Ana : Temuan Menarik!

Malam semakin larut, hawa dingin terus menyelimuti sekujur tubuh. Hening sang malam hari ini harus terusik tatkala sirine mobil dan juga ambulans bersahut-sahutan memecah pekat dan sunyinya malam. Berbeda dari malam-malam sebelumnya yang terkesan hening dan sepi, namun kali ini keramaian dari beberapa petugas yang sudah mengerumuni satu lokasi juga telah memancing beberapa warga sekitar yang penasaran. Terlihat juga beberapa wartawan pers lokal yang mencoba mencari bahan untuk reportasenya.

Kembali ke dalam rumah, Keempat petugas berbadan tegap sudah berdiri memutari sebuah ruangan sempit yang sudah di lingkari pita kuning. Dewa menyaksikan sendiri hasil temuannya yang ia sudah curigai sedari tadi. Bau busuk kian menyengat tatkala palu besar memecahkan beberapa blok keramik putih tulang. Semua yang berada disitu sontak merasakan bau yang teramat busuk itu. Terlihat sebuah galian tanah yang di tutupi gypsum dan beberapa lapis papan di atasnya. salah satu petugas berusaha untuk mendapatkan sudut pandang ke dalam lubang yang belum di ketahui pasti panjang dan lebarnya itu.

salah seorang petugas mencoba melongok dengan senter kepalanya mencoba mendapatkan pemandangan di dalam lubang. Dengan hati-hati ia mencoba melihat dengan seksama. Berbagai asumsi berkecamuk dalam pikiran setiap orang yang hadir berdiri disitu. Beberapa saat kepala petugas itu naik. Dengan wajah yang pias petugas itu berusaha menceritakan apa yang sudah di lihatnya.

"Ini Septic tank!" Tegas petugas itu seperti menahan mual dan jengkel di saat bersamaan.

"Haaa!!" Seketika semua orang disitu terkejut terutama Dewa.

Dewa merasakan malu yang tak tertahankan saat ini. Kredibilitasnya benar-benar seperti hancur seketika. Ia hanya terdiam membisu sementara itu tanpa dirinya sadari ia terus mendapatkan pandangan sinis dan sebal dari beberapa petugas yang datang. Bagaimana tidak, ia sudah mengundang petugas pemadam, ambulan, hingga petugas forensik disaat bersamaan bahkan sampai-sampai ada anjing pelacak juga hadir disitu. Ternyata semua jauh di luar harapannya. Semua petugas itupun seakan menyalahkan Dewa yang sedang duduk sambil merenungi keputusannya yang terlalu terburu buru.

"Bagaimana bisa aku se-ceroboh ini! Dasar dewa bodoh!" Gerutunya sendiri dalam hati.

Terlihat berangsur-angsur beberapa petugas mulai meninggalkan area rumah dengan perasaan sebal. Gonggongan anjing yang di bawa salah satu petugas menambah riuh di dini hari yang dingin itu. Berbeda dengan Dewa yang seakan menahan segala hujatan dari tatap mata beberapa petugas damkar dan ambulan karena merasa di permainkan olehnya. Gelak tawa dari warga yang menonton langsung pun seakan tidak langsung menganiaya batinnya. Di saat dirinya sedang duduk meratapi nasib, di benaknya hanya ada Ana kecil yang malang. Dewa merasa ada kesamaan antara dirinya dan bocah perempuan kecil itu. Saat sedang mengawang jauh, tiba-tiba di benaknya sekilas terlintas kata yang pernah di ucapkan oleh Ana kecil saat di puskesmas.

"Tidur, di, Ruang tamu!!!" Teriak Dewa kembali seakan menemukan harapan kembali.

Segera ia berlari ke ruang tamu yang tak begitu jauh dari tempatnya duduk. Ia langsung jongkok disana. Kembali ia mengetuk-ngetuk keramik sama seperti beberapa saat lalu. Beberapa mata yang lewat hanya memandanginya heran sekaligus kasihan. Beberapa petugas juga berusaha menghentikan aktivitas Dewa saat itu. Setelah sedikit cukup lama, akhirnya Dewa mengambil palu besar milik petugas damkar yang belum di bereskan dan spontan menghantamkannya ke lantai. Membuat beberapa orang disana terkejut oleh kelakuan dewa yang seperti orang frustasi itu.

"Jackpot!!" Teriak Dewa kegirangan melihat lubang dari dua blok keramik yang menghasilkan lubang yang cukup besar.

Dengan percaya diri Dewa kembali meminta salah satu petugas yang menggunakan senter kepala untuk memeriksa kembali lubang yang di buat Dewa baru saja. Sama seperti tadi, keramik itu hanya ditutupi papan dan gypsum yang cukup tebal dan berlapis-lapis. Namun, yang kali ini lebih sulit terbuka daripada yang berada di area dapur. Setelah beberapa saat terdiam, petugas yang sudah bapak-bapak separuh baya itu pun menuruti kemauan pemuda yang di anggapnya cukup pintar dan berkepribadian unik. Kembali kepala itu masuk dengan sebagian bahunya lagi. Dan..

"May*t!! Ada may*t!! Semua bersiap!!" Teriak petugas itu seraya memberi kode agar teman-temannya bersiap untuk tindakan evakuasi.

"Sudah kuduga! Ternyata dia menyembunyikannya dengan rapi. Hampir saja kau bisa menang tuan Anton! Hahaha" gumamnya dalam hati.

...----------------...

Hampir dua jam lebih proses evakuasi di lakukan. Subuh telah sayup-sayup berkumandang. terdengar samar-samar menemani keramaian yang sedari tadi dini hari sudah sibuk dengan aktivitasnya masing-masing. Manusia yang datang kian bertambah ramai seiring dengan cepatnya berita menyebar.

Sosok may*t sudah di angkat. Di dalam lubang berukuran satu meter persegi itu sosok dengan badan yang di tekuk-tekuk mulai di angkat naik. Seketika itu juga Bau busuk menyeruak memenuhi seluruh sudut ruangan. Sosok yang sudah tak karuan bentuknya karena sudah membusuk entah dari kapan. Terlihat Daging yang sudah membiru dan mengeluarkan cairan yang berbau busuk. Banyak bagian tubuh yang sudah terlepas dari kerangka utama. Terlihat bagian tengkorak depan itu seperti benar-benar hancur. Segera setelah naik, sosok yang sepertinya sosok Joko yang selama ini di cari segera di masukkan ke kantong jenazah. Sungguh pemandangan yang mengerikan sekaligus menjijikkan.

Ting..drttt drttt drttt

Sejenak Dewa memandang ponselnya yang bergetar tanda ada notifikasi pesan masuk. Di lihatnya kotak persegi itu dan ternyata pesan dari sahabatnya, si Budi.

Budi : Wa, gawat!

Dewa : kenapa Bud?

Budi : tuan Anton meninggal! Di duga ia minum pembersih toilet karena bau di mulutnya tercium bau klorin!

Dewa : bodoh! Kenapa kamu bisa kecolongan sih bud!

"Sial! Bagaimana bisa dia malah bunuh diri seperti itu!" Kutuk Dewa dalam hati.

Ting...drttt drttt drttt

Budi : tapi aku dapat informasi yang menarik! Cepatlah ke tempat cafe biasanya. Aku yakin kau akan suka.

"Hmm....Begitu ya..." Ujar Dewa.

Bersambung....

Terpopuler

Comments

Ciaaaaa_sasaa🌻

Ciaaaaa_sasaa🌻

Gercep bngt gw huuuaaaa😭😭 lagi kak author lagi.. ketagihan bngt heh😭💅

2022-08-24

3

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1. Gadis Baik : Potongan Siapa?
3 Gadis Baik : Keluarga Aneh & Wanita Misterius
4 Gadis Baik : Bu Maryam?
5 Gadis Baik : Petunjuk Demi Petunjuk!
6 Gadis Baik : Manusia Atau Iblis?!
7 Gadis Baik : Manusia Dan Sisi Gelapnya
8 Gadis Baik : Akhir Yang Janggal?
9 Chapter 2. Ana
10 Ana : Balita yang Malang
11 Ana : Orang Tua yang Buruk
12 Ana : Siapa Dia Sebenarnya?
13 Ana : Trauma
14 Ana : Saling Berhubungan???
15 Ana : Seribu Misteri
16 Ana : Temuan Menarik!
17 Ana : Saling Terikat (End)
18 .CHAPTER III. Dia Yang Datang Dari Kegelapan
19 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Rahasia?
20 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Bagai Bayangan
21 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Terbawa Suasana
22 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Topeng Putih
23 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tak Kasat Mata
24 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Dukun?!
25 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Pamali
26 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Berbanding Terbalik
27 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tujuan Hana
28 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Hana & Ki Darto!
29 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Sampai Akar!
30 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kebenaran
31 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kelam
32 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Cinta dan Pengorbanan
33 Chapter IV : Dalam Bayangan
34 Dalam Bayangan : Semu
35 Dalam Bayangan : Nyonya Michelle?
36 Dalam Bayangan : Orang ke Tiga
37 Dalam Bayangan : Valerie!
38 Dalam Bayangan : Masalah baru
39 Dalam Bayangan : Anomali
40 Dalam Bayangan : Dokter?
41 Dalam Bayangan : Peri Gigi
42 Dalam Bayangan : Akhir Yang Terlalu Cepat
43 Chapter V : Petaka
44 Petaka : Jurang Ingatan
45 Petaka : Gagak Hitam
46 Petaka : Celaka!!!
47 Petaka : Khayalan Yang Terungkap
48 Petaka : Ingatan Palsu (END)
49 Dua Sisi : Behind You!
50 Novel Baru!!
51 Dua Sisi : Perjalanan Baru
52 Desa Terpencil
53 Dino Pertama
54 Pertemuan Singkat
55 Ritual?
56 Mimpi Buruk
57 Rahasia Pak Kades
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1. Gadis Baik : Potongan Siapa?
3
Gadis Baik : Keluarga Aneh & Wanita Misterius
4
Gadis Baik : Bu Maryam?
5
Gadis Baik : Petunjuk Demi Petunjuk!
6
Gadis Baik : Manusia Atau Iblis?!
7
Gadis Baik : Manusia Dan Sisi Gelapnya
8
Gadis Baik : Akhir Yang Janggal?
9
Chapter 2. Ana
10
Ana : Balita yang Malang
11
Ana : Orang Tua yang Buruk
12
Ana : Siapa Dia Sebenarnya?
13
Ana : Trauma
14
Ana : Saling Berhubungan???
15
Ana : Seribu Misteri
16
Ana : Temuan Menarik!
17
Ana : Saling Terikat (End)
18
.CHAPTER III. Dia Yang Datang Dari Kegelapan
19
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Rahasia?
20
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Bagai Bayangan
21
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Terbawa Suasana
22
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Topeng Putih
23
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tak Kasat Mata
24
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Dukun?!
25
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Pamali
26
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Berbanding Terbalik
27
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tujuan Hana
28
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Hana & Ki Darto!
29
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Sampai Akar!
30
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kebenaran
31
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kelam
32
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Cinta dan Pengorbanan
33
Chapter IV : Dalam Bayangan
34
Dalam Bayangan : Semu
35
Dalam Bayangan : Nyonya Michelle?
36
Dalam Bayangan : Orang ke Tiga
37
Dalam Bayangan : Valerie!
38
Dalam Bayangan : Masalah baru
39
Dalam Bayangan : Anomali
40
Dalam Bayangan : Dokter?
41
Dalam Bayangan : Peri Gigi
42
Dalam Bayangan : Akhir Yang Terlalu Cepat
43
Chapter V : Petaka
44
Petaka : Jurang Ingatan
45
Petaka : Gagak Hitam
46
Petaka : Celaka!!!
47
Petaka : Khayalan Yang Terungkap
48
Petaka : Ingatan Palsu (END)
49
Dua Sisi : Behind You!
50
Novel Baru!!
51
Dua Sisi : Perjalanan Baru
52
Desa Terpencil
53
Dino Pertama
54
Pertemuan Singkat
55
Ritual?
56
Mimpi Buruk
57
Rahasia Pak Kades

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!