Episode 15 Enyahlah

Berbagai pertanyaan muncul dalam benak Jillian, namun dirinya tidak ingin sekedar menebak-nebak hal yang tidak jelas. Hingga akhirnya dia memberanikan diri untuk bertanya pada Dhiva yang masih tidak mengalihkan pandangannya dari Jeffran. Padahal Jeffran sudah cukup lama mengobrol dengan rekan bisnis yang juga termasuk salah satu tamu VVIP di dekat pintu masuk ballroom.

"Maaf Kak, apa Kak Dhiva mengenal tamu VVIP itu? Sepertinya Kak Dhiva terlihat senang saat melihatnya." tanya Jillian berusaha terlihat biasa, disertai senyuman di wajahnya agar tidak terkesan serius.

"Laki-laki itu adalah mantan kekasihku. Hmm, sebenarnya belum menjadi mantan, karena tidak pernah ada kata putus diantara kami berdua." Jawaban Dhiva cukup mengejutkan Jillian. Untung saja Dhiva yang masih setia menatap Jeffran, tidak menyadari ekspresi Jillian.

"Kak, saya tinggal dulu ya. Ada yang harus saya periksa."

"Ok Jill." Dhiva melirik Jillian sekilas, lalu kembali menatap Jeffran penuh damba.

Dengan langkah cepat, Jillian segera menuju ruang ganti keluarga untuk menghindar dari Jeffran. Sungguh dirinya tidak menyangka, kalau acara yang akan dihadiri Jeffran itu, adalah resepsi pernikahan yang Jillian urus.

Menyadari dirinya tidak mungkin terus menerus bersembunyi dan menghindari Jeffran, sementara dirinya harus melaksanakan tugasnya sebagai crew WO, Jillian akhirnya kembali berbaur dengan crew WO lainnya. Namun Jillian berusaha menyamarkan penampilannya dengan mengenakan masker, kacamata dan mengikat rambutnya yang semula tergerai indah. Berharap Jeffran tidak akan mengenalinya.

Pemandangan di salah satu sudut ruangan ballroom yang sepi, menarik atensi Jillian. Dimana Dhiva terlihat sedang berbicara pada Jeffran. Ekspresi keduanya terlihat serius, meskipun jelas terlihat kalau Jeffran lebih banyak diam seraya menghunus tatapan tajam ke arah Dhiva.

"Sebenarnya apa yang sedang mereka bicarakan? Apa benar mereka adalah sepasang kekasih?" Jillian tampak sangat penasaran, namun sayang dirinya tidak bisa mendengar isi percakapan Jeffran dan Dhiva.

Sepeninggal Jillian tadi, Dhiva langsung menghampiri Jeffran yang baru saja selesai berbicara dengan rekan bisnisnya. Jeffran terlihat sangat terkejut, berbeda dengan Dhiva yang mengulas senyum terbaiknya, berharap Jeffran akan terpesona.

"Jeff, bagaimana kabarmu?" Dhiva menggenggam sebelah tangan Jeffran. Namun Jeffran yang merasa risih, langsung menarik paksa tangannya.

"Jeff, izinkan aku untuk menjelaskan semuanya. Tolong dengarkan aku." Dhiva memasang ekspresi memelas, berharap Jeffran mau mendengarkannya. Tapi Jeffran enggan mendengar penjelasan apapun dari Dhiva, dia malah berjalan melewati Dhiva begitu saja.

"Jeff, aku mohon!" Dhiva menahan tangan Jeffran, hingga langkah Jeffran terhenti seketika.

"Jangan kurang ajar, kamu membuatku jadi pusat perhatian. Enyahlah dari hadapanku," ucap Jeffran dengan nada tertahan. Berusaha menahan emosinya yang sudah hampir sampai di ubun-ubun.

Dhiva mengedarkan pandangannya ke segala arah, dan benar saja, ada banyak pasang mata yang menatap mereka sambil berbisik-bisik.

"Jika kamu tidak ingin diperhatikan banyak orang, beri aku waktu untuk menjelaskan. Aku mohon," pinta Dhiva dengan raut wajah memelas.

"Baiklah." Jeffran melepas paksa cekalan tangan Dhiva, lalu melangkah menuju salah satu sudut ballroom yang sepi. Dhiva mengikuti Jeffran dengan berlari-lari kecil mensejajari langkah Jeffran yang lebar.

"Apa yang mau kamu jelaskan?" Jeffran memasukan kedua tangan ke saku celananya, memandang tajam wajah Dhiva yang terlihat sedikit takut.

"Maafkan aku karena pergi tanpa mengatakan apapun. Saat itu aku pergi ke Kanada, karena Papa memintaku untuk tinggal bersamanya. Aku juga meminta maaf, atas kejadian sebelumnya saat kita bertemu di Singapore. Aku diundang oleh kenalanku untuk menghadiri pesta itu. Dan apa yang kamu lihat, tidak seperti yang kamu pikirkan. Laki-laki yang bersamaku adalah sponsor dari brand yang sedang aku kerjakan. Kami hanya kebetulan bertemu saat itu. Tidak ada hubungan apapun diantara kami, selain urusan pekerjaan."

"Cih, penjelasan apa ini? Saat itu jelas-jelas mereka berciuman. Kalau benar laki-laki itu adalah sponsor brand yang dikerjakan Dhiva, mungkin Dhiva sengaja melayani laki-laki itu untuk memuluskan kariernya. Penjelasannya justru membuatku semakin berpikir buruk tentangnya. Tapi aku memang sudah tidak peduli apapun yang dia jelaskan. Apa yang aku lihat sudah jelas, aku tidak ingin mendengar apapun lagi dari mulutnya." ujar Jeffran dalam hati.

"Apa kamu sudah selesai bicara?" Aura dingin, sorot mata tajam dan perkataan datar Jeffran membuat nyali Dhiva ciut.

"Jeff, tolong maafkan aku. Aku ingin kita bisa seperti dulu lagi. Aku masih sangat mencintaimu Jeff." Ucapan Dhiva memancing senyum sinis di wajah Jeffran.

"Sayangnya, aku sudah tidak mempunyai perasaan apapun padamu, selain perasaan jijik." Ucapan pedas Jeffran menohok hati Dhiva. Tapi seolah sudah tidak memiliki rasa malu, Dhiva terus saja meminta Jeffran memberinya kesempatan.

"Jeff, aku tahu kamu marah, tapi aku yakin masih ada rasa cinta untukku. Tolong beri aku kesempatan untuk memperbaiki semuanya." Dhiva memegang sebelah tangan Jeffran dengan kedua tangannya, dan lagi-lagi Jeffran kembali menghempas tangan Dhiva dengan kasar.

"Kamu sungguh tidak tahu malu Dhiva. Aku tidak akan pernah mau kembali bersamamu. Jangan berani menampakkan wajahmu lagi didepanku. Enyahlah! Dasar murrahan." Jeffran melangkah pergi meninggalkan Dhiva yang masih shock mendengar perkataan kasar Jeffran.

Jeffran berniat untuk segera pulang setelah mengucapkan selamat dan menyerahkan kado special untuk kedua mempelai. Moodnya sudah terlanjur buruk, hingga tidak mungkin bisa menikmati suasana ataupun hidangan di pesta resepsi itu. Apalagi saat matanya terpaku pada beberapa kartu nama dan logo Wedding Organizer di beberapa sudut ruangan. Dhiva Wedding Organizer, tentu Jeffran sudah bisa menebak siapa owner dari WO yang bertanggung jawab untuk acara resepsi ini. Hal itu membuatnya semakin malas untuk berlama-lama di tempat itu.

Jeffran melangkah cepat menuju pintu keluar, namun langkahnya terhenti saat ada seseorang yang memanggil nama yang sangat dikenalnya.

"Jillian, jangan hanya berdiri disitu. Tolong arahkan keluarga mempelai perempuan untuk menuju meja makan di sudut kanan," ujar seorang laki-laki berseragam crew WO kepada seorang perempuan berseragam sama, yang sedang memandang ke arahnya.

Perempuan dengan rambut diikat ekor kuda, mengenakan kacamata dan masker menarik atensi Jeffran. Penampilan memang bisa saja diubah dan ditutupi. Tapi mata indah yang biasa Jeffran lihat setiap hari, tidak bisa disembunyikan. Meskipun dibatasi sebuah kacamata.

"Jillian ...."

Deg ...

Tubuh Jillian yang berbalik hendak melanjutkan tugasnya, tertahan cekalan tangan Jeffran dari belakang.

"Jill, ayo kita pulang!" Suara Jeffran memang terdengar pelan. Tapi Jillian tahu, suara berat Jeffran seolah menyimpan emosinya yang tertahan.

*************************

Terpopuler

Comments

pensi

pensi

dari mana rasa cintanya. sedangkan barusan Jeff berkata jijik padamu Dhiva.

2023-03-06

1

pensi

pensi

yah cepet move on dong. jangan biarkan kemunculan Dhiva nantinya malah bakalan merusak bumbu kebahagiaan Jill dan Jeff

2023-03-06

1

pensi

pensi

tapi Dhiva , tau ngga ya soal status Jillian sekarang?

2023-03-06

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 Kenyataan yang Menyakitkan
2 Episode 2 Cinta Tulus
3 Episode 3 Permintaan Jordan
4 Episode 4 Pernikahan Tidak Diharapkan
5 Episode 5 Dimana gadis itu?
6 Episode 6 Perasaan Aneh
7 Episode 7 Masa Lalu Jeffran
8 Episode 8 Karma Jeffran
9 Episode 9 Couvade Syndrome
10 Episode 10 Aku Suamimu
11 Episode 11 Aku Tidak akan Menyerahkan Anakku
12 Episode 12 Tidak Bisa Jauh dari Kamu
13 Episode 13 Maafkan Aku
14 Episode 14 Kembalinya Masa Lalu
15 Episode 15 Enyahlah
16 Episode 16 Deja vu
17 Episode 17 Mencari Tahu
18 Episode 18 Aku Bukan Gadis Itu
19 Episode 19 Andai Gadis itu Kamu
20 Episode 20 Aku Tidak Suka
21 Episode 21 Meskipun Tanpa Cinta
22 Episode 22 Permohonan Maaf
23 Episode 23 Tidak Ada Lain Kali
24 Episode 24 Menyadari Perasaan
25 Episode 25 Tidak Bisa Melepasnya
26 Episode 26 Menebus Kesalahan Seumur Hidup
27 Episode 27 Kamu Dimana?
28 Episode 28 Trauma
29 Episode 29 Mencari Jillian
30 Episode 30 Jangan Pergi Lagi
31 Episode 31 Demi Kesembuhanmu
32 Episode 32 Jillian Hilang
33 Episode 33 Tolong Lepaskan Aku
34 Episode 34 Bawa Aku Pulang
35 Episode 35 Buktikan!
36 Episode 36 Berhenti Menyalahkan Diri
37 Episode 37 Aku Mencintaimu dan Anak Kita
38 Episode 38 Anakku
39 Episode 39 Dipaksa Berpisah
40 Episode 40 Kelahiran Buah Hati
41 Episode 41 Musuh Bebuyutan
42 Episode 42 Lembaran Baru
43 Episode 43 Siasat Andrea
44 Episode 44 Pengkhianatan?
45 Episode 45 The War Begins
46 Episode 46 Kisah Jarvis
47 Episode 47 Fakta Terkuak
48 Episode 48 Love Each Other
49 Episode 49 Tahun Baru di Bali
50 Episode 50 Tahun Baru Penuh Cinta - Ending
51 Episode 51 (Kisah Romantis di Bali)
52 Episode 52 (Kisah Bradley & Andrea)
53 Baca Juga Yuk..
54 PROMO NOVEL KE-6 TRUST ISSUE GADIS BROKEN HOME
55 Tanda Terima Kasih
56 Episode 53 (S2) Kehilangan Jati Diri
57 Episode 54 (S2) Perempuan Menarik
58 Episode 55 (S2) Istri yang Dirindukan
59 Episode 56 (S2) Siapa Dia?
60 Episode 57 (S2) Cemburu
61 Episode 58 (S2) Mantan Kekasih?
62 Episode 59 (S2) Kecurigaan Jillian
63 Episode 60 (S2) Aku Membencimu
64 Episode 61 (S2) Tawaran Menggiurkan
65 Episode 62 (S2) Pergi
66 Episode 63 (S2) Menyesali Kebodohan
67 Episode 64 (S2) Aku Bangga Padamu
68 Episode 65 (S2) Kamu Belum Mengenalku
69 Episode 66 (S2) Kemarahan Jeffran
70 Episode 67 (S2) Saling Memaafkan
71 Episode 68 (S2) Anugerah Tidak Terduga
72 Episode 69 (S2) Saudara Kembar
73 Episode 70 (S2) Sisi Lain Jeffran
74 Episode 71 (S2) Azalea Sesungguhnya
75 Episode 72 (S2) Kabar Bahagia
76 Episode 73 (S2) Mendadak Mafia
77 Episode 74 (S2) Ketua Mafia?
78 Episode 75 (S2) Melewati Masa Kritis
79 Episode 76 (S2) Keputusan Berbahaya
80 Episode 77 (S2) Lembaran Baru yang Bahagia
81 Episode 78 (S2) Pesan Terakhir
82 Episode 79 (S2) Perasaan Javier
83 Episode 80 (S2) Nasehat Liam
84 Episode 81 (S2) Me-Ratu-kan Istri
85 Episode 82 (S2) Ketua Klan Toddestern
86 Episode 83 (S2) Peran Jeffran
87 Episode 84 (S2) Dokter Nevan
88 Episode 85 (S2) Tugas Penting
89 Episode 86 (S2) Hilang
90 Episode 87 (S2) Kejutan Gagal
91 Episode 88 (S2) Rasa Bersalah
92 Episode 89 (S2) Penyesalan
93 Episode 90 (S2) Serangan Tidak Terduga
94 Episode 91 (S2) Siapa dia?
95 Episode 92 (S2) Ternyata Dia
96 Episode 93 (S2) Dia Bahagia Bersamaku
97 Episode 94 (S2) Ethan Menyerah
98 Episode 95 (S2) Si Kembar Cantik
99 Episode 96 (S2) Welcome to the world
100 Episode 97 (S2) Putra-putri Jillian dan Jeffran
101 Episode 98 (S2) Undangan Pertemuan Klan Mafia
102 Episode 99 (S2) Melindungimu
103 Episode 100 (S2) Pertemuan Antar Klan
104 Episode 101 (S2) Rasa Penasaran
105 Episode 102 (S2) Kejutan Special
106 Episode 103 (S2) Kehilangan Kewarasan
107 Episode 104 (S2) Membohongi Perasaan
108 Episode 105 (S2) Bertemu
109 Episode 106 (S2) Pahlawan
110 Episode 107 (S2) Tidak Layak
111 Episode 108 (S2) Dilamar?
112 Episode 109 (S2) Pre-wedding
113 Episode 110 (S2) Kejutan Makan Malam
114 Episode 111 (S2) Jangan Bohongi Perasaanmu
115 Episode 112 (S2) Cepat sembuh ya
116 Episode 113 (S2) Restu Terpenting
117 Episode 114 (S2) Kabar Buruk
118 Episode 115 (S2) Kehilangan lagi
119 Episode 116 (S2) Pernikahan Nevan dan Nesya
120 Episode 117 (S2) Aku Mencintai Kakakmu (Tamat)
Episodes

Updated 120 Episodes

1
Episode 1 Kenyataan yang Menyakitkan
2
Episode 2 Cinta Tulus
3
Episode 3 Permintaan Jordan
4
Episode 4 Pernikahan Tidak Diharapkan
5
Episode 5 Dimana gadis itu?
6
Episode 6 Perasaan Aneh
7
Episode 7 Masa Lalu Jeffran
8
Episode 8 Karma Jeffran
9
Episode 9 Couvade Syndrome
10
Episode 10 Aku Suamimu
11
Episode 11 Aku Tidak akan Menyerahkan Anakku
12
Episode 12 Tidak Bisa Jauh dari Kamu
13
Episode 13 Maafkan Aku
14
Episode 14 Kembalinya Masa Lalu
15
Episode 15 Enyahlah
16
Episode 16 Deja vu
17
Episode 17 Mencari Tahu
18
Episode 18 Aku Bukan Gadis Itu
19
Episode 19 Andai Gadis itu Kamu
20
Episode 20 Aku Tidak Suka
21
Episode 21 Meskipun Tanpa Cinta
22
Episode 22 Permohonan Maaf
23
Episode 23 Tidak Ada Lain Kali
24
Episode 24 Menyadari Perasaan
25
Episode 25 Tidak Bisa Melepasnya
26
Episode 26 Menebus Kesalahan Seumur Hidup
27
Episode 27 Kamu Dimana?
28
Episode 28 Trauma
29
Episode 29 Mencari Jillian
30
Episode 30 Jangan Pergi Lagi
31
Episode 31 Demi Kesembuhanmu
32
Episode 32 Jillian Hilang
33
Episode 33 Tolong Lepaskan Aku
34
Episode 34 Bawa Aku Pulang
35
Episode 35 Buktikan!
36
Episode 36 Berhenti Menyalahkan Diri
37
Episode 37 Aku Mencintaimu dan Anak Kita
38
Episode 38 Anakku
39
Episode 39 Dipaksa Berpisah
40
Episode 40 Kelahiran Buah Hati
41
Episode 41 Musuh Bebuyutan
42
Episode 42 Lembaran Baru
43
Episode 43 Siasat Andrea
44
Episode 44 Pengkhianatan?
45
Episode 45 The War Begins
46
Episode 46 Kisah Jarvis
47
Episode 47 Fakta Terkuak
48
Episode 48 Love Each Other
49
Episode 49 Tahun Baru di Bali
50
Episode 50 Tahun Baru Penuh Cinta - Ending
51
Episode 51 (Kisah Romantis di Bali)
52
Episode 52 (Kisah Bradley & Andrea)
53
Baca Juga Yuk..
54
PROMO NOVEL KE-6 TRUST ISSUE GADIS BROKEN HOME
55
Tanda Terima Kasih
56
Episode 53 (S2) Kehilangan Jati Diri
57
Episode 54 (S2) Perempuan Menarik
58
Episode 55 (S2) Istri yang Dirindukan
59
Episode 56 (S2) Siapa Dia?
60
Episode 57 (S2) Cemburu
61
Episode 58 (S2) Mantan Kekasih?
62
Episode 59 (S2) Kecurigaan Jillian
63
Episode 60 (S2) Aku Membencimu
64
Episode 61 (S2) Tawaran Menggiurkan
65
Episode 62 (S2) Pergi
66
Episode 63 (S2) Menyesali Kebodohan
67
Episode 64 (S2) Aku Bangga Padamu
68
Episode 65 (S2) Kamu Belum Mengenalku
69
Episode 66 (S2) Kemarahan Jeffran
70
Episode 67 (S2) Saling Memaafkan
71
Episode 68 (S2) Anugerah Tidak Terduga
72
Episode 69 (S2) Saudara Kembar
73
Episode 70 (S2) Sisi Lain Jeffran
74
Episode 71 (S2) Azalea Sesungguhnya
75
Episode 72 (S2) Kabar Bahagia
76
Episode 73 (S2) Mendadak Mafia
77
Episode 74 (S2) Ketua Mafia?
78
Episode 75 (S2) Melewati Masa Kritis
79
Episode 76 (S2) Keputusan Berbahaya
80
Episode 77 (S2) Lembaran Baru yang Bahagia
81
Episode 78 (S2) Pesan Terakhir
82
Episode 79 (S2) Perasaan Javier
83
Episode 80 (S2) Nasehat Liam
84
Episode 81 (S2) Me-Ratu-kan Istri
85
Episode 82 (S2) Ketua Klan Toddestern
86
Episode 83 (S2) Peran Jeffran
87
Episode 84 (S2) Dokter Nevan
88
Episode 85 (S2) Tugas Penting
89
Episode 86 (S2) Hilang
90
Episode 87 (S2) Kejutan Gagal
91
Episode 88 (S2) Rasa Bersalah
92
Episode 89 (S2) Penyesalan
93
Episode 90 (S2) Serangan Tidak Terduga
94
Episode 91 (S2) Siapa dia?
95
Episode 92 (S2) Ternyata Dia
96
Episode 93 (S2) Dia Bahagia Bersamaku
97
Episode 94 (S2) Ethan Menyerah
98
Episode 95 (S2) Si Kembar Cantik
99
Episode 96 (S2) Welcome to the world
100
Episode 97 (S2) Putra-putri Jillian dan Jeffran
101
Episode 98 (S2) Undangan Pertemuan Klan Mafia
102
Episode 99 (S2) Melindungimu
103
Episode 100 (S2) Pertemuan Antar Klan
104
Episode 101 (S2) Rasa Penasaran
105
Episode 102 (S2) Kejutan Special
106
Episode 103 (S2) Kehilangan Kewarasan
107
Episode 104 (S2) Membohongi Perasaan
108
Episode 105 (S2) Bertemu
109
Episode 106 (S2) Pahlawan
110
Episode 107 (S2) Tidak Layak
111
Episode 108 (S2) Dilamar?
112
Episode 109 (S2) Pre-wedding
113
Episode 110 (S2) Kejutan Makan Malam
114
Episode 111 (S2) Jangan Bohongi Perasaanmu
115
Episode 112 (S2) Cepat sembuh ya
116
Episode 113 (S2) Restu Terpenting
117
Episode 114 (S2) Kabar Buruk
118
Episode 115 (S2) Kehilangan lagi
119
Episode 116 (S2) Pernikahan Nevan dan Nesya
120
Episode 117 (S2) Aku Mencintai Kakakmu (Tamat)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!