Bab 14. keinginan yang sementara tertunda.

“Ray..! Apa benar kamu punya anak.?” tanya Anggi pada anak sulungnya Raihan.

Raihan yang baru keluar dari kamarnya terkejut saat mendapati maminya dan adik perempuannya Diana datang ke apartemennya.

“Loh, kok mami sama kamu din yang kesini,? kan Raihan minta salah satu maid Rumah utama kesini untuk nemenin anak aku mi..?” tanya arya mengalihkan pertanyaan maminya.

“ Biar mami aja yang jagain, Ray.. emang bener itu anak kamu sama Rosa.?” Ucap Anggi dan maminya yang super ingin mengetahui cucunya pun balik tanya pada anaknya Raihan.

Diana yang dari tadi menahan kekesalannya melihat ibu dan anak saling melempar pertanyaan tanpa salah satu dri mereka untuk mengalah,

Diana yang dari tadi juga penasaran dan ingin melihat keponakannya pun menerobos masuk melihat Riano yang sedang tidur diatas ranjang tempat tidur kakaknya dengan wajah lelahnya dan sembab karna terus-terusan menangis.

“wah... kak, dia benar-benar mirip denganmu.” Ucap Diana memuji kemiripan anak kecil yang terbaring diranjang kakaknya pada Raihan setelah melihat wajah Riano. Dan dibalas senyuman menawan Raihan pada adiknya yang sudah lama tidak ia tunjukkan.

“mih..! cepat sini deh mih, Mami punya cucu yang begitu tampan dan mirip dengan iblis tak tau malu itu, hihihi....” dengan suara dan cekikikan lirihnya Diana memanggil maminya untuk mendekat dan melihat cucunya yang sedang tidur.

“Diana, kamu itu... iblis-iblis gini dia kakakmu, Coba mami mau liat cucu mami.” Ucap Anggi dengan suara lirih agar ia tak mengganggu tidur cucuya,

Anggi pun masuk melewati Raihan yang sedari tadi berdiri disebelahnya, Anggi menghampiri ranjang tempat dimana Riano sedang tidur pulas dengan muka sembabnya.

“Apa dia habis menangis.?” tanya Anggi melihat wajah cucunya yang sembab dan ada bekas air mata dipipi Riano membuat anggi penasaran.

“iya... disepanjang perjalanan dia menangisi maminya.” balas Raihan dengan datar dan menatap kearah Riano.

“Apa yang terjadi dengan Rosa maminya.?”tanya Anggi penasaran pada anak sulungnya itu.

“Dia pingsan setelah berusaha mengejar mobil yang kami tumpangi, Untuk mendapatkan Riano dari tanganku.” Ucap Raihan dengan rasa bersalah karna mengambil kepunyaan Rosa dengan cara paksa.

“Oh.. jadi namanya Riano. nama yang Bagus” Ucap Diana menyukai Nama ponakannya itu.

“Bukankah kakek sudah mengatakan bahwa harus dengan cara baik-baik. kenapa kamu malah melukainya lagi Raihan.?” Anggi sangat marah dengan apa yang dilakukan anak kesayangannya itu.

“Aku tau caraku salah mih, tapi hal itu cara yang baik untuk Rosa mau kembali denganku.” Ucap raihan dengan datar dan tatapannya masih kearah Riano dan ia pun ingat pada tujuannya.

“lalu dimana Rosa sekarang.?” tanya Anggi masih menatap anak sulungnya.

“Dia dirumah sakit, Raihan menyuruh salah satu anak buah untuk berjaga disana.” Ucap Raihan dengan datar, berdiri masih menatap anaknya Riano.

Anggi yang tidak ingin mengganggu tidur sang cucu ia pun keluar menarik pergelangan tangan anak sulungnya Raihan keruang tamu apartemen anaknya.

“Apa benar, kamu belum bercerai dengan Rosa.?” tanya Anggi penasaran,

Anggi memang menyayangi anak sulungnya tapi ia tak pernah tau yang terjadi sebenarnya dan Anggi pun tak pernah ikut campur urusan anak sulung kesayangannya, Anggi berharap anak laki-lakinya maupun anak perempuannya itu tetap mempunyai sifat tanggung jawab untuk menjalani kehidupannya.

“Belum Mih,! Kami sebenarnya belum cerai.”Ucap Raihan menatap maminya.

“Apapun rencanamu untuk kembali pada Rosa, mami akan mendukung kalian.” ucap Anggi, ia pun memeluk anak sulung kesayangannya itu

“Terima kasih mih.”Ucap Raihan

Raihan mangalihkan pandangannya kearah pintu kamar dimana anaknya itu ia tidurkan.

Raihan melepaskan pelukan maminya dan berkata,

“Mi.., Raihan nitip Riano dulu sama mami. Raihan malam ini mau nemenin Rosa dirumah sakit, mungkin sampai besok jika keadaan istri Raihan masih belum membaik.” Ucap Raihan pada Anggi,

“Apa Rosa... menantu mami itu baik-baik saja sekarang Ray.? mami dengar dari cerita adikmu Diana, kalau salah satu dari jari tangan Rosa hilang, Apa itu benar?” Anggi bertanya lagi keadaan menantu kesayangannya dan perihal salah satu jari Rosa yang putus, Anggi menatap anak sulungnya menunggu jawaban darinya.

Raihan yang ditatap maminya dengan perasaan bersalah pun menganggukkan kepalanya sebagai jawaban petanyaan dari maminya.

seketika membuat Anggi terenyuh mengetahui kebenaran bahwa menantunya itu benar-benar bernasib malang, padahal jelas - jelas dirinya sudah berjanji pada kawannya akan melindungi anaknya, Namun karna ulah anaknya pula ia melanggar janjinya,

Seketika dadanya merasakan sesak yang teramat menyakitkan, matanya memerah dan berkaca-kaca,

“Siapa yang melakukan hal kejam dan sadis seperti itu Raihan..?” Tanya Anggi lagi dengan perasaan hancur mendengar keadaan menantu kesayangannya itu, Ia pun meneteskan air matanya karna sudah tak bisa menahannya lagi, isak tangisnya pun mulai terdengar diseluruh Ruangan.

Raihan kembali memeluk Maminya untuk menenangkannya.

“Raihan juga tidak tau mih, Apa yang terjadi pada Rosa, saat berada disel tahanan Raihan benar-benar tidak tau, tapi yang pasti ada orang yang telah menganiayanya, Raihan akan berusaha menemukan orang yang sudah berani menganiayanya.

Sekarang yang bisa Raihan perbuat hanya ingin menebus dosa Raihan pada istri Raihan sendiri, Raihan akan melindunginya, dan akan membahagiakannya, hidup bersamanya dan membesarkan anak-anak.” ucap Raihan dengan harapannya bisa hidup bahagia disisa umur hidupnya bersama Rosa istrinya.

Anggi yang masih terisak dipelukan anak sulungnya Raihan hanya bisa menganggukkan kepalanya menyutujui keinginan anaknya.

Setelah dirasa tangis maminya sudah reda barulah Raihan melepaskan pelukannya, Raihan menatap maminya dan menghapus sisa air matanya.

“Raihan pergi dulu mih, Raihan nitip Riano.” ucap Raihan mencium punggung tangan Anggi maminya, Lalu ia melangkah menuju kamar dimana Riano ditidurkan, Raihan dengan pelan -pelan masuk dan mendekatinya lalu mencium pipi dan kening Riano yang sudah masuk kedunia mimpinya,

Raihan tersenyum melihat anaknya yang begitu mirip dengannya, tertidur pulas, wajah polosnya membuat Raihan semakin ingin membawa anak dan istrinya mengisi dan menikmati rumah barunya.

Raihan meninggalkan Apartemennya menuju rumah sakit dimana sang istri Rosa dirawat.

Raihan membelah jalanan disuasana malam dengan mobil Rolls Royce'nya yang berwarna hitam. tatapan tajamnya menahan amarah setelah melihat keadaan Rosa, Raihan tersenyum sinis ia berfiki ternyata ada seseorang yang ingin bermain dengannya selama menikah dengan Rosa.

Raihan akan menemukan siapa dalang yang ingin menghancurkan rumah tangganya selama ini, Setelah menemukan dalang yang sudah melakukan kekerasan dan penganiayaan pada istrinya,

Raihan akan membalas dendam sampai keakar-akarnya, Setelah itu barulah ia bisa menikmati kebersamaan dengan keluarga kecil dan hidup bahagia.

Raihan sekarang memang hanya ingin hidup dengan keluarga kecilnya bersama Rosa dan anaknya, Tapi Raihan tau untuk meyakinkan bahwa dirinya menyesali perbuatannya di lima tahun lalu sepertinya sangat susah untuk mendapatkan kepercayaan istrinya Rosa,

Rosa benar-benar membangun benteng pertahanan yang begitu kokoh. sehingga Raihan tidak mampu untuk menembus ke pertahanannya. walaupun tahu kenyataannya seperti itu Raihan tak akan pernah putus asa untuk bisa mendapatkan hatinya kembali.

Terpopuler

Comments

kalea rizuky

kalea rizuky

males baca kalo. balikan seakan Rosa. bodoh bgt

2024-05-05

1

Roudhotul Imamah

Roudhotul Imamah

males baca kalo balik sama raihan

2022-10-03

4

YuWie

YuWie

baru mau membalas dendammmm...hloooooo itu pacarmu sdh lari ke luar negri berapa tahunnnnn..ckckckxkkk

2022-09-25

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1.Aku harap kau tidak menyesalinya.
2 Bab 2.ketidak percayaan dan Fitnahan
3 Bab 3.Memulai kehidupan baru.
4 Bab 4.Bertemu dengannya
5 Bab 5.Laki - Laki Arogan
6 Bab 6.Mengambil Haknya
7 Bab 7.Apakah Dia Anakku?
8 Bab 8.Dia masih Istriku yang sah
9 Bab 9.Janji akan melindunginya
10 Bab 10.menemukan keberadaanya
11 Bab 11. Bertemu dengan adek ipar
12 Bab 12.Merindukan papa.
13 Bab 13. Dia membawanya pergi.
14 Bab 14. keinginan yang sementara tertunda.
15 Bab 15. Pertahanan Yang Ku Bangun Runtuh Seketika
16 Bab 16.Berdamai dengannya.
17 Bab 17. Menggodanya.
18 Bab 18.Membayar Dosa masa lalu.
19 Bab 19.Menantu Berhati Malaykat yang malang.
20 Bab 20. Awal terjadinya permusuhan antara paman dan ponakan.
21 Bab 21. Suamiku ternyata pemilik perusahaan ORBIET.TEC
22 Bab 22. Melayaninya disiang pertama.
23 Bab 23. Istriku ternyata seorang dokter.
24 Bab 24.perubahan suamiku yang mesum
25 Bab 25. Cucu menantu kesayangan
26 Bab 26.Makan bersama keluarga wijaya
27 Bab 27.ditantang Kakek untuk mempunyai anak lagi.
28 Bab 28.Megah dan mewahnya kamar pribadi suamiku.
29 Bab 29.Menjebak wanita licik.
30 Bab 30.Dari mana kamu belajar bela diri seperti itu.?
31 Bab 31.Apa kamu masih punya dendam padaku?
32 Bab 32.Seseorang menghalangi penyelidikannya.
33 Bab 33.Membuat adek buat si kembar.
34 Bab 34.Sarapan pagi pertama bersama keluarga wijaya.
35 Bab 35. menemaniku saja.
36 Bab 36. ingin mengakhiri semuanya.
37 Bab 37. Secepat itukah dia bergerak.
38 Bab 38. Ternyata kau masih mengenaliku.
39 Bab 39.Dalangnya tiggal dinegara eropa.?
40 Bab 40. POSESIF
41 Bab 41.Dia adalah penjahat berdarah dingin.
42 Bab 42. Urusan pribadi.
43 Bab 43.Apa sebenarnya yang sedang kamu sembunyikan.
44 Bab 44.Apa kau anak baru.?
45 Bab 45. Motif balas dendam pada keluarga wijaya.
46 Bab 46.Apa terjadi sesuatu padamu.?
47 Bab 47. Apa kau menemukan dalangnya.?
48 Bab 48. Kau harus mendapatkan alamat IP itu.
49 Bab 49.Memang apa yang terjadi.?
50 Bab 50. Apa saya sedang bermimpi.?
51 Bab 51. Apakah kau sangat menbencinku.?
52 Bab 52. Luka dari mana ia dapatkan.?
53 Bab 53. Penyesalan, Cinta dan dendam.
54 Bab 54. Sepagi ini kenapa dikasih Coklat.?
55 Bab 55. Apa aku tidak menyenangkan istriku semalam.?
56 Bab 56.Hanya sebatas teman
57 Bab 57.Kedatangan Tommy yang tiba-tiba.
58 Bab 58.Kami hanya sebatas teman.
59 Bab 59.Ngomong-ngomong dimana kamarmu.?
60 Bab 60.Apa belum ada tanda-tanda.?
61 Bab 61.Ternyata kau sudah menyiapkan dirimu sejak tadi.!
62 Bab 62.Kejadian tersembunyi di lima tahun lalu.
63 Bab 63.Dia adalah sepupuku.
64 promosi Novel
65 Bab 64.Benda Penting Yang Harus Disimpan.
66 Bab 65.Dia adalah kakak laki - laki Annya.!
67 Bab 66.
68 Bab 67.Mereka keluarga terkasihku
69 Bab 68. Jangan lupa harus ijab qobul lagi.
70 Bab 69. Bu Rum Sedih Karnaku Atau Karnanya.?
71 Bab 70.Apa kau sedang menggodaku.?
72 Bab 71.Kau Seharusnya Bertindak Lebih Cepat.
73 Bab 72.Ku Mohon Jangan Pernah Meninggalkanku Lagi.
74 Promosi Novel
75 Bab 73.Dia Cuman Bisanya Bikin Anak.
76 Bab 74.
77 Bab 75.
78 Bab 76
79 Bab 77
80 Bab 78
81 Bab 79
Episodes

Updated 81 Episodes

1
Bab 1.Aku harap kau tidak menyesalinya.
2
Bab 2.ketidak percayaan dan Fitnahan
3
Bab 3.Memulai kehidupan baru.
4
Bab 4.Bertemu dengannya
5
Bab 5.Laki - Laki Arogan
6
Bab 6.Mengambil Haknya
7
Bab 7.Apakah Dia Anakku?
8
Bab 8.Dia masih Istriku yang sah
9
Bab 9.Janji akan melindunginya
10
Bab 10.menemukan keberadaanya
11
Bab 11. Bertemu dengan adek ipar
12
Bab 12.Merindukan papa.
13
Bab 13. Dia membawanya pergi.
14
Bab 14. keinginan yang sementara tertunda.
15
Bab 15. Pertahanan Yang Ku Bangun Runtuh Seketika
16
Bab 16.Berdamai dengannya.
17
Bab 17. Menggodanya.
18
Bab 18.Membayar Dosa masa lalu.
19
Bab 19.Menantu Berhati Malaykat yang malang.
20
Bab 20. Awal terjadinya permusuhan antara paman dan ponakan.
21
Bab 21. Suamiku ternyata pemilik perusahaan ORBIET.TEC
22
Bab 22. Melayaninya disiang pertama.
23
Bab 23. Istriku ternyata seorang dokter.
24
Bab 24.perubahan suamiku yang mesum
25
Bab 25. Cucu menantu kesayangan
26
Bab 26.Makan bersama keluarga wijaya
27
Bab 27.ditantang Kakek untuk mempunyai anak lagi.
28
Bab 28.Megah dan mewahnya kamar pribadi suamiku.
29
Bab 29.Menjebak wanita licik.
30
Bab 30.Dari mana kamu belajar bela diri seperti itu.?
31
Bab 31.Apa kamu masih punya dendam padaku?
32
Bab 32.Seseorang menghalangi penyelidikannya.
33
Bab 33.Membuat adek buat si kembar.
34
Bab 34.Sarapan pagi pertama bersama keluarga wijaya.
35
Bab 35. menemaniku saja.
36
Bab 36. ingin mengakhiri semuanya.
37
Bab 37. Secepat itukah dia bergerak.
38
Bab 38. Ternyata kau masih mengenaliku.
39
Bab 39.Dalangnya tiggal dinegara eropa.?
40
Bab 40. POSESIF
41
Bab 41.Dia adalah penjahat berdarah dingin.
42
Bab 42. Urusan pribadi.
43
Bab 43.Apa sebenarnya yang sedang kamu sembunyikan.
44
Bab 44.Apa kau anak baru.?
45
Bab 45. Motif balas dendam pada keluarga wijaya.
46
Bab 46.Apa terjadi sesuatu padamu.?
47
Bab 47. Apa kau menemukan dalangnya.?
48
Bab 48. Kau harus mendapatkan alamat IP itu.
49
Bab 49.Memang apa yang terjadi.?
50
Bab 50. Apa saya sedang bermimpi.?
51
Bab 51. Apakah kau sangat menbencinku.?
52
Bab 52. Luka dari mana ia dapatkan.?
53
Bab 53. Penyesalan, Cinta dan dendam.
54
Bab 54. Sepagi ini kenapa dikasih Coklat.?
55
Bab 55. Apa aku tidak menyenangkan istriku semalam.?
56
Bab 56.Hanya sebatas teman
57
Bab 57.Kedatangan Tommy yang tiba-tiba.
58
Bab 58.Kami hanya sebatas teman.
59
Bab 59.Ngomong-ngomong dimana kamarmu.?
60
Bab 60.Apa belum ada tanda-tanda.?
61
Bab 61.Ternyata kau sudah menyiapkan dirimu sejak tadi.!
62
Bab 62.Kejadian tersembunyi di lima tahun lalu.
63
Bab 63.Dia adalah sepupuku.
64
promosi Novel
65
Bab 64.Benda Penting Yang Harus Disimpan.
66
Bab 65.Dia adalah kakak laki - laki Annya.!
67
Bab 66.
68
Bab 67.Mereka keluarga terkasihku
69
Bab 68. Jangan lupa harus ijab qobul lagi.
70
Bab 69. Bu Rum Sedih Karnaku Atau Karnanya.?
71
Bab 70.Apa kau sedang menggodaku.?
72
Bab 71.Kau Seharusnya Bertindak Lebih Cepat.
73
Bab 72.Ku Mohon Jangan Pernah Meninggalkanku Lagi.
74
Promosi Novel
75
Bab 73.Dia Cuman Bisanya Bikin Anak.
76
Bab 74.
77
Bab 75.
78
Bab 76
79
Bab 77
80
Bab 78
81
Bab 79

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!