Bab 18. Tidak Cuma-cuma

Karena terlalu gagal fokus, Bizard langsung berlari dengan membawa jas kerjanya yang ia sampirkan di sandaran kursi. Tanpa berkata apapun, dia memeluk tubuh Bianca dari belakang, menutup bagian yang menurutnya sangat berbahaya.

Bianca terkejut bukan main, sebab baru saja dia mengangkat badan, Bizard sudah menubruk tubuhnya dari belakang. Bahkan kini dua tangan kekar itu melingkar sempurna di sepanjang pinggang rampingnya.

Wanita itu langsung meneguk ludah, merasakan sesuatu yang lain. Karena posisi mereka sangat intim. Apalagi aroma maskulin dari tubuh Bizard yang menyeruak ke indera penciumannya. Sial, dia ini berpikir apa?

Bianca mengatur nafas, kemudian tersenyum sumringah, dia sedikit menggigit bibir, karena akhirnya Bizard tergoda juga.

"Tuan, ada apa? Kenapa memelukku?" tanya Bianca, pura-pura bodoh. Padahal ia tahu bahwa Bizard pasti habis melihat sesuatu.

Mendengar itu, sontak saja Bee langsung tersadar. Dia menatap tangannya yang melingkar penuh di pinggang Bianca, sambil memegangi jas.

Sekali lagi, Bee meneguk ludah. Kemudian melepaskan pelukannya. Pria itu tampak gelagapan, karena bertindak begitu sembarangan. "Aaa maafkan aku, aku hanya ingin menutupi tubuhmu, Bianca. Lagi pula kenapa bisa seragammu sekecil itu?"

Bianca memutar tubuh, menatap Bizard yang terlihat gusar, dia pun menarik sudut bibir ke atas, membentuk seringai.

"Ini seragam satu-satunya yang tersisa, Tuan. Jadi terpaksa saya memakainya," jawab Bianca dengan sedikit sendu, agar Bizard percaya bahwa dia sebenarnya tidak sengaja memakai pakaian seperti itu.

"Tidak ada lagi?"

Bianca menggeleng lemah.

Hah, Bizard menghela nafas, seolah membuang beban yang memenuhi dadanya. Kemudian tanpa bicara, dia kembali mendekati Bianca. Memasang jasnya di pinggang wanita itu, agar bagian belakang tubuh Bianca tidak terlihat.

"Kamu wanita, jangan memakai pakaian terlalu terbuka. Karena kita tidak tahu, kejahatan yang sedang mengintai kita."

Bianca bergeming, dia merasakan bahwa Bee benar-benar pria yang baik, hingga menjaga betul dirinya. Selama ini, tidak ada satu pun pria yang melakukan hal tersebut padanya, yang ada mereka malah senang Bianca memakai pakaian terbuka.

Wanita cantik itu sedikit tersentuh, hingga tanpa sadar dia pun tersenyum tipis.

"Ayo ikut aku!" ajak Bee, membuat Bianca tersadar dari lamunannya.

"Ke—ke mana?" tanyanya terbata.

"Membeli baju untukmu, setidaknya yang lebih sopan," jawab Bee sambil membalikkan badan. Dia menyambar kunci mobil di atas meja dan kembali mengajak Bianca yang terlihat mematung. "Ayo, biar aku yang bayar. Kamu tenang saja."

Bianca mengulas senyum, mendapati kebaikan Bizard yang begitu tulus padanya. Wanita cantik itu pun mengangguk, mengekor pada Bizard yang melangkah lebih dulu.

"Tuan, memangnya tidak apa-apa kalau saya pakai baju lain?" tanya Bianca, saat mereka sudah berada di dalam mobil. Bizard tak langsung menjawab, karena dia sedang fokus menyetir, membawa kendaraan roda empat itu keluar dari gerbang perusahaan.

"Apa katamu?" tanya Bee.

"Kan sudah ada seragam dari kantor, masa saya pakai baju lain, apa tidak akan menjadi masalah?"

"Tidak apa-apa, nanti aku yang bicara pada bos."

Bianca mengerjap beberapa kali, kenapa semua urusan seolah menjadi mudah di tangan Bizard?

"Terima kasih ya, Tuan, anda terus membantu saya. Saya janji nanti kalau sudah gajian, uangnya saya ganti."

Bizard menoleh ke arah Bianca sambil menggelengkan kepala. "Tidak perlu. Kita kan hanya beli baju, bukan beli tokonya." Pria tampan itu terkekeh, membuat Bianca ikut tersenyum pula.

"Kenapa malah mengajakku bercanda? Saya serius, Tuan."

"Aku juga serius, Bianca."

Bizard kembali melayangkan tatapannya pada Bianca. Hingga sorot mata mereka bertemu, beradu dan saling mengunci cukup lama.

"Tuan awas!" pekik Bianca, saat dia melihat mobil Bee ingin menabrak trotoar. Bee langsung memutar stir, kemudian membawa mobil itu kembali ke tengah jalan raya. Kedua orang tampak sangat terkejut, bahkan suara klakson beberapa kendaraan mengudara, ikut memberi peringatan pada mereka.

Nafas keduanya terdengar memburu.

"Maafkan aku, hampir saja membuat kita celaka."

"Tidak apa-apa, Tuan, lain kali lebih hati-hati lagi, dan ingat jangan menyetir dalam keadaan mengantuk ataupun mabuk, itu sangat berbahaya," timpal Bianca, memeringati Bizard agar tidak bertindak ceroboh.

Bizard pun mengangguk, mereka meneruskan perjalanan hingga sampai di salah satu pusat perbelanjaan. Bianca yang sadar betul akan waktu yang Bizard punya, langsung memilih baju yang terlihat lebih longgar.

"Ini saja, Tuan."

"Yang warna itu juga bagus, sekalian saja."

"Tuan, jangan! Ini terlalu banyak."

"Tidak apa-apa, supaya kamu punya baju untuk gonta-ganti."

Akhirnya Bianca hanya bisa pasrah, dia langsung berganti pakaian dengan setelan hitam putih. Kali ini Bee membelikan wanita itu celana, agar tidak ada adegan melihat yang cerah-cerah.

Sampai di perusahaan, Bianca tak langsung turun, salah satu tangannya memegang lengan Bee. Hingga pria yang tengah membuka seat belt itu menoleh.

"Tuan, terima kasih ya. Tapi saya tidak ingin menerima ini dengan cuma-cuma, saya akan membayarnya dengan membuatkan anda sarapan," ujar Bianca dengan bola mata berbinar.

"Tidak perlu, Bianca."

Bee menolak, karena setiap pagi dia sarapan di rumah bersama dengan istrinya. Namun, Bianca menggelengkan kepala.

"Saya akan tetap membuatkannya. Karena saya tidak ingin dicap sebagai seseorang yang tidak tahu terima kasih. Dimakan atau tidak, yang penting saya sudah berusaha."

Ayo, Bianca, buat dia candu dengan masakanmu.

***

Jangan lupa vote, kembangnya🐝

Senin Oey Senin 😩

Terpopuler

Comments

Cipika Cipiki

Cipika Cipiki

usaha sang pelakor 😁
jangan di tiru ya penghuni bumi 😄

2024-06-01

2

Lyana Gunawan

Lyana Gunawan

dari perut trus ke anu yA🤭😂

2023-04-22

0

nuna_jhs94

nuna_jhs94

gass terus bia

2023-04-03

0

lihat semua
Episodes
1 Bab 1. Pertemuan Pertama
2 Bab 2. Kehidupan Bianca
3 Bab 3. Mengeluh Tak Punya Waktu
4 Bab 4. Sikap Joana
5 Bab 5. Mendadak Ke Luar Kota
6 Bab 6. Perhatian Kecil
7 Bab 7. Pria Idaman
8 Bab 8. Aku Menyukaimu
9 Bab 9. Menguasai Diri
10 Bab 10. Bercerita
11 Bab 11. Bertemu Mantan
12 Bab 12. Mansion
13 Bab 13. Mengadu Pada Cinta Pertama
14 Bab 14. Pulang Bersama
15 Bab 15. Berusaha Berubah
16 Bab 16. Biar Saya Yang Buatkan
17 Bab 17. Ukuran S
18 Bab 18. Tidak Cuma-cuma
19 Bab 19. Makan Malam Romantis
20 Bab 20. Masakan Bianca
21 Bab 21. Rasa Cemas
22 Bab 22. Telepon
23 Bab 23. Jangan Keras Kepala
24 Bab 24. Mencemaskan Suami
25 Bab 25. Menemanimu Bekerja
26 Bab 26. Katakan!
27 Bab 27. Kacau
28 Bab 28. Mendengarkan Satu Sisi
29 Bab 29. Tidak Dapat Dihubungi
30 Bab 30. Suka Direpotkan
31 Bab 31. Janji Temu
32 Bab 32. Minta Tolong
33 Bab 33. Mengetesmu Terlebih Dahulu
34 Bab 34. Jangan Berisik
35 Bab 35. Menggoda Lebih Ekstrim
36 Bab 36. Tak Dapat Menahannya
37 Bab 37. Aku Membutuhkanmu
38 Bab 38. Honey Bee
39 Bab 39. Menunjukkan Sifat Asli
40 Bab 40. Bohong Pertama
41 Bab 41. Aku Tidak Suka Melihatnya
42 Bab 42. Menyampaikan Kabar Bahagia
43 Bab 43. Pesan Nomor Tak Dikenal
44 Bab 44. Menginginkanmu
45 Bab 45. Keputusan
46 Bab 46. Berbelanja (Memanjakanmu)
47 Bab 47. Kejujuran
48 Bab 48. Naik Jabatan
49 Bab 49. Janji Suci Untuk Wanita Lain
50 Bab 50. Hanya Butuh Lima Menit
51 Bab 51. Merasakannya Kembali
52 Bab 52. Sekali Lagi
53 Bab 53. Buka Mulutmu!
54 Bab 54. Perasaan Joana
55 Bab 55. Bianca Masih Sakit
56 Bab 56. Hadiah Untuk Istri
57 Bab 57. Tak Bisa Bohong
58 Bab 58. Jangan Salah
59 Terjerat Pesona Tuan Amnesia by Itta Haruka07
60 Bab 59. Penolakan
61 Bab 60. Sejak Kapan
62 Bab 61. Harusnya Tahu Diri
63 Bab 62. Tidak Ingin Tinggal Satu Atap
64 Bab 63. Resign
65 Bab 64. Pil Kontrasepsi
66 Bab 65. Meledak-ledak
67 Bab 66. Aku Mohon
68 Bab 67. Semakin Kurang Ajar
69 Bab 68. Aroma Parfum Lain
70 Bab 69. Undangan Makan Malam
71 Bab 70. HRW CORP
72 Bab 71. Berterimakasih Dengan Semestinya
73 Bab 72. Mencari Tahu
74 Bab 73. Tercengang
75 Bab 74. Aku Tidak Akan Pernah Kalah
76 Bab 75. Kecurigaan Lagi
77 Bab 76. Menghentikan
78 Bab 77. Tidak Terima
79 Bab 78. Tergesa-gesa
80 Bab 79. Seperti Runtuh
81 Bab 80. Pertengkaran Hebat
82 Bab 81. Menemui Kehancuran
83 Bab 82. Ceritakan
84 Bab 83. Kehilangan Pegangan Hidup
85 Bab 84. Memutarbalikkan Fakta
86 Bab 85. Masih Mengelak
87 Bab 86. Aku Hanya Sebuah Boneka
88 Bab 87. Konsekuensi
89 Bab 88. Kekecewaan Keluarga
90 Bab 89. Perselingkuhan Tidak Patut Dibenarkan
91 Bab 90. Kehancuran Joana
92 Bab 91. Bianca Pergi
93 Bab 92. Gamang (Belum Sadar)
94 Bab 93. Kecurigaan Zoya
95 Bab 94. Mencari Keberadaan Bianca
96 Bab 95. Kamu Adalah Rumah
97 Pengumuman
98 2B (1)
99 2B (2)
100 2B (3)
101 2B (4)
102 2B (5)
103 Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
104 2B (6)
105 2B (7)
106 2B (8)
107 2B (9)
108 New Novel
109 New Novel
110 2B (10)
111 2B (11)
112 2B (12)
113 New Novel by ntaamelia
114 New Novel
115 New Novel
116 New Novel
117 New Novel
Episodes

Updated 117 Episodes

1
Bab 1. Pertemuan Pertama
2
Bab 2. Kehidupan Bianca
3
Bab 3. Mengeluh Tak Punya Waktu
4
Bab 4. Sikap Joana
5
Bab 5. Mendadak Ke Luar Kota
6
Bab 6. Perhatian Kecil
7
Bab 7. Pria Idaman
8
Bab 8. Aku Menyukaimu
9
Bab 9. Menguasai Diri
10
Bab 10. Bercerita
11
Bab 11. Bertemu Mantan
12
Bab 12. Mansion
13
Bab 13. Mengadu Pada Cinta Pertama
14
Bab 14. Pulang Bersama
15
Bab 15. Berusaha Berubah
16
Bab 16. Biar Saya Yang Buatkan
17
Bab 17. Ukuran S
18
Bab 18. Tidak Cuma-cuma
19
Bab 19. Makan Malam Romantis
20
Bab 20. Masakan Bianca
21
Bab 21. Rasa Cemas
22
Bab 22. Telepon
23
Bab 23. Jangan Keras Kepala
24
Bab 24. Mencemaskan Suami
25
Bab 25. Menemanimu Bekerja
26
Bab 26. Katakan!
27
Bab 27. Kacau
28
Bab 28. Mendengarkan Satu Sisi
29
Bab 29. Tidak Dapat Dihubungi
30
Bab 30. Suka Direpotkan
31
Bab 31. Janji Temu
32
Bab 32. Minta Tolong
33
Bab 33. Mengetesmu Terlebih Dahulu
34
Bab 34. Jangan Berisik
35
Bab 35. Menggoda Lebih Ekstrim
36
Bab 36. Tak Dapat Menahannya
37
Bab 37. Aku Membutuhkanmu
38
Bab 38. Honey Bee
39
Bab 39. Menunjukkan Sifat Asli
40
Bab 40. Bohong Pertama
41
Bab 41. Aku Tidak Suka Melihatnya
42
Bab 42. Menyampaikan Kabar Bahagia
43
Bab 43. Pesan Nomor Tak Dikenal
44
Bab 44. Menginginkanmu
45
Bab 45. Keputusan
46
Bab 46. Berbelanja (Memanjakanmu)
47
Bab 47. Kejujuran
48
Bab 48. Naik Jabatan
49
Bab 49. Janji Suci Untuk Wanita Lain
50
Bab 50. Hanya Butuh Lima Menit
51
Bab 51. Merasakannya Kembali
52
Bab 52. Sekali Lagi
53
Bab 53. Buka Mulutmu!
54
Bab 54. Perasaan Joana
55
Bab 55. Bianca Masih Sakit
56
Bab 56. Hadiah Untuk Istri
57
Bab 57. Tak Bisa Bohong
58
Bab 58. Jangan Salah
59
Terjerat Pesona Tuan Amnesia by Itta Haruka07
60
Bab 59. Penolakan
61
Bab 60. Sejak Kapan
62
Bab 61. Harusnya Tahu Diri
63
Bab 62. Tidak Ingin Tinggal Satu Atap
64
Bab 63. Resign
65
Bab 64. Pil Kontrasepsi
66
Bab 65. Meledak-ledak
67
Bab 66. Aku Mohon
68
Bab 67. Semakin Kurang Ajar
69
Bab 68. Aroma Parfum Lain
70
Bab 69. Undangan Makan Malam
71
Bab 70. HRW CORP
72
Bab 71. Berterimakasih Dengan Semestinya
73
Bab 72. Mencari Tahu
74
Bab 73. Tercengang
75
Bab 74. Aku Tidak Akan Pernah Kalah
76
Bab 75. Kecurigaan Lagi
77
Bab 76. Menghentikan
78
Bab 77. Tidak Terima
79
Bab 78. Tergesa-gesa
80
Bab 79. Seperti Runtuh
81
Bab 80. Pertengkaran Hebat
82
Bab 81. Menemui Kehancuran
83
Bab 82. Ceritakan
84
Bab 83. Kehilangan Pegangan Hidup
85
Bab 84. Memutarbalikkan Fakta
86
Bab 85. Masih Mengelak
87
Bab 86. Aku Hanya Sebuah Boneka
88
Bab 87. Konsekuensi
89
Bab 88. Kekecewaan Keluarga
90
Bab 89. Perselingkuhan Tidak Patut Dibenarkan
91
Bab 90. Kehancuran Joana
92
Bab 91. Bianca Pergi
93
Bab 92. Gamang (Belum Sadar)
94
Bab 93. Kecurigaan Zoya
95
Bab 94. Mencari Keberadaan Bianca
96
Bab 95. Kamu Adalah Rumah
97
Pengumuman
98
2B (1)
99
2B (2)
100
2B (3)
101
2B (4)
102
2B (5)
103
Hasrat Tuan Impoten By Itta Haruka07
104
2B (6)
105
2B (7)
106
2B (8)
107
2B (9)
108
New Novel
109
New Novel
110
2B (10)
111
2B (11)
112
2B (12)
113
New Novel by ntaamelia
114
New Novel
115
New Novel
116
New Novel
117
New Novel

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!