Setelah dirasa Rosa yang puas dengan tangisannya, dan Raihan merasa Rosa sudah tenang tidak adanya perlawanan lagi darinya,
Raihan mengangkat kedua sudut bibirnya membentuk senyum yang ia jarang tunjukkan pada orang lain selama ia menikah dengan Rosa,
“Apakah kamu lapar sayang.?” ucap Raihan dengan lembut pada Rosa yang masih berada dalam pelukannya.
Rosa terkejut mendengar Raihan memanggilnya dengan sebutan “sayang”, padahal selama dia menikah dengan Raihan, Raihan tak pernah memanggilnya kata-kata manis maupun bernada lembut, seperti yang sekarang Raihan lakukan, Rosa berfikir Apakah Raihan benar-benar menyesali perbuatannya sehingga suaminya ini berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya, atau malah Raihan mempunyai maksud tertentu.?
Rosa melepaskan pelukan Raihan dan ia pun menatapnya dengan tatapan menyelidiki tampang wajah Raihan dengan dalam, Namun Rosa tak menemukan raut mencurigakan diwajah tampan suaminya .
“Apa kau sedang menyusun rencana membunuhku.?” ucap Rosa dengan pertanyaan to the poinnya, membuat Raihan mengerutkan keningnya karna bingung dengan maksud pertanyaan Rosa.
“Apa maksudmu membunuhmu.? Dan mana mungkin aku sekejam itu kepada istriku sendiri.” Ucap Raihan dengan tenang tatapannya masih tertuju menatap wajah pucat Rosa yang masih terlihat cantik.
“Bukankah lima tahun yang lalu saat aku masuk kedalam sel tahanan kau telah membayar seorang Narapidana untuk menyiksaku sebelum ingin membunuhku.?.” tanya Rosa masih dengan Amarahnya menatap tajam pada manik Raihan.
Raihan menghela nafas, Pertanyaan istrinya pun ternyata salah paham dan menuduh dirinya yang melakukan penganiayaan tersebut.
Namun Raihan juga sadar dirinya bahwa dirinya patut disalahkan, karna tuduhannya kepada Rosa, ia bahkan tega menjebloskan istrinya sendiri kedalam sel tahanan dan mendapatkan perlakuan yang tidak baik entah siapa yang telah menyiksa istrinya didalam penjara saat itu.
“Aku tau kau akan mengatakan hal seperti itu padaku, percaya atau tidak tapi bukan aku yang melakukannya.” Ucap Raihan meyakinkan Rosa bahwa bukan dirinya yang berniat membunuhnya.
“Jika bukan dirimu lalu siapa? lalu buat apa kau mencariku bertahun-tahun bukankah kau menginginkan aku mendekam dan membusuk di dalam penjara.? Bisakah kau tidak menggangguku lagi Raihan.?! Lagi pula kita juga sudah bercerai Raihan....” Ucap Rosa mulai dengan air matanya yang mengalir membasahi pipinya,
membuat hati Raihan tersayat pilu sakit tak tertahankan mendengar perkataan Rosa tentang perceraiaannya dan deraian air mata istrinya.
Raihan yang melihat air mata Rosa mengalir membasahi pipinya berusaha menghapusnya,
Rosa hanya membiarkan Raihan menghapus air matanya dengan lembut, Rosa merasakan kelembutan Raihan padanya yang membuatnya semakin sedih dan sialnya air matanya keluar semakin deras.
“Maafkan Aku, Karna aku sudah menuduhmu dan mejebloskanmu kedalam penjara yang mengakibatkanmu disiksa oleh orang yang entah sampai saat ini saya belum menemukan pelakunya.” Kalimat penyesalan Raihan membuat Rosa terkejut, Rosa menatap Raihan dengan matanya yang bulat nan indah memerah setelah menangis dan bergerak-gerak kekiri dan kekanan mencari jawaban maksud ucapan suaminya.
Raihan yang tau maksud tatapan Rosa ia pun menceritakan kronologi lima tahun lalu dimana ia berusaha membatalkan tuntutan pada istrinya Rosa, yang ternyata telah terlambat mencegah kepergian Rosa berpindah sel tahanan ke tempat lain.
“ Saat saya mendapatkan berita dari anak buah saya kronologi pembunuhan Annya, yang ternyata bukan kamu pelakunya. Saya langsung lari ketempat tahanan dimana kamu sedang ditahan untuk mencabut tuntutan, Namun... ternyata suamimu ini terlambat datang karna ternyata kamu sudah dipindahkan ketempat sel tahanan Lain. Saya sudah berusaha meminta kepada kepolisian tempat dimana kamu ditahan, tapi mereka tidak memberitahu keberadaanmu,” Ucap Raihan menceritakan kebenarannya tanpa ia tutup-tutupi,
Raihan mengambil helaian anak rambut Rosa yang menutupi wajah cantik istrinya menyusupkan helaian rambut tersebut kebelakang telingan Rosa dengan lembut, Perlakuan Raihan seketika membuat wajah Rosa berubah seperti tomat, membuat Raihan tersenyum senang melihatnya.
“Bertahun-tahun saya mencarimu disetiap sel tahanan, tetapi... saya tak pernah menemukanmu, pada saat itulah saya merasa kehilanganmu Rosa..!”
“Saya benar-benar suami yang paling buruk untukmu. Tapi saya tidak akan pernah mau berpisah denganmu. mengenai surat perceraian yang kamu tanda tangani sudah saya hanguskan dan kedepannya tak akan peranah terjadi lagi percerain untuk kita selamanya, Cukup lima tahun lamanya kita berpisah.” Ucap Raihan berlinangan air mata.
Rosa yang melihat Raihan bisa mengeluarkan air mata penyesalannya, Rosa melihat suami tampan Arogannya ternyata bisa terpuruk seperti saat ini, Rosa seorang wanita yang mempunyai sifat lembut pun luluh dan memeluk Raihan, merekapun saling menangis satu sama lain dalam pelukannya.
Raihan yang selalu mengucapkan kata maafnya dan Rosa menganggukan kepalanya sebagai jawaban menerima maafnya Raihan. Raihan memeluk Rosa dengan erat ia tak ingin perpisah lagi dari istrinya, yang ternyata saat kepergian Rosa ia merasa kehilangan dan tersiksa oleh sebuah dosa yang lima tahun lamanya menyiksanya.
Sekarang Raihan Lega telah mendapatkan maaf dari Rosa istri cantiknya itu.
Rosa yang berada dalam pelukan Raihan tersadar dengan jadwal rapat kantornya ia pun melihat kearah jam yang ternyata sudah pukul enam pagi.
“Ada apa.?” tanya Raihan melihat gelakak aneh istrinya.
“hari ini aku harus pergi ke perusahaan ORBIET.TEC mewakili kakak ku untuk melakukan rapat dengan para investor.” Ucap Rosa menatap Raihan.
“Jadi kakakmu juga termasuk salah satu pemegang saham di perusahaan ORBIET.TEC.?” tanya Raihan mengulang perkataan Rosa untuk meyakinkan keterkejutannya bahwa kakak iparnya Memang sudah bangkit dari keterpurukannya.
Rosa hanya mengangguk atas jawaban dari pertanyaan suaminya.
“Raihan, Apa kamu mau membantuku untuk mengeluarkanku dari sini.?” Ucap Rosa meminta bantuan untuk mengurus prosedur kepulangannya kepada dokter dan pihak rumah sakit.
Raihan tersenyum Ia pun mendekatkan wajahnya pada Rosa dan berbisik.
“Cium aku dan panggil aku dengan sebutan Mas atau sayang.”
Raihan menatap dengan matanya yang bergerak kesini kemari menunggu reaksi Rosa.
“Ma... mana a... ada yang seperti itu, kalau gitu aku akan menyuruh orang lain untuk membawaku keluar dari sini.” Ucap Rosa tergagap dan mencari cara untuk tidak menyetujui keinginan Raihan.
Raihan yang melihat Rosa salah tingkah ia malah semakin mendekat dan menekan perut Rosa dengan satu tangannya sampai Rosa terbaring.
“Tidak akan ada orang yang bisa mengeluarkanmu dari sini kecuali suamimu ini. Cepat cium suamimu dan panggil Suamimu ini dengan panggilan Mas atau sayang, hmm.?!” Ancaman lembut Raihan membuat Rosa kalah dan tak punya pilihan lain untuk menyetujui permintaan Raihan.
“Mas..!” panggilan Rosa pada Raihan
“Iya... kenapa sayang.?” Ucap Raihan dengan lembut wajah yang masih berdekatan dengan wajah Rosa menunggu Ciuman dari sang istri,
Hal itu malah membuat bulu kuduk Rosa berdiri, Rosa melihat bibir **** suaminya yang membuatnya seketika wajahnya panas berubah merah, Begitu juga jantungnya yang berpacu dengan kencang.
“CUP..”
Rosa pun akhirnya mencium bibir Raihan.
Raihan yang sejak tadi berharap mendapatkan ciuman dari Rosa pun terkabulkan tapi Ia justru merasakan seperti mendapatkan sengatan Listrik berkekuatan 1000V yang membuat birahinya naik dan sesuatu yang dibawa pun menegang.
“Mas Raihan, Ayolah.. nanti yang ada aku akan terlambat....” Ucap Rosa menatap suaminya yang masih bergeming dengan posisi diatas Rosa.
“O..O...Okey, saya u... Urus prosedurnya du... dulu, Ka...kamu bisa sarapan dulu, dan kamu bisa ga... ganti baju.” Ucap Raihan tergagap menahan sesuatu yang belum pernah ia rasakan, jantungnya pun berdetak lebih cepat dari sebelumnya seakan akan jantungnya ingin lepas dari tempatnya.
Raihan pun keluar untuk mengurus prosedur kepulangan Rosa istrinya dan Ia beserta istrinya Rosa akan pergi bersama ke perusahaan ORBIET.TEC untuk melakukan rapat.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
christina paya wan
bodohnya rosa mau2 aja maafkan rayhan
2024-12-29
1
Myma
ko cepat amat baliknya,g seru
2024-09-18
0
❄️ sin rui ❄️
ok stop sampe sini, buang2 waktu aja baca nya
2023-12-30
0