Pada saat Rosa berumur 25 tahun, ia dijodohkan oleh kakeknya yang sedari kecil ia dan kakaknya, dirawat oleh sang kakek yang begitu sangat baik dan menyayanginya.
Rosa dan kakak laki-lakinya menjadi yatim piatu, karna sebuah kecelakaan yang merenggut kedua orang tuanya.
Kejadian tersebut membuat kluarga besar WICAKSONO GROUP terpukul oleh berita tersebut, bahwa anak laki-laki kesayangan INDRA WICAKSONO dan istrinya RIRI MAHESWARI menantu kesayangannya.
pernikahan Rosa dan Raihan tidak digelar dengan mewah,
hanya sebatas ijab qobul dan dihadiri kluarga inti saja, Hal itu adalah permintaan Raihan syarat darinya untuk menerima pejodohan.
Awalnya Rosa merasa aneh karna pernikahannya seperti ditutup-tutupi, Tapi pada akhirnya Rosa menerima dan tidak mepermasalahkan,
sampai kemunculan seorang wanita yang mengaku sebagai mantan kekasihnya Raihan.
saat kemunculan dirinya,Raihan menunjukkan sisi asli dirinya,Yang memperlakukan Rosa tidak sangat baik, sebagai mana seorang suami kepada istrinya.
bahkan pada malam pernikahan, bahwa Raihan pergi keluar negri hanya untuk menemani ANYA berlibur.
Disitulah Rosa menyadari bahwa Raihan tidak menganggapnya, Dia bukanlah siapa-siapanya.
Semua ini hanya kepura-puraannya, Rosa menyadari bahwa yang ada di hati Raihan adalah Orang lain bukan dirinya, Rosa melewati pernikahnnya seorang diri selama 1 tahun,
Rosa pun menyadari ternyata jatuh terpuruk merupakan sesuatu yang teramat menyakitkan.
“Raihan, Saya bisa terus menunggumu tanpa peduli berapa banyak waktuku yang terbuang,
Tapi kamu malah memperlakukaku seperti ini.
1 tahun pernikahan yang begitu kesepian, kau menggatikannya dengan Lima tahun kurungan penjara, Kehidupanku yang hancur berantakan, Bagaimana kau bisa membayar semua ini.?!”
Rosa terbangun dari mimpi buruknya, keringat mengalir dari dahinya, Nafasnya tidak beraturan, Dan merasakan dadany seperti ditusuk oleh pisau,
mimpi buruk yang selalu menghantuinya selama Lima tahun, membuat hidupnya merasakan sakit yang begitu menyiksanya, Tak terasa air matanya mengalir kepipinya,
Ros segera menghapus air matanya, Dia menengok kesamping ranjang dimana anak kembarnya yang masih terlelap dalam mimpi indahnya dan tidak terhanggu olehnya.
Rosa memandang kedua wajah anaknya yang begitu teduh, Kehadiran mereka membuat Rosa mengubah Fikirannya untuk melajutkan hidupnya, ia ingin hidup bahagia bersama kedua jagoannya RIANO & RANSYAH,
Sudah satu minggu yang lalu,Rosa keluar dari penjara setelah menjalankan hukuman selama lima tahun kesalahan yang tidak pernah ia perbuat,
Rosa mengelus wajah kedua jagoannya yang begitu teduh saat mereka sedang tertidur lelap, Mereka sangat mirip dengan mantan suaminya Raihan, Terutama pada Riano wajah dan sifatnya hampir sama dengan Raihan.
Rosa mengecup wajah mereka dengan lembut dia pun turun dari ranjang,turun kebawah menuju dapur untuk menganbil air minum,
Tiba - Tiba suara bariton yang begitu hangat menyapanya,
“Apakah kau bermimpi buruk lagi..?”
ya.. pemilik suara bariton yang lembut itu adalah suara kakaknya **NUGROHO WICAKSONO
Rosa**, Tidak menjawabnya dia hanya tersenyum pada kakaknya.
“Ros,, berhentilah meminum obat tidur itu, jika kau mengkonsumsinya terus - terusan itu tidak sangat baik untukmu.”
“Baiklah kak, aku akan berhenti mengkonsumsinya.” ucap Rosa menundukkan kepalanya dan menuangkan air digelasnya.
“Maafkan aku kak, yang selama ini sudah sangat merepotkanmu.”
NUGROHO berjalan menghampiri Ros,dia pun meletakkan tangannya kepundaknya dan menarik Rosa kedalam pelukannya,ia sangat menyayangi adiknya, ia bahkan merasa gagal melindungi adiknya.
Saat kejadian lima tahun yang lalu Nugroho tidak bisa berbuat apa - apa untuk membantu adiknya, pada saat Itu keluarganya hancur seketika bersamaan dengan kasus Rosa adiknya,
perusahaan WICAKSONO GROUP seketika runtuh dibuat bangkrut tidak tersisa oleh Raihan,
Kakeknya meninggal pada saat mendengar kabar Rosa dijebloskan kepenjara oleh suaminya tak lain adalah cucu dari sahabatnya.
disitulah kakeknya merasa bahwa dirinya gagal untuk memilih pendamping hidup,untuk cucu kesayangannya. Dia juga tidak menyangka cucu dari sahabatnya akan melakukan hal kejam kepada cucuk dan perusahaannya.
“Kamu tidak bersalah, kenapa harus minta maaf..? kakak akan lebih bersalah karna tidak bisa membantumu dan melindungimu,
yang lalu biarlah berlalu, yang membuatmu tersiksa maka lupakanlah, masih ada hari esok selagi kita masih hidup,dan diberi kesehatan oleh tuhan, Kita perbaiki kehidupan kita membuka lembaran baru,
Kita juga tidak boleh dendam sebesar apapun orang itu berbuat jahat kepada kita.yang perlu kita lakukan cukup menghidar darinya.”
kalimat panjang kakaknya seketika membuat Rosa mempunyai pandangan lain untuk meneruskan kehidupannya.
ia begitu bahagia karna mempunyai kakak yang sangat menyayangi dan perhatian kepadanya, ia pun melingkarkan tangannya dipinggang kakaknya.
Nugroho pun tersenyum, Beberapa tahun belakang Nugroho kehilangan wajah Ceria dan manja adiknya sejak ia dijodohkan oleh kakeknya dan kejadian buruk menimpa adik kesayangannya.
malam ini ia baru merasakan sisi manja adiknya, Kedepannya Nugroho berjanji pada dirinya sendiri,
akan berusaha melindungi adiknya dari siapapun yang ingin mencelakai adiknya maupun ponakan kembarnya.
“oh ya, Ros, Besok kakak akan membawa Riano untuk mengikuti Les, Apakah kau mau ikut dengan kami.?”
Rosa menggelengkan kepalanya,
“Tidak kak, Besok aku akan pergi keperusahaanmu untuk menyelesaikan pekerjaan dan q akan membawa RANSYAH priksa kedokter.”
iya... Ransyah anak laki - laki satunya Rosa tiba - tiba sakit. Jadi Rosa fikir besok setelah menyelesaikan pekerjaannya diperusahaan kakaknya ia memutuskan untuk membawa Ransyah pergi kedokter memeriksanya,
Rosa sudah dua hari bekerja diperusahaan kakanya, NUGROHO GROUP dibidang perhotelan yang dibangunnya Sendiri oleh kakaknya selama tiga tahun,
kakeknya pernah bilang bahwa kakanya Nugroho seperti mendiang papanya yang sudah meninggal, ia pekerja keras,gigih dan tak pernah putus asa, dan bisa dilihat memang benar perkataan kakeknya bahwa kakaknya itu berhasil membuat sebuah perusahaan besar tanpa bantuan orang terdekat,
Ia mengandalkan keahliannya,dan kepintarannya dan dia berhasil mendirikan cabang hotel di beberapa tempat didaerah lain.
Setelah perusahaan kakeknya WICAKSONO GROUP hancur kakaknya belajar darinya, untuk tidak mendirikan perusahaan dibidang textle,
kakaknya fikir jika membangun perusahaan dibidang textile ia akan mudah dihancurkan lagi oleh WIJAYA GROUP.
-
-
-
-
Dini hari jam menunjukkan pukul dua, Disebuah Gedung perusahaan, didalam ruangan salah satu petinggi, seorang laki - laki dengan postur tubuh yang begitu tinggi,garis muka yang begitu tegas auranya sangat dingin, kulitnya putih garis alis yang begitu sempurna,
Ia duduk dikursi kebesarannya memandang pemandangan kearah luar dibalik cendela kaca gedung bertuliskan WIJAYA GROUP
pemandangan Cahaya warna warni Dari Lampu - lampu suasana di Ibu kota Tidak bisa menghilangkan Kabut, yang ada dihatinya saat ini,
Dia merasa dikelilingi kesunyian setelah kejadian lima tahun yang lalu sampai saat ini.
Terdengar derap suara langkah kaki seseorangpun yang semakin mendekat, ia pun memutar kursi kebesarannya dan menghadap orang yang menghampirinya, ia menatapnya dengan datar dan dingin.
“Apakah kau tak bosan duduk seharian disini?”ucap arya
“Apa kau sedang menyesali perbuatanmu terhadap kakak Ipar lima tahun yang lalu?” pertanyaan arya sukses membuat orang yang dihadapannya menunjukkan wajah muramnya, karna menahan kekesalan kepada sang adik,
iya.. orang yang sedang duduk dihadapan arya adalah Raihan dan orang yang baru datang dan membuatnya Emosinya muncul dengan hanya satu pertanyaannya adalah adik laki-lakinya ARYA BRAMA WIJAYA, Raihan juga mempunya adik perempuan bernama DIANA ANGGUN WIJAYA.
Dengan suara dingin Raihan berkata “Itu bukan urusanmu.”
“Apakah kau ingin aku mengirim mu kemesir.? agar kau bisa belajar sopan santu dengan unta disana.?”dengan tatapan dan acaman Raihan barusan,
membuat arya bergidik ngeri, ancaman Arya memang selalu membuat dirinya takut dengannya.
“okey,aku minta maaf,karna sudah membangunkan singa sepertimu,ditidurnya yang nyenyak.”ucap arya sambil melirik Raihan yang sedang memejamkan matanya,
“Ada perlu apa kau datang kesini.?”Raihan menanyakan perihal arya yang menyusulnya ke kantor utama dengan mata yang masih terpejam.
“mami menyuruhku untuk datang kesini, mami khawatir kau kenapa - kenapa.!”sambil mengatakan itu Arya berjalan kesisi arya.
“Mami ingin kau sekali - kali pulang dan makan bersama kami, kami tau kau masih kecewa dan marah kepada kakek, tapi apakah kau tega untuk tidak bertemu dengan orang yang sudah melahirkan kamu.?”
kalimat panjang lebar arya memutuskan Raihan bangun dari tempat duduknya dan ia meraih jas dan tas kerjanya sebelum ia melangkah pergi,
“Besok sore aku akan pulang,dan makan bersama kalian.” Setelah mengatakan itu ia pun melangkahkan kaki jenjangnya keluar dari kantornya menuju Apartemennya,
yah.. setelah kejadian lima tahun lalu Raihan memutuskan untuk tidak pulang ke kediaman Rumah Utama WIJAYA.
Raihan memutuskan tinggal di apartemen mewahnya.
-
-
-
Di pagi hari dikediaman NUGROHO seorang wanita cantik sedang sibuk dimeja makan sedang menyiapkan makanan untuk kedua jagoan kembarnya dan kakak tercintanya,
Rosa menikmati perannya menjadi Ibu untuk kedua anaknya, Ia juga menyiapkan bekal makanan untuk anaknya Riano dan kakaknya yang akan berangkat kerja,
Rosa tidak melakukannya sendirian dia juga dibantu beberapa maid yang Nugroho sediakan, untuk membantu adiknya mengurus rumah dan anaknya,
Nugroho turun dari lantai dua dengan kedua ponakanya Riano dan Ransyah yang berada digendongannya,
Ia pun tersenyum melihat Rosa yang sedang menyajikan makanan
“Apakah semalam kau tidur dengan nyenyak.?”
pertanyaan kakaknya membuat Rosa menatapnya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
“baguslah kalau kau bisa tidur nyenyak tanpa bantuan obat itu.”
Nugroho mendekati adiknya Rosa dan mengelus kepalanya dengan rasa sayang,
Rosa pun mengambil Ransyah dari gendongan kakaknya agar kakaknya duduk di tempatnya dan bisa menikmatin sarapan paginya dengan tenang.
“Riano saat paman Nugroho belum menjemputmu kamu tidak boleh pergi kemana dan tetaplah didalam kelas, Apakah kau mengerti.” Nugroho mengingatkan Ponakan kesayangannya Riano.
“Iya, paman..”
Riano sangat patuh dengan kakaknya Nugroho dan dirinya Rosa memandangi Riano yang sedang menikmati makanan yang dia masak.
Jika saja Ransyah tidak sakit mereka berdua akan pergi sekolah dan Les bersama,
hanya saja dari Ransyah sedang sakit jadi Riano harus pergi sendirian dan diantar kakaknya Nugroho.
setelah kepergian kakaknya nugroho dan anaknya Riano, Rosa pun bergegas berganti pakaian untuk kekantor perusahaan kakaknya setelah selesai urusannya ia akan membawa Ransyah pergi kerumah sakit.
Diantar oleh supir pribadi Nugroho Rosa keluar dari mobil masuk kegedung perusahaan kakaknya sambil menggendong Ransyah yang tertidur.
“mama..” panggil Ransyah
“Iya sayang..?” Ros kaget ternyata Ransyah telah bangun, ia mengelu kepala anaknya dengan Lembut dan Ia masuk menaiki lift menuju ruang kerjanya.
didalam lift Ransyah tiba-tiba bertanya,
“Mama..., Apakah papa Ransyah masih hidup..?”
pertanyaan Ransyah seketika membuat hati Rosa tercabik, hal itu yang membuat Rosa takut, Takut akan hal pertemuangnya dengan Raihan,
ingin rasanya Rosa memberitahukan suatu hal yang sebenarnya terjadi di lima tahun yang lalu kepadanya, bahwa papanya lah yang menghancurkan hidup mamanya,
tetapi Rosa mengurungkan niatnya itu, Ia menyampingkan egonya hanya untuk kebaikan anak - anaknya,
Dengan suara bergetar mata berkaca - kaca karna mengingat peristiwa yang menyakitkan itu, Ia berusaha menjawab pertanyaan anaknya dengan tenang,
“papanya Ransyah masih hidup sayang, Kelak... Ransyah akan bertemu dengan papa,”
Rosa menjeda kalimatnya lalu Ia ingin tau kenapa tiba - tiba anaknya menanyakan papanya.Ia pun memberanikan diri untuk bertanya,
“Apakah Ransyah merindukan papa.?
Ransyah pun mengangguk tanpa bersuara,
Rosa pun faham akan anaknya yang sekarang sakit, mungkin karna Ia merindukan papanya,
tak lama kemudia lift terbuka, Rosa keluar dan menuju keruang kerjanya,
saat Rosa tiba di ruang kerjanya ia pun menidurkan Ransyah di sofa yang disediakan di ruangan kerjanya.
Rosa tidak membawa Ransyah kerumah sakit terlebih dulu, Karna sebelumnya dokter pribadi Kakaknya sudah memeriksanya dan dokter menyarankan untuk memeriksanya kerumah sakit jika keadaan Ransyah belum juga membaik.
“Apakah kau lapar sayang,?”
sambil mengelus kepala Ransyah, Ia khawatir Ransyah lapar,karna pagi harinya ia melihat Ransyah hanya makan sedikit,
“Tidak, Ransyah hanya ingin tidur mam,”
sambil menarik selimut untuk menyelimuti tubuh kecil anaknya ia berkata,
“Baiklah jika Rans tidak mau makan, mama akan mengerjakan pekerjaan mama dulu agar mama bisa segera membawamu ke Rumah sakit,”
Setelah mengatakan hal itu Rosa pun mencium pipi rans dan bangkit menuju tempat duduk kerjanya.
Rosa pun fokus mengerjakan pekerjaannya agar cepat selesai lalu ia bisa membawa Ransyah pergi keRS agar segera diperiksa dokter yang sudah direkomendasikan oleh dokter pribadi Kakanya.
-
-
-
-
halnya ditempat lain seorang laki - laki Tampan dan Gagah dengan wajah seriusnya sedang Fokus memeriksa dokumen yang ada diatas tempat kerjanya,
Dari tadi pagi laki - laki ini disibukkan dengan pekerjaan hingga tengah hari ia belum beranjak dari tempat duduknya,
Bunyi Deringan Ponsel yang ada didalam kantong jasnya pun mengalihkan fokusnya,
panggilan televon ID dari sang adik perempuan tersayangnya, Ia pun segera mengangkat panggilan sang adik,
“Hallo, Ada apa Din,?” ucap Raihan dengan datar,
“kak bisakah kau datang ke rumah sakit NUGROHO,?”jawab Diana disebrang televon
Alis Raihan terangkat, merasa aneh dengan jawaban adik perempuan,
“Apa yang terjadi,? Kenapa kamu bisa berada dirumah sakit.?”
“Seseorang tak sengaja menabrakku dan kakiku terluka, kak arya belum bisa datang untuk membantuku disini.”Ucap diana sambil menahan sakit,
“Baiklah kakak akan segera datang.!”
Raihan membereskan dokumen yang berada di atas meja, dia pun menghubungi asistennya, dan bangkit dari tempat duduknya dan bergegas keluar menuju rumah sakit.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 81 Episodes
Comments
Raihan April
kalau aku jadi Rosa sampai mati pun gak akan kumaafkan suami kek Raihan
2023-02-18
3
lovely
bnyak yg di skip ga cinta ko bisa hamil tuh s Rosa 🤔🤔
2022-12-04
0
𝗺𝗮𝘂𝗹𝘆ᵈᵉʷⁱ
jangan bilang ini akal² keluarga Raihan nih🤔🤔
2022-10-04
2