Ch. 20 ~ Rahasia dalam Rencana

Mendengar peringatan Tetua Tiandou, dengan segera ketua Sun Sian berbaring ditempat semula namun lebih dulu memakan buah Merah yang diberikan oleh Tan hao beberapa waktu yang lalu untuk menyamarkan kondisi asli tubuh dengan khasiat tahan lama.

Ketiga tetua yang melihat, sempat di buat tak percaya dengan khasiat buah yang Ketua Sun sian telan karena begitu cepat dan membuat kondisi Ketua Sun sian seperti orang keracunan namun tanpa luka luar.

" Tetua Jing yun, bagaimana kondisi Ketua sekte?. Apakah tebakanku benar tentang bocah itu?.." ucap seseorang dari balik pintu yang langsung membuka pintu dan masuk dengan beberapa muridnya menunggu di luar.

" Ohh, tetua Shi fei. Anda bisa lihat sendiri, bisa dikatakan bahwa kondisi ketua sudah lebih baik dari sebelumnya, meskipun tenaga dalam serta ilmu nya lenyap.." kata Tetua Jing yun dengan menggeleng kepala pelan sembari memasang raut wajah kecewa.

Diikuti juga oleh Tetua Feiying dan Tetua Tiandou yang memasang raut wajah kecewa serta kepala menunduk.

Dengan tatapan tajam tetua Shi fei mendekati Ketua Sun sian yang langsung mengamati serta memeriksa keadaan Ketua Sun sian. Setelah beberapa saat tetua Shi fei tersenyum tipis yang tertahan.

" aku sudah memperingatkan. Sekarang bagaimana pertanggung jawaban kalian??. Dengan kondisi seperti ini, tidak mengubah keadaan bahwa Sekte Tujuh Tombak Emas membutuhkan Ketua baru untuk memimpin. Sebaiknya kita memikirkan langkah kedepan sambil mencoba mencari pengobatan yang cocok untuk Ketua Sun sian.." kata tetua Shi fei melipat kedua tangannya kebelakang dengan tatapan mata penuh siasat.

Ketiga Tetua menyadari maksud dari Tetua Shi fei, dengan menahan amarah serta kegeraman yang amat sangat. Mereka memasang raut wajah kebingungan. Yang tentu saja itu bagian dari rencana mereka.

" Entahlah, kami tidak bisa memutuskan. Sebaiknya kita menunggu kedatangan Putri dari Ketua sekte setelah itu kita adakan pertemuan Tetua Tombak. Kita tidak bisa terburu-buru untuk masalah masa depan Sekte.." ucap Tetua Tiandou dengan wajah lesu menatap ke arah ketua Sun sian berbaring.

Dan tentu saja Ketua Sun sian mendengar serta mengetahui sebab dia sadar penuh. Hanya kondisinya saja yang seolah masih lumpuh.

" Benar yang dikatakan Tetua Tiandou, pertama yang kita lakukan adalah menyambut kedatangan Nona Mei, setelah itu menyiapkan rencana pertemuan Tetua Tombak.." ucap Tetua Feiying menimpali perkataan Tetua Tiandou.

" heh, Terserah kalian. Aku hanya memberi saran saja. Untuk penyambutan nona Mei silahkan kalian saja, aku dan beberapa muridku akan pergi ke hutan mencari kristal inti hewan buas..." ucap datar Tetua Shi fei dengan senyuman sinis sembari berlalu pergi tanpa pamit.

Mendengar perkataan Tetua shi fei, ketiga Tetua lainnya saling berpandangan lalu mengangguk pelan.

Mereka paham benar, jika mencari krital inti hanya alasan yang di buat-buat Tetua Shi fei untuk memudahkannya keluar dari sekte untuk waktu yang lama.

Ketiga Tetua mempunyai pikiran yang sama. Pasti Tetua Shi fei pergi menemui dalang di balik pengkhianatannya dan merencanakan sesuatu yang lebih besar lagi.

Sebab dengan alasan mencari Kristal inti, biasa nya para murid beserta Seorang Tetua memerlukan waktu satu bulan. Sebab hewan buas tidak semua nya mempunyai Kristal inti, hanya hewan buas yang sudah mencapai umur 100 tahun lebih yang mempunyai kristal inti dalam tubuhnya.

" Haihh, jika saja Shi fei mengetahui kalau kita mendapatkan kekuatan hebat dari masa lalu, aku ingin lihat expresi apa yang ditujukannya hehehe.." ucap Tetua Jing yun dengan kembali berexpresi tenang dengan tertawa terkekehnya.

" hahaha, kekuatan kita sudah jauh melebihi tingkatan tenaga dalam. Aku takut akan sombong pada waktunya.." sergap Tetua Feiying dengan tawa nakalnya.

" haiyaaa, Tetua sekalian apa tidak merasa aneh??.." sergap Tetua Tiandou cepat. yang menghentikan tawa mereka.

Dengan bersamaan mereka memandang Tetua Tiandou.

"..Maksud Tetua Tiandou apa??...

" hemm sudah kuduga kalian tidak menyadari. Begini, jika tenaga dalam memerlukan kristal inti hewan buas untuk meningkatkan lingkaran tenaga dalam. Lalu Spirit energi yang kita miliki menggunakan apa untuk meningkatkan kekuatan...???.." kata Tetua Tiandou dengan tersenyum tipis.

Tetua Jing yun dan Tetua Feiying begitu juga Ketua Sun sian.. Begitu terkejut dengan perkataan dari Tetua Tiandou yang tidak mereka sadari lebih awal.

Tentu saja membutuhkan sesuatu untuk peningkatan tapi mereka terlalu euforia telah mendapatkan kekuatan yang lebih hebat sehingga membuat mereka melupakan hal paling mendasar dalam ilmu kependekaran.

" Benar juga, pantas saja sejak tadi aku merasa ada sesuatu yang kurang. Ternyata malah hal mendasar seperti ini. haihh bagaimana kita menanyakan pada junior Tan hao nantinya?? aku merasa terlalu sungkan bertanya untuk sekarang. haaaiiiihhh.." ucap Tetua Jing yun dengan menghela nafas panjang.

" Tetua tenanglah, aku memiliki jawabannya. Tak perlu Tuan.. uhh Junior Tan hao yang memberi tahukannya.." ucap Tetua Tiandou gugup karena hampir saja salah bicara. Yang tentu saja disadari kedua tetua lainnya namun tidak mempermasalahkannya.

" Apakah benar begitu Tetua Tiandou?? jika benar. Syukurlah, kita tidak harus selalu merepotkan junior Tan hao setiap kali menemui hal yang tidak kita mengerti.." kata Tetua Feiying lega dengan menyandarkan bahunya di salah satu tiang peyangga kediaman Ketua Sun sian.

".. Senior, jika Putri dari Ketua sekte sudah datang. Jangan memberitahu tentangku, atau memberitahu rencana kita. Kemungkinan dia telah lama terhasut menurut instingku."

Ketika Tetua Tiandou bersiap ingin menjelaskan tentang pernyataannya, tiba-tiba ia di kejutkan dengan suara Tan hao terdengar di kepala nya. Sesaat kemudian dia sadar bahwa itu adalah kekuatan lain dari spirit energi yaitu mampu berbicara jarak jauh menggunakan alam bawah sadar atau disebut Telepati.

Setelah menunggu sesaat suara itu tak ada lagi, barulah Tetua Tiandou tersadar dari lamunannya.

" Tetua Tiandou, apa yang terjadi mengapa kau melamun? bukankah kau ingin menjelaskan tentang pernyataanmu tadi.." kata Tetua Jing Yun yang menyadari jika Tetua Tiandou terdiam kosong sesaat.

" Ahh maafkan aku, baru saja aku mendapat pesan dari Junior Tan Hao. Jika Nona Liqin Mei telah kembali, kita dilarang memberitahukan mengenai Junior Tan Hao dan rencana kita padanya sebab menurut Junior ada kemungkinan Nona Liqin Mei telah lama terhasut.." kata Tetua Tiandou denga jelas seperti pesan yang dirinya terima.

"..A-apaa.."

Mendengar pesan yang disampaikan, Kedua Tetua terkejut tak percaya.

Mereka saling berpandangan tidak percaya jika Putri dari Ketua Sekte ikut terlibat.

" Bagaimana mungkin bisa?? Nona Liqin Mei bahkan belum pernah kembali setelah dikirim berlatih ke sekte Anggrek Suci sejak umur 5 tahun.." kata Tetua Feiying dengan nada berat tak percaya.

Tetua Jing Yun hanya diam terlihat berfikir sesuatu dengan mata terpejamnya.

Begitu juga dengan Tetua Tiandou yang melirik kesana.kemari seoalah juga mencari sesuatu.

" Jika memang begitu, Mari kita percayakan rencana ini pada junior Tan Hao. Hanya kita berlima saja yang tahu soal siasat ini. Tugas kita memastikan semua dalam jalur rencana kita. Biarkan Junior Tan hao dengan kebebasan dia bergerak menjalankan siasat ini.." ucap pelan Tetua Jing yun sembari membuka mata perlahan dengan nafas pelan.

" Aku rasa juga begitu. Benar memang begitulah seharusnya.. " ucap kedua Tetua lainnya.

Setelah menyelesaikan diskusi singkat bersama juga Ketua Sun sian. Akhirnya mereka bertiga membubarkan diri, pergi ke arah masing-masing tujuan yang telah di sepakati.

...

Tak jauh dari depan pintu gerbang Sekte terdapat beberapa kereta kuda yang membawa barang selain itu ada salah satu kereta kuda yang berbentuk seperti tandu rumah kecil.

" Putri Ketua Sekte Tujuh Tombak Emas Tibaaa.." seru pengawal yang berposisi paling depan.

Mendengar seruan tersebut salah satu petugas pintu masuk gerbang utama sekte mendatangi rombongan kereta kuda.

Itu dilakukan untuk memastikan kebenaran laporan sebelum memberi izin masuk.

Namun, sebelum Petugas itu menyingkap tirai yang menutupi tandu itu, tiba-tiba ada sebuah tendangan tepat mengenai perut petugas itu yang kontan saja terpental hingga terjatuh beberapa meter. Lalu dari dalam tandu tersebut dengan pelan muncul sosok wanita muda cantik dengan gaun biru muda yang bercorak bunga anggrek merah juga berambut hitam memanjang halus dengan mahkota kecil berbentuk kumpulan anggrek terdapat di sisi kanan bagian kepalanya.serta memegang pedang bermata dua.

" Kau tidak pantas mendekatiku, dasar rendahan.." seru ketus sosok wanita itu dengan tatapan jijiknya.

Para rombongan lainnya serta beberapa warga biasa yang ikut mengantre masuk ke sekte melihat Wanita itu keluar dari tandunya menatap dengan rasa kekaguman karena kecantikannya.

" Lihat, itu Putri Liqin Mei..

iya benar, itu Nona Mei. Sungguh wanita yang cantik..

Anak dari Ketua Sekte sungguh berparas cantik, andaikan aku punya anak laki-laki..

Ucapan ucapan kekaguman segera mengisi keheningan akibat terjatuh tiba-tiba petugas jaga. Yang berusaha berdiri sambil memegang perutnya.

"Maafkan atas kelancangan saya, Nona Mei. Saya hanya menjalankan tugas memastikan tidak ada kesalahan. Sekali lagi mohon maafkan saya.." ucap pelan Petugas tersebut dengan bibir bergetar menahan sakit serta takut.

"Kau pikir aku kembali adalah kesalahan? Petugas kurang ajar,.

Pengawal, seret dia masuk beri dia pelajaran.." seru Liqin Mei dengan kesombongan yang tak ditutupi sedikitpun.

yang perintahnya langsung di jalankan tanpa ada yang berani mempertanyakan.

Dengan di seret nya salah satu petugas itu, Liqin Mei berjalan cepat memasuki pintu gerbang seolah merasa jijik tidak nyaman berlama-lama dengan orang-orang biasa.

Melihat apa yang telah terjadi, tatapan kekaguman orang-orang yang berada ditempat itu seketika berubah menjadi tatapan sinis serta kecewa.

Terpopuler

Comments

Sutarwi Ahmad

Sutarwi Ahmad

jika manusia bangga DG apa yg dimiliki,pastilah angkuh /sombong.

2024-02-12

0

Harman LokeST

Harman LokeST

angkuh banget

2023-08-19

1

Laura Aqila

Laura Aqila

Kirain putri yg kalem,,, hadeuh,,,

2021-04-24

2

lihat semua
Episodes
1 Pulau Phoenix
2 Ch. 2 ~ Anak cerdas berhati luas
3 Ch. 3 ~ Hutan Kematian
4 Ch. 4 ~ Ye Yuan
5 Ch. 5 ~ Ilmu Ilusi
6 Ch. 6 ~ Terlahir Kembali
7 Ch. 7 ~ Pengemis Muda
8 Ch. 8 ~ Perselisihan Tak Berujung
9 Ch. 9 ~ Pendekar Misterius
10 Ch. 10 ~ Sekte Tujuh Tombak Emas
11 Ch. 11 ~ Pendekar Muda Berbakat
12 Ch. 12 ~ Musuh dalam Selimut
13 Ch.13 ~ Kembalinya Tombak Naga Emas
14 Ch. 14 ~ Kembalinya Tombak Naga Emas 1
15 Ch. 15 ~ Kekuatan Baru
16 Ch. 16 ~ Proses Kepemilikan
17 Ch. 17 ~ Utusan Dewi
18 Ch. 18 ~ Empat Orang Terpilih
19 Ch. 19 ~ Asosiasi Menara Emas
20 Ch. 20 ~ Rahasia dalam Rencana
21 Ch. 21 ~ Keangkuhan
22 Ch. 22 ~ Siasat Bayangan
23 Ch. 23 ~ Kerjasama
24 Ch. 24 ~ Kegagalan Pembunuh Bayaran
25 Ch. 25 ~ Empat Dewi
26 Ch. 26 ~ Yue Yun
27 Ch. 27 ~ Kerja Sama Terjalin
28 Ch. 28 ~ Pengkhianatan Shi Fei
29 Ch. 29 ~ Kesombongan Yang Jatuh
30 Ch. 30 ~ Tan Hao Vs Iblis Hati Yao Yuen
31 Ch. 31 ~ Guncangan Alam Dunia
32 Ch. 32 ~ Upaya Pembunuhan
33 Ch. 33 ~ Penyamaran Terbongkar
34 Ch. 34 ~ Zhang Weili Ketua Anggrek Suci
35 Ch. 35 ~ Rencana Perburuan
36 Ch. 36 ~ Pencapaian Tiga bersaudara
37 Ch. 37 ~ Kekuatan Mengerikan
38 Ch. 38 ~ Senjata Kelas Atas
39 Ch. 39 ~ Insting Merpati Bulu Surga
40 Ch. 40 ~ Kehebatan Ilmu Raga Merpati Surga
41 Ch. 41 ~ Kemampuan Dewi 4 Penjuru
42 Ch. 42 ~ Tan Hao vs Jian bersaudara
43 Ch. 43 ~ Kekuatan Misterius
44 Ch. 44 ~ Hubungan Yang Rumit
45 Ch. 45 ~ Perasaan
46 Ch. 46 ~ Aliansi Terbentuk
47 Ch. 47 ~ Putri Kerajaan
48 Ch. 48 ~ Mulai Bergerak
49 Ch. 49 ~ Pemilik Giok Dewi Bulan
50 Ch. 50 ~ Menyerang Lembah Hijau
51 Ch. 51 ~ Menyerang Lembah Hijau 1
52 Ch. 52 ~ Menyerang Lembah Hijau 2
53 Ch. 53 ~ Menyerang Lembah Hijau 3
54 Ch. 54 ~ Menyerang Lembah Hijau 4
55 Ch. 55 ~ Menyerang Lembah Hijau 5
56 Ch. 56 ~ Akhir Pertempuran Tak Jelas
57 Ch. 57 ~ Kisah Kelahiran dan Permusuhan
58 Ch. 58 ~ Kebenaran Alam Dunia
59 Ch. 59 ~ Tujuan Yang Sesungguhnya
60 Ch. 60 ~ Misi Penting
61 Ch. 61 ~ Keluarga Terbuang
62 Ch. 62 ~ Keluarga Terbuang 2
63 Ch. 63 ~ Keluarga Terbuang 3
64 Ch. 64 ~ Rencana Langit
65 Ch. 65 ~ Kota Foshan
66 Ch. 66 ~ Langkah Tan Hao
67 Ch. 67 ~ Paviliun Bintang
68 Ch. 68 ~ Kuasa Dewi Bintang
69 Ch. 69 ~ Pertarungan Singkat
70 Ch. 70 ~ Kondisi Dewi Bintang
71 Ch. 71 ~ Bangkit
72 Ch. 72 ~ Kemampuan Su Kong
73 Ch. 73 ~ Tekad Liu Zey
74 Ch. 74 ~ Rahasia Biji Teratai
75 Ch. 75 ~ Lebih baik
76 Ch. 76 ~ Niat Tersembunyi
77 Ch. 77 ~ Pegunungan Hewan Buas
78 Ch. 78 ~ Pegunungan Hewan Buas 1
79 Ch. 79 ~ Pegunungan Hewan Buas 2
80 Ch. 80 ~ Pegunungan Hewan Buas 3
81 Ch. 81 ~ Bunga Teratai
82 Ch. 82 ~ Kemunculan
83 Ch. 83 ~ Peringatan
84 Ch. 84 ~ Kemarahan Tiandou
85 Ch. 85 ~ Diluar Kendali
86 Ch. 86 ~ Batas Kemampuan
87 Ch. 87 ~ Kesetiaan
88 Ch. 88 ~ Penjaga Jalan Naga
89 Ch. 89 ~ Penyempurnaan
90 Ch. 90 ~ Zirah Naga
91 Ch. 91 ~ Perubahan
92 Ch. 92 ~ Rekan Setia
93 Ch. 93 ~ Pertemuan
94 Ch. 94 ~ Pertemuan 2
95 Ch. 95 ~ Pertemuan 3
96 Ch. 96 ~ Lembah Pertarungan
97 Ch. 97 ~ Lembah Pertarungan 2
98 Ch. 98 ~ Lembah Pertarungan 3
99 Ch. 99 ~ Perubahan Tiandou
100 Ch. 100 ~ Mata Langit
101 Ch. 101 ~ Kembali
102 Ch. 102~ Desa Hibei
103 Ch. 103 ~ Desa Hibei 2
104 Ch. 104 ~ Desa Hibei 3
105 Ch. 105 ~ Desa Hibei 4
106 Ch. 106 ~ Pusat Desa Hibei
107 Ch. 107 ~ Bertemu Fen Lian
108 Ch. 108 ~ Keberuntungan Lan Lihua
109 Ch. 109 ~ Kawan Lama
110 Ch. 110 ~ Katak Dalam Tempurung
111 Ch. 111 ~ Tiandou vs Gao Zhan
112 Ch. 112 ~ Tiandou vs Gao Zhan 2
113 Ch. 113 ~ Tiandou Vs Gao Zhan 3
114 Ch. 114 ~ Dendam Lama
115 Ch. 115 ~ Ye Yuan vs Zhi Shen
116 Ch. 116 ~ Ye Yuan Terpojok
117 Ch. 117 ~ Kekalahan Ye Yuan
118 Ch. 118 ~ Wujud Pedang Dewa Surgawi
119 Ch. 119 ~ Kemampuan Lan Lihua
120 Ch. 120 ~ Unjuk Kekuatan
121 Ch. 121 ~ Kesempatan Penting
122 Ch. 122 ~ Sisi Lain
123 Ch. 123 ~ Perbandingan Kekuatan
124 Ch. 124 ~ Tebusan Nyawa
125 Ch. 125 ~ Sui Jiu dan Liu Zey
126 Ch. 126 ~ Perkembangan
127 Ch. 127 ~ Rencana Aliansi
128 Ch. 128 ~ Mata-mata Aliansi
129 Ch. 129 ~ Salah Umpan
130 Ch. 130 ~ Kemunculan Hewan Suci
131 Ch. 131 ~ Amarah
132 Ch. 132 ~ Daya Terakhir
133 Ch. 133 ~ Topeng Anggrek Ungu
134 Ch. 134 ~ Kekacauan Aliansi
135 Ch. 135 ~ Tingkat Tinggi
136 Ch. 136 ~ Pertarungan Seimbang
137 Ch. 137 ~ Kekuatan Pembeku
138 Ch. 138 ~ Tujuan Lain
139 Ch. 139 ~ Ingatan
140 Ch. 140 ~ Teratai Naga Langit
141 Ch. 141 ~ Meracik Pil
142 Ch. 142 ~ Pil Yin Yang
143 Ch. 143 ~ Tak Terduga
144 Ch. 144 ~ Lawan Tangguh
145 Ch. 145 ~ Katak Gunung
146 Ch. 146 ~ Pengemis Tua
147 Ch. 147 ~ Belati Naga Emas
148 Ch. 148 ~ Teknik Pembalik Spirit
149 Ch. 149 ~ Pertarungan Sengit
150 Ch. 150 ~ Kesulitan Tan Hao
151 Ch. 151 ~ Rencana Berhasil
152 Ch. 152 ~ Tahap Baru
153 Ch. 153 ~ Bersama Fen Fang
154 Ch. 154 ~ Bimbingan Fen Fang
155 Ch. 155 ~ Petarung Alam Atas
156 Ch. 156 ~ Saint Kualitas Tinggi
157 Ch. 157 ~ Pertarungan Tak Terduga
158 Ch. 158 ~ Mulai Beraksi
159 Ch. 159 ~ Pertarungan Desa Hibei
160 Ch. 160 ~ Pasukan Besar
161 Ch. 161 ~ Aliran Hitam Menyerbu
162 Ch. 162 ~ Lan Lihua vs Pendekar Topeng Emas
163 Ch. 163 ~ Aliansi Tandingan
164 Ch. 164 ~ Lawan tak Sebanding
165 Ch. 165 ~ Tujuan Tetua Jing Yun
166 Ch. 166 ~ Kondisi Lan Lihua
167 Ch. 167 ~ Benar dan Salah
168 Ch. 168 ~ Pertempuran Dimulai
169 Ch. 169 ~ Pertempuran Hibei 1
170 Ch. 170 ~ Pertempuran Hibei 2
171 Ch. 171 ~ Pertempuran Hibei 3
172 Ch. 172 ~ Pertempuran Hibei 4
173 Ch. 173 ~ Pertempuran Hibei 5
174 Ch. 174 ~ Pertempuran Hibei 6
175 Ch. 175 ~ Pertempuran Hibei 7
176 Ch. 176 ~ Iblis Kelas Rendah
177 Ch. 177 ~ Penyesuaian Taktik
178 Ch. 178 ~ Perlawanan Nian Zhen
179 Ch. 179 ~ Perlawanan Nian Zhen 2
180 Ch. 180 ~ Hasil Akhir Hibei
181 Ch. 181 ~ Benda Berharga
182 Ch. 182 ~ Kristal Penjelajah Waktu
183 Ch. 183 ~ Permintaan Selir Xin
184 Ch. 184 ~ Mulai Membaik
185 Ch. 185 ~ Menuju Tujuh Tombak Emas
186 Ch. 186 ~ Keluarga Han
187 Ch. 187 ~ Penginapan Rembulan Merah
188 Ch. 188 ~ Harimau Gunung
189 Ch. 189 ~ Incaran Bangsawan Han
190 Ch. 190 ~ Hubungan Rumit Han Xue
191 Ch. 191 ~ Hambatan Tak Terduga
192 Ch. 192 ~ Serigala Bulan Perak
193 Ch. 193 ~ Peningkatan Kualitas Tulang
194 Ch. 194 ~ Kota Zhongnan
195 Ch. 195 ~ Salah Paham
196 Ch. 196 ~ Peranan Lan Lihua
197 Ch. 197 ~ Identitas Baru
198 Ch. 198 ~ Bertemu Lun Weiyuan
199 Ch. 199 ~ Harga Diri Harga Mati
200 Ch. 200 ~ Tujuan Terhalang
201 Ch. 201 ~ Fen Fang vs Yu Shan
202 Ch. 202 ~Akhir Dendam Lama
203 Ch. 203 ~ Peringatan, Tan Hao!
204 Ch. 204 ~ Bintang Gajah Naga
205 Ch. 205 ~ Jalur Jalan Tengah
206 Ch. 206 ~ Pengaruh Asosiasi Menara Emas
207 Ch. 207 ~ Kota Shaoguan
208 Ch. 208 ~ Melawan Manusia Ular Gurun
209 Ch. 209 ~ Istana Benteng Barat
210 Ch. 210 ~ Sambutan Tak Ramah
211 Ch. 211 ~ Jenderal Rui Yun
212 Ch. 212 ~ Memanen Inti Roh
213 Ch. 213 ~ Rahasia Terungkap
214 Ch. 214 ~ Penawaran Tan Hao
215 Ch. 215 ~ Hadiah Untuk Lan Lihua
216 Ch. 216 ~ Berakhirnya Teror Manusia Ular
217 Ch. 217 ~ Pagoda Tao Suci
218 Ch. 218 ~ Kultivasi Bintang Gajah Naga
219 Ch. 219 ~ Pemilik Kuil Tao Suci
220 Ch. 220 ~ Kebangkitan Tujuh Bintang Malaikat
221 Ch. 221 ~ Kucing Peliharaan
222 Ch. 222 ~ Situasi Kota Shuning
223 Ch. 223 ~ Perubahan Penampilan
224 Ch. 224 ~ Pegunungan Kaca Api
225 Ch. 225 ~ Pendekar Negeri Taiyo
226 Ch. 226 ~ Niat Shin Buya
227 Ch. 227 ~ Kabar Kematian
228 Ch. 228 ~ Kembali Pulang
229 Ch. 229 ~ Komandan Totsuki Hirada
230 Ch. 230 ~ Pedang Raja Emas Hitam
231 Ch. 231 ~ Pertapa Alam Semesta vs Alam Dewa Bumi
232 Ch. 232 ~ Berkumpul Kembali
233 Ch. 233 ~ Menuju Pertempuran
234 Ch. 234 ~ Menemui Pangeran Li Chen An
235 Ch. 235 ~ Warisan Berharga
236 Ch. 236 ~ Orang Pilihan
237 Ch. 237 ~ Tantangan Terbuka
238 Pengumuman
Episodes

Updated 238 Episodes

1
Pulau Phoenix
2
Ch. 2 ~ Anak cerdas berhati luas
3
Ch. 3 ~ Hutan Kematian
4
Ch. 4 ~ Ye Yuan
5
Ch. 5 ~ Ilmu Ilusi
6
Ch. 6 ~ Terlahir Kembali
7
Ch. 7 ~ Pengemis Muda
8
Ch. 8 ~ Perselisihan Tak Berujung
9
Ch. 9 ~ Pendekar Misterius
10
Ch. 10 ~ Sekte Tujuh Tombak Emas
11
Ch. 11 ~ Pendekar Muda Berbakat
12
Ch. 12 ~ Musuh dalam Selimut
13
Ch.13 ~ Kembalinya Tombak Naga Emas
14
Ch. 14 ~ Kembalinya Tombak Naga Emas 1
15
Ch. 15 ~ Kekuatan Baru
16
Ch. 16 ~ Proses Kepemilikan
17
Ch. 17 ~ Utusan Dewi
18
Ch. 18 ~ Empat Orang Terpilih
19
Ch. 19 ~ Asosiasi Menara Emas
20
Ch. 20 ~ Rahasia dalam Rencana
21
Ch. 21 ~ Keangkuhan
22
Ch. 22 ~ Siasat Bayangan
23
Ch. 23 ~ Kerjasama
24
Ch. 24 ~ Kegagalan Pembunuh Bayaran
25
Ch. 25 ~ Empat Dewi
26
Ch. 26 ~ Yue Yun
27
Ch. 27 ~ Kerja Sama Terjalin
28
Ch. 28 ~ Pengkhianatan Shi Fei
29
Ch. 29 ~ Kesombongan Yang Jatuh
30
Ch. 30 ~ Tan Hao Vs Iblis Hati Yao Yuen
31
Ch. 31 ~ Guncangan Alam Dunia
32
Ch. 32 ~ Upaya Pembunuhan
33
Ch. 33 ~ Penyamaran Terbongkar
34
Ch. 34 ~ Zhang Weili Ketua Anggrek Suci
35
Ch. 35 ~ Rencana Perburuan
36
Ch. 36 ~ Pencapaian Tiga bersaudara
37
Ch. 37 ~ Kekuatan Mengerikan
38
Ch. 38 ~ Senjata Kelas Atas
39
Ch. 39 ~ Insting Merpati Bulu Surga
40
Ch. 40 ~ Kehebatan Ilmu Raga Merpati Surga
41
Ch. 41 ~ Kemampuan Dewi 4 Penjuru
42
Ch. 42 ~ Tan Hao vs Jian bersaudara
43
Ch. 43 ~ Kekuatan Misterius
44
Ch. 44 ~ Hubungan Yang Rumit
45
Ch. 45 ~ Perasaan
46
Ch. 46 ~ Aliansi Terbentuk
47
Ch. 47 ~ Putri Kerajaan
48
Ch. 48 ~ Mulai Bergerak
49
Ch. 49 ~ Pemilik Giok Dewi Bulan
50
Ch. 50 ~ Menyerang Lembah Hijau
51
Ch. 51 ~ Menyerang Lembah Hijau 1
52
Ch. 52 ~ Menyerang Lembah Hijau 2
53
Ch. 53 ~ Menyerang Lembah Hijau 3
54
Ch. 54 ~ Menyerang Lembah Hijau 4
55
Ch. 55 ~ Menyerang Lembah Hijau 5
56
Ch. 56 ~ Akhir Pertempuran Tak Jelas
57
Ch. 57 ~ Kisah Kelahiran dan Permusuhan
58
Ch. 58 ~ Kebenaran Alam Dunia
59
Ch. 59 ~ Tujuan Yang Sesungguhnya
60
Ch. 60 ~ Misi Penting
61
Ch. 61 ~ Keluarga Terbuang
62
Ch. 62 ~ Keluarga Terbuang 2
63
Ch. 63 ~ Keluarga Terbuang 3
64
Ch. 64 ~ Rencana Langit
65
Ch. 65 ~ Kota Foshan
66
Ch. 66 ~ Langkah Tan Hao
67
Ch. 67 ~ Paviliun Bintang
68
Ch. 68 ~ Kuasa Dewi Bintang
69
Ch. 69 ~ Pertarungan Singkat
70
Ch. 70 ~ Kondisi Dewi Bintang
71
Ch. 71 ~ Bangkit
72
Ch. 72 ~ Kemampuan Su Kong
73
Ch. 73 ~ Tekad Liu Zey
74
Ch. 74 ~ Rahasia Biji Teratai
75
Ch. 75 ~ Lebih baik
76
Ch. 76 ~ Niat Tersembunyi
77
Ch. 77 ~ Pegunungan Hewan Buas
78
Ch. 78 ~ Pegunungan Hewan Buas 1
79
Ch. 79 ~ Pegunungan Hewan Buas 2
80
Ch. 80 ~ Pegunungan Hewan Buas 3
81
Ch. 81 ~ Bunga Teratai
82
Ch. 82 ~ Kemunculan
83
Ch. 83 ~ Peringatan
84
Ch. 84 ~ Kemarahan Tiandou
85
Ch. 85 ~ Diluar Kendali
86
Ch. 86 ~ Batas Kemampuan
87
Ch. 87 ~ Kesetiaan
88
Ch. 88 ~ Penjaga Jalan Naga
89
Ch. 89 ~ Penyempurnaan
90
Ch. 90 ~ Zirah Naga
91
Ch. 91 ~ Perubahan
92
Ch. 92 ~ Rekan Setia
93
Ch. 93 ~ Pertemuan
94
Ch. 94 ~ Pertemuan 2
95
Ch. 95 ~ Pertemuan 3
96
Ch. 96 ~ Lembah Pertarungan
97
Ch. 97 ~ Lembah Pertarungan 2
98
Ch. 98 ~ Lembah Pertarungan 3
99
Ch. 99 ~ Perubahan Tiandou
100
Ch. 100 ~ Mata Langit
101
Ch. 101 ~ Kembali
102
Ch. 102~ Desa Hibei
103
Ch. 103 ~ Desa Hibei 2
104
Ch. 104 ~ Desa Hibei 3
105
Ch. 105 ~ Desa Hibei 4
106
Ch. 106 ~ Pusat Desa Hibei
107
Ch. 107 ~ Bertemu Fen Lian
108
Ch. 108 ~ Keberuntungan Lan Lihua
109
Ch. 109 ~ Kawan Lama
110
Ch. 110 ~ Katak Dalam Tempurung
111
Ch. 111 ~ Tiandou vs Gao Zhan
112
Ch. 112 ~ Tiandou vs Gao Zhan 2
113
Ch. 113 ~ Tiandou Vs Gao Zhan 3
114
Ch. 114 ~ Dendam Lama
115
Ch. 115 ~ Ye Yuan vs Zhi Shen
116
Ch. 116 ~ Ye Yuan Terpojok
117
Ch. 117 ~ Kekalahan Ye Yuan
118
Ch. 118 ~ Wujud Pedang Dewa Surgawi
119
Ch. 119 ~ Kemampuan Lan Lihua
120
Ch. 120 ~ Unjuk Kekuatan
121
Ch. 121 ~ Kesempatan Penting
122
Ch. 122 ~ Sisi Lain
123
Ch. 123 ~ Perbandingan Kekuatan
124
Ch. 124 ~ Tebusan Nyawa
125
Ch. 125 ~ Sui Jiu dan Liu Zey
126
Ch. 126 ~ Perkembangan
127
Ch. 127 ~ Rencana Aliansi
128
Ch. 128 ~ Mata-mata Aliansi
129
Ch. 129 ~ Salah Umpan
130
Ch. 130 ~ Kemunculan Hewan Suci
131
Ch. 131 ~ Amarah
132
Ch. 132 ~ Daya Terakhir
133
Ch. 133 ~ Topeng Anggrek Ungu
134
Ch. 134 ~ Kekacauan Aliansi
135
Ch. 135 ~ Tingkat Tinggi
136
Ch. 136 ~ Pertarungan Seimbang
137
Ch. 137 ~ Kekuatan Pembeku
138
Ch. 138 ~ Tujuan Lain
139
Ch. 139 ~ Ingatan
140
Ch. 140 ~ Teratai Naga Langit
141
Ch. 141 ~ Meracik Pil
142
Ch. 142 ~ Pil Yin Yang
143
Ch. 143 ~ Tak Terduga
144
Ch. 144 ~ Lawan Tangguh
145
Ch. 145 ~ Katak Gunung
146
Ch. 146 ~ Pengemis Tua
147
Ch. 147 ~ Belati Naga Emas
148
Ch. 148 ~ Teknik Pembalik Spirit
149
Ch. 149 ~ Pertarungan Sengit
150
Ch. 150 ~ Kesulitan Tan Hao
151
Ch. 151 ~ Rencana Berhasil
152
Ch. 152 ~ Tahap Baru
153
Ch. 153 ~ Bersama Fen Fang
154
Ch. 154 ~ Bimbingan Fen Fang
155
Ch. 155 ~ Petarung Alam Atas
156
Ch. 156 ~ Saint Kualitas Tinggi
157
Ch. 157 ~ Pertarungan Tak Terduga
158
Ch. 158 ~ Mulai Beraksi
159
Ch. 159 ~ Pertarungan Desa Hibei
160
Ch. 160 ~ Pasukan Besar
161
Ch. 161 ~ Aliran Hitam Menyerbu
162
Ch. 162 ~ Lan Lihua vs Pendekar Topeng Emas
163
Ch. 163 ~ Aliansi Tandingan
164
Ch. 164 ~ Lawan tak Sebanding
165
Ch. 165 ~ Tujuan Tetua Jing Yun
166
Ch. 166 ~ Kondisi Lan Lihua
167
Ch. 167 ~ Benar dan Salah
168
Ch. 168 ~ Pertempuran Dimulai
169
Ch. 169 ~ Pertempuran Hibei 1
170
Ch. 170 ~ Pertempuran Hibei 2
171
Ch. 171 ~ Pertempuran Hibei 3
172
Ch. 172 ~ Pertempuran Hibei 4
173
Ch. 173 ~ Pertempuran Hibei 5
174
Ch. 174 ~ Pertempuran Hibei 6
175
Ch. 175 ~ Pertempuran Hibei 7
176
Ch. 176 ~ Iblis Kelas Rendah
177
Ch. 177 ~ Penyesuaian Taktik
178
Ch. 178 ~ Perlawanan Nian Zhen
179
Ch. 179 ~ Perlawanan Nian Zhen 2
180
Ch. 180 ~ Hasil Akhir Hibei
181
Ch. 181 ~ Benda Berharga
182
Ch. 182 ~ Kristal Penjelajah Waktu
183
Ch. 183 ~ Permintaan Selir Xin
184
Ch. 184 ~ Mulai Membaik
185
Ch. 185 ~ Menuju Tujuh Tombak Emas
186
Ch. 186 ~ Keluarga Han
187
Ch. 187 ~ Penginapan Rembulan Merah
188
Ch. 188 ~ Harimau Gunung
189
Ch. 189 ~ Incaran Bangsawan Han
190
Ch. 190 ~ Hubungan Rumit Han Xue
191
Ch. 191 ~ Hambatan Tak Terduga
192
Ch. 192 ~ Serigala Bulan Perak
193
Ch. 193 ~ Peningkatan Kualitas Tulang
194
Ch. 194 ~ Kota Zhongnan
195
Ch. 195 ~ Salah Paham
196
Ch. 196 ~ Peranan Lan Lihua
197
Ch. 197 ~ Identitas Baru
198
Ch. 198 ~ Bertemu Lun Weiyuan
199
Ch. 199 ~ Harga Diri Harga Mati
200
Ch. 200 ~ Tujuan Terhalang
201
Ch. 201 ~ Fen Fang vs Yu Shan
202
Ch. 202 ~Akhir Dendam Lama
203
Ch. 203 ~ Peringatan, Tan Hao!
204
Ch. 204 ~ Bintang Gajah Naga
205
Ch. 205 ~ Jalur Jalan Tengah
206
Ch. 206 ~ Pengaruh Asosiasi Menara Emas
207
Ch. 207 ~ Kota Shaoguan
208
Ch. 208 ~ Melawan Manusia Ular Gurun
209
Ch. 209 ~ Istana Benteng Barat
210
Ch. 210 ~ Sambutan Tak Ramah
211
Ch. 211 ~ Jenderal Rui Yun
212
Ch. 212 ~ Memanen Inti Roh
213
Ch. 213 ~ Rahasia Terungkap
214
Ch. 214 ~ Penawaran Tan Hao
215
Ch. 215 ~ Hadiah Untuk Lan Lihua
216
Ch. 216 ~ Berakhirnya Teror Manusia Ular
217
Ch. 217 ~ Pagoda Tao Suci
218
Ch. 218 ~ Kultivasi Bintang Gajah Naga
219
Ch. 219 ~ Pemilik Kuil Tao Suci
220
Ch. 220 ~ Kebangkitan Tujuh Bintang Malaikat
221
Ch. 221 ~ Kucing Peliharaan
222
Ch. 222 ~ Situasi Kota Shuning
223
Ch. 223 ~ Perubahan Penampilan
224
Ch. 224 ~ Pegunungan Kaca Api
225
Ch. 225 ~ Pendekar Negeri Taiyo
226
Ch. 226 ~ Niat Shin Buya
227
Ch. 227 ~ Kabar Kematian
228
Ch. 228 ~ Kembali Pulang
229
Ch. 229 ~ Komandan Totsuki Hirada
230
Ch. 230 ~ Pedang Raja Emas Hitam
231
Ch. 231 ~ Pertapa Alam Semesta vs Alam Dewa Bumi
232
Ch. 232 ~ Berkumpul Kembali
233
Ch. 233 ~ Menuju Pertempuran
234
Ch. 234 ~ Menemui Pangeran Li Chen An
235
Ch. 235 ~ Warisan Berharga
236
Ch. 236 ~ Orang Pilihan
237
Ch. 237 ~ Tantangan Terbuka
238
Pengumuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!