya ini.
"Pagi Derrell" sapa mereka balik pada Derrell.
Derrell memang dikenal banyak oleh para karyawan Car Group karena keramahan yang dia miliki, Derrell selalu membantu siapa saja yang menurutnya sedang dalam kesulitan.
"Derrell disuruh bikin kopi tuh sama Ceo"
"Oke, otw" Derrell segera menuju dapur Car Group untuk membuat kopi permintaan Ceo mereka.
Setelah selesai membuat kopi, Derrell langsung membawa secangkir kopi itu ke ruangan Ceo. "Bos kopi nya" Derrell meletkan secangkir kopi di meja sang Ceo.
"Terima kasih" Ceo itu mengucapkan terima kasih pada Derrell tanpa mengalihkan pandangannya dari layar komputer, sepertinya dia sedang serius sekali.
"Kalau begitu saya permisi bos" ucap Derrell sopan.
"Hmm"
Jam terus berputar pagi sudah berganti siang, saatnya jadwal makan siang untuk semua karyawan Car Group.
"Derrell ayo istirahat" ajak Dul teman ob Derrell.
"Duluan aja Dul gue masih belum kelar kerjanya nanti gue nyusul"
"Oke, duluan ya"
"Iya Dul" sahut Derrell.
Setelah pekerjaannya selesai Derrell segera menuju kantin Car Group untuk mengisi perutnya yang sudah terasa kencot. Kantin itu terlihat sudah tidak seberapa ramai, karena para karyawan ada yang sudah kembali terlebih dahulu.
Begitu pula siang kini sudah tergantikan sore, tak terasa waktu berputar dengan begitu cepat, padahal perasaan Derrell dia baru saja selesai makan siang, tapi hari sudah sore saja, saatnya semua karyawan Car Group pulang ke rumah mereka masing-masing, terkecuali yang bertugas lembur tentunya.
"Derrell ayo pulang bareng" ajak Pian.
"Makasih Yan, tapi kamu duluan aja nggak papa, lagian juga kita beda arah" tolak Derrell. Derrell merasa tidak enak pada Pian karena selalu menolak tawarannya, tapi dia juga tidak enak jika Pian mengantar dirinya ke kosan sedangkan arah mereka berbeda, Derrell merasa menjadi serba salah.
"Ya udah kalau gitu gue duluan ya Rel"
"Iya Yan"
Setelah memastikan jika Pain sudah tak terlihat lagi. Derrell berjalan dengan santai menuju kosan nya dia masih penasaran dengan misi keduanya yang akan Derrell kerjakan.
Apalagi jika Derrell mengingat kejadian kemarin, rasanya dia harus lebih waspada lagi, percaya tak percaya Derrell juga merasa sangat kaget karena dirinya bisa membuat kekacauan di kantor pemerintah kota X dengan sangat besar, Derrell yakin misi kedua akan lebih berat lagi dari misi pertama.
Derrell merasa seperti dirinya mendapatkan kekuatan super saat ini.
"Ting" sebuah suara dari ponselnya membuat Derrell buru-buru membuka notifikasi apa yang sudah dia dapatkan.
"Mari bersiap misi kedua akan segera dimulai"
"Misi anda kali ini adalah mengungkapkan sebuah fakta bahwa sebenarnya ada seorang pejabat yang sangat ahli dalam melakukan korupsi. Dia adalah seorang korupsi yang handal, sampai-sampai tidak ada yang curiga jika dia mengkorupsi uang kota X"
"Dimana saya harus mencari informasi itu?" tanya Derrell penasaran.
"Anda akan mendapatkan semua informasinya di dua tempat, tempat pertama rumah pak Yanto dan tempat kedua di gedung pemerintah"
"Buset bukan lagi kantor pemerintah tapi udah gedungnya, hebat-hebat benar dah para pejabat kota X ini, hal-hal buruk ditutupi dengan sangat baik, bahkan tidak ada satupun orang yang curiga luar biasa sekali" batin Derrell.
"Baiklah kapan saya harus bergerak, untuk melakukan misi ini?" bertanya dengan malas.
"Nanti malam, sistem super akan membantu anda dalam menjalankan misi, semoga anda berhasil"
Dengan adanya magic system ini Derrell dapat mengetahui satu persatu rahasia busuk yang ada di kota tempatnya tinggal ini. Derrell tak menyangka ternyata kota tempat dia tinggal memiliki banyak misteri dan masalah yang memang sengaja ditutupi dari publik, magic system benar-benar membantu Derrell untuk menegakan kebenaran dan keadilan di kota X.
Derrell menyadari satu hal jika ternyata orang-orang pemerintahan kota X tidak seluruhnya dapat dipercaya, apalagi dunia mengklaim kota X adalah kota yang para pemerintahnya sangat baik di mata Dunia.
Sayangnya ternyata kota X tidak sebaik yang mereka lihat, buktinya sekarang Derrell mengetahui satu persatu pemerintah yang nyeleweng tak karuan.
Dari kasus pak Dion Kusan, lalu setelah itu kasus apalagi yang akan mengejutkan publik dan menggemparkan masyarakat kota X.
Sampai di kosan Derrell langsung membuka laptopnya, karena dia harus mengetahui terlebih dahulu tempat-tempat yang akan dia hampiri nanti tentu saja dengan bantuan dari Magic system dan juga kemampuan Derrell yang melebihi hacker.
"Tunggu saja kematian yang akan menjemput anda bapak Yanto, hari ini anda masih bisa tertawa dan menikmati uang korupsi anda itu, tapi lihat saja besok berita apa yang akan membuat anda tercengang, sampai-sampai anda tak bisa bernafas dengan baik lagi"
"Bukan hanya anda tapi teman-teman dekat anda pula yang akan terkejut melihat berita besok, ku akui kau memang sungguh pintar memiliki muka yang bertopeng banyak, sehingga hampir semua orang percaya padamu, pak Yanto, pak Yanto" ucap Derrell puas.
"Lebih baik gue makan dulu laper nih" ujar Derrell yang sudah siap hendak memasak mie instan yang sudah dia stok banyak di kosannya.
"Derrell hadia apalagi yang akan kamu dapat setelah ini, mungkin kah akan lebih dari 2 Milyar, sepertinya sangat menggiurkan aku bakal jadi sultan mendadak" ujar Derrell sambil terus fokus memasak mie instannya.
"Akhirnya mie siap dimakan"
Derrell menyantap mie instan yang dia masak sendiri itu dengan sangat lahap, jangan tanya Derrell memasak mie instan berapa, kalian tau jawabannya tidak mungkin dia hanya memasak 1 mie instan saja sudah pasti tidak kenyang untuk seorang Derrell jika hanya 1 bungkus mie instan.
Ahen sudah banyak duit tapi masih makan mie instan si Derrell, mau bagaimana lagi dia malas keluar, apalagi dia harus menyimpan tenaganya untuk menjalankan misi nanti malam.
"Alhamdulillah akhirnya kenyang juga" Derrell mengelus perutnya yang sudah terisi kembali.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Herry Busali
gak kreatif ksh duit sm org susah kek, ksh panti asuhan kek tu duit, beli pakaian mbl motor kek, apa m di bw mati tu duit
2022-11-24
1
REY ASMODEUS
bukan korupsi handal alangkah baiknya pakai katq koruptor, karena dia pelaku penggelapan uang sehingga sebutannya koruptor, uang yang dia gelapkan nah itu di sebut korupsi, sedikit perbedaan kata tapi lain makna. sama halnya dengan kata aku dan kamu.
2022-11-14
1
REY ASMODEUS
segar bukan segera
2022-11-14
1