Bismillahirohmanirohim.
Pagi pun tiba kini waktunya untuk Derrell kembali beraktifitas seperti sedia kala, karena sebelumnya Derrell sudah mendekam di penjara.
"Waktunya bekerja" gumun Derrell sambil bersenandung riang. Entah sadar atau tidak Derrell belum menyadari jika dia sudah tiga bulan tidak masuk kerja di car group.
"Tunggu! sepertinya ada sesuatu yang gue lupain" ucap Derrell pada diri sendiri. Derrell menghentikan langkahnya sesaat sebelum berangkat kerja.
"Mampus!" Derrell menepuk jidatnya sendiri. "Kenapa gue baru sadar kalau 3 bulan ini kagak masuk kerja, gue melupakan tugas gue. Jadi apakah sekarang gue udah dipecat dari car group" ujar Derrell setelah sadar.
Sadar jika dirinya meninggalkan car group tanpa berpamitan. "Rusak reputasi gue sebagai anak teladan di car group" gumun Derrell.
Ini sama saja Derrell meninggalkan tanggung jawabnya tanpa berpamitan, ya begitulah menurut Derrell.
Ting……
Tiba-tiba sebuah video muncul di handphone Derrell, yang dikirim oleh magic system. Di Dalam video tersebut nampak Ceo car group sedang membaca email yang Derrell kirimkan.
"Sungguh? siapa yang melakukan itu semua" Derrell tersenyum senang saat melihat ada email masuk yang mengatakan jika dirinya mengambil cuti untuk 3 bulan. Rasa lega menghampiri diri Derrell, dia memang sering beruntung pikirnya.
"Wah, wah, hebat juga masa seorang ob bisa mengambil cuti selama 3 bulan, lo emang benar-benar beruntung Derrell" bangga pada diri sendiri.
"Hai sistem gila! terima kasih banyak pasti semua ini lo yang lakuin"
Ting….
"Silahkan berangkat bekerja tuan waktu anda tidak lama lagi, jika anda telat maka siap-siap mendapatkan hukuman dari staf car group" sistem kembali aktif.
"Satu lagi, persiapkan diri anda untuk memulai misi kembali, misi ketiga anda akan segera dimulai" peringat magic system.
"Ok!"
Seperti biasa Derrell berjalan kaki untuk berangkat kerja menuju perusahaan car group, sampai di depan perusahaan car group Derrell sedikit takjub dengan perubahan di perusahaan tersebut, perubahan yang tidak pernah Derrell bayangkan.
"Selamat datang untuk seluruh karyawan car group" Derrell mencari sumber suara tapi tidak dapat dia temukan. Derrell belum jika sudah banyak perubahan yang terjadi di car group.
Derrell menoleh ke samping kiri kanan juga depan belakang, terlihat karyawan seperti sedang mengetik sesuatu seperti sistem yang dibuat secara transparan.
"Apa yang mereka lakukan" gumun Derrell.
Ting…
Derrell segera mengecek hp nya kala mengetahui ada notifikasi dari magic system, Derrell paham sekali suara notifikasi dari magic system, karena itu dibuat oleh magic system sendiri bukan dirinya yang mengaktifkan nadanya.
"Telah terjadi beberapa perubahan di perusahaan car group, setiap karyawan bisa absen dengan mengklik laptop transparan yang sudah disediakan oleh pihak perusahan, mereka juga bisa memesan makanan langsung dari rungan mereka dengan mengklik sebuah sistem yang sudah disediakan"
"Ini semua rancangan divisi IT, mereka sangat kagum dengan ahli IT yang bisa menciptakan teknologi secanggih ini, teknologi transparan seperti ini baru ada di perusahan car group"
"Berapa perusahan lain meminta untuk bekerja sama dengan car group, setelah mengetahui jika car group dapat menciptakan teknologi yang luar biasa"
Derrell membaca dengan seksama semua informasi yang dikirim oleh magic system. "Dimana letak pusatnya?" tanya Derrell penasaran, Derrell juga tidak mengerti kenapa bisa dia bertanya seperti itu.
"Ada di laboratorium IT, terletak ditengah-tengah kantor car group, anda harus berhati-hati jika berada di ruangan IT, karena ada salah satu anggota itu yang ingin menghancurkan car group" Derrell menyeritkan dahinya kalah membaca tulisan terakhir yang dikirim oleh magic system.
"Maksudnya?" belum sempat Derrell mendapatkan informasi dari magic system lebih detail lagi, suara seseorang membuat Derrell terpaksa menghentikan melihat handphonenya.
"Derrellllllllll……..! akhirnya lo balik juga setelah sekian abad"
"Lebay lo Dul, kan gue cuman berapa bulan nggak masuk" sahut Derrell sambil membalas pelukan Dul.
"Akhirnya lo masuk kerja lagi" ujar Fian yang bergabung bersama keduanya.
"Yoi lah. Kangen ya lo pada sama gue" ternyata si Derrell sedikit narsis orangnya.
"Jangan seneng dulu Rel, dipanggil tu ke ruang Ceo, entar kalau udah ke ruangan gue, biar gue kasih tau cara menggunakan semua teknologi di perusahaan car group" ujar Fian, sambil berlalu pergi karena dia masih ada pekerjaan yang harus segera dibereskan.
"Gue juga dah lanjut kerja" Dul juga ikut pergi meninggalkan Derrell, sedangkan Derrell berjalan menuju ruang Ceo menggunakan lift biasa.
Derrell belum tau jika di car group sudah ada lift otomatis yang terhubung langsung dengan ruang Ceo.
Tok…..
"Masuk" setelah mendengar ada yang mempersilahkan dirinya masuk, Derrell segera masuk ke dalam ruang Ceo.
"Selamat pagi bos" sapa Derrell ramah.
"Pagi, boleh tolong buatkan saya kopi terlebih dahulu" Derrell mengangguk dan segera menuju dapur car group, padahal ada cara yang lebih praktis tapi Derrell belum mengetahuinya.
"Kopinya bos"
"Terima kasih banyak" sambil menyeruput kopi buatan Derrell.
"Bagaimana urusanmu di kampung Derrell apa sudah selesai?" Ceo car group bertanya dengan ramah.
Derrell hanya bisa menggaruk kupingnya yang terasa gatal. "Alhamdulillah sudah bos"
"Kalau begitu kamu sudah siap kembali bekerja Derrell? Ceo car group bertanya sambil menaikan satu alisnya.
"In syaa Allah bos" menjawab dengan yakin.
"Kalau begitu kamu boleh kembali bekerja, tapi sebelum itu saya harus memberitahu kamu. Untuk 3 bulan kedepan tidak ada lagi jatah cuti, kamu harus masuk kerja terus"
"Siap bos"
"Silahkan ke ruang Fian, pasti Fian sudah mengatakan padamu sebelumnya jika dia akan mengajarkanmu cara menggunakan teknologi yang ada di car group. Semua karyawan sudah bisa menggunakan laptop transparan mereka masing-masing, kamu juga harus bisa. Karena sudah menjadi peraturan dari car group, jika semua karyawannya harus bisa menggunakan teknologi transparan"
"Terima kasih banyak bos, saya permisi" pamit Derrell sopan.
"Hmmm"
Setelah dari ruang Ceo Derrell langsung menuju ruangan Fian, yang berada di tengah-tengah kantor car group. "Bukankah disini yang dimaksud oleh magic system. Benar juga Fian merupakan salah satu anggota IT tertinggi di car group" batin Derrell.
Derrell yang sudah menemukan ruangan Fian segera masuk kesana, karena dia merasa jika ada orang yang sedang mengawasinya sedari tadi. Untuk pertama kalinya Derrell masuk ke ruangan Fian.
Tok……, Tok…….!
"Masuk" suara orang yang dari dalam yang menyuruh dirinya masuk, membuat Derrell langsung masuk begitu saja.
"Rel, duduk dulu" suruh Fian.
"Oke, makasih Yan" Derrell duduk di kursi yang sudah tersedia, sambil memperhatikan apa yang sedang Fian lakukan.
Fian mengetik sesuatu di depannya, tak lama kemudian muncul dua gelas kopi, itu semua tak luput dari pandangan Derrell.
"Kok bisa?" Derrell merasa takjub.
"Ini namanya sistem transparan, lo juga harus bisa menggunakanya cara kerjanya mudah, nanti gue ajarin sekarang ngopi dulu sabi lah" ajak Fain yang disetujui oleh Derrell.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 66 Episodes
Comments
Jimmy Avolution
Terus....
2022-11-07
0
Embun pagi
Yok bisa yok, lanjut
2022-09-16
2