saat ini rosa telah masuk kedalam penjara untuk menjalankan hukuman selama 5 tahun kedepan,atas pembunuhan terhadap mantan kekasih Suaminya yg telah di perbuatnya,
yang telah diperbuatnya?!
bukan.! melainkan sebuat Fitnah.
ya...sebuah fitnah, Rosa tau bahwa ada seseorang yang telah menjebaknya.
dia sadar bahwa bukan dirinya lah yang menusuk pisau itu keperut anya.
Rosa dalam keadaan sadar bahwa Anya sendirilah yang menusuknya.
Sebelum Rosa diseret oleh kepolisian,
Rosa mengingatkan Raihan akan hal penyesalannya kelak terhadap perbuatannya kepadanya.
dengan suara dingin raihan mengatakan.
“Kematian ANYA adalah kesalahan terbesar keluarga Wicaksona kepadaku...!”
Raihan mencengkram dagu rosa dengan sangat kencang,dia tertawa seperti iblis yang keluar dari neraka, “Tidak cukupkah kalian,mengelabui keluargaku,
terutama aku untuk menikahimu hanya untuk menguasai kekayaan WIJAYA GROUP dan sekarang kau telah membunuh perempuan yang tidak berdosa,Ros.. saya tidak sekejam kamu.!”
seperti disiram air dingin sekujur tubuh rosa bergetar matanya memerah berkaca-kaca menahan laju air mata yang dari tadi ditahannya.“Apa aku dan kluargaku seburuk itu dimatamu.?”
Raihan seperti mendengar lelucon.
Raihan mencibirnya dan menatap Rosa dengan tatapan benci,
“Dimataku..?! Ros, Memangnya kamu pantas dimataku.? sepertinya kamu terlalu percaya diri ros.! Mulai hari ini,kamu harus membayar atas kematian Anya.!”
Rosa menatap Raihan dengan tatapan mata yang sangat merah karna menahan amarah yang sudah sangan memuncak dan berkata dingin,
“Raihan, jika kamu mengetahuinya suatu hari nanti,Semua perbuatanmu padaku hari ini, adalah kesalahan terbesarmu padaku..!
Raihan,kalau nanti saya tidak mati, Saya hanya berharap tidak akan pernah bertemu lagi denganmu,
Tapi jika saya mati, Maka Itu adalah ke beruntungan terbesarku.”-,
Itulah kalimat terakhir Rosa kepada Raihan sebelum Rosa masuk kedalam jeruji sel tahanan.
Rosa tersadar dari lamunannya saat sentuhan lembut tangan dari seseorang, dia pun mendongakkan kepalanya,
tatapannya bertemu dengan wajah wanita parubaya, yang masih terlihat sangat cantik.
saat Rosa pertama kali bertemu dengannya Rosa berfikir,
kesalahan apa yang membuat wanita parubaya yg terlihat masih cantik itu terseret sampai masuk kedalam jeruji sel tahanan?
sampai ia diberi tahu olehnya bahwa ia dan dirinya ternyata bernasib sama.
sama-sama difitnah, Bedanya Rosa dijebloskan oleh suaminya sedangkan Wanita parubaya itu dijebloskan oleh keluarga suaminya,
“Apakah kau masih tidak selera makan Ros anakku.?”
suara lembutnya mengingatkan Ros kepada mendiang ibunya.Ros pun tersenyum kepadanya dan mengalihkan pandangannya keperutnya yang sedikit menyebul,
sambil mengelus perutnya Ros pun menjawab pertanyaan wanita parubaya tersebut dengan lembut,
“Saya akan makan saat saya lapar bu Ningrum,trima kasih bu... karna sudah menjaga dan memberi perhatian penuh kepada saya didalam sel selama ini.”
Ningrum menatap Ros dengan tatapan sendu Ningrum tau bahwa Rosa adalah wanita baik-baik,
saat Mereka bertemu didalam sel 4 bulan yang lalu, saat Rosa dipindahkan ke dalam sel satu ruangannya dalam keadaan Rosa yang sangat memprihatinkan,
Entah apa yang meraka lakukan kepada Rosa sampai - Sampai pada saat itu keadaan muka Ros memar, kening dan mulutnya berdarah dan lebih parahnya lagi tulang lengan kanannya patah dan Jari manis kanan Rosa pun hilang,seperti habis dipotong dengan cara paksa.
Ningrum sampai berfikir,perbuatan apa yang rosa perbuat sampai membuat gadis cantik seperti Rosa,Harus menerima hukuman mengerikan semacam itu.
sedangkan yang dia kenal selama berada disatu sel bersama, Rosa adalah wanita yang sangat baik,lembut,suka membantu dan tidak membuat onar sama sekali,
hanya saja Rosa wanita yang sangat tertutup,
pada suatu hari,Ningrum pernah mencoba menanyakan perihal apa yang dia lakukan sampai masuk kedalam penjara,
tapi Rosa bersih kukuh tidak menceritakan perihal itu dia hanya menjawab“saya hanya ingin melupakan masa lalu yang menyiksa hidupku,kedepannya saya hanya menginginkan hidup bahagia bersama anakku.”
pada saat itu lah ningrum tidak menanyakannya lagi perihal itu kepada Rosa,
Tapi diam-diam Ningrum mencari informasi kasus Rosa.
pada saat Ningrum mengetahui kasus Rosa yang sebenarnya Ningrum Terkejut krn ternyata suaminya Rosa sendirilah yang menjebloskan Istrinya kedalam sel tahanan,
Dalam keadaan Rosa yang sedang mengandung anaknya,
Ningrum tak habis fikir begitu teganya suami Rosa itu,hanya ingin meminta keadilan untuk mantan kekasihnya yang telah terbunuh dia sampai tega menjebloskan istrinya sendiri.
dari informasi yang Ningrum tahu padahal Rosa tidak melakukan pembunuhan tersebut.
Ningrum merasa bahwa Ros telah dijebak, difitnah dan tidak mendapatkan kepercayaan dari suaminya.
Ningrum memandang Rosa yang saat ini sedang membereskan lemari bajunya yang sesekali mengelus perutnya,Ningrum menatapnya dengan tatapan sendu,ada rasa sesak saat melihat Rosa dalam keadaan seperti ini.
Ningrum selalu merasa kasihan kepada Rosa wanita cantik,lembut nan baik hati harus merasakan kehidupan seperti ini didalam sel tahanan dalam keadaan hamil.
Rosa yang sejak tadi dibikin sibuk dengan aktifitasnya,dia pun menengok kesamping,karna sejak tadi dia merasa seseorang sejak tadi sedang memperhatikannya,
saat menengok benar saja dugaaannya benar, seseorang sejak tadi memperhatikannya, tatapannya bertemu dengan Ningrum.
tapi tatapan Ningrum membuat Rosa sedikit tak menyukainya dia pun bertanya dengan datar
“Apakah saya terlihat sangat kasihan dan menyedihkan, sehingga anda melihatku seperti itu.!?”
Ningrum pun tersenyum lalu dia mengalihkan topik pertanyaan dari Rosa,
“Apakah Bulan ini Dokter sudah memeriksakan kandunganmu nak.?”
Hati rosa seketika berubah menghangat,
dia sangat bersyukur bisa bertemu dengan ningrum,wanita parubaya yang masih terbilang cantik itu selalu memperhatikan keadaannya dan kandungannya,
Saat masih bersama Raihan,Rosa membayangkan mendapatkan perhatian dari Raihan maupun mertuanya saat sedang mengandung seperti sekarang ini,
Tapi sekarang harapan itu harus dikubur dalam-dalam olehnya,
Rosa tersadar dan ia pun menganggukkan kepala dengan senyuman lembutnya dan menjawab,
“Sudah bu ningrum,dokter mengatakan bahwa keadaanku dan janinku semuanya sehat,
dan dokter mengatakan kemungkinan q akan mempunyai anak kembar,,, dan untuk jenis kelaminnya dokter blum bisa mengetahuinya,dan aku mengusulkan agar dokter tak perlu memberi tahukan jenis kelamin padaku.”
Ningrum sangat gembira mendengar kabar yang disampaikan Rosa sangat ini,
dia menghampiri Rosa dan memeluknya dengan sangat kasih sayang,
Ningrum tak bisa membendung air mata kebahagiaan mendengar bahwa Rosa akan mempunyai anak kembar.
Ningrum mengelus perut Rosa yang menyembul dan tangan satunya mengelus puncak kepalanya.
“Semoga kalian selalu sehat,selagi bu ningrum disini, Bu Ningrum akan selalu menjaga kalian dengan baik.”
mata rosa berkaca-kaca ia menahannya agar tidak jatuh, Rosa mengalihkan pandangannya agar Ningrum tidak melihatnya.
dulu rosa berharap kalimat itu terucap dari mulut Raihan suaminya atau mertuanya.
Tapi rumah tangganya sekarang hancur berkeping-keping tidak tersisa.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
🌷Tuti Komalasari🌷
kasihan Rosa Raihan suami kejam banget, untung ada orang yang baik seperti Ningrum 😥
2022-09-24
6
Adikpermana Adik
Kasihan ya.. Rosa, Raihan kamu akan menyesal.
2022-08-02
4
didik kurniawan
semangat author
2022-07-21
4