Bab 13. Mengadu Pada Cinta Pertama

Setelah membawa Fierce ke dalam kamar, Bee dan Zoya kembali duduk di sofa. Namun, tiba-tiba pria bertampang klimis itu meletakkan kepala di paha ibunya, dan menarik tangan Zoya untuk dia genggam.

Melihat gelagat sang anak yang tampak semakin berbeda, Zoya sedikit terperangah. Dia mengerutkan alis, kemudian bertanya. "Sayang, ada masalah apa kamu dengan Joana?"

Bee menarik nafas, kemudian menatap wajah sang ibu dari bawah. "Mom, bagaimana hubunganmu dengan Daddy? Kenapa kalian bisa bertahan selama ini, padahal usia kalian sangat jauh?"

Zoya belum terlalu paham ke mana arah pembicaraan Bizard. Hingga dia memilih diam, dia ingin Bee lebih dulu menjelaskan apa maksud dari itu semua. Tangan Zoya terangkat untuk mengelus puncak kepala anaknya.

"Aku merasa semakin diabaikan oleh Joana, Mom. Dia selalu sibuk bekerja dan melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang istri. Setiap kali aku ajak bicara, dia mengeluh lelah dan ingin segera beristirahat. Atau jika kita sudah berselisih paham, akhirnya kita bertengkar. Dan aku paling tidak tega, jika melihat dia menangis. Aku harus bagaimana menurut, Mommy? Apa aku harus selalu sabar? Apa aku harus selalu diam? Apa aku harus selalu mengalah?" jelas Bee merasa lemah.

Zoya sedikit berkaca-kaca mendengar curhatan anaknya. Namun, dia segera menarik kembali bulir-bulir bening itu untuk masuk ke dalam matanya. Dia berkedip pelan, lalu tersenyum tipis.

"Apa contohnya? Berikan yang paling kecil."

"Dia sudah jarang menyambut kedatanganku saat pulang bekerja. Padahal, dengan melihat senyumnya semua rasa lelahku bisa hilang begitu saja."

"Apa kamu menghubunginya sebelum pulang?"

Bee menggeleng pelan.

"Daddy tidak pernah absen untuk memberi kabar pada Mommy. Ke manapun dia pergi, bahkan sekelas dapur, dia pamit. Karena Daddy tidak ingin Mommy berteriak sambil mencarinya. Sekarang, berbalik pada kamu, coba kamu yang mulai lebih dulu, kamu beri kabar pada Joana, kalau kamu ingin ini dan itu, andai dia tidak sibuk, pasti dia akan membacanya 'kan? Atau sekedar beri perhatian, mengingatkan dia makan siang. Pelan-pelan pasti dia akan sadar, bahwa kamu sangat mencintainya ...."

"Kamu harus tahu, bahwa setelah menikah, sifat asli seseorang akan terlihat semua ... dan kamu harus banyak-banyak belajar untuk menempatkan diri, ada kalanya kamu mengalah, dan ada kalanya kamu harus tegas pada Joana," jelas Zoya, tak berbeda jauh dengan nasihat yang diberikan oleh Ronald.

Sepertinya selama ini Joana memang memanfaatkan kesabarannya, hingga wanita itu selalu semena-mena. Dia harus lebih tegas, juga lebih memerhatikan komunikasi mereka.

"Baiklah, Mom. Aku akan mencobanya."

"Harus!" ucap Zoya dengan tersenyum, tetapi di dalamnya ada penegasan, bahwa Bee perlu mempraktekkan semua sarannya.

Lantas setelah itu, Bee pun memeluk tubuh Zoya, sebagai wujud terima kasih, karena selalu menjadi tempat ternyaman untuk berkeluh kesah.

"Aku ke kamar ya, Mom. Aku ingin menelpon Joana, siapa tahu dia belum tidur."

"Ya, teleponlah dia, bangun komunikasi yang sehat."

Bee mengangguk pelan, dia melangkah ke kamar setelah mengecup pipi ibunya sekilas sebagai ucapan selamat malam. Bee merogoh ponsel, dia tersenyum saat melihat wajah Joana yang menjadi wallpaper benda pipih itu.

Bee merebahkan tubuh, sambil membuka kancing kemeja teratasnya. Di atas ranjang, dia mencoba menghubungi Joana, berharap sang istri belum tidur.

Tepat seperti harapan Bizard, panggilan itu terhubung pada dering ketiga.

"Halo, Sayang. Kamu sedang apa?" tanya Bizard, sementara bola matanya menatap langit-langit kamar.

"Aku di penginapan, Bee. Ada apa menghubungiku?"

"Aku merindukanmu, Sayang, karena seharian ini kamu tidak ada kabar. Kamu tidak rindu padaku ya?"

Mendengar itu, bukannya senang Joana malah merasa kesal, karena seharian ini dia harus meeting, meeting dan meeting.

"Aku ini sedang bekerja, Bee, wajar aku sibuk dan tidak ada kabar! Kenapa kamu malah bicara seperti itu? Kamu anggap aku di sini liburan?!" Masih kesal dengan Evans dan Edwin, membuat Joana tersulut amarah, karena pertanyaan konyol suaminya.

Bee terperangah mendengar jawaban Joana. Dia hanya ingin mengajak Joana bercanda. Tak disangka, wanita itu malah marah-marah.

Pria tampan itu pun bangkit dan menatap tak percaya.

"Aku tahu, Jo."

"Kalau sudah tahu kenapa kamu malah bicara seperti itu? Kesannya kamu ini menuduhku yang tidak-tidak."

"Aku tidak bermaksud ke sana, Joana! Aku hanya mengajakmu bercanda, sedikit saja kamu berpikir positif. Supaya tidak menjudge aku." Kini suara Bee sedikit meninggi, membuat Joana sedikit tersadar. Kalau dia sudah melakukan kesalahan. Tidak seharusnya kekesalan terhadap Edwin, dia lampiaskan kepada Bizard.

"Maafkan aku, Bee. Malam ini aku benar-benar sedang badmood, aku harap kamu mengerti."

"Aku selalu mengerti kamu, lalu kapan kamu mengerti aku?"

"Bee ...."

Terdengar pria tampan itu menghela nafas kasar.

"Ya, lupakan saja, sekarang lebih baik kamu beristirahat."

Tanpa pikir panjang, Joana langsung mengiyakan, dari pada dia harus menerima kekesalan suaminya. Satu poin, yang membuat Bee lagi-lagi merasa jengah, karena sedikitpun Joana tak ingin membujuknya.

"Astaga!" Bee ingin membanting ponsel, tetapi benda pipih itu malah menyala, menampilkan nama Bianca. Namun, karena masih dirundung rasa kesal, Bizard memilih untuk diam saja.

Hingga Bianca mengiriminya sebuah pesan.

[Tuan, apa anda sudah makan malam? Kebetulan aku memasak, apa anda ingin aku mengirimnya ke rumah?]

Bizard semakin sakit kepala. Kenapa di saat sang istri mengabaikannya, malah ada wanita lain yang jauh lebih memikirkan dirinya.

"Damn it!"

***

Jangan lupa komen oey 😩

Terpopuler

Comments

Greenenly

Greenenly

gimana ya.. sebenarnya apapun mslhnya yg namanya selingkuh tetap salah.. namun melihat btapa menderitanya si lakik, aku jd ragu menyalahkan siapa.. yasudah aku slahkan saja authornya😌 knapa bikin cerita felakor bgini.. tpi aku menyukai ceritanya.. aku harus bagaimana? 😚

2024-08-01

2

Yus Nita

Yus Nita

orang tya yg bikaksana

tak speti orang tya kebanyakan, hanya membenar kan anak ny saja,tanp mau tau mencari kebenaran sesungguh ny

2024-06-09

0

LENY

LENY

AMPUN DI TELP SUAMI MALSH NANYA MAU APA DIAJAK BERCANDA MALAH MARAH2 ISTRI MACAM APA ITU SDH TINGGALIN AJA BEE KAMU HRS TEGAS. MANA MERTUA MU MENYURUH ANSKNYA SELINGKUH LAGI🙈😡

2024-04-04

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Pertemuan Pertama
2 Bab 2. Kehidupan Bianca
3 Bab 3. Mengeluh Tak Punya Waktu
4 Bab 4. Sikap Joana
5 Bab 5. Mendadak Ke Luar Kota
6 Bab 6. Perhatian Kecil
7 Bab 7. Pria Idaman
8 Bab 8. Aku Menyukaimu
9 Bab 9. Menguasai Diri
10 Bab 10. Bercerita
11 Bab 11. Bertemu Mantan
12 Bab 12. Mansion
13 Bab 13. Mengadu Pada Cinta Pertama
14 Bab 14. Pulang Bersama
15 Bab 15. Berusaha Berubah
16 Bab 16. Biar Saya Yang Buatkan
17 Bab 17. Ukuran S
18 Bab 18. Tidak Cuma-cuma
19 Bab 19. Makan Malam Romantis
20 Bab 20. Masakan Bianca
21 Bab 21. Rasa Cemas
22 Bab 22. Telepon
23 Bab 23. Jangan Keras Kepala
24 Bab 24. Mencemaskan Suami
25 Bab 25. Menemanimu Bekerja
26 Bab 26. Katakan!
27 Bab 27. Kacau
28 Bab 28. Mendengarkan Satu Sisi
29 Bab 29. Tidak Dapat Dihubungi
30 Bab 30. Suka Direpotkan
31 Bab 31. Janji Temu
32 Bab 32. Minta Tolong
33 Bab 33. Mengetesmu Terlebih Dahulu
34 Bab 34. Jangan Berisik
35 Bab 35. Menggoda Lebih Ekstrim
36 Bab 36. Tak Dapat Menahannya
37 Bab 37. Aku Membutuhkanmu
38 Bab 38. Honey Bee
39 Bab 39. Menunjukkan Sifat Asli
40 Bab 40. Bohong Pertama
41 Bab 41. Aku Tidak Suka Melihatnya
42 Bab 42. Menyampaikan Kabar Bahagia
43 Bab 43. Pesan Nomor Tak Dikenal
44 Bab 44. Menginginkanmu
45 Bab 45. Keputusan
46 Bab 46. Berbelanja (Memanjakanmu)
47 Bab 47. Kejujuran
48 Bab 48. Naik Jabatan
49 Bab 49. Janji Suci Untuk Wanita Lain
50 Bab 50. Hanya Butuh Lima Menit
51 Bab 51. Merasakannya Kembali
52 Bab 52. Sekali Lagi
53 Bab 53. Buka Mulutmu!
54 Bab 54. Perasaan Joana
55 Bab 55. Bianca Masih Sakit
56 Bab 56. Hadiah Untuk Istri
57 Bab 57. Tak Bisa Bohong
58 Bab 58. Jangan Salah
59 Terjerat Pesona Tuan Amnesia by Itta Haruka07
60 Bab 59. Penolakan
61 Bab 60. Sejak Kapan
62 Bab 61. Harusnya Tahu Diri
63 Bab 62. Tidak Ingin Tinggal Satu Atap
64 Bab 63. Resign
65 Bab 64. Pil Kontrasepsi
66 Bab 65. Meledak-ledak
67 Bab 66. Aku Mohon
68 Bab 67. Semakin Kurang Ajar
69 Bab 68. Aroma Parfum Lain
70 Bab 69. Undangan Makan Malam
71 Bab 70. HRW CORP
72 Bab 71. Berterimakasih Dengan Semestinya
73 Bab 72. Mencari Tahu
74 Bab 73. Tercengang
75 Bab 74. Aku Tidak Akan Pernah Kalah
76 Bab 75. Kecurigaan Lagi
77 Bab 76. Menghentikan
78 Bab 77. Tidak Terima
79 Bab 78. Tergesa-gesa
80 Bab 79. Seperti Runtuh
81 Bab 80. Pertengkaran Hebat
82 Bab 81. Menemui Kehancuran
83 Bab 82. Ceritakan
84 Bab 83. Kehilangan Pegangan Hidup
85 Bab 84. Memutarbalikkan Fakta
86 Bab 85. Masih Mengelak
87 Bab 86. Aku Hanya Sebuah Boneka
88 Bab 87. Konsekuensi
89 Bab 88. Kekecewaan Keluarga
90 Bab 89. Perselingkuhan Tidak Patut Dibenarkan
91 Bab 90. Kehancuran Joana
92 Bab 91. Bianca Pergi
93 Bab 92. Gamang (Belum Sadar)
94 Bab 93. Kecurigaan Zoya
95 Bab 94. Mencari Keberadaan Bianca
96 Bab 95. Kamu Adalah Rumah
97 Pengumuman
98 2B (1)
99 2B (2)
100 2B (3)
101 2B (4)
102 2B (5)
103 Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
104 2B (6)
105 2B (7)
106 2B (8)
107 2B (9)
108 New Novel
109 New Novel
110 2B (10)
111 2B (11)
112 2B (12)
113 New Novel by ntaamelia
114 New Novel
115 New Novel
116 New Novel
117 New Novel
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1. Pertemuan Pertama
2
Bab 2. Kehidupan Bianca
3
Bab 3. Mengeluh Tak Punya Waktu
4
Bab 4. Sikap Joana
5
Bab 5. Mendadak Ke Luar Kota
6
Bab 6. Perhatian Kecil
7
Bab 7. Pria Idaman
8
Bab 8. Aku Menyukaimu
9
Bab 9. Menguasai Diri
10
Bab 10. Bercerita
11
Bab 11. Bertemu Mantan
12
Bab 12. Mansion
13
Bab 13. Mengadu Pada Cinta Pertama
14
Bab 14. Pulang Bersama
15
Bab 15. Berusaha Berubah
16
Bab 16. Biar Saya Yang Buatkan
17
Bab 17. Ukuran S
18
Bab 18. Tidak Cuma-cuma
19
Bab 19. Makan Malam Romantis
20
Bab 20. Masakan Bianca
21
Bab 21. Rasa Cemas
22
Bab 22. Telepon
23
Bab 23. Jangan Keras Kepala
24
Bab 24. Mencemaskan Suami
25
Bab 25. Menemanimu Bekerja
26
Bab 26. Katakan!
27
Bab 27. Kacau
28
Bab 28. Mendengarkan Satu Sisi
29
Bab 29. Tidak Dapat Dihubungi
30
Bab 30. Suka Direpotkan
31
Bab 31. Janji Temu
32
Bab 32. Minta Tolong
33
Bab 33. Mengetesmu Terlebih Dahulu
34
Bab 34. Jangan Berisik
35
Bab 35. Menggoda Lebih Ekstrim
36
Bab 36. Tak Dapat Menahannya
37
Bab 37. Aku Membutuhkanmu
38
Bab 38. Honey Bee
39
Bab 39. Menunjukkan Sifat Asli
40
Bab 40. Bohong Pertama
41
Bab 41. Aku Tidak Suka Melihatnya
42
Bab 42. Menyampaikan Kabar Bahagia
43
Bab 43. Pesan Nomor Tak Dikenal
44
Bab 44. Menginginkanmu
45
Bab 45. Keputusan
46
Bab 46. Berbelanja (Memanjakanmu)
47
Bab 47. Kejujuran
48
Bab 48. Naik Jabatan
49
Bab 49. Janji Suci Untuk Wanita Lain
50
Bab 50. Hanya Butuh Lima Menit
51
Bab 51. Merasakannya Kembali
52
Bab 52. Sekali Lagi
53
Bab 53. Buka Mulutmu!
54
Bab 54. Perasaan Joana
55
Bab 55. Bianca Masih Sakit
56
Bab 56. Hadiah Untuk Istri
57
Bab 57. Tak Bisa Bohong
58
Bab 58. Jangan Salah
59
Terjerat Pesona Tuan Amnesia by Itta Haruka07
60
Bab 59. Penolakan
61
Bab 60. Sejak Kapan
62
Bab 61. Harusnya Tahu Diri
63
Bab 62. Tidak Ingin Tinggal Satu Atap
64
Bab 63. Resign
65
Bab 64. Pil Kontrasepsi
66
Bab 65. Meledak-ledak
67
Bab 66. Aku Mohon
68
Bab 67. Semakin Kurang Ajar
69
Bab 68. Aroma Parfum Lain
70
Bab 69. Undangan Makan Malam
71
Bab 70. HRW CORP
72
Bab 71. Berterimakasih Dengan Semestinya
73
Bab 72. Mencari Tahu
74
Bab 73. Tercengang
75
Bab 74. Aku Tidak Akan Pernah Kalah
76
Bab 75. Kecurigaan Lagi
77
Bab 76. Menghentikan
78
Bab 77. Tidak Terima
79
Bab 78. Tergesa-gesa
80
Bab 79. Seperti Runtuh
81
Bab 80. Pertengkaran Hebat
82
Bab 81. Menemui Kehancuran
83
Bab 82. Ceritakan
84
Bab 83. Kehilangan Pegangan Hidup
85
Bab 84. Memutarbalikkan Fakta
86
Bab 85. Masih Mengelak
87
Bab 86. Aku Hanya Sebuah Boneka
88
Bab 87. Konsekuensi
89
Bab 88. Kekecewaan Keluarga
90
Bab 89. Perselingkuhan Tidak Patut Dibenarkan
91
Bab 90. Kehancuran Joana
92
Bab 91. Bianca Pergi
93
Bab 92. Gamang (Belum Sadar)
94
Bab 93. Kecurigaan Zoya
95
Bab 94. Mencari Keberadaan Bianca
96
Bab 95. Kamu Adalah Rumah
97
Pengumuman
98
2B (1)
99
2B (2)
100
2B (3)
101
2B (4)
102
2B (5)
103
Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
104
2B (6)
105
2B (7)
106
2B (8)
107
2B (9)
108
New Novel
109
New Novel
110
2B (10)
111
2B (11)
112
2B (12)
113
New Novel by ntaamelia
114
New Novel
115
New Novel
116
New Novel
117
New Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!