Kalau begitu silakan sebutkan harga yang harus kami bayar.."
ucap salah satu pria tanpa ekspresi namun berusaha berbicara ramah.
***
Para pria yang memborong ikan Yanto dan Jono adalah orang bayaran nyonya Erlin.
mereka sengaja dikirim ke daerah tersebut, karena nyonya Erlin merasa bahwa anak tirinya itu masih hidup.
Dan benar saja.. para pengawal bayaran menemukan sosok pria mirip tuan muda William,
mereka mencoba basa basi dan cukup terkejut karena tuan William sama sekali tidak mengingat apapun,
salah satu orang bayaran menghubungi nyonya Erlin..
...dddrrttt......
...ddrrrttt......
......................
"Kami punya kabar tentang keberadaan tuan muda William nyonya.."
^^^"Katakan bagaimana.."^^^
"Tuan muda William seperti nya mengalami amnesia nyonya.."
"dia tidak ingat apapun.."
^^^"Lalu ?"^^^
"Saat salah satu dari kami mengajak berkenalan,"
" dia bilang namanya Yanto nyonya..."
^^^"Hhmm... menarik... amnesia ya.."^^^
"Apa yang harus kami lakukan selanjutnya nyonya.."
^^^"Ikuti dan awasi dia,^^^
^^^habisi saat ada kesempatan.."^^^
^^^"Lakukan dengan mulus"^^^
^^^"Aku tidak mentolerir kesalahan sedikit pun.."^^^
"Baik nyonya.."
...panggilan berakhir......
...----------------...
Yanto dan Jono seperti ketiban durian runtuh..
mereka kembali ke kampung nelayan dengan uang penjualan yang sangat banyak..
"Kita untung banyak nih Jon.."
kata Yanto saat mereka dalam perjalanan kembali ke rumah apung
"Mbak Nurul pasti seneng banget tuh mas, rejeki nomplok !! hahaha.."
Jono lebih merasa senang karena artinya dia juga akan mendapatkan pembagian hasil dari penjualan ikan tersebut lebih banyak dari biasanya,
Motor melaju dengan kecepatan sedang, mereka tidak sabar ingin segera tiba di perkampungan nelayan..
Tanpa mereka berdua sadari, orang bayaran membuntuti dari belakang agak jauh sekitar jarak 50 meter.
...----------------...
...perkampungan nelayan...
"Kamu balikin motor dulu trus balik kesini.." kata Yanto setelah tiba di pelataran rumah apung Nurul
Memastikan Jono sudah pergi baru Yanto masuk kedalam rumah..
melepaskan pakaiannya lalu mandi..
saat sedang mandi, samar samar Yanto mendengar suara dari luar..
tidak berpikir Curiga karena mungkin saja itu Nurul yang baru pulang,
10 menit kemudian,
Yanto nampak segar setelah mandi, dan berganti pakaian rumahan yang santai.
Melihat ke sekitar ruangan dalam rumah namun sunyi..
kayaknya tadi ada suara..
"Nur !! apa kamu sudah pulang ??"
Yanto mencoba mengecek kamar nurul,
kosong gak ada orang,lalu siapa yang...
Saat yanto hendak membalik badan tiba tiba dia mendapatkan serangan.
bugh..
bugh..
bugh...
bogem mentah mendarat tepat diwajah dan lambung Yanto membuat dirinya terkapar
namun saat melihat seorang pria bertopeng nampak mengeluarkan senjata pisau, Yanto refleks membela diri
meskipun jumlah tenaga tidak sebanding namun setidaknya dia harus mampu bertahan membela diri jangan sampai terluka..
***
saat melakukan perlawanan,
samar samar kepingan memory dikepala Yanto muncul.
bersamaan dengan pukulan yang dia terima dan itu membuat Yanto tidak fokus
antara membalas dan atau merasakan sakit kepala yang luar biasa'seperti hampir pecah..
"BAJINGAN !!! SIAPA YANG MENYURUHMU HAH ??"
sekuat Tenaga Yanto melawan,
Sebuah pukulan mengenai pelipis sangat kuat, hingga darah segar nampak keluar cukup banyak.
"katakan selamat tinggal tuan muda Wiliam !!"
saat Pria bertopeng tersebut hendak menusuk senjata tajam ke arah Jantung William yang sedang oleng beberapa langkah kebelakang.
...Brakkk !!!!...
Yanto berdiri mematung saat pria yang kini terkapar didekat kakinya menyebutkan sebuah nama..
William...
***
Aarrrgggghhhhhh saakkiiittt !!!!!
Yanto menjerit sangat pilu saat sayu persatu kepingan memory diotaknya kembali menyatu..
adegan perkelahian saat diatas kapal pesiar..
bagaimana dirinya dihajar habis habisan saat hendak kembali kedalam kamar nya
Bagaimana dia merasakan air laut masuk kedalam tubuhnya sementara dia tidak bisa bergerak karena efek obat yang diberikan padanya,
...william......
sekali lagi menyebutkan sebuah nama sebelum dirinya pingsan..
***
Beberapa saat sebelumnya..
Nurul pulang diantar oleh Paijo saat terdengar suara gaduh dari dalam rumah apung.
Sebenarnya Nurul sudah berusaha menolak namun Paijo ngeyel ingin memastikan Nurul sampai dirumah dengan selamat,
Karena Nurul bawa motor sendiri, Paijo mengikuti Nurul dari belakang menggunakan motor RX king miliknya ,
"Kayak ada suara ribut-ribut didalam rumah dek Nurul.." kata Paijo yang berjalan mensejajari Nurul
"Astaga iya ..."
Nurul gegas berlari mencari sumber kegaduhan ..
dan ternyata saat dirinya masuk kedalam rumah apung, dia melihat kondisi rumah apung miliknya sangat berantakan.
Nurul berjalan mengendap endap tanpa menimbulkan suara sedikitpun,
sementara Paijo mengikuti dibelakang nya..
ikut mengendap endap juga dengan eskpresi ketakutan khas Paijo.
mata Nurul terbelalak saat seorang Pria hendak menyerang Yanto yang sudah babak belur dan nampak berteriak kesakitan.
***
Gerakan refleks, Nurul memukul bagian belakang kepala pria itu dengan sebuah tongkat kayu besar yang biasa dipakai untuk memukul mukul jala saat dijemur..
BUGH !!!
darah segar mengalir dari kepala bagian belakang..
pria itu terkapar tak berdaya.. sementara Nurul melihat Yanto yang hendak ambruk pingsan..
"YANTO !!!"
Nurul menghampiri Yanto yang pingsan setelah melakukan perlawanan..
"Mas Paijo tolong panggil warga buat bantu bereskan penjahat itu !!"
kata Nurul panik sembari memapah Yanto ke atas Ranjang..
"i.. iya dek Nurul ..." Paijo yang ikut terkejut sekaligus panik bercampur ketakutan.
****
Pria bertopeng itu oleh Paijo dan beberapa warga setempat dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan,
Meskipun sudah jelas dia adalah penjahat namun polisi setempat tetap melakukan investigasi sesuai prosedur..
"Penjara yang lama pak biar kapok !! bisa bisanya menyerang warga di wilayah saya.."
kata Paijo saat melihat seorang polisi membuka topeng yang dipakai pria itu,
"Kayaknya bukan orang sini tuh mas Paijo.. "
"Apa itu pembunuh bayaran ?"
"Darimana asal pria itu, kenal bisa sampai ke kampung nelayan kita.."
Beberapa warga yang ikut mengantar nampak berspekulasi dengan pendapat masing masing.
***
...Sementara itu dirumah apung...
Nampak Nurul sedang membersihkan luka berdarah ditubuh Yanto..
"Sebenarnya kamu itu siapa sih Yan.. kenapa sampai ada yang kesini untuk mencelakaimu ?"
Nurul mengoles obat anti septik berwarna merah dengan sangat pelan dan hati hati.
biar bagaimanapun Yanto adalah tanggung jawabnya sampai ingatan nya pulih.
Yanto yang sudah sadar memilih pura pura merem ,namun dia mendengar setiap kata yang diucapkan Nurul..
Dia wanita penyelamat ku.. aku berhutang beberapa nyawa padanya..
Nurul membereskan sisa kekacauan dirumah apungny sampai hampir tengah malam,
sebelumnya Nurul sudah meminta Yanto untuk makan sebelum beristirahat,
"Istirahat banyak banyak biar lekas sembuh, jangan sering merepotkan aku !!" kata Nurul dengan nada jutek seperti biasanya
"Makasih Nur... Aku jadi merasa istimewa karena kamu merawat aku dengan baik.." kata Yanto
Saat ini William sudah menemukan kepingan memory otaknya yang hilang, namun ada hal yang perlu dia pastikan sehingga Membuat William tetap bersikap sebagai Yanto.
...William \= Yanto, Yanto \= William...
"Aku nolong Karena jiwa kemanusiaan Yanto, bukan karena kamu istimewa !! jangan kebiasaan Gede Rasa deh.."
Mencubit lengan Yanto sekilas sebelum keluar dari kamarnya..
"Awh sakit Nur... cubit hatiku juga dong hehe "
Goda Yanto..
Nurul membalik badan lalu membalas dengan tatapan mendelik dan itu membuat Yanto semakin gemas..
...****************...
Bersambung..
Jangan lupa like & komen bab ini,
Vote & favorit untuk update selanjutnya
Epanggawang 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 43 Episodes
Comments
🍭ͪ ͩႮოi⛅ͧ ͫ ͥ
betul2 erlin ni yaa smpai distu dia mcari wiliian alias yanto. akhirnya ingtannyaa kmbali jugaa modus kamu yanto🤣🤣🤣
2022-09-25
2
my Jim
aq juga gemes kaka ...
2022-09-18
5