Bab 5 Kesepakatan harga

"Aghhh sakit... jangan... jangan.. jangaannn !!!!"

astaga mimpi aneh apa itu...

Selalu memimpikan hal yang sama setiap malam dan seperti sebelumnya kini kepala Yanto sangat sakit.

obat mana obat..

Dengan nafas yang menderu serta keringat dingin membulir, Yanto mencari obat yang diberikan oleh dokter Kemal

***

Pagi hari..

Nurul dan Yanto sudah membagi tugas untuk hari ini,

"Kamu ke pasar pelelangan ikan sama Jono, bawa motor punya Jono, hati hati ya.."

"ingat soal harga, katakan seperti yang aku bilang tadi.. pokoknya kalau mereka nawar terlalu rendah jangan dikasih "

Nurul mewanti wanti Yanto agar tidak lupa, setidaknya meskipun amnesia tapi bisa melakukan perintah Nurul tanpa kesalahan.

"oke.. oke.. aku paham Nur , gak perlu diulang ulang terus !"

Yanto sudah siap dengan celana kain warna hitam serta kaos putih polos pas badan,

Hmm mana mungkin orang percaya kalau dia seorang anak buah nelayan.

"Kamu mending pakai topi atau kain slayer buat menyamarkan kalau kamu itu bukan orang asing Yan.."

bukan kayak nelayan malah nanti dikira wisatawan..

"Pokoknya ingat ya Yan... Jangan sampai ikan ikan kita terjual dengan harga rendah, pinter pinter nya kamu aja , tapi kalau bingung mending kamu pasrahkan aja sama Jono dia udah paham dan..."

hhmmpphh...

Yanto membungkam mulut Nurul dengan bibirnya..

Nurul tersentak kaget bagaimana bisa Yanto tiba tiba muncul lalu mencuri sebuah ciuman dari bibirnya..

Mata keduanya beradu..

melepaskan ciuman ?? tentu tidak..

Yanto justru semakin memperdalam ciuman pada bibir Nurul.

melu mat sedikit agresif ..

sedikit menggigit ujung bibir bawah Nurul supaya terbuka,

Lalu lidah mulai mengeksplorasi mulut lawan nya

Sejenak Nurul terbuai dan membalas permainan lidah dan bibir Yanto,

Menikmati ******* bibir satu sama lain dengan mata terpejam..

beberapa saat kemudian..

"Jangan cerewet dan percayalah aku akan pulang membawa uang yang sangat banyak hasil penjualan ikan .."

Yanto melepaskan ciumannya lalu kabur begitu saja meninggalkan Nurul yang agak terpatung.

"SIALAN YANTO !!!!!!"

mengumpat pelaku pencuri ciuman setelah mengerjapkan mata beberapa kali..

sialan bisa bisanya aku terbuai...

Aarggghhh !!!!

Nurul pergi dari rumah dengan suasana hati uring uringan..

Meskipun jujurly dia sempat menikmati ciuman si amnesia itu..

***

"Mari silakan masuk dek Nurul.."

si tuan tanah Paijo mempersilahkan Nurul masuk keruang tamu .

"Maaf mas Paijo kita bicara diluar saja yuk.."

Bukan melangkah masuk Nurul justru duduk dikursi teras rumah Paijo.

"Sebentar ya dek Nurul, mas mau bikinin minum dulu.. sebentar aja jangan kemana mana ya.."

Tersenyum lebar dengan kumis tipis yang ujungnya selalu dipelintir sampai runcing..

Belum sempat Nurul menolak siempunya rumah sudah hilang dari pandangan..

Setengah jam kemudian..

ini orang ngapain sih, buang buang waktuku saja

Nurul hendak beranjak pergi saat Paijo keluar dengan penampilan necisnya..

"eh astaga !!! mas Paijo bikin kaget aja !!"

Hampir saja tangan melayang ke wajah Paijo yang menurut Nurul menyeramkan.

Ya bagaimana tidak, Paijo memiliki wajah lokal yang jauh dari kata tampan,

tarik nafas... hembuskan .. sabar Nurul... sabar...

"Mas Paijo duduk disana !"

menunjuk sebuah kursi diseberang meja.

Paijo menurut saja apa kata pujaan hatinya,

"Jadi tujuan Nurul kesini itu mau membahas sesuatu hal mas Paijo.."

"Saya mewakili para warga kampung nelayan merasa keberatan dengan jumlah uang sewa yang mas Paijo naikkan terus, padahal kan baru 3 bulan yang lalu uang sewa naik.."

Nurul menjelaskan dengan detail , sedangkan Paijo bukannya menyimak justru terbuai dalam wajah Cantik Nurul yang selama ini menjadi obsesinya..

Setelah menjelaskan panjang lebar..

"Ini surat pernyataan resmi dari para warga kampung nelayan yang menolak harga sewa naik lagi mas Paijo bisa baca dan pahami.."

kata Nurul tanpa ekspresi..

"Jadi menurut dek Nurul enaknya bagaimana ?"

Bertanya dengan tetap berekspresi pura pura imut

Bayangkan saja Paijo itu mirip salah satu tokoh lawak terkenal, yang identik dengan kumis plintir nya..

"Yakin nih Mas Paijo mau ikutin saran saya ? "

ucap Nurul memastikan

"Apapun yang bikin dek Nurul bahagia deh.."

Masih mode sok imut padahal mah amit amit..

"Karena saya adalah salah satu warga kampung nelayan yang masih butuh tempat tinggal ,tapi saya juga bukan yang mau nurut gitu aja apalagi mas tau sendiri kan cari duit susahnya setengah mati ,bahkan nyawa taruhannya.."

Belum selesai Nurul ngomong tiba tiba Paijo meraih kedua tangan Nurul yang berada diatas meja.

"Asal dek Nurul mau makan malan bareng saya pasti saya akan turunkan harga sewa, bahkan akan saya turunkan dua kali lipat , bagaimana ?"

Nurul merasa geli tangannya dipegang orang asing, lalu menarik kembali dua tangannya dan menjawab,

"oke gak masalah, makan malam saya yang pilih tempat nya ya mas.."

senyum ramah.

Paijo manggut manggut mengiyakan, impiannya bisa makan malam romantis dengan Nurul akhirnya akan segera terkabul..

"Tapi sebelum itu , tolong mas Paijo tanda tangan diatas materai ini, "

***

Pasar pelelangan ikan..

"Jadi cuma ada dua karung ya ikan asinnya.." kata seorang tengkulak yang sibuk menimbang karung ikan asin yang dibawa Yanto dan Jono.

"Mas Yanto, Jono mau ke toilet sebentar ya..jagain yang bener ini karung karung kita.."

Jono sudah tidak tahan ingin buang air kecil.

sementara Yanto dengan setia menunggui sang tengkulak yang adalah seorang janda muda menghitung harga setiap karung..

"Mas bukan asli sini ya ?" tanya si tengkulak

"Bukan, saya pendatang bu.." menjawab ramah

"Jangan panggil bu, mbak saja biar akrab.." mengerlingkan sebelah mata genit ke arah Yanto.

"Kata Juragan saya yang namanya Nurul, ibu tau kan ? Saya harus sopan ke siapa pun.. "

tetap tersenyum manis meskipun digoda terang-terangan oleh si tengkulak janda muda.

"Waahhh... saya gak bisa kasih harga seperti biasanya nih mas, harga di pasar lagi anjlok.. "

si tengkulak janda muda tersinggung karena Yanto tidak mau menuruti keinginannya dipanggil mbak.

"Masa sih bu, kata Nurul harga ikan lagi tinggi soalnya ombak besar membuat para nelayan lain tidak melaut dan stok pemasaran ikan lagi kurang..jadi bisa ibu kasih harga sesuai yang Juragan Nurul minta ya ?" kata Yanto

"Hhmm.. harga lagi anjlok mas, kecuali..."

si tengkulak membisik sesuai didekat Yanto..

***

"Mas Yanto kenapa cemberut gitu ?" kata Jono yang baru saja kembali dari toilet dan menemukan Yanto masih utuh dengan karung ikan yang mereka bawa.

"Ikannya gak laku Jon, tengkulak gak mau bayar katanya harga lagi anjlok jadi gak bisa dibeli harga normal.."

Yanto bersandar lesu, bagaimana nanti dia akan laporan ke Nur..

"Nelayan sebelum kita padahal dapat harga tinggi lo mas.. "

kata Jono ikut bersandar disebelah Yanto.

"Sudahlah, kita bawa pulang lagi aja yuk Jon.. siapa tahu diperjalanan pulang nanti ada yang mau beli ikan kita ini.."

Tepat saat Jono hendak menyalakan motor..

"Mas.. ikannya dijual gak ??" kata seseorang mendekati Jono dan Yanto

"Bapak bapak ini siapa dan darimana ? seperti nya bukan tengkulak atau warga sini .."selidik Jono Kepada beberapa pria berpakaian rapi

"Kami kebetulan wisatawan yang sengaja mau beli ikan khas sini buat oleh oleh, sekalian buat dijual lagi sih dikota kami.."

jawab salah satu pria berjaket hitam , tubuh tegap, pakai kacamata hitam.

"Ikan ikan kami sangat berkualitas pak, harganya tidak murah.. " Yanto menengahi pembicaraan Jono dengan para pria

"Kalau begitu silakan sebutkan harga yang harus kami bayar.."

ucap salah satu pria tanpa ekspresi namun berusaha berbicara ramah.

...****************...

bersambung

Vote & favorit untuk update selanjutnya

Jangan lupa like & komen bab ini,

Epanggawang 🙏

Terpopuler

Comments

𝐙⃝🦜🍁 comink 🍁🦜

𝐙⃝🦜🍁 comink 🍁🦜

ah.....nurul di sosor ama yanto keenakan ya ....😀😀

2022-09-25

4

ׅ꯱ꫀׁׅܻ݊℘tׁׅᨮׁׅ֮

ׅ꯱ꫀׁׅܻ݊℘tׁׅᨮׁׅ֮

aduh yanto knpa main nyosor ajh sih🙈🙈🙈
marah si marah tapi enak kan nurul🤭🤭🤭

2022-09-25

3

🍁🎧Luka🎶❤

🍁🎧Luka🎶❤

bukan mencuri ciuman, tapi sdg menitip. 😊😄

2022-09-25

3

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!