Suport warga juga lah yang membuat Nurul pulih lebih cepat, meskipun kini Nurul menjadi lebih tertutup, ambisius, pendiam, namun Nurul tetaplah wanita tangguh kebanggaan kampung nelayan pesisir pantai sumba..
Seminggu kemudian..
Nurul berencana membawa para awak kapal untuk melaut, berminggu minggu dirinya terpuruk sebelum akhirnya mampu bangkit lagi, Nurul menyadari jika hidupnya sangat berharga.
Kehilangan suami atau lebih tepatnya ditinggalkan begitu saja oleh pria yang sudah mencuri segalanya, membuat Nurul lebih bisa menghargai dirinya sendiri, setidaknya dia harus tetap kuat dan tegar,
...Sebesar apapun cinta kepada seseorang tetap harus mencintai diri sendiri, diriku berharga dan layak mendapat cinta yang besar pula. I love myself.....
Bukan tanpa sebab Nurul menyerah , jika William memang mencintai dirinya seharusnya dia kembali ke Sumba, Tapi apa yang dia dapat ? nihil.. pria itu seperti kabur sengaja melepas tanggung jawab.
Buku nikah dan surat berharga lainnya hilang saat kecelakaan kapal dulu, Nurul malas mengurus yang baru jika tidak ada William,
buat apa ? percuma..
Nurul hanya memperbarui kartu identitas kependudukan supaya dia tetap bisa tinggal di Sumba, Indonesia..
Sore hari..
"Semua persiapan sudah beres mbak, kita siap melaut kapan saja.. " kata Jono saat menemui Nurul dirumah apung.
"Oke Jono, nanti malam kumpul disini dulu semuanya ya kita berangkat ke kapal bareng bareng.. " kata Nurul sembari sibuk menyiapkan perbekalan pribadinya.
"oke mbak.. hhmmmm ada yang bisa Aku bantu ?" Jono menawarkan bantuan.
"Gak ada Jono, aku bisa atasi sendiri kok.. "
Kemudian malam itu kapal yang di nahkodai Nurul melaut selama beberapa hari, masih disekitaran Sumba cuma lebih menengah ke laut lepas.
Hampir seminggu mereka melaut berharap mendapat ikan dalam jumlah yang lebih dari cukup untuk dibagi rata hasilnya dengan semua awak kapal.
Sementara itu di Bali..
William sedang dekat dengan seorang wanita, hhmm lebih tepatnya seorang sekretaris yang baru saja bekerja 3 bulan yang lalu.
Anya saraswati namanya, Seorang wanita asli Bali berusia 28 tahun dengan tampilan fisik mirip salah satu artis seksi anyya Geraldine,
penampilan fisik yang menunjang kinerja yang sangat luar biasa kompeten, membuat William mempertahankan Anya di perusahaan nya.
Anya yang eghemm tentu saja diam diam Naksir bos nya, siapa wanita yang tidak jatuh hati dengan bos yang memiliki wajah blasteran, tubuh proporsional, gagah, seksi, sorot mata tajam, rahang yang tegas, jarang tersenyum adalah poin plus lainnya.
bukankah mayoritas wanita menyukai pria Arogan..
dalam beberapa kali kesempatan nampak Anya menggoda william saat ada kunjungan rapat di salah satu anak perusahaan yang mengharuskan William datang langsung didampingi sekretaris nya.
Perjalanan jauh menggunakan mobil, hanya berdua.. Anya kerap sengaja membuka kancing kemeja kerjanya, tepatnya dua kancing bagian atas dan itu cukup membuat payu *dara nya menyembul sebagian, atau dengan sengaja memakai rok kerja diatas lutut.
Niscaya siapapun yang melihatnya pasti ingin menerkam tanpa ampun, banyak karyawan mengagumi body goal Anya, namun sebagian lagi menganggap Anya lebih seperti seorang Ja*lang yang memamerkan lekuk tubuhnya didepan CEO William..
William jujurly juga merasa risih dengan penampilan sekretaris nya, namun kinerja yang luar biasa hebat membuat William mau tidak mau tetap mempertahankan nya.
Kedekatan sang CEO dengan sekretaris nya kerap menimbulkan spekulasi jika mereka pernah berkencan atau pernah menghabiskan malam panas bersama.
kenyataan nya memang itu yang Anya harapkan, tapi Sejauh ini William masih bisa menjaga batasan, kedekatan yang di tawarkan William adalah sebagai seorang teman.
teman juga bisa khilaf kan ya hehe..
"Pak.. pembukaan resort yang ada di Sumba kurang dua hari lagi, bapak mau kita berangkat kapan ?" tanya sang sekretaris
sengaja mendekat ke arah William yang masih fokus mengkoreksi berkas laporan.
"Pesan dulu saja tiketnya.. kita naik pesawat kelas eksekutif.. " jawab William
"Apa hhmmm tidak sebaiknya kita pakai fasilitas perusahaan saja pak ? pakai Helikopter akan mempermudah semuanya.. " berdiri tepat disebelah William.
"Hhmm... itu ide yang cukup bagus Anya.. "
memalingkan wajahnya menghadap Anya, dan waow.. pandangan William terkunci pada bongkahan dada yang montok dengan sebagian menyembul meronta ingin keluar hehhee..
"Anya... "
"Bapak... "
Entah kenapa saat itu keduanya seperti saling terhipnotis dan dengan sengaja William menarik tubuh Anya ke pangkuannya.
"Setiap hari selama tiga bulan kamu sengaja menggodaku hhmm... " pandangan William berubah penuh damba.
"Karena saya tertarik dengan bapak.. " mengukir garis wajah William dengan jari lentiknya.
sejurus kemudian keduanya nampak saling bertukar saliva, saling menyesap dan mel*umat..
hhmmpphh... hhmmpphhh....
Anya mengalungkan tangan pada leher William.
satu tangan William menahan punggung Anya, satu tangan lainnya masuk kedalam kemeja ketatnya.
melepaskan kaitan bra lalu mere*mas penuh hasrat,
"shhhh aaahhhh... pak... " desah Anya yang sengaja menggoyangkan pinggulnya
tepat menggesek benda keras milik William, dengan masih berpagut bibir, Tangan lentik Anya membuka resleting celana kerja William, dan waow..
benda tegak berotot itu membuat Anya ngilu, dengan sengaja mengangkat rok nya keatas lalu memposisikan diri,
jleb..
mereka bermain sambil duduk , dengan tubuh saling berhadapan,
aahh.. pak.. sshhh...
Bergoyang naik turun dan payu*dara yang ikut kesana kemari membuat William tidak tahan untuk tidak menyesap nya..
aaghh..
Untuk pertama kalinya mereka melakukan hal itu setelah berbulan bulan sebelumnya masih bisa menahan diri.
sayangnya.. William menganggap hal itu biasa saja, tidak ada getaran getaran yang dia rasakan.
"Lain kali tolong jangan menggodaku Anya.. "
"Karena aku hanya akan menikmati tubuhmu tanpa perasaan.. "
Kembali ke mode ice bear setelah merapikan kembali pakaian kerjanya.
sementara Anya yang merasa puas bisa menikmati benda tegak milik bosnya merencanakan sebuah jebakan untuk mengikat ke dalam hubungan yang lebih serius.
"Baik pak... punya bapak sangat bisa memuaskan saya.."
cup..
sebuah kecupan singkat pada pipi William yang hanya diam tak merespon.
selangkah lebih dekat Anya...
smirk tipis Anya saat kembali mengerjakan tugasnya.
...****************...
bersambung
Vote & favorit untuk update selanjutnya
Jangan lupa like & komen bab ini,
Epanggawang 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 43 Episodes
Comments