"Menikah lah dengan ku, Sam. Menikah lah dengan ku!", ucap Calista dengan mata memerah mengangkat wajahnya menatap Samuel.
Sontak saja ucapan gadis itu membuat Samuel kaget. Netra coklat terang itu menatap tajam wajah Calista yang nampak memutih karena pucat.
"Ada apa dengan mu, kenapa kau sangat aneh begini? Bukankah sejak awal kita sama-sama tahu bagaimana hubungan ini, tidak ada yang bawa perasaan. Kita dua orang asing yang di dasari suka sama suka saja. Kau tahu aku tidak percaya dengan pernikahan sejak Amber meninggal. Kau pun begitu, tidak percaya dengan ikatan pernikahan kan, seperti cerita mu kemarin".
"Aku menyukai mu Calista. Tapi rasa suka itu bukanlah rasa cinta. Sebuah pernikahan itu akan berhasil saat memiliki cinta di dalam nya. Sementara aku saat ini tidak bisa menjanjikan cinta itu pada mu. Aku tidak mau berkomitmen. Aku tidak mau membuat hati mu sakit karena aku tidak bisa memberikan hati ku untuk mu, Cali. Hati ku sepenuhnya telah aku berikan untuk Amber. Amber membawa hati ku bersamaan dengan kepergian nya", ucap Samuel dengan suara berat sambil menatap intens wajah Calista yang terdiam mendengar nya.
"Aku bersedia menerimanya. Aku bersedia menjalani pernikahan tanpa rasa cinta di dalamnya. Aku janji tidak akan memaksamu untuk mencintai ku. Kau tetap bebas sesuai keinginan mu. Jika kau ingin kita tidur terpisah aku tidak keberatan. Aku juga menyukai mu, karena itulah aku ingin membantu mu menyembuhkan luka mu. Seperti kau membantuku menyembuhkan luka masa lalu ku kemarin", ucap Calista dengan suara bergetar.
"Aku juga tidak bisa berjanji memberikan cinta, tapi saat kita bersama setidaknya ada yang membuat ku bisa tertawa lagi", ucap Calista kembali menyandarkan wajahnya pada dada bidang Samuel.
"Kita harus mencobanya Sam. Jika ternyata hubungan kita gagal, kita bisa bercerai. Setidaknya kita berusaha menyembuhkan luka dengan orang yang kita sukai", lirih Calista sambil mengusap lembut dada Samuel.
Samuel terlihat sedang berpikir tentang semua perkataan Calista. "Apa kau yakin dengan ucapan mu, Cali. Meskipun aku tidak bisa berjanji memberikan cinta ku pada mu saat kita menjalani pernikahan itu?", tanya Samuel sambil mengusap lembut punggung Calista.
Calista menganggukkan kepalanya. "Iya, aku yakin".
Samuel mengangkat dagu gadis itu. Dan menatap lekat manik hitam Calista. Ia menemukan keyakinan gadis itu di sana. Samuel menyatu kan bibirnya pada bibir Calista yang tiba-tiba terasa sangat dingin dan bergetar. Calista membalasnya.
"Maafkan aku Sam. Akulah yang menyebabkan Amber meninggal. Aku lah yang bertanggung jawab atas kepedihan mu. Aku bersedia merubah komitmen hati ku demi menebus kesalahan ku pada mu, Sam", batin Calista lirih. Ia menangis di dalam hatinya. Menyesali semua yang terjadi di masa lalu. Ternyata dampak kelalaiannya, membuat banyak hati yang terluka. Dan Calista siap menanggung nya.
"Aku terima tawaran mu. Kau benar, setidaknya kita bisa tertawa bersama meskipun tidak ada cinta di pernikahan kita. Setidaknya aku menyukai istri ku", ucap Samuel tersenyum.
"Kita akan mencobanya dalam waktu satu tahun, jika kita menemukan kebahagiaan selama kurun waktu itu kita akan melanjutkan pernikahan tersebut. Tapi jika ternyata tidak kita temukan kebahagiaan kita akan berpisah", ujar Samuel.
Calista mengangkat wajahnya. "Iya aku setuju dengan itu. Artinya aku harus menjadi istri yang baik untuk mu, agar aku tidak di gugat cerai. Hm tentu saja aku tidak mau sampai ada laki-laki yang mencampakkan aku seperti itu", cicit Calista sambil menindih tubuh Samuel.
Samuel tersenyum mendengarnya. "Tentu saja kau harus giat berusaha, kau juga harus siap-siap cemburu karena banyak sekali wanita yang menyukai suami mu".
"Dan mereka harus berhadapan dengan Calista Naomi Justin. Aku tidak akan membiarkan wanita mana pun mengambil milik ku", ucap Calista sambil me*umat bibir Samuel.
Tiba-tiba gadis itu merasa tertantang untuk mempertahankan pernikahan nya nanti.
Keduanya berciuman mesra dan mendalam. Samuel mengulum bibir Calista begitu lembutnya. Sementara jemari tangannya menyusuri lekuk tubuh gadis itu. Membuat Calista meminta lebih.
"Akh–"
...***...
To be continue
Kalian baca bab 19 dulu ya. Karena double update 🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 126 Episodes
Comments
Ray
Lanjut baca dan semangat💪😘🤔
2022-12-27
0
Lysa fauziah Akbar
konflik agak rumit, pastinya setelah nikah nih pasangan jatuh cinta beneran, d kala si sam tau penyebab amber meninggal..bakalan gimana ya
2022-09-30
0
Shinmia
calista akan mentok nih. samuel sangat membenci dan dendam sama org yg menyebabkan amber meninggal
2022-08-13
0