Chapter 7 " Kembalinya Sang kesatria "

Garang terlihat sedang fokus berlatih , kali ini ia dan gurunya Pakiah Rajudin tengah berlatih bagaimana mengalirkan tenaga dalam dan mengolah pernafasan . dengan posisi duduk bersila dan kedua tangan direntangkan seperti sayap elang garang tampak menengadah keatas sambil mengambil nafas panjang . Baru Satu tarikan nafas sontak saja tubuh bocah itu terangkat dan berputar melayang - layang diudara . bukan main girangnya hati bocah itu , kini ia bisa terbang diudara . gurunya pakiah rajudin tersenyum bangga dan puas .

" Kau memang sungguh berbakat Angku muda " ujar pakiah rajudin yang sebenarnya adalah orang tua jahat bernama Dubalang Rambut Api yang sedang menyamar .

Garang pun membuka mata diudara dan kemudian dengan satu kali sentakan ia melesat turun dan sambil bersalto ia mendarat sempurna di lantai . ia merasa tubuhnya saat itu sudah sangat kuat . Satu pukulan tangan kosongnya saja mampu menghancurkan tengkorak seekor kerbau jantan dewasa . Semua itu Berkat tenaga dalam dan olah pernafasan dan diajarkan oleh Gurunya .

" Saat ini kekuatanmu sudah sangat jauh meningkat angku muda , tapi yang harus selalu kau ingat adalah diatas langit masih ada langit , kau harus selalu berlatih keras untuk selalu menjadi yang terkuat dan yang terhebat " pakiah Rajudin memberikan nasehat kepada muridnya .

" Festival Silek itu akan dilaksanakan beberapa minggu lagi , sayangnya aku harus pergi ke suatu tempat karena ada urusan penting , aku mungkin akan datang melihatmu bertarung di acara puncak . Siapapun lawanmu jangan pernah kasih ampun , aku tinggalkan untukmu sebuah kitab yang berisi petunjuk untuk terus meningkatkan kekuatanmu hingga mencapai tenaga tingkat tinggi , simpan kitab ini baik - baik , didalamnya juga terdapat cara untuk mendapatkan sebuah pusaka yang bernama Keris Api , kau harus berusaha agar pusaka sakti itu jatuh ketanganmu , dengan itu kau akan menjadi raja diraja di dunia bela diri "

Pakiah rajudin atau Dubalang Rambut Api memberikan sebuah kitab usang yang terbuat dari kulit tipis yang ditulis menggunakan tinta emas . Garang menerima kitab itu dan menyimpan dibalik baju hitam yang ia kenakan . Kemudian ia membungkuk hormat kepada gurunya yang sekejap mata sudah berkelebat menghilang dari tempat itu . Ia kemudian megambil kembali kitab itu dan melihat dihalaman depan tertulis " 9 Jurus Dewa Api " . Garang tersenyum puas dan membayangkan posisi juara yang sudah didepan mata . namun ketika satu senyuman manis sekilas terbayang dibenaknya , wajah cantik kembang desa dari dusun taratak bungo , Hamidah . ia sontak menjadi panas , dua tangan dikepalkan dan tiba - tiba dua kepalan tinjunya terbungkus oleh nyala api . Dua kepalan tinju berapi tersebut menyala - nyala seolah mintak segera dihantamkan . garang menarik nafas dan melepaskan perlahan , kobaran api dikedua tangannya perlahan terlihat meredup dan menghilang .

***

Tubuh sinto yang terkapar lemah diatas dipan itu terkadang mengeluarkan keringat seperti kepanasan , terkadang menggigil seperti kedinginan . air remasan daun - daun herbal selalu disapukan ke tubuhnya . Sudah hampir dua hari bocah itu tak sadarkan diri . Menurut bidan desa yang bertugas didesa itu sinto terkena demam panas yang sangat tinggi sehingga ia tak sadarkan diri dan mengigau . sementara menurut dukun kampung yang dipanggil atuknya sinto keteguran roh halus ( keteguran adalah penyakit demam panas karena diganggu oleh makhluk halus ) . Ibunya yang selalu merawat sinto siang malam terlihat sangat sedih , ia merasa bersalah telah membawa sinto masuk ke dalam rumah gadang berbahaya itu . Jika bukan karena peristiwa itu pasti sinto anaknya saat ini masih baik - baik saja .

" sudahlah jangan terlalu sedih , bu . Kita berdoa saja semoga sinto segera sembuh " ujar ayah sinto menghibur

Atuk sinto pun terlihat begitu panik semenjak kejadian itu . Ia bahkan menyarankan jika sinto sudah sembuh mereka sekeluarga harus segera kembali ke jakarta .

***

Siang itu disebuah bukit pasir terlihat dua orang yang sedang berlatih beladiri . Pergerakan mereka terlihat sangat cepat hingga tidak begitu jelas jurus - jurus apa yang sedang mereka mainkan . sesekali mereka melesat keudara dan saling menyerang diketinggian kira - kira 6 meter dari permukaan tanah . ternyata dua orang itu adalah kakek tua berjubah biru dan seorang bocah berpakaian hitam hitam layaknya seorang pendekar silat yang tak lain adalah sinto . Latihan keras yang dialaminya selama beberapa hari ini membuat kekuatannya meningkat drastis . Ia terlihat mengayunkankan dua telapak tangan dan langsung saja angin dingin sedingin es menderu keras menyerang kakek berjubah biru . Kakek tua itu langsung menukik turun sebelum angin es itu menerjang tubuhnya . Ia mendarat sempurna di atas pasir . nafasnya sedikit tersengal , setelah mengusap keringat dikening ia langsung menegur sinto .

" Sinto , sudah cukup hari ini " Sinto yang dipanggil pun segera melesat turun dan berdiri sambil menjura hormat pada sikakek .

" Terima kasih untuk latihan hari ini datuk " ujar sinto

Kemudian kedua orang itu berjalan menuju kerumah panggung tempat kediaman kakek berjubah biru itu . setelah mandi dan beristirahat sejenak mereka duduk mengobrol santai diserambi depan .

" Sinto , sudah berapa lama kau disini ? dan apa yang saat ini tengah kau fikirkan ? kakek berjubah biru itu memulai pembicaraan . Ia menatap santai kewajah bocah yang sudah beberapa hari digemblengnya

" Aku sudah 13 hari disini datuk , dan saat ini aku sangat merindukan keluarga dan teman - temanku . selama dua minggu aku tak sadarkan diri pasti membuat ibuku dan keluargaku sangat khawatir , Datuk " sinto menjawab penuh hormat .

Sinto yang sudah menerima banyak sekali kebaikan dari kakek tua itu saat ini sudah tidak merasa canggung lagi untuk bercerita terus terang . Ia sudah menganggap orang tua itu seperti kakeknya sendiri .

" Sinto , ada beberapa hal yang luput kuceritakan padamu , dan kamu harus mengetahui hal ini , karena hal ini sangat penting untukmu , ini tentang permasalahan Ruang dan Waktu , saat ini kita berada di alam tingkat ketiga , yang diduniamu disebut juga Alam Jin , satu hari diduniamu sama dengan satu minggu disini , artinya saat ini diduniamu kau baru pingsan selama satu setengah hari " jelas kakek berjubah biru .

Sinto sedikit lega mendengar penuturan si kakek , berarti saat ini didunia nyata ia baru pingsan kurang lebih satu setengah hari . ibu dan keluarganya pasti belum begitu khawatir sangat . tapi ia yang sudah dua minggu berpisah dengan keluarga sudah merasa sangat rindu .

" Sinto , saat ini ilmu beladiri dan kekuatanmu sudah jauh meningkat dari sebelumnya , namun yang harus kau ingat kau harus menjauhi sifat sombong , karena diatas langit masih ada langit , tetaplah rajin - rajin berlatih , gunakan segenap kekuatanmu untuk menolong orang yang lemah . kau paham sinto ? " orang tua itu bertanya dengan sangat tegas seolah ingin menyelami hati kecil sang bocah.

" Siap datuk , seluruh pesan datuk akan selalu kuingat , namun ada satu hal yang saat ini mengganjal dihati dan ingin kutanyakan datuk " sinto menjawab .

Sinto yang mulai merasa bahwa tidak berapa lama lagi ia akan berpisah dan meninggalkan lembah timbunan kabut tempat tinggal kakek bijak yang sudah dua minggu ini merawat dan melatihnya , ada juga timbul rasa sedih dihati sinto .

" Apa yang hendak kau tanyakan , sinto ? jawab si kakek sambil tersenyum .

Kakek berjubah biru itupun saat ini sudah merasa sangat dekat dengan Sinto . ia juga akan merasa sangat sedih jika datang waktu berpisah , namun ia sadar perjalanan bocah itu masih panjang , isemua ini baru awal dari sebuah petualangan besar yang akan diarungi bocah itu .

" aku hanya ingin tahu namamu yang sebenarnya datuk , dan seandainya kelak jika suatu saat aku ingin berkunjung ke tempat ini bagaimanakah caranya datuk ? Tanya sinto

Orang tua itu menarik nafas dalam .

" Semua pasti ada masanya sinto , mengenai namaku yang sebenarnya saat ini biarlah tetap menjadi rahasia sinto , dan mengenai pertanyaanmu yang kedua tentang bagaimana kelak cara berkunjung ke tempat ini . Ingat , setelah nanti kau berhasil menyerap kekuatan batin dari Datuk siraja dewa dengan sendirinya kau akan bisa dengan bebas menembus ke dimensi alam gaib sinto , tapi kau jangan terlalu berharap aku akan selalu ada disini , karena sesuai dengan yang kemaren kuceritakan kami para jin putih ini selalu hidup berpindah - pindah . untuk menghindari Kejahatan sang iblis Tuanku Rajo Nan hitam " kakek itu menjawab

" Sepertinya waktu perpisahan kita sudah dekat sinto , pergunakan kekuatanmu dengan sebaik - baiknya , ingat, menyelesaikan masalah itu tidaklah selalu harus dengan cara bertarung . Bertarung itu adalah solusi terakhir , merubah kejahatan menjadi kebaikan itu lebih berarti dari sekedar menumpas kejahatan , Jadilah orang yang bijaksana sinto " sikakek melanjutkan wejangannya .

Sinto sedih mendengar kata - kata perpisahan dari sang kakek .

" Jangan terlalu risau dan sedih dengan perpisahan sinto , karena pasti akan ada waktunya kita bertemu lagi . aku harap saat pertemuan berikutnya kau sudah menjadi kesatria yang tangguh sinto . sekarang coba aku lihat telapak tanganmu . "

Sinto langsung saja membuka kedua telapak tangan nya . Kakek berjubah biru itu menempelkan dua telapak kanannya ke telapak tangan sinto . orang tua itu terlihat memejamkan mata dan bibirnya seperti merapalkan sebuah mantra . Langsung saja tubuh sinto bergetar hebat dan menggigil kedinginan . sinto merasa ada sesuatu yang luar biasa dingin masuk menjalar melalui telapak tangan kanannya dan merayap bagaikan ular sampai ke perbatasan sikunya . rasa dingin seakan menjalar sampai ke ubun - ubun sinto . setelah getaran ditubuhnya berangsur hilang sintopun membuka mata . kakek berjubah biru menatap sinto sambil tersenyum .

" Sinto , Didalam tangan kananmu saat ini aku menyimpan sebuah senjata mustika yang keberadaannya dahulu kala menggegerkan para tokoh sakti di kedua alam . Saat kau dalam kondisi yang sangat terdesak saat pertarungan kau tinggal mencium telapak tanganmu dan dengan izin tuhan senjata sakti itu akan langsung muncul ditangan kananmu , tapi sedapat mungkin kau harus merahasiakan keberadaan senjata itu sinto , kalau tidak para tokoh golongan hitam akan selalu memburumu untuk mendapatkan senjata itu "

Sinto dari tadi hanya terlihat mangut - mangut karena takjub dengan kisah dan kekuatan orang tua dihadapannya .

" Dari awal kakek ini terlihat sangat merahasiakan jati dirinya dan kekuatannya yang sesungguhnya , aku yakin kakek ini sesungguhnya bukanlah seorang tokoh yang bisa dipandang remeh " sinto bergumam dalam hati

Kakek tua itu tersenyum seolah tahu apa yang sedang difikirkan sinto .

" Sinto , kelak seluruh pertanyaanmu itu akan terjawab dengan sendirinya , ingat selalu seluruh pesanku , sekarang sudah saatnya kita berpisah sinto , selamat tinggal kesatria muda " perlahan wujud orang tua itu memudar dan menghilang .

Sinto yang tidak menyangka sama sekali akan berpisah saat itu juga langsung saja kaget dan berteriak memanggil - manggil sekuat tenaga

" Datuk , Tunggu dulu datuk , Jangan pergi Datukkkkk !!!! , Datukkkk !!!!!! " tubuh sinto meronta ronta dan teriakannya semakin keras .

ibunya yang duduk disampingnya langsung kaget melihat tubuh sinto bergetar keras dan mulut sinto berteriak tidak jelas memanggil sesuatu . perempuan setengah baya itu memeluk tubuh anaknya dan memanggil sinto .

" Sinto anakku , sadarlah " ibunya memanggil sambil mengguncang - guncang tubuh sinto dan perlahan sinto bangkit seperti orang yang bangun tidur . saat ia membuka mata ia melihat sosok ibunya dan ruangan sekitar . Ia yakin saat itu ia telah sadar dan kembali ke alam nyata . sinto segera bangun dan memeluk ibunya seolah ingin melepaskan segala kerinduan . malam itu sintopun langsung sembuh dan merasa tubuhnya sangat segar dan ringan . Seluruh anggota keluarganya sangat bahagia malam itu .

Bersambung ke chapter selanjutnya

Terpopuler

Comments

Marten Koto

Marten Koto

lanjutkan
mntap

2022-10-15

1

Marten Koto

Marten Koto

angku muda, biar kosa kata asli muncul Thor menjadi angku Mudo. karena kata ini menunjukan pnggilan

2022-10-15

1

Marten Koto

Marten Koto

pakiah kosa kata asli
Datuak jangan di ubah menjadi Datuk Thor. cuma saran

2022-10-15

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 " Mudik "
2 Chapter 2 " Galanggang silek "
3 Chapter 3 " Bukit Mendinding Alam "
4 Chapter 4 " Festival silek nagari "
5 Chapter 5 " Ramalan dua Gerhana "
6 Chapter 6 " Wasiat Datuk Panduko Alam "
7 Chapter 7 " Kembalinya Sang kesatria "
8 Chapter 8 " Pusaka keris api "
9 Chapter 9 " Persekutuan Raja Api "
10 Chapter 10 " Datuk Harimau Salju "
11 Chapter 11 " Perang Strategi"
12 Chapter 12 " Festival Silek Dibuka "
13 Chapter 13 " Pertemuan Dua kesatria "
14 Chapter 14 " Si Peretas Dimensi "
15 Chapter 15 " SIASAT PARA IBLIS "
16 Chapter 16 " Hantu SiRajo Rayo "
17 Chapter 17 " Kurungan Alung Bunian "
18 Chapter 18 " Ramalan Gadis Indigo "
19 Chapter 19 " Pertemuan Para Sahabat "
20 Chapter 20 " Festival Silat berdarah "
21 Chapter 21 " Sang Juara Baru "
22 Chapter 22 " Munculnya Sang Iblis "
23 Chapter 23 " Benteng Piramida "
24 Chapter 24 " Perang Besar Dimulai "
25 Chapter 25 " Sebuah TiTik Awal "
26 26 " HARI PERTAMA SEKOLAH "
27 Chapter 27 " Pertarungan di bukit belakang sekolah "
28 Chapter 28 " Laksamana Kumbang "
29 Chapter 29 " Prahara di Tanjung Meranti
30 Chapter 30 " PUTI CAHYO KUMALO "
31 Chapter 31 " Purnama di Telaga Sangkar Bulan "
32 Chapter 32 " IBLIS di PERPUSTAKAAN "
33 Chapter 33 " TEROR di SEKOLAH
34 Chapter 34 " Sang Iblis Tua "
35 Chapter 35 " Pedang Naga Salju "
36 Chapter 36 " lonceng penghisap sukma "
37 Chapter 37 " Geger Pedang Sakti "
38 Chapter 38 " Malaikat agung Tak bernama "
39 Chapter 39 " Dewi kipas perak "
40 Chapter 40 " Gerbang ke alam lain "
41 Chapter 41 " Alam tingkat ketiga "
42 Chapter 42 " Goa lembah Neraka "
43 Chapter 43 " Gadis berambut merah "
44 Chapter 44 " Delapan penyamun Padang berdarah "
45 PANGGILAN UNTUK PARA PEMBACA !!!
46 Chapter 45 " Sang Kaisar Api "
47 Sinto vs Batara Karsa
48 CHAPTER 47 " PETUALANGAN DI MULAI
49 chapter 49 " Murid murtad "
Episodes

Updated 49 Episodes

1
Chapter 1 " Mudik "
2
Chapter 2 " Galanggang silek "
3
Chapter 3 " Bukit Mendinding Alam "
4
Chapter 4 " Festival silek nagari "
5
Chapter 5 " Ramalan dua Gerhana "
6
Chapter 6 " Wasiat Datuk Panduko Alam "
7
Chapter 7 " Kembalinya Sang kesatria "
8
Chapter 8 " Pusaka keris api "
9
Chapter 9 " Persekutuan Raja Api "
10
Chapter 10 " Datuk Harimau Salju "
11
Chapter 11 " Perang Strategi"
12
Chapter 12 " Festival Silek Dibuka "
13
Chapter 13 " Pertemuan Dua kesatria "
14
Chapter 14 " Si Peretas Dimensi "
15
Chapter 15 " SIASAT PARA IBLIS "
16
Chapter 16 " Hantu SiRajo Rayo "
17
Chapter 17 " Kurungan Alung Bunian "
18
Chapter 18 " Ramalan Gadis Indigo "
19
Chapter 19 " Pertemuan Para Sahabat "
20
Chapter 20 " Festival Silat berdarah "
21
Chapter 21 " Sang Juara Baru "
22
Chapter 22 " Munculnya Sang Iblis "
23
Chapter 23 " Benteng Piramida "
24
Chapter 24 " Perang Besar Dimulai "
25
Chapter 25 " Sebuah TiTik Awal "
26
26 " HARI PERTAMA SEKOLAH "
27
Chapter 27 " Pertarungan di bukit belakang sekolah "
28
Chapter 28 " Laksamana Kumbang "
29
Chapter 29 " Prahara di Tanjung Meranti
30
Chapter 30 " PUTI CAHYO KUMALO "
31
Chapter 31 " Purnama di Telaga Sangkar Bulan "
32
Chapter 32 " IBLIS di PERPUSTAKAAN "
33
Chapter 33 " TEROR di SEKOLAH
34
Chapter 34 " Sang Iblis Tua "
35
Chapter 35 " Pedang Naga Salju "
36
Chapter 36 " lonceng penghisap sukma "
37
Chapter 37 " Geger Pedang Sakti "
38
Chapter 38 " Malaikat agung Tak bernama "
39
Chapter 39 " Dewi kipas perak "
40
Chapter 40 " Gerbang ke alam lain "
41
Chapter 41 " Alam tingkat ketiga "
42
Chapter 42 " Goa lembah Neraka "
43
Chapter 43 " Gadis berambut merah "
44
Chapter 44 " Delapan penyamun Padang berdarah "
45
PANGGILAN UNTUK PARA PEMBACA !!!
46
Chapter 45 " Sang Kaisar Api "
47
Sinto vs Batara Karsa
48
CHAPTER 47 " PETUALANGAN DI MULAI
49
chapter 49 " Murid murtad "

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!