Ana : Balita yang Malang

"Lalu saat mengintip itu apa yang ibu lihat?" Tanya Dewa memulai kembali sesi laporan.

"Apa yang saya lihat saat malam itu benar-benar membuat saya murka mas. Mereka tidak memperlakukan Ana kecil sebagai anak yang wajib di sayangi. Bahkan! Mereka sama sekali tidak memperlakukan Ana kecil itu sebagai manusia!!" Geram ibu surti.

"Terlihat Ketiga makhluk biadab itu sepertinya sedang meminum miras oplosan dengan tawa mereka yang membahana. Di sisi lain Ana kecil sedang menangis tersedu-sedu. Saya dan suami tidak bisa mendengar dengan jelas karena musik yang di setel sedemikian kencangnya. Namun dari gestur dari Ana kecil sepertinya dia ingin meminta makan. Dengan rengekan yang tak terlalu jelas ia terus memegangi ujung jaket dari ibunya seraya menangis, dan akhirnya kengerian itu terjadi. Berdua kami melihat dengan mata kepala kami sendiri! Dengan amarah yang memuncak akibat pengaruh alkohol, ibunya dengan tega menyiramkan miras itu ke tubuh anaknya. Tentu jeritan bocah itu semakin keras. Dan lagi, ayahnya yang mulai terprovokasi kemudian mengangkatnya ke atas dan melemparkannya begitu saja. Dan sesaat kemudian Ana kecil diam di lantai dan tak bergerak. Saya dan suami benar-benar shock melihat itu.". Ujar ibu surti penuh terlihat kecemasan.

"Lalu kenapa ibu tidak lapor polisi saja?" Jawab Dewa menanggapi.

"Suami saya saat malam itu langsung bergegas melapor mas. Tapi apa yang di katakan pihak aparat cuma di suruh nunggu dulu mas, Nunggu Sampai ada surat penggeledahan dulu. Bisa keburu meninggal mas anak itu. Makanya saya inisiatif kesini mas. Saya mohon bantuannya mas, saya mohon tolong Ana mas, Saya takut Ana sudah....". Pinta ibu Surti memelas.

"Kita berangkat sekarang!!" Ajak Dewa yang langsung menyambar tangan Hana.

"Ibu ikut juga dengan saya ya.. oh ya...Han, Telfon Tika suruh nyusul kita cepat!" imbuh Dewa.

"Eh iya..bener juga kamu wa, aku sampai nggak inget.." jawab Hana dengan segera mengutak-utik ponselnya.

"Siapa Tika mas?" Tanya ibu surti polos.

"Salah satu orang yang bekerja di KPPAI (komisi perlindungan perempuan dan anak Indonesia)" tegas Dewa.

Tak lama berselang mereka bertiga yang menaiki mobil Hana sudah hampir tiba di tujuan. Sementara Tika sedang dalam perjalanan dan saat ini sedang terjebak macet. Dewa dan yang lain memperhatikan rumah di kawasan perumahan itu dengan seksama. Rumah yang terkesan kumuh dan jorok. Terlihat seorang pria keluar dari rumah itu. Dengan jaket dan celana jeans kumal dia keluar membawa karung besar yang terlihat cukup berat dan meletakkannya di pojokan teras begitu saja. Terlihat jelas karung yang menyender di tembok samping itu di penuhi oleh lalat-lalat hijau yang mengerubunginya.

Seribu dugaan mulai memenuhi akal sehat Dewa saat ini. Pria dengan tubuh besar itu masih saja di teras rumahnya sehingga Dewa tidak dapat mendekat dan mengecek apa isi karung besar itu. Pria besar itu terlihat mondar mandir tak karuan di depan rumah. Beberapa kali ia menerima telfon dan kemudian wajahnya berubah menjadi gelisah. Dewa tak bisa mendengar apapun karena posisinya yang cukup jauh dan berada di dalam mobil. Hingga terlihat seorang wanita keluar dengan membawa kain yang sepertinya sebuah kaos yang disitu terlihat jelas oleh mata mereka jika kain itu berlumuran darah yang masih segar. Melihat itu bu surti hampir berteriak namun, berhasil di tenangkan oleh Hana yang ada di sampingnya.

Bersambung...

Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1. Gadis Baik : Potongan Siapa?
3 Gadis Baik : Keluarga Aneh & Wanita Misterius
4 Gadis Baik : Bu Maryam?
5 Gadis Baik : Petunjuk Demi Petunjuk!
6 Gadis Baik : Manusia Atau Iblis?!
7 Gadis Baik : Manusia Dan Sisi Gelapnya
8 Gadis Baik : Akhir Yang Janggal?
9 Chapter 2. Ana
10 Ana : Balita yang Malang
11 Ana : Orang Tua yang Buruk
12 Ana : Siapa Dia Sebenarnya?
13 Ana : Trauma
14 Ana : Saling Berhubungan???
15 Ana : Seribu Misteri
16 Ana : Temuan Menarik!
17 Ana : Saling Terikat (End)
18 .CHAPTER III. Dia Yang Datang Dari Kegelapan
19 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Rahasia?
20 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Bagai Bayangan
21 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Terbawa Suasana
22 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Topeng Putih
23 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tak Kasat Mata
24 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Dukun?!
25 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Pamali
26 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Berbanding Terbalik
27 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tujuan Hana
28 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Hana & Ki Darto!
29 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Sampai Akar!
30 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kebenaran
31 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kelam
32 Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Cinta dan Pengorbanan
33 Chapter IV : Dalam Bayangan
34 Dalam Bayangan : Semu
35 Dalam Bayangan : Nyonya Michelle?
36 Dalam Bayangan : Orang ke Tiga
37 Dalam Bayangan : Valerie!
38 Dalam Bayangan : Masalah baru
39 Dalam Bayangan : Anomali
40 Dalam Bayangan : Dokter?
41 Dalam Bayangan : Peri Gigi
42 Dalam Bayangan : Akhir Yang Terlalu Cepat
43 Chapter V : Petaka
44 Petaka : Jurang Ingatan
45 Petaka : Gagak Hitam
46 Petaka : Celaka!!!
47 Petaka : Khayalan Yang Terungkap
48 Petaka : Ingatan Palsu (END)
49 Dua Sisi : Behind You!
50 Novel Baru!!
51 Dua Sisi : Perjalanan Baru
52 Desa Terpencil
53 Dino Pertama
54 Pertemuan Singkat
55 Ritual?
56 Mimpi Buruk
57 Rahasia Pak Kades
Episodes

Updated 57 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1. Gadis Baik : Potongan Siapa?
3
Gadis Baik : Keluarga Aneh & Wanita Misterius
4
Gadis Baik : Bu Maryam?
5
Gadis Baik : Petunjuk Demi Petunjuk!
6
Gadis Baik : Manusia Atau Iblis?!
7
Gadis Baik : Manusia Dan Sisi Gelapnya
8
Gadis Baik : Akhir Yang Janggal?
9
Chapter 2. Ana
10
Ana : Balita yang Malang
11
Ana : Orang Tua yang Buruk
12
Ana : Siapa Dia Sebenarnya?
13
Ana : Trauma
14
Ana : Saling Berhubungan???
15
Ana : Seribu Misteri
16
Ana : Temuan Menarik!
17
Ana : Saling Terikat (End)
18
.CHAPTER III. Dia Yang Datang Dari Kegelapan
19
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Rahasia?
20
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Bagai Bayangan
21
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Terbawa Suasana
22
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Topeng Putih
23
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tak Kasat Mata
24
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Dukun?!
25
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Pamali
26
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Berbanding Terbalik
27
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Tujuan Hana
28
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Hana & Ki Darto!
29
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Sampai Akar!
30
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kebenaran
31
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Kelam
32
Dia Yang Datang Dari Kegelapan : Cinta dan Pengorbanan
33
Chapter IV : Dalam Bayangan
34
Dalam Bayangan : Semu
35
Dalam Bayangan : Nyonya Michelle?
36
Dalam Bayangan : Orang ke Tiga
37
Dalam Bayangan : Valerie!
38
Dalam Bayangan : Masalah baru
39
Dalam Bayangan : Anomali
40
Dalam Bayangan : Dokter?
41
Dalam Bayangan : Peri Gigi
42
Dalam Bayangan : Akhir Yang Terlalu Cepat
43
Chapter V : Petaka
44
Petaka : Jurang Ingatan
45
Petaka : Gagak Hitam
46
Petaka : Celaka!!!
47
Petaka : Khayalan Yang Terungkap
48
Petaka : Ingatan Palsu (END)
49
Dua Sisi : Behind You!
50
Novel Baru!!
51
Dua Sisi : Perjalanan Baru
52
Desa Terpencil
53
Dino Pertama
54
Pertemuan Singkat
55
Ritual?
56
Mimpi Buruk
57
Rahasia Pak Kades

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!