Ana : Siapa Dia Sebenarnya?

"Aku udah dapet mereka wa, mereka sepertinya ingin kabur!" Ucap Hana dari balik telfon.

"Bagus, segera hubungi polisi!" Jawab Dewa lugas.

"Baik!"

Dewa masih terduduk di sofa panjang yang sudah usang di ruang tamu. Dirinya masih tak habis pikir, bagaimana orang tua kandung bisa sekeji itu dengan anak yang masih tergolong balita. Ana yang masih membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari kedua orangtuanya malah harus menghadapi kekerasan yang brutal dari orang yang seharusnya menjadi pelindungnya. Berbagai asumsi melintas bagai tuntutan di kepala Dewa.

Tak mau berlama-lama akhirnya dia, Tika dan beberapa warga berencana segera menyusul Ana yang sudah di larikan ke UGD setempat. Warga disana menerangkan jika mereka sebenarnya sudah curiga sedari lama. Namun laporan mereka ke aparat tidak juga segera di tanggapi. Dan lagi, menurut mereka si suami yang di ketahui bernama Anton itu katanya merupakan salah satu kaki tangan sebuah gengster mafia bawah tanah yang menguasai kota ini. Mereka takut celaka jika harus berurusan langsung dengan si Anton itu.

Saat Dewa sedang bersiap-siap, tiba-tiba ia melihat sebuah bingkai foto yang sepertinya tak sengaja jatuh dan tertinggal di bawah meja ruang tamu. Dewa memperhatikan dengan seksama wajah orangtua biadab itu. Sekilas terbersit kejadian tempo hari saat dirinya di serang seseorang yang tak di kenal. Penyerangan yang mengakibatkan luka di lengannya.

"Pria ini?!" Batin Dewa.

Segera setelah sejenak berfikir dan mengingat kejadian lalu itu, dia bergegas meninggalkan Tika dan semuanya untuk segera menyusul ke kantor polisi. Dia yakin Pria itu lah yang menyerangnya kala itu. Ada apa sebenarnya? Apa motifnya menyerangku tanpa sebab? Siapa sebenarnya si Anton itu? Batin Dewa bermonolog.

Setelah beberapa saat mengendarai ojek online, Dewa akhirnya sampai di kantor polisi. Terlihat kedua pasutri itu seakan tak menunjukan rasa bersalah. Ingin sekali Dewa melepaskan bogem mentah kepada pria besar yang memakai jaket coklat mirip dengan jaket orang yang menyerangnya tempo hari. Dewa belum bisa mengambil tindakan karena mereka berdua masih di interogasi oleh penyidik.

Setelah interogasi yang cukup alot. Mereka belum mau mengakui perbuatannya. Mereka hanya beralasan kalau mereka hanya pergi sebentar dan bilang jika Ana masih tidur jadi mereka tidak mengajaknya. Keterangan yang jelas sekali kebohongannya!

"Kami hanya pergi sebentar pak, tak mungkin kan kami meninggalkan anak kesayangan kami, dia masih tidur waktu ada bocah-bocah tengil itu datang. Jadi kupikir di tinggal sebentar nggak papa kan? Hehehe" kilah si Anton dengan wajah cengengesannya.

"Iya betul pak, kami juga nggak sadar kalo anak itu lagi sakit. Soalnya anak itu bisa di bilang bandel dan nakalnya minta ampun!" Ujar si istri menambahi.

"Tidak ada orang pergi sebentar yang menjual motornya untuk membeli tiket kereta api!! Kalian berencana ingin pergi dan membiarkan Ana meninggal bukan! Dan lagi..kalian memang sudah mempersiapkan semuanya. Bahkan dengan tega kalian memberi obat tidur dengan dosis tinggi pada anak berusia dua tahun?! Biadab!" Ucap Dewa geram dengan sikap sok suci kedua orang yang sedang di interogasi itu.

"Tenang wa, nanti kami juga akan meminta kesaksian dari kamu juga. Asal kamu tenang dulu." Ucap pak Zulkarnain yang menjadi penyidik disana. Tentu dia kenal sekali siapa Dewa yang terkenal sebagai orang sipil yang mampu membantu kasus-kasus rumit yang di hadapi kepolisian.

"Menurut para tetangga di sekitar, kalian ounya satu adik laki-laki. Apakah betul? Dan jika betul, dimana sekarang dia?" Tanya pak Zulkarnain pada dua orang di hadapannya.

Tal menjawab, kedua makhluk tidak punya hati itu malah saling berpandangan. Terutama si Anton yang memang mempunyai pandangan mata yang cukup aneh. Dan setelah di tanyai ulang oleh polisi. Mereka hanya menjawab..

"Dia sudah pergi jauh.." jawab si Anton judes. Sementara istrinya hanya menunduk seakan menyembunyikan sesuatu.

Bersambung....

Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1. Gadis Baik : Potongan Siapa?
3 Gadis Baik : Keluarga Aneh & Wanita Misterius
4 Gadis Baik : Bu Maryam?
5 Gadis Baik : Petunjuk Demi Petunjuk!
6 Gadis Baik : Manusia Atau Iblis?!
7 Gadis Baik : Manusia Dan Sisi Gelapnya
8 Gadis Baik : Akhir Yang Janggal?
9 Chapter 2. Ana
10 Ana : Balita yang Malang
11 Ana : Orang Tua yang Buruk
12 Ana : Siapa Dia Sebenarnya?
13 Ana : Trauma
14 Ana : Saling Berhubungan???
15 Ana : Seribu Misteri
16 Ana : Temuan Menarik!
17 Ana : Saling Terikat (End)
18 .CHAPTER III. Dia Yang Datang Dari Kegelapan
19 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Rahasia?
20 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Bagai Bayangan
21 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Terbawa Suasana
22 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Topeng Putih
23 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tak Kasat Mata
24 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Dukun?!
25 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Pamali
26 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Berbanding Terbalik
27 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tujuan Hana
28 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Hana & Ki Darto!
29 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Sampai Akar!
30 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kebenaran
31 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kelam
32 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Cinta dan Pengorbanan
33 Chapter IV : Dalam Bayangan
34 Dalam Bayangan : Semu
35 Dalam Bayangan : Nyonya Michelle?
36 Dalam Bayangan : Orang ke Tiga
37 Dalam Bayangan : Valerie!
38 Dalam Bayangan : Masalah baru
39 Dalam Bayangan : Anomali
40 Dalam Bayangan : Dokter?
41 Dalam Bayangan : Peri Gigi
42 Dalam Bayangan : Akhir Yang Terlalu Cepat
43 Chapter V : Petaka
44 Petaka : Jurang Ingatan
45 Petaka : Gagak Hitam
46 Petaka : Celaka!!!
47 Petaka : Khayalan Yang Terungkap
48 Petaka : Ingatan Palsu (END)
49 Dua Sisi : Behind You!
50 Novel Baru!!
51 Dua Sisi : Perjalanan Baru
52 Desa Terpencil
53 Dino Pertama
54 Pertemuan Singkat
55 Ritual?
56 Mimpi Buruk
57 Rahasia Pak Kades
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1. Gadis Baik : Potongan Siapa?
3
Gadis Baik : Keluarga Aneh & Wanita Misterius
4
Gadis Baik : Bu Maryam?
5
Gadis Baik : Petunjuk Demi Petunjuk!
6
Gadis Baik : Manusia Atau Iblis?!
7
Gadis Baik : Manusia Dan Sisi Gelapnya
8
Gadis Baik : Akhir Yang Janggal?
9
Chapter 2. Ana
10
Ana : Balita yang Malang
11
Ana : Orang Tua yang Buruk
12
Ana : Siapa Dia Sebenarnya?
13
Ana : Trauma
14
Ana : Saling Berhubungan???
15
Ana : Seribu Misteri
16
Ana : Temuan Menarik!
17
Ana : Saling Terikat (End)
18
.CHAPTER III. Dia Yang Datang Dari Kegelapan
19
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Rahasia?
20
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Bagai Bayangan
21
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Terbawa Suasana
22
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Topeng Putih
23
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tak Kasat Mata
24
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Dukun?!
25
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Pamali
26
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Berbanding Terbalik
27
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tujuan Hana
28
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Hana & Ki Darto!
29
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Sampai Akar!
30
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kebenaran
31
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kelam
32
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Cinta dan Pengorbanan
33
Chapter IV : Dalam Bayangan
34
Dalam Bayangan : Semu
35
Dalam Bayangan : Nyonya Michelle?
36
Dalam Bayangan : Orang ke Tiga
37
Dalam Bayangan : Valerie!
38
Dalam Bayangan : Masalah baru
39
Dalam Bayangan : Anomali
40
Dalam Bayangan : Dokter?
41
Dalam Bayangan : Peri Gigi
42
Dalam Bayangan : Akhir Yang Terlalu Cepat
43
Chapter V : Petaka
44
Petaka : Jurang Ingatan
45
Petaka : Gagak Hitam
46
Petaka : Celaka!!!
47
Petaka : Khayalan Yang Terungkap
48
Petaka : Ingatan Palsu (END)
49
Dua Sisi : Behind You!
50
Novel Baru!!
51
Dua Sisi : Perjalanan Baru
52
Desa Terpencil
53
Dino Pertama
54
Pertemuan Singkat
55
Ritual?
56
Mimpi Buruk
57
Rahasia Pak Kades

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!