Calista melangkahkan kakinya dengan tegas memasuki mansion nya.
Saat di dalam, Calista melihat asistennya Katty sudah menunggu.
"Nona Calista, anda dari mana saja? Satu jam lagi nona harus meeting dengan rekanan perusahaan nona. Tuan Justin ayah nona, juga tak henti menanyakan keberadaan nona". Katty berucap tanpa henti.
"Bisa tidak kau diam. Kau membuat kepalaku bertambah pusing saja Katty", ketus Calista kesal. Ia menyandarkan punggungnya pada kursi sambil memejamkan matanya.
"Kau cari tahu siapa laki-laki yang bersama ku semalam. Aku tidak tahu siapa namanya. Aku juga tidak pernah melihatnya", perintah Calista masih dengan kepala bersandar dan mata terpejam.
Katty yang mendapat perintah bos-nya seperti itu tampak bingung. "Bagaimana saya mencari laki-laki itu nona, jika anda tidak tahu namanya".
Calista mengangkat wajahnya dan menghunuskan tatapan tajamnya pada asisten nya itu.
Katty tahu, Calista tidak menyukai jawabannya. "Baik nona, saya akan mencari tahu dan mendapatkan informasi tentang laki-laki itu".
"Jika saya sudah mendapatkan tentang laki-laki yang nona maksud, apa yang harus saya lakukan padanya?"
"Berikan sejumlah uang, karena ia sudah membelikan aku baju ini", jawab Calista dengan dingin.
Kemudian Calista beranjak tanpa memperdulikan lagi asisten nya yang masih berdiri di tempat semula.
"Oh ya...katakan pada papa ku, dia tidak perlu kuatir dengan ku. Urus saja istri muda nya itu!", ketus Calista sambil berlalu menuju kamarnya yang ada di lantai atas.
Katty menghembuskan nafasnya dengan kasar. "Yang benar saja. Mana berani saya berkata seperti itu pada tuan Justin...nona", gumam Katty menggelengkan kepalanya dan pergi meninggalkan mansion dengan mobilnya. Ia akan menyelesaikan semua urusan hari ini juga. Semua yang diperintahkan atasannya yang selalu menyulitkan dirinya. Tapi Katty sangat betah bekerjasama dengan Calista, karena dibalik keras kepala dan dinginnya itu sebenarnya Calista bos yang sangat baik. Terutama nyangkut kemakmuran karyawan nya. Katty menuju club dan hotel yang semalam didatangi bos-nya. Dua tempat itu semoga saja memberikan informasi yang diinginkan Calista.
*
Samuel turun dari mobilnya tepat di sebuah gedung pencakar langit yang letaknya dipusat kota London.
Dengan wajah dingin laki-laki itu melangkahkan kakinya memasuki perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan perangkat lunak.
"Selamat datang kembali di perusahaan, tuan Samuel. Perkenalkan saya Owen asisten nyonya Aniston. Sekarang tuan sudah di tunggu nyonya Aniston dan yang lainnya di ruang meeting". Seorang pria muda menyapa Samuel dengan hormat dan memperkenalkan dirinya sebagai asisten mama Samuel. Samuel memang tidak mengenal nya, karena asisten orang tua nya yang ia kenal dulu sudah meninggal karena sakit.
"Hem..."
Samuel melangkahkan kakinya memasuki lift khusus. Samuel tidak banyak bicara ia langsung menuju ruang meeting. Jika pekerjaannya di London selesai ia akan kembali ke Madrid.
Ting..
Owen mempersilahkan Samuel keluar lebih dulu. Melihat siapa yang datang ke perusahaan sebagian karyawan yang melihat nya menundukkan kepala memberi salam dan hormat. Mereka tahu siapa Samuel. Meskipun fisik nya tak nampak di perusahaan namun hampir semua ruangan memajang foto nya. Sesuai perintah Aniston sang mama.
Meskipun Samuel tidak menyetujui ide itu, tapi Aniston tetap melakukannya. Sebenarnya tidak salah juga, karena Samuel adalah satu-satunya pewaris kerajaan bisnis Abraham.
Owen membuka handle pintu. Terlihat sudah banyak orang yang hadir di ruang rapat itu, yang semuanya adalah petinggi perusahaan.
"Samuel ayo duduk sayang", ucap Aniston melihat putranya.
Samuel tidak menggubris sapaan sang mama. Ia duduk di kursi yang sudah di siapkan untuk nya.
"Bagi yang belum kenal putraku dan Abraham, perkenalkan Samuel Geraldo Abraham yang segera menggantikan aku di kursi ini. Hari ini aku memperkenalkan Samuel pada kalian semua bahwa setelah penyerahan tampuk pimpinan, untuk selanjutnya Samuel lah yang memimpin meeting berikutnya.
Semua yang hadir memberikan tepuk tangan dengan riuh. Semuanya mendukung keputusan Aniston sebagai pemilik perusahaan perusahaan dan pemilik saham tertinggi. Tidak ada yang berani membantah nya.
Samuel tidak menunjukkan respon apapun. Jemari tangan nya mengetuk meja. Wajah itu masih terlihat dingin seperti biasanya.
*
"Mama... apa-apaan. Mama tahu aku tidak menyukai pekerjaan mama dan papa. Aku lebih berminat dengan galery yang aku bangun dengan tangan ku sendiri. Lagi pula London..."
"Sam...sampai kapan kau seperti ini. Sudah empat tahun berlalu, Amber meninggal. Kau harus melupakan kejadian itu, Sam. Umur mama terus bertambah, mama ingin melihat mu bahagia dan memiliki keluarga sendiri. Ingat usia mu sudah tiga puluh lima tahun, mama ingin memiliki cucu dari mu".
"Shitt..."
Tak henti Samuel mengumpat dalam hatinya. Lagi-lagi cucu yang dibahas mamanya.
"Besok aku akan kembali ke Madrid. Untuk terakhir kalinya aku tegaskan, aku menolak menggantikan mu".
Aniston menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi kebesarannya. Kedua tangannya memutar pena di depan wajahnya. "Baik, mama tidak akan meminta mu untuk menetap di London, meskipun kau menjadi pemimpin perusahaan. Kau masih bebas mengurusi galery mu di Madrid. Tapi kau tetap bertanggung jawab atas perusahaan peninggalan papa mu ini! Ada banyak nyawa yang menitipkan hidupnya di sini, Sam. Mereka semuanya butuh makan dan penghidupan yang layak".
Samuel terdiam mendengar perkataan sang mama. Laki-laki tampan itu mengusap dagunya sambil berpikir.
Menit berikutnya...
"Kota ini akan selalu mengingatkan ku pada kenangan Amber. Semakin sulit aku melupakan nya", ucap Samuel dengan sorot mata nampak sendu.
"Makanya kau cari wanita yang bisa membuatmu menghapus luka mu itu, Sam. Ada banyak gadis cantik di sini, asal kau mau membuka hatimu itu..!"
...***...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 126 Episodes
Comments
Triiyyaazz Ajuach
anak cuma 1 tapi nggak mau nerusin warisan klrga duh Sam kasihan mamamu
2023-09-19
1
Ray
Apakah Amber kekasih Samuel 🤔?
Lanjut dan semangat buat Outhor🙏😍
2022-12-26
0
jf
orang kaya kadang bingung warisan byk tp anak cuma satu...diwariskan hartapun msh ada yg menolak....kenapa bukan ak sih😚🤗😭😱pasti mau
2022-08-11
3