Bab 9 Menikahlah denganku

...----------------...

...Selamat membaca...

...----------------...

Mereka berdua berboncengan naik motor matic milik Nurul, tentu saja Nurul yang menyetir. Padahal bisa saja meminta Yanto yang pegang kemudi, tapi setahu Nurul Yanto tidak bisa .

Dalam hati Yanto merasa heran kenapa banyak sekali kejadiannyang dia alami seakan akan sengaja ingin menyakiti dirinya.

kalau hanya aku tidak mengapa tapi jika Nut dibawa bawa , awas saja...

Batin Yanto geram, ingin sekali rasanya dia menghubungiku orang kepercayaan nya di perusahaan untuk membantu memberikan informasi tentang apa yang sedang terjadi di Bali saat ini.

...****************...

...Beberapa hari kemudian.....

"Yakin kita akan beriayar sekarang ?" tanya Yanto yang sedang membantu memasukkan barang-barang kedalam kapal.

"uang menipis kita butuh pemasukan !" ucap Nurul yang kini sibuk sama seperti awak kapal lainnya.

Kali ini Nurul akan berlayar bersama 10 awak kapal teemasuk dirinya. Kebetulan cuaca sudah normal dan stabil ,

semoga kali ini kita dapat banyak...

Setelah segala persiapan telah lengkap, maka merekapun pergi menjala ikan di lautan.

Kali ini Nurul bertekad akan mendapatkan banyak ikan, dan dia akan menunggui jala sampai penuh selama beberapa hari kedepan.

Yanto yang masih pemula hanya bisa membantu sebisanya, karena belum menguasai tehnik seperti yang lainnya Yanto hanya jadi seksi kesana kemari.

***

seperti saat ini, Yanto sedang menyeduh 2 cup mie instan untuk Nurul dan dirinya. Tak lupa 2 botol minuman soda .

Sembari menunggu jala penuh dengan ikan , para awak kapal mengisi waktu dengan berbagai hal seperti main kartu, ada yang mendengarkan lagu ,

Nurul sendiri lebih suka menikmati suasana malam yang bertaburan bintang, sunyi tenang damai ini adalah relaksasi yang membuat Nurul jatuh cinta dengan lautan.

"Mie nya Nur.. " kata Yanto sambil ikut duduk disebelahnya.

"makasih.. minumnya ?" cacing cacing diperutnya seketika berdemo ria saat menghirup aroma mie kuah instan.

Mereka makan dengan tenang..

selesai makan dan membereskan semuanya, Yanto kembali duduk didekat Nurul. Dia paling suka kalau dekat dekat Nurul meskipun sebenarnya beberapa awak kapal ada yang ngajak dirinya buat menemani mereka, Tapi Yanto tetap maunya sama Nurul.

Para awak kapal pun memaklumi, mungkin karena Nurul yang bertanggung jawab atas kondisinya saat ini.

saat sedang menikmati semilir angin laut malam diatas dek kapal yang bergoyang-goyang karena gelombang, tiba tiba..

"Dingin ya Yan.." Nurul tiba tiba saja bersandar pada Yanto,

Tubuhnya hangat sekali.. nyaman..

Tak menyia nyiakan kesempatan, Yanto mengalungkan tangannya pada tubuh Nurul,

"Sini biar tambah hangat.." Yanto selalu ceplas ceplos

Nurul yang tidak mengenal cinta di dalam kamus hidupnya, entah kenapa merasa sangat nyaman jika didekat Yanto, aroma khas tubuhnya membuat Nurul candu. Apakah ini karena efek tinggal serumah terlalu lama ?

Mereka bersandar pada dinding kayu diatas kapal, hanya berpelukan sambil melihat bintang.

"Yan.. Apa kamu belum mengingat sedikitpun ?" tanya Nurul yang bersandar nyaman di dada bidang Yanto

"Hhmm... sebenarnya belakangan ini aku mulai bisa mengingat sedikit.."

"Katakan apa saja yang sudah kamu ingat.." tanya Nurul lagi

"Aku gak yakin tapi, seperti aku ada trauma dengan perkelahian, kejadian penyerangan Beberapa waktu kemarin itu membuat aku sekilas mengingat kejadian sebelum aku ada dikampung nelayan" kata Yanto diam diam menghirup aroma shampo di rambut Nurul.

Karena sudah terlalu terbiasa, Nurul tidak menolak dengan perlakuan Yanto.

"Kalau ingatan kamu sudah pulih, apa kamu masih akan tetap menyukai aku ?" tanya Nurul lagi.

"Tentu saja Nur.. kamu adalah malaikat penyelamatku, hidupku selamanya akan terikat denganmu.."

Nurul menoleh menatap dua netra Yanto, mendalami dalam dalam dan Nurul merasa ucapan Yanto adalah tulus.

"Buka hatimu Nur.. ijinkan aku menjadi penghuninya.." Yanto membalas tatapan Nurul tak kalah intens.

"Menikahlah denganku Nur.." kata Yanto serius.

Keduanya kini duduk bersila dan saling berhadapan,

"Aku belum berpikir untuk menikah Yan, aku bahkan berencana untuk tidak menikah, menurutku cinta itu hanya omong kosong.."

Nurul pasrah saat Yanto meraih kedua tangannya dan menyatakan keinginannya, entahlah Nurul tidak bisa menolak saat ini dirinya juga berbuai.

"Aku akan menunjukkan cinta yang banyak padamu Nur, aku akan membuat kamu bisa merasakan cinta dari sini.."

Yanto menuntun tangan Nurul menyentuh dadanya..

"Kamu bisa rasakan bukan ? jatungku berdetak karena kamu Nur.."

."Aku masih bisa bernafas sampai detik ini karena kamu.."

"Tolong terima aku Nur, ijinkan aku menjadi priamu, mau ya ?"

sorot mata Yanto memancarnya ketulusan.

Nurul hanya diam, saat Yanto mengeluarkan sepasang cincin dari dalam kantong celananya..

"Aku akan mengikat hatimu Nur, jangan menolak.."

Memasangkan cincin pada jari manis Nurul dan juga jari manisnya

"Bagus kan Nur.. ini aku beli pas lagi kepasar sama Jono, tiba tiba aja lihat penjual cincin couple dan aku kepikiran kamu.."

Nurul masih terdiam, merasa bingung bagaimana menjawab nya ..

"Aku tahu kamu masih bimbang tapi jangan pernah lepas cincin ini.." Yanto mencium tangan Nurul dan itu semakin membuat Nurul bingung..

"A.. aku.. aku gak tahu harus bilang apa Yan... ini pertama kalinya ada pria yang menyatakan perasaannya.."

"Jangan melawan perasaan mu Nur.. jangan melawan jika kamu memiliki perasaan yang sama denganku.."

Yanto mendekatkan wajahnya dan Nurul tidak menghindar, jarak keduanya hanya beberapa centi Sesaat kemudian Nurul memejamkan mata saat Yanto menempelkan bibirnya..

hangat...

Sepersepuluh detik kemudian mereka saling berbalas ciuman diatas kapal, ciuman yang dilakukan dengan lembut seperti menyalurkan perasaan satu sama lain.

beberapa orang yang melihat hal itu dari bawah hanya bisa bergumam, "Akhirnya mbak Nurul mau membuka hatinya..."

Karena para awak kapal sebenarnya mendukung Yanto mendapatkan hati juragan Nurul. Nurul wanita yang istimewa dan Yanto punya perasaan yang tulus .

"Udah Jangan ganggu mereka, ayo kita tidur .."ajak awak kapal lainnya ..

Sementara itu di dek atas Ciuman kedua sejoli semakin panas, tubuh keduanya kini saling merangkul tanpa jeda.

Yanto menarik tubuh Nurul ke dalam pangkuannya..

Memeluk sembari menahan tengkuk leher Nurul, kali ini mereka cukup lama berciuman..

hhmmpphh...

hhmmpphh..

Tubuh Nurul meremang saat Yanto menyentuh bagian sensitifnya,

aagghhh... sebuah desa han lolos begitu saja saat Yanto meremas miliknya..

"eunghhh hentikan Yan... ahhh.." merasakan geli saat Yanto bermain di ceruk leher jenjangnya.

"Aku akan berhenti kalau kamu jawab IYA.." semakin melancarkan serang kenikmatan ditubuh Nurul..

"Aghh Yanto... hentikan... geli .. stop !!!" Suara Nurul lebih me merintih menahan nikmat saat jemari Yantk memainkan pucuk payu dara nya

Tangan Yanto bermain lembut dengan dua gundukan Nurul yang ada dipangkuan,

meremas lalu memainkan pucuknya, sentuhan yang membuat Nurul terbuai..

"Yanto... stop.." Nurul akhirnya menahan gerakan tangan Yanto dengan pandangan yang berkabut.

Mengeluarkan tangan nakal dari balik bajunya lalu membalasnya agresif ciuman pada bibir Yanto

"Aku bukan tipe wanita yang suka dikendalikan.. Aku yang pegang kendali.."

Kini Nurul duduk melingkarkan kakinya ditubuh Yanto, masih dalam posisi pangkuan..

"Kendalikan aku Nur.. tubuhmu adalah candu ku..."

Nurul melu mat agresif bibir Yanto, bahkan lidah keduanya menari liar didalam mulut satu sama lain.

hhmmpphhh...

hhmmpphh

aahhh Nur...

"Berjanjilah hanya ada aku dihidupmu.." kata Nurul setelah puas memainkan Tubuh Yanto.

nafas keduanya terengah engah Setelah ciuman panas barusan .

"Kamu adalah hidupku Nur .."

kening keduanya menempel, lalu saling tersenyum sambil menggesek gesek hidung..

"Kalau begitu aku mau..."

...****************...

bersambung..

Jangan lupa like & komen bab ini,

Vote & favorit untuk update selanjutnya

Epanggawang 🙏

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!