...----------------...
...Selamat membaca...
...----------------...
Netra keduanya beradu, kedua tangan mereka saling menggenggam erat..
sebuah Ronde yang berakhir satu jam kemudian...
"i love you Nur !!!!" saat Williyanto mencapai puncaknya
"i love you too sayang, aahhhhh!!!! " saat Nurul juga merasakan pelepasannya.
keduanya mencapai puncak pelepasan bersamaan..
Puas melakukan aktivitas tambahan keduanya kini tidur berpelukan dibawah selimut.
tubuh polos keduanya saling menyalurkan kehangatan dan kenyamanan.
...****************...
eunghhh....
seseorang menggeliat pelan dibalik selimut, ya siapa lagi yang bangun paling pagi kalau bukan Nurul,
"selamat pagi suami.. bangun.. " kata Nurul menepuk lembut rahang suaminya
Karena tidak kunjung bangun, Nurul memainkan jemarinya mengukir wajah sang suami yang entah kenapa kadar ketampananny bertambah ratusan kali lipat di pagi hari.
Menyentuh mulai dari ujung rambut, semakin kebawah melewati alis tebal dan mata yang masih terpejam. Nampak tak terusik saat Nurul mengukir rahang, hidung dan bibirnya..
Merasa geli bercampur malu saat mengingat kejadian malam pertama mereka, bibir ini bekerja keras memberi kepuasan,
...cup.....
sebuah kecupan singkat mendarat di bibir suami,
Suamiku..
Merasa sedikit perih dibagian inti saat hendak bangun untuk membersihkan diri.
awh.. sakit..
Tidak ingin membangunkan sang suami yang masih nampak terlelap, Nurul berjalan tertatih tatih menahan ngilu dengan tubuh polosnya.
"Seharusnya kamu nungguin aku buat bantu kamu sayang.. "
Seseorang yang tiba tiba mengangkat tubuhnya seperti terbang dalam dekapan.
"Ahh iya, habis kamu dibangunin gak bangun bangun sih.. " kata Nurul mengalungkan tangan di leher suaminya.
"Aku bantu membersihkan tubuhmu.. " kata Williyanto setelah menurunkan istrinya didalam kamar mandi.
menyalakan shower air hangat lalu mandi bersama, keduanya masih agak malu malu kucing saat saling menyabuni tubuh satu sama lain.
"hanya mandi.. tanpa tambahan.. " kata Nurul
"iya sayang.. "
setelah mandi dibawah shower mereka melanjutkan berendam didalam bathup berisi air hangat yang dicampur aromaterapi.
Pasangan pengantin baru menikmati liburan bulan madu dengan sangat bahagia, lebih sering beraktivitas didalam kamar ketimbang diluar kamar.
...****************...
...Dua minggu setelah pernikahan...
Setelah makan malam seperti biasa Williyanto akan meminum obat yang diberikan oleh dokter Magie, dokter khusus yang dibayar nyonya Erlin untuk memantau pengobatan Tuan muda William.
"Apa harus aku minum semuanya sayang.. aku tidak merasa lebih baik setelah minum obat ini" keluh William saat Nurul menyerahkan beberapa butir obat dan segelas air putih hangat.
"ini bahkan belum habis sayang jadi mana kita tahu berhasil atau tidaknya.. "
kata Nurul mencoba meyakinkan suami
Hari berganti hari minggu berganti minggu, ingatan William tidak kunjung pulih, justru dirinya merasa kondisi tubuhnya memburuk.
Hingga pada suatu hari William pingsan setelah sebelumnya berteriak kesakitan didalam kamar.
Nurul yang panik pun meminta bantuan beberapa warga untuk membawa suaminya ke klinik dokter Kamil.
...Dokter bayaran Nyonya erlin hanya berkunjung seminggu sekali, setiap kunjungan dokter Magie memberikan suntikan vitamin dan beberapa jenis obat dengan jumlah banyak....
"Gimana dok, suamiku.. " tanya Nurul setelah memastikan Suaminya tertidur dikamar pasien klinik dokter Kamil.
"Kondisinya tidak baik baik saja, apakah dia mengkonsumsi obat obatan selain resep yang aku berikan dahulu ?"
dokter Kamil memastikan analisa nya..
"Ibu mertua mengutus seorang dokter khusus
untuk membantu proses pengobatan suamiku.. "
Nurul menjelaskan juga bagaimana tehnis pengobatan dokter Magie serta jenis jenis obat yang dikonsumsi suaminya.
"Astaga.. itu bukan obat untuk memperbaiki syaraf otak, justru ini akan merusak syaraf otak jika dikonsumsi jangka panjang !!"
Dokter Kamil adalah teman Nurul, jadi Nurul sangat yakin dengan analisa dokter Kamil.
"Lalu apa yang harus kita lakukan ?" tanya Nurul yang merasa getam lantaran dokter Magie ingin melakukan hal buruk terhadap suaminya.
"kita jebak saja dokter sialan itu Nur, kita paksa dia buat buka mulut.. "
Nurul menyetujui rencana temannya itu.
...****************...
Nurul sengaja mendatangi tempat tinggal dokter Magie, sementara Dokter Kamil yang menjaga William di klinik.
Kebetulan pintu rumah dokter Magie terbuka, Nurul sengaja mengendap endap saat mendengar suara dokter Magie sedang melakukan panggilan video di layar laptopnya.
sepertinya dokter Magie memakai headset jadi tidak sadar jika ada seseorang didalam rumahnya.
padahal sebelumnya Nurul sudah mengetuk pintu beberapa kali namun tidak ada jawaban.
Nurul berada dalam jarak yang cukup dekat untuk mendengar percakapan antara dokter magie dengan seorang wanita yang ternyata adalah ibu mertua nya.
samar samar terdengar tentang rencana mereka yang hampir berhasil, hanya tinggal menunggu semua resep obat habis maka syaraf otak tuan muda William tidak akan pernah membaik.
Nurul terkejut mendengar langsung bagaimana kejamnya dokter Magie demi uang dia rela mengkhianati sumpah sebagai dokter.
Sayangnya Nurul tidak membawa ponsel untuk merekam pembicaraan mereka, namun itu juga sudah lebih dari cukup untuk meyakinkan dirinya bahwa dokter Magie dan ibu mertua adalah orang jahat.
...****************...
Tiga hari William dirawat di klinik dokter Kamil..
"Sayang... bagaimana apakah sudah merasa enak ?" saat ini Nurul sedang menyuapi suaminya
"Masih sedikit pusing tapi tidak apa apa kok, aku sudah lebih baik.. " kata William menenangkan istrinya.
"setelah ini kita akan pulang sayang, dokter Kamil sudah memberikan resep supaya kamu lekas pulih.. "
Setelah membereskan barang barang yang dibawa, Pasangan suami istri itu kembali pulang ke rumah apung.
Besok lusa adalah jadwal kunjungan dokter Magie...
Sebuah rencana sudah dirancang dengan matang oleh Nurul, dokter Kamil dan juga tuan muda William.
...****************...
...Hari penjebakan.....
"Silakan masuk dokter, suami saya lagi mandi tunggu sebentar ya.. " Nurul mempersilakan dokter Magie untuk duduk terlebih dahulu setelah menyajikan secangkir teh hangat.
Tanpa menaruh rasa curiga Magie meminum air teh yang disajikan.
Nurul dan William menunggu reaksi obat dengan bersembunyi di dapur.
"Sepertinya sudah mulai bereaksi Nur.. "
bisik bisik sambil mengintip dokter Magie yang tiba tiba saja mengantuk.
tak berapa lama Dokter Magie tertidur karena obat yang dicampur dalam minuman nya adalah obat tidur.
Dokter Magie dibawa kesebuah lokasi yang cukup tersembunyi..
Tangan dan kaki sengaja diikat menggantung tubuh dokter Magie disebuah kapal kayu kecil.
Kini tinggal menunggu dokter Magie sadar,
By the way kapal kayu kecil itu sengaja dibawah ketengah lautan, Sementara William, Nurul dan dokter Kamil menaiki kapal milik Nurul.
"eunghhh apa yang terjadi denganku.. " ucap Dokter Magie ketika sadar.
"Sudah siuman dokter ??? hmm ... kejutan !!!" kata Nurul tiba tiba.
"mengejutkan saja mbak Nurul, tolong lepaskan saya !!" merasakan mual ketika tubuhnya terombang ambing.
"Dokter Magie saya ada dua pilihan untuk anda.. "
Mata keduanya beradu tajam seperti ada pancaram kilat permusuhan diantara mereka.
"Mbak Nurul mengancam saya ?" Dokter Magie berontak ingin membebaskan diri.
"pertama.. Dokter Magie mengatakan apa sebenarnya yang direncanakan mama mertuaku.."
Ekspresi dokteer Magie seketika pias, bagimana bisa wanita dihadapannya bisa tahu..
"Katakan, setelah itu aku akan melepaskan dokter Magie.. "
"kedua... kalau dokter Magie masih tidak mau bicara maka saya akan meninggalkan dokter Magie ditengah lautan, dengan tubuh terikat diatas kapal kayu ini.. dan saya pastikan Dokter Magie hanya akan mati tersiksa karena dibawah sana ada banyak sekali ikan hiu.. "
membiarkan dokter Magie berpikir, beberapa saat kemudian...
"jadi... apakah dokter Magie sudah memutuskan ?"
kata Nurul sopan dengan ekspresi mengancam,
...****************...
Bersambung..
Jangan lupa like & komen bab ini,
Vote & favorit untuk update selanjutnya
Epanggawang 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 43 Episodes
Comments