Bab 20. Masakan Bianca

Setelah pulang makan malam bersama dengan Bizard. Bianca tak langsung beristirahat, sebab dia memilih untuk pergi ke club' malam yang dulu menjadi tempatnya bekerja.

Kali ini Bianca memakai pakaian yang dibelikan oleh Bizard. Hingga membuat tubuhnya sedikit tertutup. Ketika sampai di sana, Bianca langsung disambut oleh Bella—sahabatnya.

"Hai, Bi. Baru pulang jam segini?" tanya wanita itu, sambil menghembuskan asap rokok yang memenuhi rongga mulutnya.

"Abis makan malam sama suami orang, jadi aku pulang lebih malam," jawab Bianca sekenanya. Membuat Bella terkekeh.

Wanita cantik dengan rambut curly itu merangkul bahu Bianca. "Ternyata sahabatku memang pandai menggoda seorang pria."

"Harus, kalau tidak bukan Bianca namanya."

"Iya-iya deh. Kamu sudah ditunggu tuh sama Madam. Sepertinya dia merindukanmu."

Bianca melirik Bella, kemudian menganggukkan kepala. Mereka berdua melangkah bersama, hingga sampai di ruangan Madam Gevanya. Wanita dengan rambut merah itu langsung berdiri, menyambut kedatangan Bianca dengan tangan terbuka.

"My Baby, bagaimana kabarmu, Sayang?" tanya Madam Gevanya sambil melakukan cipika-cipiki. Dia terlihat sangat menyayangi Bianca dan menganggap wanita itu seperti anaknya sendiri. Meskipun pada kenyataannya, tidak pernah ada janin yang tumbuh di rahim Madam Gevanya.

"Aku baik, Madam. Bagiamana denganmu?"

"Aku juga baik, karena Bella memberiku banyak uang." Wanita yang sudah memasuki kepala lima itu melirik Bella dengan tersenyum sumringah. Sebab Bella baru saja menjerat satu pria kaya untuk menjadi pelanggan setianya.

Bianca menepuk bahu Bella. "Wah, kamu bahkan jauh lebih hebat dariku. Aku tidak mau tahu, aku harus berguru padamu."

Mendengar itu, Bella hanya terkekeh kecil. Kemudian Madam Gevanya menyuruh mereka berdua untuk duduk. Dua botol anggur tersaji di meja, tetapi Bianca tidak mungkin meminum minuman itu. Karena Bizard pasti akan curiga.

"Kenapa?" tanya Madam Gevanya, saat Bianca menolak gelas yang ia tawarkan.

"Nanti penyamaranku terbongkar, Madam. Bau anggur dan efeknya itu sangat besar," jelas Bianca, membuat Madam Gevanya menghela nafas kasar. Setelah kepergian Bianca, entah kenapa ia merasa kehilangan, sebab tidak ada yang membuat dirinya tertawa lepas. Layaknya orang normal.

"Bianca, Madam ingin memperingatimu sekali lagi. Setelah kamu berhasil mencapai tujuanmu, berjanjilah untuk kembali ke tempat ini," ujarnya, sebab dia takut Bianca malah akan kabur dan mencari dunianya yang baru.

"Madam tenang saja, setelah aku berhasil membuat mereka berpisah, aku pasti akan kembali. Karena tempat ini adalah satu-satunya rumahku," jawab Bianca. Dia tidak memikirkan takdir apa yang akan dia hadapi, karena tujuannya adalah menggoda Bizard, dan membuat rumah tangga Joana hancur. Agar wanita itu tahu, bagaimana rasanya hidup dihantui oleh kesedihan yang tiada akhir.

Mendengar itu, Madam Gevanya langsung menghambur memeluk Bianca. Dia benar-benar seperti tengah menjaga anak gadisnya. Hingga ia tidak rela, jika Bianca akan meninggalkannya.

Pagi datang dengan cepat, meskipun hanya beristirahat sebentar, Bianca memaksa untuk bangun, karena dia ingin memasak makanan untuk Bizard.

Kali ini dia membuat nasi gulung telur. Dengan wajah yang ceria, dia menyiapkan bahan-bahan. Kemudian memasaknya dengan bersenandung kecil. Dia sudah persis seperti ABG yang baru saja merasakan apa itu cinta.

Bianca sengaja melakukan itu, karena katanya makanan akan terasa enak, jika kita memasaknya dengan sepenuh hati. Bianca tersenyum lebar, saat melihat masakannya sudah matang.

"Aku jamin dia akan ketagihan," gumam Bianca sambil memasukkan makanan tersebut ke dalam kotak bekal, tak lupa dia meriasnya dengan beberapa batang daun seledri dan juga irisan tomat. Lalu mengambil beberapa bungkus saos sambal sebagai penyempurna.

Setelah itu, Bianca buru-buru membersihkan tubuhnya. Berdandan dengan cantik, karena sebentar lagi Bizard pasti menjemput dia.

Tepat seperti tebakan wanita itu. Suara klakson mobil Bizard seketika memenuhi gendang telinganya. Bianca memoles bibir dengan lipstik berwarna pink, kemudian keluar dengan tergesa.

Nafas Bianca terengah saat masuk ke dalam mobil. Namun, sumpah demi apapun, di mata Bizard, Bianca malah terlihat semakin cantik, apalagi saat ia tersenyum.

"Maafkan saya, Tuan, saya sedikit terlambat, karena saya terlambat bangun," ucap Bianca sambil menundukkan kepala.

"Tidak apa-apa." Pria itu mengambil beberapa lembar tisu, kemudian menyerahkannya pada Bianca.

"Kenapa, Tuan?"

"Dahi kamu keringetan."

Bianca tersenyum lebar. "Terima kasih, oh iya, aku buatkan sarapan untuk Tuan." Setelah Bianca meraih tisu dari tangan Bizard, dia pun mengeluarkan kotak bekal dari dalam tasnya. Kemudian menyerahkannya pada pria tampan itu.

Kebetulan Bizard belum sarapan, di samping Joana tidak ada. Dia teringat akan Bianca yang ingin membuatkan sarapan untuknya. Jika dia sarapan di rumah, sudah pasti makanan Bianca akan mubazir. Lagi pula dia juga ingin mencoba makanan wanita itu, yang katanya enak.

"Kamu benar-benar membuatkannya untukku?" tanya Bee dan Bianca langsung mengangguk. "Baiklah, nanti aku makan di kantor," balas Bizard. Dia meletakkan kotak itu di atas dashboard, kemudian membawa kendaraan roda empatnya membelah jalan raya.

Perjalanan mereka diiringi obrolan kecil, hingga tak terasa mereka sudah sampai di tempat kerja. Bianca langsung pamit untuk menemui Sasa. Sementara Bizard masuk ke dalam ruangannya. Siap untuk mencicipi masakan Bianca.

Dengan lidah yang menjilat bibirnya, Bee membuka kotak bekal berwarna pink milik Bianca. Warna cerah, seperti sesuatu yang ia lihat kemarin. Cih, kenapa dia malah memikirkan yang lain.

Tangan Bizard terangkat, lalu memasukkan nasi gulung telur itu ke dalam mulutnya. Dia mulai mengunyah, hingga tiba-tiba ia tersenyum tipis. "Ini benar-benar enak, ternyata dia pandai memasak."

Dan melihat Bizard yang tersenyum, Bianca pun langsung memekik kegirangan, sebab dia tengah mengintip di jendela.

***

Jangan lupa, like, komen, vote-nya🐝🐝🐝

Terpopuler

Comments

LENY

LENY

KOK SEORANG BOSS TIAP HARI JEMPUT KARYAWAN CLEANING SERVICE LAGI AGAK ANEH JG YA MENDING KL ASISTEN NYA ATAU SEKRETARIS 🙏🙏

2024-04-04

0

Ani Suwarni

Ani Suwarni

besuk kasih umpan apalagi bi utk menjerat uler weling /Joyful/

2024-01-31

0

Ani Suwarni

Ani Suwarni

bee dah kena jerat jaringannya Bianca nih....nikmati saja bee dan tunggu jerat berikutnya /Smile/

2024-01-31

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Pertemuan Pertama
2 Bab 2. Kehidupan Bianca
3 Bab 3. Mengeluh Tak Punya Waktu
4 Bab 4. Sikap Joana
5 Bab 5. Mendadak Ke Luar Kota
6 Bab 6. Perhatian Kecil
7 Bab 7. Pria Idaman
8 Bab 8. Aku Menyukaimu
9 Bab 9. Menguasai Diri
10 Bab 10. Bercerita
11 Bab 11. Bertemu Mantan
12 Bab 12. Mansion
13 Bab 13. Mengadu Pada Cinta Pertama
14 Bab 14. Pulang Bersama
15 Bab 15. Berusaha Berubah
16 Bab 16. Biar Saya Yang Buatkan
17 Bab 17. Ukuran S
18 Bab 18. Tidak Cuma-cuma
19 Bab 19. Makan Malam Romantis
20 Bab 20. Masakan Bianca
21 Bab 21. Rasa Cemas
22 Bab 22. Telepon
23 Bab 23. Jangan Keras Kepala
24 Bab 24. Mencemaskan Suami
25 Bab 25. Menemanimu Bekerja
26 Bab 26. Katakan!
27 Bab 27. Kacau
28 Bab 28. Mendengarkan Satu Sisi
29 Bab 29. Tidak Dapat Dihubungi
30 Bab 30. Suka Direpotkan
31 Bab 31. Janji Temu
32 Bab 32. Minta Tolong
33 Bab 33. Mengetesmu Terlebih Dahulu
34 Bab 34. Jangan Berisik
35 Bab 35. Menggoda Lebih Ekstrim
36 Bab 36. Tak Dapat Menahannya
37 Bab 37. Aku Membutuhkanmu
38 Bab 38. Honey Bee
39 Bab 39. Menunjukkan Sifat Asli
40 Bab 40. Bohong Pertama
41 Bab 41. Aku Tidak Suka Melihatnya
42 Bab 42. Menyampaikan Kabar Bahagia
43 Bab 43. Pesan Nomor Tak Dikenal
44 Bab 44. Menginginkanmu
45 Bab 45. Keputusan
46 Bab 46. Berbelanja (Memanjakanmu)
47 Bab 47. Kejujuran
48 Bab 48. Naik Jabatan
49 Bab 49. Janji Suci Untuk Wanita Lain
50 Bab 50. Hanya Butuh Lima Menit
51 Bab 51. Merasakannya Kembali
52 Bab 52. Sekali Lagi
53 Bab 53. Buka Mulutmu!
54 Bab 54. Perasaan Joana
55 Bab 55. Bianca Masih Sakit
56 Bab 56. Hadiah Untuk Istri
57 Bab 57. Tak Bisa Bohong
58 Bab 58. Jangan Salah
59 Terjerat Pesona Tuan Amnesia by Itta Haruka07
60 Bab 59. Penolakan
61 Bab 60. Sejak Kapan
62 Bab 61. Harusnya Tahu Diri
63 Bab 62. Tidak Ingin Tinggal Satu Atap
64 Bab 63. Resign
65 Bab 64. Pil Kontrasepsi
66 Bab 65. Meledak-ledak
67 Bab 66. Aku Mohon
68 Bab 67. Semakin Kurang Ajar
69 Bab 68. Aroma Parfum Lain
70 Bab 69. Undangan Makan Malam
71 Bab 70. HRW CORP
72 Bab 71. Berterimakasih Dengan Semestinya
73 Bab 72. Mencari Tahu
74 Bab 73. Tercengang
75 Bab 74. Aku Tidak Akan Pernah Kalah
76 Bab 75. Kecurigaan Lagi
77 Bab 76. Menghentikan
78 Bab 77. Tidak Terima
79 Bab 78. Tergesa-gesa
80 Bab 79. Seperti Runtuh
81 Bab 80. Pertengkaran Hebat
82 Bab 81. Menemui Kehancuran
83 Bab 82. Ceritakan
84 Bab 83. Kehilangan Pegangan Hidup
85 Bab 84. Memutarbalikkan Fakta
86 Bab 85. Masih Mengelak
87 Bab 86. Aku Hanya Sebuah Boneka
88 Bab 87. Konsekuensi
89 Bab 88. Kekecewaan Keluarga
90 Bab 89. Perselingkuhan Tidak Patut Dibenarkan
91 Bab 90. Kehancuran Joana
92 Bab 91. Bianca Pergi
93 Bab 92. Gamang (Belum Sadar)
94 Bab 93. Kecurigaan Zoya
95 Bab 94. Mencari Keberadaan Bianca
96 Bab 95. Kamu Adalah Rumah
97 Pengumuman
98 2B (1)
99 2B (2)
100 2B (3)
101 2B (4)
102 2B (5)
103 Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
104 2B (6)
105 2B (7)
106 2B (8)
107 2B (9)
108 New Novel
109 New Novel
110 2B (10)
111 2B (11)
112 2B (12)
113 New Novel by ntaamelia
114 New Novel
115 New Novel
116 New Novel
117 New Novel
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1. Pertemuan Pertama
2
Bab 2. Kehidupan Bianca
3
Bab 3. Mengeluh Tak Punya Waktu
4
Bab 4. Sikap Joana
5
Bab 5. Mendadak Ke Luar Kota
6
Bab 6. Perhatian Kecil
7
Bab 7. Pria Idaman
8
Bab 8. Aku Menyukaimu
9
Bab 9. Menguasai Diri
10
Bab 10. Bercerita
11
Bab 11. Bertemu Mantan
12
Bab 12. Mansion
13
Bab 13. Mengadu Pada Cinta Pertama
14
Bab 14. Pulang Bersama
15
Bab 15. Berusaha Berubah
16
Bab 16. Biar Saya Yang Buatkan
17
Bab 17. Ukuran S
18
Bab 18. Tidak Cuma-cuma
19
Bab 19. Makan Malam Romantis
20
Bab 20. Masakan Bianca
21
Bab 21. Rasa Cemas
22
Bab 22. Telepon
23
Bab 23. Jangan Keras Kepala
24
Bab 24. Mencemaskan Suami
25
Bab 25. Menemanimu Bekerja
26
Bab 26. Katakan!
27
Bab 27. Kacau
28
Bab 28. Mendengarkan Satu Sisi
29
Bab 29. Tidak Dapat Dihubungi
30
Bab 30. Suka Direpotkan
31
Bab 31. Janji Temu
32
Bab 32. Minta Tolong
33
Bab 33. Mengetesmu Terlebih Dahulu
34
Bab 34. Jangan Berisik
35
Bab 35. Menggoda Lebih Ekstrim
36
Bab 36. Tak Dapat Menahannya
37
Bab 37. Aku Membutuhkanmu
38
Bab 38. Honey Bee
39
Bab 39. Menunjukkan Sifat Asli
40
Bab 40. Bohong Pertama
41
Bab 41. Aku Tidak Suka Melihatnya
42
Bab 42. Menyampaikan Kabar Bahagia
43
Bab 43. Pesan Nomor Tak Dikenal
44
Bab 44. Menginginkanmu
45
Bab 45. Keputusan
46
Bab 46. Berbelanja (Memanjakanmu)
47
Bab 47. Kejujuran
48
Bab 48. Naik Jabatan
49
Bab 49. Janji Suci Untuk Wanita Lain
50
Bab 50. Hanya Butuh Lima Menit
51
Bab 51. Merasakannya Kembali
52
Bab 52. Sekali Lagi
53
Bab 53. Buka Mulutmu!
54
Bab 54. Perasaan Joana
55
Bab 55. Bianca Masih Sakit
56
Bab 56. Hadiah Untuk Istri
57
Bab 57. Tak Bisa Bohong
58
Bab 58. Jangan Salah
59
Terjerat Pesona Tuan Amnesia by Itta Haruka07
60
Bab 59. Penolakan
61
Bab 60. Sejak Kapan
62
Bab 61. Harusnya Tahu Diri
63
Bab 62. Tidak Ingin Tinggal Satu Atap
64
Bab 63. Resign
65
Bab 64. Pil Kontrasepsi
66
Bab 65. Meledak-ledak
67
Bab 66. Aku Mohon
68
Bab 67. Semakin Kurang Ajar
69
Bab 68. Aroma Parfum Lain
70
Bab 69. Undangan Makan Malam
71
Bab 70. HRW CORP
72
Bab 71. Berterimakasih Dengan Semestinya
73
Bab 72. Mencari Tahu
74
Bab 73. Tercengang
75
Bab 74. Aku Tidak Akan Pernah Kalah
76
Bab 75. Kecurigaan Lagi
77
Bab 76. Menghentikan
78
Bab 77. Tidak Terima
79
Bab 78. Tergesa-gesa
80
Bab 79. Seperti Runtuh
81
Bab 80. Pertengkaran Hebat
82
Bab 81. Menemui Kehancuran
83
Bab 82. Ceritakan
84
Bab 83. Kehilangan Pegangan Hidup
85
Bab 84. Memutarbalikkan Fakta
86
Bab 85. Masih Mengelak
87
Bab 86. Aku Hanya Sebuah Boneka
88
Bab 87. Konsekuensi
89
Bab 88. Kekecewaan Keluarga
90
Bab 89. Perselingkuhan Tidak Patut Dibenarkan
91
Bab 90. Kehancuran Joana
92
Bab 91. Bianca Pergi
93
Bab 92. Gamang (Belum Sadar)
94
Bab 93. Kecurigaan Zoya
95
Bab 94. Mencari Keberadaan Bianca
96
Bab 95. Kamu Adalah Rumah
97
Pengumuman
98
2B (1)
99
2B (2)
100
2B (3)
101
2B (4)
102
2B (5)
103
Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
104
2B (6)
105
2B (7)
106
2B (8)
107
2B (9)
108
New Novel
109
New Novel
110
2B (10)
111
2B (11)
112
2B (12)
113
New Novel by ntaamelia
114
New Novel
115
New Novel
116
New Novel
117
New Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!