Setelah pulang makan malam bersama dengan Bizard. Bianca tak langsung beristirahat, sebab dia memilih untuk pergi ke club' malam yang dulu menjadi tempatnya bekerja.
Kali ini Bianca memakai pakaian yang dibelikan oleh Bizard. Hingga membuat tubuhnya sedikit tertutup. Ketika sampai di sana, Bianca langsung disambut oleh Bella—sahabatnya.
"Hai, Bi. Baru pulang jam segini?" tanya wanita itu, sambil menghembuskan asap rokok yang memenuhi rongga mulutnya.
"Abis makan malam sama suami orang, jadi aku pulang lebih malam," jawab Bianca sekenanya. Membuat Bella terkekeh.
Wanita cantik dengan rambut curly itu merangkul bahu Bianca. "Ternyata sahabatku memang pandai menggoda seorang pria."
"Harus, kalau tidak bukan Bianca namanya."
"Iya-iya deh. Kamu sudah ditunggu tuh sama Madam. Sepertinya dia merindukanmu."
Bianca melirik Bella, kemudian menganggukkan kepala. Mereka berdua melangkah bersama, hingga sampai di ruangan Madam Gevanya. Wanita dengan rambut merah itu langsung berdiri, menyambut kedatangan Bianca dengan tangan terbuka.
"My Baby, bagaimana kabarmu, Sayang?" tanya Madam Gevanya sambil melakukan cipika-cipiki. Dia terlihat sangat menyayangi Bianca dan menganggap wanita itu seperti anaknya sendiri. Meskipun pada kenyataannya, tidak pernah ada janin yang tumbuh di rahim Madam Gevanya.
"Aku baik, Madam. Bagiamana denganmu?"
"Aku juga baik, karena Bella memberiku banyak uang." Wanita yang sudah memasuki kepala lima itu melirik Bella dengan tersenyum sumringah. Sebab Bella baru saja menjerat satu pria kaya untuk menjadi pelanggan setianya.
Bianca menepuk bahu Bella. "Wah, kamu bahkan jauh lebih hebat dariku. Aku tidak mau tahu, aku harus berguru padamu."
Mendengar itu, Bella hanya terkekeh kecil. Kemudian Madam Gevanya menyuruh mereka berdua untuk duduk. Dua botol anggur tersaji di meja, tetapi Bianca tidak mungkin meminum minuman itu. Karena Bizard pasti akan curiga.
"Kenapa?" tanya Madam Gevanya, saat Bianca menolak gelas yang ia tawarkan.
"Nanti penyamaranku terbongkar, Madam. Bau anggur dan efeknya itu sangat besar," jelas Bianca, membuat Madam Gevanya menghela nafas kasar. Setelah kepergian Bianca, entah kenapa ia merasa kehilangan, sebab tidak ada yang membuat dirinya tertawa lepas. Layaknya orang normal.
"Bianca, Madam ingin memperingatimu sekali lagi. Setelah kamu berhasil mencapai tujuanmu, berjanjilah untuk kembali ke tempat ini," ujarnya, sebab dia takut Bianca malah akan kabur dan mencari dunianya yang baru.
"Madam tenang saja, setelah aku berhasil membuat mereka berpisah, aku pasti akan kembali. Karena tempat ini adalah satu-satunya rumahku," jawab Bianca. Dia tidak memikirkan takdir apa yang akan dia hadapi, karena tujuannya adalah menggoda Bizard, dan membuat rumah tangga Joana hancur. Agar wanita itu tahu, bagaimana rasanya hidup dihantui oleh kesedihan yang tiada akhir.
Mendengar itu, Madam Gevanya langsung menghambur memeluk Bianca. Dia benar-benar seperti tengah menjaga anak gadisnya. Hingga ia tidak rela, jika Bianca akan meninggalkannya.
Pagi datang dengan cepat, meskipun hanya beristirahat sebentar, Bianca memaksa untuk bangun, karena dia ingin memasak makanan untuk Bizard.
Kali ini dia membuat nasi gulung telur. Dengan wajah yang ceria, dia menyiapkan bahan-bahan. Kemudian memasaknya dengan bersenandung kecil. Dia sudah persis seperti ABG yang baru saja merasakan apa itu cinta.
Bianca sengaja melakukan itu, karena katanya makanan akan terasa enak, jika kita memasaknya dengan sepenuh hati. Bianca tersenyum lebar, saat melihat masakannya sudah matang.
"Aku jamin dia akan ketagihan," gumam Bianca sambil memasukkan makanan tersebut ke dalam kotak bekal, tak lupa dia meriasnya dengan beberapa batang daun seledri dan juga irisan tomat. Lalu mengambil beberapa bungkus saos sambal sebagai penyempurna.
Setelah itu, Bianca buru-buru membersihkan tubuhnya. Berdandan dengan cantik, karena sebentar lagi Bizard pasti menjemput dia.
Tepat seperti tebakan wanita itu. Suara klakson mobil Bizard seketika memenuhi gendang telinganya. Bianca memoles bibir dengan lipstik berwarna pink, kemudian keluar dengan tergesa.
Nafas Bianca terengah saat masuk ke dalam mobil. Namun, sumpah demi apapun, di mata Bizard, Bianca malah terlihat semakin cantik, apalagi saat ia tersenyum.
"Maafkan saya, Tuan, saya sedikit terlambat, karena saya terlambat bangun," ucap Bianca sambil menundukkan kepala.
"Tidak apa-apa." Pria itu mengambil beberapa lembar tisu, kemudian menyerahkannya pada Bianca.
"Kenapa, Tuan?"
"Dahi kamu keringetan."
Bianca tersenyum lebar. "Terima kasih, oh iya, aku buatkan sarapan untuk Tuan." Setelah Bianca meraih tisu dari tangan Bizard, dia pun mengeluarkan kotak bekal dari dalam tasnya. Kemudian menyerahkannya pada pria tampan itu.
Kebetulan Bizard belum sarapan, di samping Joana tidak ada. Dia teringat akan Bianca yang ingin membuatkan sarapan untuknya. Jika dia sarapan di rumah, sudah pasti makanan Bianca akan mubazir. Lagi pula dia juga ingin mencoba makanan wanita itu, yang katanya enak.
"Kamu benar-benar membuatkannya untukku?" tanya Bee dan Bianca langsung mengangguk. "Baiklah, nanti aku makan di kantor," balas Bizard. Dia meletakkan kotak itu di atas dashboard, kemudian membawa kendaraan roda empatnya membelah jalan raya.
Perjalanan mereka diiringi obrolan kecil, hingga tak terasa mereka sudah sampai di tempat kerja. Bianca langsung pamit untuk menemui Sasa. Sementara Bizard masuk ke dalam ruangannya. Siap untuk mencicipi masakan Bianca.
Dengan lidah yang menjilat bibirnya, Bee membuka kotak bekal berwarna pink milik Bianca. Warna cerah, seperti sesuatu yang ia lihat kemarin. Cih, kenapa dia malah memikirkan yang lain.
Tangan Bizard terangkat, lalu memasukkan nasi gulung telur itu ke dalam mulutnya. Dia mulai mengunyah, hingga tiba-tiba ia tersenyum tipis. "Ini benar-benar enak, ternyata dia pandai memasak."
Dan melihat Bizard yang tersenyum, Bianca pun langsung memekik kegirangan, sebab dia tengah mengintip di jendela.
***
Jangan lupa, like, komen, vote-nya🐝🐝🐝
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 117 Episodes
Comments
LENY
KOK SEORANG BOSS TIAP HARI JEMPUT KARYAWAN CLEANING SERVICE LAGI AGAK ANEH JG YA MENDING KL ASISTEN NYA ATAU SEKRETARIS 🙏🙏
2024-04-04
0
Ani Suwarni
besuk kasih umpan apalagi bi utk menjerat uler weling /Joyful/
2024-01-31
0
Ani Suwarni
bee dah kena jerat jaringannya Bianca nih....nikmati saja bee dan tunggu jerat berikutnya /Smile/
2024-01-31
0