Bab 10 - Sandiwara Dimulai -

Jenderal Virendra menatap sinis pada Putri Selena yang saat ini berdiri di hadapannya. Putri Selena sedang menunjukkan kecantikan lewat acara makan malam antar Negara yang menjalin kerja sama.

Sudah banyak pujian yang Putri Selena terima, sayangnya Jenderal Virendra sama sekali tidak peduli.

"Jenderal, mohon maaf ... tapi, bolehkah kami bertemu dengan Nyonya?" Tanya John, seseorang yang diam-diam menentang pernikahan Jenderal Virendra.

"Istriku bukan untuk dipamerkan kepada kalian. Aku menyimpan kecantikannya untuk diriku sendiri." Jawaban Jenderal Virendra sungguh manis dan berhasil membuat beberapa gadis yang hadir merasa iri.

"Kami dengar wajah Nyonya sampai saat ini masih tertutup oleh cadar." Sebuah celetukan mengundang tatapan tajam dari Jenderal Virendra.

"Kaliam pikir kalian siapa hingga berani ingin melihat wajah istriku?" Nada suara Jenderal Virendra begitu tajam hingga membuat suasana menjadi mencekam.

"Maaf, Jenderal. Kami hanya ingin melihat kecantikan istri Jenderal, bukankah kami dan para rakyat juga ingin melihat wajah istri pemimpin Negara Aleister." Putri Selena dengan berani berkata dengan suara yang lembut.

Jenderal Virendra menatap Putri Selena dengan tajam, seolah ingin membunuh gadis itu dengan tatapannya.

"Istriku adalah milikku, siapapun tidak memiliki hak walau hanya sekedar menatap wajahnya." Jenderal Virendra berkata dengan penuh amarah.

Orang-orang di hadapannya ini terlalu lancang hingga membuatnya muak.

"Kalian tahu bukan, berlian yang berharga dan sangat istimewa pasti akan dijaga dengan baik. Itulah yang ku lakukan pada Istriku." Lanjut Jenderal Virendra kali ini dengan suara yang lebih tenang.

Putri Selena terdiam, wajahnya tampak muram mendengar ucapan Jenderal Virendra yang begitu mengagungkan istrinya.

Putri Selena ingin menjadi istri Jenderal Virendra, dia ingin dikagumi dan diagungkan seperti itu.

'Aku akan merebut kembali posisi itu' Ucap Putri Selena dalam hati.

*

*

Venus tengah menikmati makan malamnya ditemani kedua pelayannya. Hal ini sudah biasa Venus rasakan sejak menikah dengan Jenderal Virendra.

Jenderal Virendra tentu orang yang sibuk, karena itulah hanya untuk sekedar makan malam bersama sulit mereka lakukan.

"Nyonya, apakah Anda tidak bosan?" Tanya Velly dengan berani.

"Bosan? Kenapa aku harus bosan? Ada kalian yang setia menemaniku." Venus berucap dengan santai.

"Nyonya, maksud saya ... apakah Anda tidak merasa kesepian?" Velly kembali bertanya yang membuat Abi menatapnya tajam.

"Aku rasa itu bukan urusanmu, Velly." Avi segera menyela sebelum Venus membuka mulut.

"Maaf atas kelancangan saya, Nyonya." Velly menunduk memohon maaf.

"Tidak apa-apa, aku mengerti ucapanmu." Venus menjawab dengan lembut, seolah menenangkan Velly yang ketakutan.

"Nyonya ... " Avi memberi teguran agar Venus tidak melunak pada Velly.

"Apa yang dia tanyakan hal wajar, Avi. Memang benar aku merasa kesepian. Menurut kalian, apakah aku akan baik-baik saja dengan kondisi saat ini?"

Baik Avi maupun Velly segera menunduk tidak berani menjawab.

"Sudahlah, lupakan saja. Ini adalah resiko menikah dengan pemimpin Negara Aleister. Jenderal Virendra memiliki banyak pekerjaan dan memiliki tanggung jawab yang besar." Venus mengibaskan tangannya dengan santai.

Venus segera memasang kembali cadarnya, kemudian berbalik menatap kedua pelayannya. Gadis itu memang makan dengan membelakangi Avi dan Velly agar wajahnya tidak terlihat.

"Aku ingin kembali ke kamar. Jenderal Virendra akan pulang terlambat, masih ada penting yang harus dia hadiri."

Venus bangkit menuju kamarnya, meninggalkan Avi dan Velly yang kini saking tatap.

"Jaga ucapanmu, Velly. Kita hanya pelayan, tidak pantas bertanya seperti itu. Aku peringatkan kau untuk menutup mulutmu itu atau suatu saat kau akan celaka!" Avi berucap dengan marah, kemudian berlalu meninggal Velly seorang diri.

Velly menatap kepergian Avi dengan senyum sinis dibibir. Entah apa yang ada dipikiran gadis itu.

"Apakah sandiwaranya sudah dimulai?" Tanya Velly pada dirinya sendiri.

*

*

Jenderal Virendra kembali ke kediamannya lebih awal, dia sudah muak dengan orang-orang yang ingin mencari tahu tentang Venus.

Venus yang baru saja bersiap tidur dibuat kaget dengan kehadiran Jenderal Virendra .

"Jenderal, maaf Venus tidak tahu kalau Jenderal sudah kembali." Ucap Venus penuh sesal, gadis itu segera beranjak menghampiri Jenderal Virendra.

"Tidak apa, aku memang memutuskan untuk kembali lebih awal. Kau tidurlah, aku tidak akan mengganggumu." Ucap Jenderal Virendra menahan langkah Venus yang berniat membantunya membersihkan diri.

Venus menghentikan langkahnya dan berdiri dengan canggung. Venus menatap Jenderal Virendra dengan sungguh-sungguh, ada hal yang ingin gadis itu sampaikan.

"Ada apa, Venus?" Tanya Jenderal Virendra yang paham akan arti tatapan Venus.

"Jenderal, apakah tugas seorang istri bagi Jenderal?" tanya Venus hati-hati.

"Melayani suami sepenuh hati." Jenderal Virendra menjawab dengan yakin.

"Lantas, bagaimana dengan hak seorang istri?" Venus kembali bertanya.

Jenderal Virendra menatap Venus tidak mengerti. Gadis itu seolah menyampaikan teka teki yang harus dijawab dengan benar.

"Sebenarnya, apa yang ingin kau sampaikan?" Jenderal Virendra balik bertanya.

"Jenderal, Venus adalah istri Jenderal. Tapi, entah mengapa Venus merasa bukanlah istri Jenderal. Kita menikah, tetapi kehidupan kita bagaikan orang asing." Venus berkata dengan tenang, begitu tenang hingga mampu mengejutkan Jenderal Virendra.

"Mengapa kau bisa berbicara seperti itu, Venus?" Tanya Jenderal Virendra yang mulai menaruh curiga.

Jenderal Virendra curiga ada orang yang diam-diam menghasut Venus, hingga bisa berkata seperti itu. Namun, Jenderal Virendra belum bisa menebak siapakah orang yang berhasil menghasut Venus.

TBC

Ada rekomendasi novel keren lagi nih, karya author Nita.P

yuk mampir dan dukung karyanya ya 😊

Judul : BENTENG PENGHALANG KITA

Perbedaan adalah hal biasa dalam suatu hubungan. Tapi apa hubungan masih bisa di lanjutkan dengan perbedaan yang terlalu jauh. Dia dan aku berbeda. Kami tak sama. Sangat mustahil rasanya untuk bisa bersatu selamanya.

Benteng tinggi yang menghalangi hubungan Seira dan Ganesh terlalu tinggi untuk di gapai. Hingga suatu hari kisah mereka harus di timpa dengan masalah besar, Dan Seira akhirnya memilih menjadi orang ketiga dalam hidupnya. Entah kisah ini akan berlanjut dan berakhir bahagi atau mungkin akan hancur dengan seiring waktu berjalan.

Nikmati dan ikuti alurnya.. Kisah cinta yang terlalu rumit sehingga kalian akan merasa penasaran dengan endingnya. Terimakasih

Terpopuler

Comments

Kaisar Tampan

Kaisar Tampan

kak aku udah mampir ni.
bantu dukung karyaku juga iya. simpanan brondong tampan
terimakasih

2022-07-13

3

Nita.P

Nita.P

Terimakasih sudah di promokan Kak

2022-07-13

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Pertemuan Tanpa Kesan -
2 Bab 2 - Gadis Bermata Biru -
3 Bab 3 - Berita Mengejutkan-
4 Bab 4 - Pernikahan -
5 Bab 5 - Negosiasi -
6 Bab 6 - Janji untuk Venus
7 Bab 7 - Gosip yang Beredar -
8 Bab 8 - Tidak Boleh Percaya -
9 Bab 9 - Hasutan -
10 Bab 10 - Sandiwara Dimulai -
11 Bab 11 - Debaran -
12 Bab 12 - Tiga Kubu -
13 Bab 13 -MBV-
14 Bab 14 - MBV -
15 Bab 15 - MBV -
16 Bab 16 - MBV -
17 Bab 17 - MBV -
18 Bab 18 - MBV -
19 Bab 19 - MBV -
20 Bab 20 - MBV -
21 Bab 21 - MBV -
22 Bab 22 - MBV -
23 Bab 23 - MBV -
24 Bab 24 - MBV -
25 Bab 25 - MBV -
26 Bab 26 - MBV -
27 Bab 27 - MBV -
28 Bab 28 - MBV -
29 Bab 29 - MBV -
30 Bab 30 - MBV -
31 Bab 31 - MBV -
32 Bab 32 - MBV -
33 Bab 33 - MBV -
34 Bab 34 - MBV -
35 Bab 35 - MBV -
36 Bab 36 - MBV -
37 Bab 37 - MBV -
38 Bab 38 - MBV -
39 Bab 39 - MBV -
40 Bab 40 - MBV -
41 Bab 41 - MBV -
42 Bab 42 - MBV -
43 Bab 43 - MBV -
44 Bab 44 - MBV -
45 Bab 45 -MBV -
46 Bab 46 - MBV -
47 Bab 47 - MBV -
48 Bab 48 - MBV -
49 Bab 49 - MBV -
50 Bab 50 - MBV -
51 Bab 51 - MBV -
52 Bab 52 - MBV -
53 Bab 53 - MBV -
54 Bab 54 - MBV-
55 Bab 55 - MBV -
56 Bab 56 - MBV -
57 Bab 57 - MBV -
58 Bab 58 - MBV -
59 Bab 59 - MBV -
60 Bab 60 - MBV -
61 Bab 61 - MBV -
62 Bab 62 - MBV -
63 Bab 63 - MBV -
64 Bab 64 - MBV-
65 Bab 65 - MBV -
66 Bab 66 - MBV -
67 Bab 67 - MBV -
68 Bab 68 - MBV -
69 Bab 69 - MBV -
70 Bab 70 - MBV -
71 Bab 71 - MBV -
72 Bab 72 - MBV -
73 Bab 73 - MBV -
74 Bab 74 - MBV -
75 Bab 75 - MBV -
76 Bab 76 - MBV -
77 Bab 77 - MVB -
78 Bab 78 -MBV -
79 Bab 79 - MBV -
80 Bab 80 - MBV (END) -
Episodes

Updated 80 Episodes

1
Bab 1 - Pertemuan Tanpa Kesan -
2
Bab 2 - Gadis Bermata Biru -
3
Bab 3 - Berita Mengejutkan-
4
Bab 4 - Pernikahan -
5
Bab 5 - Negosiasi -
6
Bab 6 - Janji untuk Venus
7
Bab 7 - Gosip yang Beredar -
8
Bab 8 - Tidak Boleh Percaya -
9
Bab 9 - Hasutan -
10
Bab 10 - Sandiwara Dimulai -
11
Bab 11 - Debaran -
12
Bab 12 - Tiga Kubu -
13
Bab 13 -MBV-
14
Bab 14 - MBV -
15
Bab 15 - MBV -
16
Bab 16 - MBV -
17
Bab 17 - MBV -
18
Bab 18 - MBV -
19
Bab 19 - MBV -
20
Bab 20 - MBV -
21
Bab 21 - MBV -
22
Bab 22 - MBV -
23
Bab 23 - MBV -
24
Bab 24 - MBV -
25
Bab 25 - MBV -
26
Bab 26 - MBV -
27
Bab 27 - MBV -
28
Bab 28 - MBV -
29
Bab 29 - MBV -
30
Bab 30 - MBV -
31
Bab 31 - MBV -
32
Bab 32 - MBV -
33
Bab 33 - MBV -
34
Bab 34 - MBV -
35
Bab 35 - MBV -
36
Bab 36 - MBV -
37
Bab 37 - MBV -
38
Bab 38 - MBV -
39
Bab 39 - MBV -
40
Bab 40 - MBV -
41
Bab 41 - MBV -
42
Bab 42 - MBV -
43
Bab 43 - MBV -
44
Bab 44 - MBV -
45
Bab 45 -MBV -
46
Bab 46 - MBV -
47
Bab 47 - MBV -
48
Bab 48 - MBV -
49
Bab 49 - MBV -
50
Bab 50 - MBV -
51
Bab 51 - MBV -
52
Bab 52 - MBV -
53
Bab 53 - MBV -
54
Bab 54 - MBV-
55
Bab 55 - MBV -
56
Bab 56 - MBV -
57
Bab 57 - MBV -
58
Bab 58 - MBV -
59
Bab 59 - MBV -
60
Bab 60 - MBV -
61
Bab 61 - MBV -
62
Bab 62 - MBV -
63
Bab 63 - MBV -
64
Bab 64 - MBV-
65
Bab 65 - MBV -
66
Bab 66 - MBV -
67
Bab 67 - MBV -
68
Bab 68 - MBV -
69
Bab 69 - MBV -
70
Bab 70 - MBV -
71
Bab 71 - MBV -
72
Bab 72 - MBV -
73
Bab 73 - MBV -
74
Bab 74 - MBV -
75
Bab 75 - MBV -
76
Bab 76 - MBV -
77
Bab 77 - MVB -
78
Bab 78 -MBV -
79
Bab 79 - MBV -
80
Bab 80 - MBV (END) -

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!