Bab 7. Pria Idaman

Di dalam mobil saat perjalanan pulang menuju rumah Bianca. Tiba-tiba Bizard mendapatkan telepon, yang ternyata dari istrinya—Joana.

Pria itu pun memasang earphone ke telinga, kemudian menggeser icon berwarna hijau untuk menerima panggilan tersebut.

"Halo, Sayang," sapa Bizard lebih dulu, sementara matanya hanya fokus ke depan. Dia sama sekali tidak sungkan memanggil istrinya dengan mesra, meskipun ada orang lain di sampingnya.

Bianca hanya melirik sekilas, kemudian mengalihkan pandangannya pada jalan raya.

"Halo, Bee. Aku sudah di jalan. Kemungkinan aku menginap 2 sampai 3 hari, tidak apa-apa 'kan?" jawab Joana, kini dia sedang duduk manis di dalam mobil yang dikendarai oleh sekertarisnya. Menuju kota di mana mereka akan melakukan kerja sama.

Semua itu sudah biasa terjadi, bahkan sebelum mereka menikah, Bee memang sudah sering ditinggal ke luar kota oleh Joana.

Wanita itu super sibuk, sampai Bizard kesulitan untuk memperkenalkan Joana pada kedua orang tuanya, yaitu Ken dan Zoya. Namun, pria itu selalu percaya bahwa Joana mampu menjadi istri yang baik, karena dia sangat mencintainya.

"Ya, nevermind, Jo. Yang penting kamu hati-hati, dan jaga diri kamu baik-baik, aku akan menunggu kamu pulang seperti biasa," jawab Bizard, berusaha untuk tersenyum. Meskipun dalam hatinya, terus merasa kesepian.

"Terima kasih, Sayang. Oh iya, apa kamu sudah sarapan? Jangan sampai telat lho."

Kali ini Bizard tersenyum tulus mendapatkan pertanyaan seperti itu. Rasanya sudah lama sekali Joana tidak memberikan perhatian kecil pada dirinya, walau hanya sekedar tentang makan.

"Sudah, Sayang. Aku habis mengantar wanita yang waktu itu aku tabrak untuk kontrol, dan aku sekalian sarapan."

Di ujung sana Joana menautkan kedua alisnya.

"Baguslah. Jadi, aku tidak terlalu kepikiran. Kamu juga hati-hati ya, jangan sampai mudah dibodohi oleh orang," jelas Joana, menyindir sikap suaminya yang terlalu baik pada orang lain. Karena dia merasa tidak suka.

Mendengar itu, senyum di bibir Bizard sirna seketika. Dia melirik Bianca sesaat, kemudian menghembuskan nafas pelan. "Iya, Sayang."

"Ya sudah, aku tutup ya, Bee."

Suara Joana mulai terdengar ketus.

"Iya."

Jawaban singkat itu menutup panggilan mereka berdua. Bizard melepas earphone, dan gerakan itu membuat Bianca menoleh.

"Apakah itu istri anda, Tuan?" tanya Bianca, seperti biasa memulai percakapan antara dirinya dan Bizard, agar mereka lebih dekat.

Bee mengangguk kecil sambil tersenyum tipis. "Kamu benar, dia baru saja berangkat untuk pergi ke luar kota."

"Dia wanita karir yah?"

"Ya, dia seorang direktur utama," jawab Bee bangga.

Namun, alih-alih memuji Joana, Bianca malah berkata. "Hebat sekali Tuan bisa mengizinkan seorang istri untuk bekerja. Apa Tuan tidak merasa kesepian di saat dia pergi lama seperti itu?"

Pertanyaan Bianca benar-benar menohok, hingga membuat Bizard membeku seketika. Kalau boleh jujur, pria mana yang sanggup ditinggal-tinggal oleh istrinya? Pria mana yang mengizinkan istrinya bekerja, sementara dia masih sanggup betul memberikan kebutuhan lahir untuk rumah tangga mereka.

Sumpah demi apapun, dia sangat iri dengan biduk rumah tangga ketiga saudara kembarnya yang sudah lebih dulu menikah. Memiliki pasangan yang saling mengerti, juga anak yang mampu membuat mereka tersenyum bahagia, pelepas lelah setelah seharian bekerja.

Namun, karena tak ingin mengumbar aib antara dirinya dan Joana. Bizard lebih memilih untuk menggelengkan kepala.

"Kami sudah sepakat tentang masalah ini, jauh sebelum kami menikah. Jadi aku tidak akan keberatan," jawab pria itu dengan tersenyum penuh paksaan.

Bianca menggerakkan tangannya, kemudian mengusap bahu Bizard dengan lembut. "Wanita itu sangat beruntung, karena Tuan benar-benar suami idaman. Aku berharap kelak aku bisa memiliki suami seperti Tuan. Baik dan juga bertanggung jawab."

Bizard terdiam, Bianca adalah orang yang kesekian kalinya bicara seperti itu. Namun, sungguh dia malah merasa semakin tertekan dengan kesabarannya terhadap Joana. Karena sekalipun wanita itu tak dapat berubah.

Dia melirik ragu tangan Bianca yang masih bertengger di bahunya. Kemudian mengangkat wajah hingga tatapan mereka tak sengaja bertemu, Bizard langsung gelagapan dan mengalihkannya dengan membuang muka.

"Kami beruntung karena saling memiliki, Nona. Tidak ada yang paling unggul di antara kami," ucap Bizard akhirnya.

Membuat Bianca sadar, bahwa Bizard adalah tipe pria setia.

***

Like, komen, jangan lupa, baca terus ya, nanti tak kasih paham semuanya, pelan-pelan oke🤣 ndlosor terus kek uler, no sragal-srugul.

Kalo kalian ingat, ngothor pernah singgung nama Joana di part-nya Om Dokter, judulnya 'makan malam' ada yang masih inget?

Terpopuler

Comments

Queen Mother

Queen Mother

Belom bacaaa Thor

2023-09-22

0

Lyana Gunawan

Lyana Gunawan

setia klo kebutuhan biologis dll di penuhi, lah ini mah masih abu"

2023-04-22

0

nuna_jhs94

nuna_jhs94

Pepet trs bia

2023-04-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Pertemuan Pertama
2 Bab 2. Kehidupan Bianca
3 Bab 3. Mengeluh Tak Punya Waktu
4 Bab 4. Sikap Joana
5 Bab 5. Mendadak Ke Luar Kota
6 Bab 6. Perhatian Kecil
7 Bab 7. Pria Idaman
8 Bab 8. Aku Menyukaimu
9 Bab 9. Menguasai Diri
10 Bab 10. Bercerita
11 Bab 11. Bertemu Mantan
12 Bab 12. Mansion
13 Bab 13. Mengadu Pada Cinta Pertama
14 Bab 14. Pulang Bersama
15 Bab 15. Berusaha Berubah
16 Bab 16. Biar Saya Yang Buatkan
17 Bab 17. Ukuran S
18 Bab 18. Tidak Cuma-cuma
19 Bab 19. Makan Malam Romantis
20 Bab 20. Masakan Bianca
21 Bab 21. Rasa Cemas
22 Bab 22. Telepon
23 Bab 23. Jangan Keras Kepala
24 Bab 24. Mencemaskan Suami
25 Bab 25. Menemanimu Bekerja
26 Bab 26. Katakan!
27 Bab 27. Kacau
28 Bab 28. Mendengarkan Satu Sisi
29 Bab 29. Tidak Dapat Dihubungi
30 Bab 30. Suka Direpotkan
31 Bab 31. Janji Temu
32 Bab 32. Minta Tolong
33 Bab 33. Mengetesmu Terlebih Dahulu
34 Bab 34. Jangan Berisik
35 Bab 35. Menggoda Lebih Ekstrim
36 Bab 36. Tak Dapat Menahannya
37 Bab 37. Aku Membutuhkanmu
38 Bab 38. Honey Bee
39 Bab 39. Menunjukkan Sifat Asli
40 Bab 40. Bohong Pertama
41 Bab 41. Aku Tidak Suka Melihatnya
42 Bab 42. Menyampaikan Kabar Bahagia
43 Bab 43. Pesan Nomor Tak Dikenal
44 Bab 44. Menginginkanmu
45 Bab 45. Keputusan
46 Bab 46. Berbelanja (Memanjakanmu)
47 Bab 47. Kejujuran
48 Bab 48. Naik Jabatan
49 Bab 49. Janji Suci Untuk Wanita Lain
50 Bab 50. Hanya Butuh Lima Menit
51 Bab 51. Merasakannya Kembali
52 Bab 52. Sekali Lagi
53 Bab 53. Buka Mulutmu!
54 Bab 54. Perasaan Joana
55 Bab 55. Bianca Masih Sakit
56 Bab 56. Hadiah Untuk Istri
57 Bab 57. Tak Bisa Bohong
58 Bab 58. Jangan Salah
59 Terjerat Pesona Tuan Amnesia by Itta Haruka07
60 Bab 59. Penolakan
61 Bab 60. Sejak Kapan
62 Bab 61. Harusnya Tahu Diri
63 Bab 62. Tidak Ingin Tinggal Satu Atap
64 Bab 63. Resign
65 Bab 64. Pil Kontrasepsi
66 Bab 65. Meledak-ledak
67 Bab 66. Aku Mohon
68 Bab 67. Semakin Kurang Ajar
69 Bab 68. Aroma Parfum Lain
70 Bab 69. Undangan Makan Malam
71 Bab 70. HRW CORP
72 Bab 71. Berterimakasih Dengan Semestinya
73 Bab 72. Mencari Tahu
74 Bab 73. Tercengang
75 Bab 74. Aku Tidak Akan Pernah Kalah
76 Bab 75. Kecurigaan Lagi
77 Bab 76. Menghentikan
78 Bab 77. Tidak Terima
79 Bab 78. Tergesa-gesa
80 Bab 79. Seperti Runtuh
81 Bab 80. Pertengkaran Hebat
82 Bab 81. Menemui Kehancuran
83 Bab 82. Ceritakan
84 Bab 83. Kehilangan Pegangan Hidup
85 Bab 84. Memutarbalikkan Fakta
86 Bab 85. Masih Mengelak
87 Bab 86. Aku Hanya Sebuah Boneka
88 Bab 87. Konsekuensi
89 Bab 88. Kekecewaan Keluarga
90 Bab 89. Perselingkuhan Tidak Patut Dibenarkan
91 Bab 90. Kehancuran Joana
92 Bab 91. Bianca Pergi
93 Bab 92. Gamang (Belum Sadar)
94 Bab 93. Kecurigaan Zoya
95 Bab 94. Mencari Keberadaan Bianca
96 Bab 95. Kamu Adalah Rumah
97 Pengumuman
98 2B (1)
99 2B (2)
100 2B (3)
101 2B (4)
102 2B (5)
103 Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
104 2B (6)
105 2B (7)
106 2B (8)
107 2B (9)
108 New Novel
109 New Novel
110 2B (10)
111 2B (11)
112 2B (12)
113 New Novel by ntaamelia
114 New Novel
115 New Novel
116 New Novel
117 New Novel
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1. Pertemuan Pertama
2
Bab 2. Kehidupan Bianca
3
Bab 3. Mengeluh Tak Punya Waktu
4
Bab 4. Sikap Joana
5
Bab 5. Mendadak Ke Luar Kota
6
Bab 6. Perhatian Kecil
7
Bab 7. Pria Idaman
8
Bab 8. Aku Menyukaimu
9
Bab 9. Menguasai Diri
10
Bab 10. Bercerita
11
Bab 11. Bertemu Mantan
12
Bab 12. Mansion
13
Bab 13. Mengadu Pada Cinta Pertama
14
Bab 14. Pulang Bersama
15
Bab 15. Berusaha Berubah
16
Bab 16. Biar Saya Yang Buatkan
17
Bab 17. Ukuran S
18
Bab 18. Tidak Cuma-cuma
19
Bab 19. Makan Malam Romantis
20
Bab 20. Masakan Bianca
21
Bab 21. Rasa Cemas
22
Bab 22. Telepon
23
Bab 23. Jangan Keras Kepala
24
Bab 24. Mencemaskan Suami
25
Bab 25. Menemanimu Bekerja
26
Bab 26. Katakan!
27
Bab 27. Kacau
28
Bab 28. Mendengarkan Satu Sisi
29
Bab 29. Tidak Dapat Dihubungi
30
Bab 30. Suka Direpotkan
31
Bab 31. Janji Temu
32
Bab 32. Minta Tolong
33
Bab 33. Mengetesmu Terlebih Dahulu
34
Bab 34. Jangan Berisik
35
Bab 35. Menggoda Lebih Ekstrim
36
Bab 36. Tak Dapat Menahannya
37
Bab 37. Aku Membutuhkanmu
38
Bab 38. Honey Bee
39
Bab 39. Menunjukkan Sifat Asli
40
Bab 40. Bohong Pertama
41
Bab 41. Aku Tidak Suka Melihatnya
42
Bab 42. Menyampaikan Kabar Bahagia
43
Bab 43. Pesan Nomor Tak Dikenal
44
Bab 44. Menginginkanmu
45
Bab 45. Keputusan
46
Bab 46. Berbelanja (Memanjakanmu)
47
Bab 47. Kejujuran
48
Bab 48. Naik Jabatan
49
Bab 49. Janji Suci Untuk Wanita Lain
50
Bab 50. Hanya Butuh Lima Menit
51
Bab 51. Merasakannya Kembali
52
Bab 52. Sekali Lagi
53
Bab 53. Buka Mulutmu!
54
Bab 54. Perasaan Joana
55
Bab 55. Bianca Masih Sakit
56
Bab 56. Hadiah Untuk Istri
57
Bab 57. Tak Bisa Bohong
58
Bab 58. Jangan Salah
59
Terjerat Pesona Tuan Amnesia by Itta Haruka07
60
Bab 59. Penolakan
61
Bab 60. Sejak Kapan
62
Bab 61. Harusnya Tahu Diri
63
Bab 62. Tidak Ingin Tinggal Satu Atap
64
Bab 63. Resign
65
Bab 64. Pil Kontrasepsi
66
Bab 65. Meledak-ledak
67
Bab 66. Aku Mohon
68
Bab 67. Semakin Kurang Ajar
69
Bab 68. Aroma Parfum Lain
70
Bab 69. Undangan Makan Malam
71
Bab 70. HRW CORP
72
Bab 71. Berterimakasih Dengan Semestinya
73
Bab 72. Mencari Tahu
74
Bab 73. Tercengang
75
Bab 74. Aku Tidak Akan Pernah Kalah
76
Bab 75. Kecurigaan Lagi
77
Bab 76. Menghentikan
78
Bab 77. Tidak Terima
79
Bab 78. Tergesa-gesa
80
Bab 79. Seperti Runtuh
81
Bab 80. Pertengkaran Hebat
82
Bab 81. Menemui Kehancuran
83
Bab 82. Ceritakan
84
Bab 83. Kehilangan Pegangan Hidup
85
Bab 84. Memutarbalikkan Fakta
86
Bab 85. Masih Mengelak
87
Bab 86. Aku Hanya Sebuah Boneka
88
Bab 87. Konsekuensi
89
Bab 88. Kekecewaan Keluarga
90
Bab 89. Perselingkuhan Tidak Patut Dibenarkan
91
Bab 90. Kehancuran Joana
92
Bab 91. Bianca Pergi
93
Bab 92. Gamang (Belum Sadar)
94
Bab 93. Kecurigaan Zoya
95
Bab 94. Mencari Keberadaan Bianca
96
Bab 95. Kamu Adalah Rumah
97
Pengumuman
98
2B (1)
99
2B (2)
100
2B (3)
101
2B (4)
102
2B (5)
103
Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
104
2B (6)
105
2B (7)
106
2B (8)
107
2B (9)
108
New Novel
109
New Novel
110
2B (10)
111
2B (11)
112
2B (12)
113
New Novel by ntaamelia
114
New Novel
115
New Novel
116
New Novel
117
New Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!