Bismillahirohmanirohim.
Malam haripun tiba kini saatnya Derrell menjalankan misi keduanya dengan dibantu oleh magic system. Menurut Derrell misi kedua lebih sulit daripada misi pertama apalagi dia harus pergi kedua tempat sekaligus untuk memecahkan kasus kedua ini, ditambah lagi menurut Derrell misi kedua bukan hanya nyawanya saja yang menjadi taruhan tapi juga hartanya, untungnya harta tahta dan nyawa, Derrell hanya memiliki nyawa yang paling berharga kalau harta dia tidak punya, walaupun punya juga tak ada yang tahu jika Derrell mendadak menjadi seorang milyader dalam waktu 1 hari, kalau tahta tau sendiri Derrell hanya lah seorang ob di perusahaan Car Group, perusahaan teknologi nomor 2 yang sangat terkenal di kota X.
"Bismilah dulu, belum apa-apa udah gugupnya luar biasa gue" gumun Derrell.
"Hei sistem gila jadi kita kemana dulu sekarang?" tanya Derrell. Dia mengenakan sweater yang menutupi seluruh tubuhnya juga topi berwarna biru dan celana levis panjang.
"Kita ke rumah pak Yanto dulu, lewat jalan mekar indah rumah pak Yanto terletak di perumahan elit kota X" informasi yang diberikan sistem ajaib itu menurut Derrell kadang-kadang lengkap kadang juga kurang, jika lengkap membuat Derrell sangat takjub, tapi jika kurang jangan tanya membuat Derrell sangat emosi, sampai-sampai magic system dia beri nama sistem gila.
"Wow! serius perumahan elit kota X, tamat sudah riwayatmu pak Yanto, berani sekali anda korupsi sedangkan anda tinggalnya di perumahan elit kota X" Derrell geleng-geleng kepala sendiri, setelah selesai membaca informasi tentang pak Yanto.
Siapa yang tidak tahu perumahan elit kota X, perumahan yang sangat terkenal akan keindahannya, kebersihannya dan ramah akan lingkungan, orang-orangnya selalu bersikap ramah dan sopan santun, yang membuat perumahan elit kota X lebih terkenal lagi adalah kekejaman orang-orang disana jika mereka tahu kalau salah satu warganya tinggal dengan uang yang tidak benar, ya contohnya seperti korupsi atau maling, maka tamat sudah riwayat orang yang ketahuan berbuat seperti itu dipermudah elit kota X. Karena mereka memiliki hukum yang sudah disepakati oleh seluruh warga perumahan kota X dan disahkan oleh pemerintah kota X pula.
"Jadi dimana dia menyembunyikan semua bukti-bukti kebenaran itu?"
Tak terasa ternyata Derrell sudah berada di depan rumah pak Yanto. Derrell sangat takjub melihat perumahan elit kota X sungguh sangat indah, ini untuk pertama kalinya Derrell menginjakan kaki di perumahan elit kota X.
"Makanya kalau baca informasi yang saya berikan dengan baik tuan, anda terlalu ceroboh"
"Ternyata sistem juga bisa protes toh, baru tau saya soalnya tempe juga kagak"
Setelah mengecek kembali informasi yang diberikan oleh sistem ajaib Derrell segera mencari titik dimana tempat yang dimaksud oleh magic system berada. Tanpa menunggu waktu lama Derrell masuk kedalam rumah mewah itu dengan melewati samping rumah mewah itu untungnya disitu tidak ada cctv jadi Derrell bisa lebih leluasa untuk bergerak, sepertinya keberuntungan kembali berpihak pada Derrell karena ruangan yang dia cari ada di depan matanya.
Dengan segera Derrell masuk kesana lewat celah kecil yang pas sekali untuk badannya, setelah masuk Derrell segera mengotak-atik laptop yang ada di depannya, benar saja semua kebusukan pak Yanto terekam jelas disana.
"Lo bakal kaya Derrell, uang tunggulah aku" ujar Derrell bahagia, siapa yang tidak bahagia jika mendapatkan uang begitu banyak dengan sekali gerak, yah walaupun taruhannya nyawa, meleset sedikit saja tamat sudah riwayat Derrell.
"Oke beres"
Setelah selesai mengumpulkan bukti yang ada di rumah pak Yanto tanpa buang waktu lagi Derrell segera menuju gedung pemerintah untuk mendapatkan informasi selanjutnya. Tempat keduanya untuk mendapatkan informasi yang lebih kuat lagi tentang pak Yanto, yang merupakan seorang korupsi handal.
"Udah malem kenapa orang-orang itu tidak pulang, memangnya mereka tidak beristirahat" pikir Derrell, apalagi melihat orang-orang yang berada di gedung pemerintah masih berlalu lalang.
"Sudahlah Derrell inget tujuan awal lo sampai bisa ke tempat ini untuk apa" "Ngomong-ngomong setelah mendapatkan informasi dari magic system ini tentang para pejabat kok gue jadi nggak percaya lagi sama mereka, tapi semoga aja pak Sandi bekerja dengan tulus mengurusi kota X, kalau nggak gue juga malu karena pejabat terfavorit gue ternyata sama kayak yang udah-udah"
Derrell dengan berhati-hati masuk ke gedung pemerintah, dia terpaksa menyamar menjadi salah satu staf penjaga ruangan pak Yanto, karena bukti yang harus Derrell ambil ada di ruangan itu.
"Akhirnya berhasil nyamar juga" ujar Derrell lega karena usahanya tidak sia-sia, entah Derrell apakan staf yang asli.
"Pak tolong berikan dokumen ini pada pak Yanto, kalau dia belum kembali letakan saja dulu dokmun ini di mejanya" ucap seorang pada Derrell.
"Baiklah"
"Kesempatan emas, ini namanya rejeki anak soleh" batin Derrell bahagia.
"Kalau begitu terima kasih banyak pak kalau begitu saya permisi"
"Silahkan"
Derrell segera masuk ke dalam ruangan pak Yanto untuk meletakan dokumen yang tadi dititipkan, mumpung bisa masuk dia segera mencari informasi tentang kelicikan pak Yanto itu.
"Aduh mana sih keburu dateng itu pak tua, kalau ketahuan bisa berabe urusannya" gerut Derrell karena tak kunjung mendapatkan bukti yang dia inginkan.
Sedangkan diluar sana pak Yanto sebentar lagi akan masuk ke dalam ruangan nya.
"Baik pak terima kasih banyak" suara dari luar membuat Derrell buru-buru menyelesaikan pekerjaannya, bertepatan dengan pak Yanto masuk ke dalam ruangan nya. Derrell keluar dari ruangan pak Yanto lewat jendela.
"Huh hampir aja" Derrell mengelus dadanya sambil mengatur nafas yang tersengal-sengal.
Derrell telah berganti pakaian seperti semula, naas sayangnya kali ini keberuntungan tidak memihak pada Derrell, karena dirinya ketahuan oleh para penjaga.
"Siapa disana! berhenti jangan bergerak"
"Oh tidak, gue ketahuan tamat sudah lah riwayatmu Derrell" membatin sendiri.
Setelah ditangkap Derrell diperiksa untuk memastikan apa motif Derrell masuk ke dalam gedung pemerintah tanpa izin.
"Sudah saya katakan jika saya kesini hanya nyasar" bohong Derrell, terpaksa berbohong karena tidak mungkin sekali dia harus jujur, yang ada tama lah riwayatnya di gedung pemerintah jika jujur.
Setelah diperiksa ternyata tidak ada hal yang mencurigakan pada Derrell, tapi untuk lebih waspada lagi Derrell dituntut masuk penjara selama 3 bulan, tanpa sepengetahuan banyak orang. Atas tuduhan menjadi seorang mata-mata.
Beruntung saat mereka mengecek ponsel Derrell, ponsel itu mati sepertinya itu ulah magic system. Jadi mereka percaya jika Derrell tidak ada niat jahat.
Walaupun begitu tetap saja Derrell sudah melarat karena sebelumnya dia sudah mendapatkan tabokan dimana-mana oleh para penjaga sampai muka Derrell lembab semua.
"Gue kagak tau kenapa hp gue bisa mati dengan tiba-tiba gue yakin pasti ini ulah sistem gia itu, gue berterimakasih banyak sama itu sistem gila" batin Derrell.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Terus...
2022-11-07
0
Ilmara
perumahan ya ges
2022-09-17
0
Anak orang
lanjut kak
2022-09-12
1