“Tunggu.! Aku dan dia.? Dia siapa yang kakak maksud.?” Tanya Diana penasaran, Seseorang yang dimaksud kakaknya.
“kamu tak perlu tau siapa dia, Itu urusan kakak” Ucap Raihan kesal dan dingin.
Raihan kesal semalam ia dipukuli dan dituduh oleh kakak iparnya dan sekarang malah dituduh juga oleh adek perempuannya sendiri.
Raihan juga ingin tau apa yang terjadi pada istrinya Rosa saat dia gagal membebaskan Rosa dari tuduhannya, tapi ia terlambat dan malah kehilangan keberadaannya selama lima tahun. Dan ternyata malah kakak iparnya lah yang menyembunyikan keberadaan istrinya dan juga anaknya.
hal itu tentu membuat Raihan kesal kepada kakak iparnya
-
-
Digedung perkantoran NUGROHO GROUP seorang wanita yang sibuk dengan pekerjaannya tiba-tiba teringat kejadian saat dirinya tak sengaja bertemu dengan adik iparnya.
lalu Rosa melirik jam yang ada di pergelangan tangannya yang sudah menunjukkan puluk lima sore yang artinya Rosa harus bersiap-siap untuk menjemput kedua putra kembarnya.
Saat Rosa baru keluar dari ruangan ia dikagetkan keberadaan Sekertaris kakaknya.
“Astagha jolie,! kau mengagetkanku,” Ucap Rosa sambil mengelus dadanya.
“Maaf Nona Rosa, saya telah mengagetkan anda.” ucap Jolie sambil menundukkan pandangannya.
Setelah menenangkan jantungnya, Rosa pun bertanya tujuan sekertaris kakaknya menemuinya.
“Ada keperluan apa Jolie kau menemuiku.?.” tanya Rosa.
“Ada yang ingin saya sampaikan bahwa besok ada Rapat pertemuan para pemegang saham di perusahaan ORBIET.TEC dan Tuan Nugroho adalah salah satu pemegang saham diperusahaan tersebut, Jadi saya meminta Nona Rosa untuk mewakili Tuan Nugroho datang keperusahaan tersebut mengikuti Rapat.” jelas Jolie pada Rosa.
“Baiklah besok saya akan datang dan mengikuti rapat diperusahaan tersebut.” Ucap Rosa dan ia menjeda kalimatnya lalu berfikir sejenak.
“Dan Jolie,.. tolong saya untuk menyiapkan berkas yang harus di bawa saat rapat nanti, Nanti malam saya akan menghubungi kakak saya meminta saran padanya untuk rapat besok.” ucap Rosa melanjutkan kalimatnya
“Baik nona Rosa, saya akan menyiapkannya sebaik mungkin” balas Jolie pada Rosa.
Rosa pun menganggukan kepala tanda jawabannnya dan melangkah pergi meninggalkan kantor perusahaan kakaknya, menuju sekolah anak kembarnya.
-
-
Disebuah taman kanak-kanak play group kedua anak kembar sedang duduk bersebelahan, pandangannya mengarah kepintu gerbang.
Riano dan Ransyah yang sejak tadi menunggu kedatangan maminya yang belum kunjung datang menjemputnya.
“Kak, Boleh aku tanya padamu.?” tanya Ransyah pada Riano yang sedang memandang pintu gerbang. segera mengalihkan pandangannya kearah adiknya.
“Mau tanya Apa.?” balas Riano dengan suara lembutnya.
“Apa... Apa kakak merindukan papa.?” Ucap Ransyah ragu-ragu pada Kakaknya.
Ransyah tau bahwa Riano sang kakak malas jika membahas tentang papanya.
“Kenapa,? Apa kamu merindukannya.”tanya Riano pada adiknya yang di angguki oleh Ransyah sang adik.
“kau tau...? kita jangan pernah menanyakan atau membahas tentang papa lagi, Itu akan melukai hati mami.”Ucap Riano memberi pengertian akan perasaan maminya,
Riano tau adiknya ini memang sangat merindukan dan ingin bertemu papanya dan dirinya pun sama ingin bertemu. Tapi disisi lain ia juga harus menjaga perasaan maminya yang tak mau melihat maminya sedih.
Riano lebih mengetahui perasaan maminya dan tau apa yang terjadi pada kedua orang tuanya, ketimbang adiknya yang tak tau menau tentang kedua orang tuanya.
“Baiklah.. Aku tidak akan menanyakan tentang papa lagi.” Ucap Ransyah dengan tak berdaya dan cemberut. Riano kakaknya yang melihat ekspresi adiknya pun tak tega.
setelah beberapa menit Rosa pun tiba di sekolah anaknya, ia bergegas menuju pintu gerbang dan mendapati si kembar sedang duduk dan mengabrol.
Rosa penasaran apa yang sedang diobrolkan anak kembarnya, ia pun mendekati mereka tanpa mereka ketahui bahwa Rosa sedang berjalan mendekatinya, Saat semakin dekat Ia kaget saat mendengar perkataan demi perkataannya yang keluar dari mulut manis anak-anaknya, Rosa pura-pura tidak mendengar pembicaraan anak kembarnya.
“Anak-anak.! Apakah kalian sangat lama menunggu mami datang.?” Tanya rosa pada anaknya.
“Tidak mami... ” ucap Riano dan Ransyah bersamaan.
Rosa pun tersenyum, mencium pipi kedua anak kembarnya dan meraih kedua tangan anak kembarnya.
“Kalau gitu ayo kita pulang.” ucap Rosa tersenyum dan menggandeng kedua anaknya lalu melangkah pergi meninggalkan sekolahan anak kembarnya.
Rosa yang sedang mengemudi mobilnya sesekali melirik anak kembarnya yang duduk dibelakang, Rosa melihat wajah Ransyah yang cemberut dan sedikit sedih.suasananya hening karna kedua anaknya tak saling berbicara, berbeda saat berangkat tadi mereka bahkan mengobrol banyak hal.
Rosa pun menghela nafas beratnya melihat keadaan Ransyah yang seperti sekarang ini.
“Riano, nanti malam Riano ini mami masakin apa nak..?” tanya Rosa memecahkan keheningan didalam mobil.
“emmmm... Udang goreng saus lemon mi.” ucap Riano memberikan menu yang ingin Riano makan.
“Okey..! kalau Ransyah maunya mami masakin apa sayang..?” tanya Rosa pada Ransyah, Tapi malah yang ditanya tak menjawab dan diam.
“Kok gitu...? Mami tanya diam saja...?.” tanya Rosa meminta penjelasan anaknya Ransyah.
“Ransya ingin bertemu papa, kami masih punya papa kan mi.?”ucap Ransyah pada Rosa dengan ekspresi sedih.
Ekspresi sedih Ransyah seketika membuat hatinya merasa diremas dan hancur, Rosa berusaha menyembunyikan kehancuran itu pada anak-anaknya dan mengucapkan.
“Papa kalian masih ada sayang, adek Ransyah sama kak Riano mau bertemu papa..?” ucap Rosa,dan bertanya pada kedua anaknya dan diangguki Riano dan Ransyah.
“Nanti kalau papa kalian datang dan membawa kalian menemui nenek dan kakek kalian.kalian harus janji sama mami tidak boleh pasang wajah cemberut,.okey.?” ucap Rosa dan sedikit perintah pada kedua anaknya. dan diangguki oleh kedua anaknya lagi.
setelah tiba dirumah Riano dan Ransyah segera pergi mandi dan Rosa menyiapkan bahan-bahan untuk dimasak, Rosa pun mengambil celemek dan memasangkan di badannya, ia pun segera membuat beberapa menu makanan untuk dimakan dirinya dan kedua anaknya.
setelah selesai memasakkan beberapa menu makanan ia pun bergegas pergi untuk membersihkan badannya.
saat Rosa selesai dengan urusannya dia keluar dan turun menghampiri anaknya yang sudah diruang makan dan menunggu kedatangan dirinya.
“Maaf sayang, mami terlambat, kalian pasti sudah menunggu mami sangat lama.”Ucap Rosa diangguki keduanya. Rosa tersenyum dan memulai membantu anak-anaknya mengabil makanannya dan menikmatinya.
Setelah selesai makan malamnya mereka pun berkumpul diruang keluarga kediaman Nugroho bisa dibilang ruangannya Cukup luas untuk mereka dan sangat nyaman,
Riano dan Ransyah bermain dengan seru dan Rosa hanya bisa menikmati keseruan anak kembarnya bermain sesekali tertawa bersama.
“Nona Rosa, Ada tamu yang ingin bertemu non.”Ucap Bi wati
Rosa mengalihkan tatapannya dari anaknya kesumber suara.
“Siapa Bi,?” tanya Rosa
“Saya tidak tau non, makanya saya tidak mengizinkan beliau masuk.” ucap bi wati memberitau Rosa bahwa dirinya tidak mengenal tamunya.
“Suruh masuk saja bi, nanti akan saya temui dia,” ucap Rosa
Bi wati pun turun kebawah dan membuka pintu.
“Silahkan masuk tuan.”Ucap bi wati pada seorang laki-laki yang tadi belum dipersilahkan masuk.
“terima kasih” ucap laki-laki tersebut.
“silahkan duduk tuan saya panggilkan Nona Rosa sebentar.”Ucap bi wati mambuat laki-laki tersebut berbinar mendengar nama orang yang selama ini ia cari.
setelah Bi wati menghampiri Rosa dan mengatakan bahwa tamunya sudah dipersilahkan masuk.
“Tolong bi temenin mereka sebentar. saya akan segera kembali.” ucap Rosa dan menyuruh Bi wati menemani kedua anaknya bermain.
Saat Rosa melangkah menuruni anak tangga dan menuju ruang tamu Rosa pun terkejut dengan apa yang ia lihat.
“Kamu..!” Ucap Rosa yang masih berdiri tak bergerak saat melihat orang yang ia kenal dan orang yang selama ini ingin ia hindari tapi malah malam ini di pertemukan dengannya.
...****************...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
yenni
mgkn seperti isi cerita novel yg lain.
sdh disakitin ,dihina ,diselingkuhin , terus balikan. Tapi semoga dinovel ini tdk seperti itu. Karakter si rosa harus kuat, betul" menuntut keadilan karena sdh ada kdrt.
lanjut bacanya.
thanks author.
2022-10-12
2
Wardah Juri
طlanjutlanjut
2022-09-27
2