Bismillahirohmanirohim.
"Semoga setelah ini kita bisa bertemu lagi anak muda" kakek Harto memeluk Derrell dengan terharu.
"Amin kek saya juga berharap seperti itu" tak kalah Derrell juga ikut memeluk kakek Harto dengan erat, Derrell juga mencium punggung tangan kakek Harto sebagai tanda takzim Derrell.
Kini Derrell beralih pada pak Arton. "In syaa Allah, saya akan membantu untuk menyelesaikan kasus bapak yang hanya difitnah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab" ucap Derrell sambil melihat pada pak Arton.
"Terima kasih Derrell, saya sangat berharap sifat-sifat orang busuk yang berkedok sebagai aparat berwajib segera ditangkap" ujar pak Arton sambil memeluk Derrell.
"Amiin" mereka menjawab dengan kompak. Setelah Derrell dan pak Arton melepas pelukannya kini Derrell beralih pada Ajo teman satu lapasnya.
Keduanya saling melempar senyum sambil melakukan tos. "Gue berharap kita bisa ketemu lagi setelah ini Jo" ucap Derrell sambil menepuk-nepuk pundak Jo.
"Seharusnya gue yang berharap seperti itu Rel, siapa tahu setelah lo keluar dari sini langsung lupa sama gue" canda Ajo.
"Yo ndak to, tenang aja" ujar Derrell meyakinkan, keduanya saling berpelukan sambil menepuk-nepuk pundak satu sama lain dengan sedikit keras.
Akhirnya tiga bulan tak terasa Derrell mendekam di dalam sel, kini dirinya bisa bebas dari penjara. Tak ada bukti yang mengatakan jika Derrell adalah seorang mata-mata, yang mereka temukan malah sebuah bukti menyatakan Derrell tidak bersalah. Bukti tersebut ternyata dibuat oleh magic system.
Magic system sengaja mengirimkan sebuah video Derrell yang terlihat nyasar masuk ke gedung pemerintah. Magic system benar-benar bisa menolong tuannya keluar dari sel.
Yang anehnya kenapa magic system tidak melakukan semua itu dari sebelum-sebelumnya kenapa baru sekarang, jawabannya mungkin saja magic system sudah memiliki rencana yang lebih banyak lagi untuk Derrell.
"Akhirnya bebas juga dari penjara, gue nggak nyangka selama di dalam lapas banyak sekali hal tak terduga yang gue dapet, mungkin kalau ada bukti yang kuat gue akan menyebarluaskan tingkah tak layak para aparat polisi yang bertugas di kantor polisi cabang Max" gumun Derrell.
Derrell pulang ke kosanya dengan menggunakan angkot umum yang berlalu lalang dijalan raya.
"Gue kagak habis pikir sama pemerintah dan polisi kota X,mereka yang seharusnya memberikan keadilan pada masyarakat, ini malah mereka sendiri yang menghancurkan warga secara perlahan" batin Derrell.
"Kami warga butuh kalian sebagi pemimpin tapi apa yang kalian lakukan malah menjebak kami sebagi tawanan" lagi-lagi Derrell membatin.
Sampai tak terasa jika angkot yang Derrell tumpangi sudah berhenti di daerah mawar, Derrell turun disana karena kosannya berada di daerah mawar.
Setelah membayar angkot Derrell dengan terburu-buru menuju kosanya sambil membuka hp nya. Saat Derrell membuka hp nya magic system yang ada di hp Derrell kembali aktif.
"Selamat datang kembali di magic system!!"
"Magic system sudah menyedikan beberapa misi untuk anda, dimohon untuk lebih berhati-hati lagi jika menjalnakan misi" peringat magic system pada Derrell.
"Baru juga buka hp udah dikasih peringatan aja" kesal Derrell pelan.
Derrell yang merasa lapar menuju dapur, karena dia hendak memasak sambil terus membaca tulisan yang diberikan magic system.
"Selamat datang di rumah kembali tuan!" Derrell sangat tercengang ketika melihat sebuha sistem sedanga menyedikan sarapan di meja makannya.
"Apakah sistem juga bisa menyediakan sarapan?" tanya Derrell dengan terbata-bata, yakinlah ada rasa takut dan merinding yang Derrell rasakan.
"Ini sistem ajaib jadi bisa melakukan apa saja" jawab sistem yang berada di dalam laptop Derrell.
"Makan siap! sihlakan dicoba tuan"
"Lo yakin itu makanan nggak ada racunnya?" tanya Derrell was-was.
"Mohon maaf racun? maksud anda bagaimana" sistem juga bisa bingung, mungkin sedang eror.
"His! sudah lupakan sekarang saya lapar!" Derrell buru-buru menyantap makanan yang ada di meja makanya, karena makanan itu terlihat sangat mengiurkan sekali.
"Wah, kenapa rasanya seperti makanan restoran, ini enak sekali" puji Derrell, tak terasa dia sudah menghabiskan semua makanan yang disedikan sampai tidak tersisa sama sekali.
"Kata anda itu makanan berracun"
"Hais! sudah diam dan lupakan apa yang gue bilang tadi!" sahut Derrell cepat.
"Ahlamdulillah kenyang juga gue" setelah selesai makan Derrell duduk dikursi yang ada di dekat meja kerjanya sambil membuka laptopnya, jelek kesayangannya.
Walapun laptop Derrell sudah sangat jelek tapi dia sangat menyayangi laptop tersebut, karena itu dia dapat dari jerih payahnya saat dia mendapatkan gaji pertama dari car group.
"Mohon untuk menuntaskan misi kedua anda, misi kedua anda belum terselesaikan" sebuah notifikasi dari hp Derrell membuat Derrell tersadar.
"Benar juga, gue belum menyebarkan berita kebusukan yang telah dilakukan oleh pak Yanto itu.
Dengan segera Derrell mengotak atik hpnya, lalu mengirimkan semua bukti yang dia punya ke grand media. Grand media adalah salah satu chenel tv kota X yang jujur tidak berpihak pada siapapun, jika ada berita yang sangat besar mereka akan melunjurkanya berita tersbut dengan jelas, bahkan jika berita yang mereka perloeh tentang pejabat sekalipun akan dituntaskaan sampai akar-akarnya.
15 menit kemudian berita yang Derrell sampaikan sudah tersebar luas diawak media kota X, ya berita tentang pak Yanto yang ternyata korupsi handal.
"Selamat siang semua kembali lagi dengan saya Nani, berita mengejutkan kembali muncul salah satu pejabat terkenal kita ternyata telah melakukan korup selama bertahun-tahun, tapi baru terbongkar kebusukanya" suara dari layar tv membuat Derrell tersenyum puas. Semua bukti yang Derrell kirim kegrand madia, terlihat jelas dilayar tv
"Selamat menikmati keindahan penjara pak Yanto, akhirnya gue dapet uang lagi" ujar Derrell bangga pada diri sendiri.
Derrell mendaptkan bayaran yang lumayan besar dari grand media.
Terlihat dilayar tv rumah pak Yanto sedang digelombori oleh warga perumahan elit kota X, warga perumahan kota X menguhuk pak Yanto dengan 500 cambukan dan dipermalukan oleh banyak orang. Seperti yang sudah dikatakan Derrell jika perumahan elit kota X sudah mempunyai wewenang sendiri untuk warganya yang berkhianat.
"Pak Yanto, pak Yanto! anda sudah tau apa hukuman yang anda dapat jika melanggar tapi tetap saja anda lakukan, itulah hukuman yang pantas untuk orang seperti anda" ucap Derrell tersenyum penuh kemenangan.
"Ting"
"Selamat misi kedua anda telah selesai, anda mendapatkan 1,5 Milya imbalan dan anda mendpatkan 5 milyar atas tersebarnya kasus ini" sebuah suara dari magic system membuat mata Derrell berbinar-binar.
"Gue kaya, gue kaya" ucap Derrell dengan sangat senang. Siapa yang tidak senang jika mendaptkan uang banyak.
"Hari ini gue bisa tidur nyenyak, tapi ndak tahu kalau besok-besok" Derrell pergi menuju kamarnya untuk istirahat, karena pekerjaanya telah usai, sepertinya Derrell melupakan satu hal, bahwa dirinya masih bagian dari karyawan perusahaan car group.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Ayo...
2022-11-07
0