Big Baby

Perlahan Suci membuka pintu kamarnya dengan sangat hati-hati, karena ia takut jika sampai mengganggu Dimas yang sedang beristirahat. Namun, saat Suci menutup kembali pintu kamarnya tiba-tiba saja ia di kagetkan dengan suara Dimas.

“Sayang, kamu sudah pulang?” tanya Dimas dengan suara lemasnya dan mencoba untuk bangun serta duduk bersandar di sandaran kasur.

“Assalammuaikum, loh Mas Dimas kenapa bangun? Apa Suci tadi buka pintunya terlalu berisik ya, sampai membangunkan Mas yang sedang beristirahat” ucap Suci sambil berjalan mendekati Dimas sambil mencium tangannya.

“Waalaikumsalam, enggak kok. Memang tadi Mas cuma memejamkan mata saja untuk menghilangkan rasa pusingnya. Pas dengar suara pintu terbuka ternyata istriku sudah pulang, hem... Aku kangen kamu, Dek” ucap Dimas dengan sangat manja sambil memeluk Suci dari samping.

“Mas kenapa tidak bilang sama Suci kalau Mas sedang sakit seperti ini. Suci kaget loh saat Mamah bilang Mas sakit, padahal kan kita video call terus Mas terlihat dalam keadaan baik-baik saja. Lalu Mas juga janji mau menghubungi aku saat sudah sampai di rumah, tapi tahunya Mas tidak ada kabar sama sekali. Jadi, ternyata ini jawabannya” jawab Suci sambil mengusap sayang pipi Dimas.

“Maaf, Dek. Mas tidak bermaksud mengingkari janji, tapi Mas tidak tahu saat pulang dari kantor kok badan Mas tiba-tiba menggigil. Ya sudah Mas coba untuk mandi air hangat biar bisa sedikit menyegarkan, eh tahunya malah jadi seperti ini. Mungkin, Mas sakit karena menahan rindu yang mendalam saat tidak ada kamu di samping Mas hehe...” ucap Dimas sambil menggoda Suci.

“Sudah selesai bercandanya? Mas saat ini sedang sakit loh, jadi stop merayu atau menggoda Suci lagi. Sekarang Mas fokus untuk sembuh dulu, lagi pula kalau Mas menggigil harusnya Mas itu langsung minum obat dan minum yang hangat-hangat. Bukannya malah mandi air hangat, jadi ya kaya begini akhirnya” saut Suci dengan wajah cemasnya saat mendapati tubuh Dimas yang sedikit demam serta wajah tampannya terlihat sangat lemas dan pucat.

“Ya maafkan aku, Sayang. Sudah dong aku kan lagi sakit, harusnya di sayang-sayang, di manja-manja sama kamu. Bukannya malah di omeli seperti ini, kalau nanti sakitnya tambah parah bagaimana? Mas kan jadi enggak bisa sembuh dengan cepat dong, tapi kalau di manja kan Mas bisa sembuh lebih cepat hehe...” ucap Dimas dengan suara manjanya sambil tertawa gemas bagaikan Big Baby yang sangat lucu.

“Mas, stop ya seperti ini. Mas tahu kan kelemahan Suci itu enggak bisa melihat sifat manja kaya gini. Awalnya Suci mau marah sama Mas, tapi kalau Mas Dimasnya aja seperti ini Suci jadi tidak tega untuk memarahi Mas Dimas sekarang” jawab Suci sambil meraup wajah Dimas dan memandanginya.

“Hihi... Cayang, tium dong bial atu ica cepet cembuh” ucap Dimas yang langsung menggunakan jurus andalannya untuk membuat Suci luluh.

“Aaa... Mas Dimas, stop seperti itu ya! Suci tidak mau sampai tergoda” rengek Suci sambil membuang wajahnya seolah-olah sedang mengambek kepada Dimas.

Namun, tindakan Suci tersebut malah membuatnya terlihat seperti orang yang menahan rasa malunya menurut sudut pandangan Dimas.

“Hem... Benelan ni, ndak au tium atu. Ya udah deh, atu ndak au cembuh. Agian cayang atu ndak au tium-tium atu cih...” saut Dimas dengan memasang wajah gemasnya yang membuat Suci sedikit melirik hingga senyum-senyum sendiri.

“Uuu... cayang ahat, ndak au tium atu. Tan atu agi cakit, maca ndak di cayang-cayang cih. Issh... cebel deh ama cayang, au malah api ndak boyeh anti cayangnya atu diambil olang. Jadi atu diem aja deh...” ucap Dimas sambil mengerucutkan bibirnya.

Suci yang sudah tidak kuat lagi menahan rasa malunya seketika tertawa dengan sangat puas, saat melihat tingkah manja suaminya yang sangat lucu ini.

“Haha... Aduh, Mas Dimas ada-ada saja haha... Bahkan sekarang Mas Dimas terlihat seperti bayi besar haha... Aduh, perutku sakit haaha...” tawa Suci tertular oleh Dimas.

Dimas pun tersenyum sangat lebar saat melihat sang istri yang bisa tertawa dengan sangat lepas seperti tidak ada beban sama sekali.

“Mas tahu, Dek. Pasti saat pulang tadi, kamu langsung di marahi oleh Ibu karena Mas bisa melihat matamu yang sembab itu. Siapa lagi dalangnya kalau bukan ulah Ibu dan adikku itu. Maafkan aku ya Dek. Mas belum bisa menjadi suami yang terbaik untukmu, Mas hanya sedang berusaha untuk membuatmu tetap tersenyum seperti ini. Serapat apa pun kamu menyembunyikan rasa sedihmu, Mas bisa merasakannya dari sorotan matamu. Jadi, Mas hanya bisa berdoa dan selalu berharap semoga Allah bisa lebih-lebih lagi memberimu kekuatan, ketabahan, kesabaran serta kebahagiaan ” ucap Dimas di dalam hati kecilnya sambil menatap Suci yang masih tertawa.

“Aduh, Mas belajar dari mana bahasa bayi seperti itu? Suci saja terkadang masih tidak paham apa yang di bicarakan oleh bayi hehe...” ucap Suci yang sudah berhenti tertawa.

“Tium duyu dong, balu anti atu acih auh” saut Dimas dengan nada manjanya.

“Kebiasaan deh, pasti mencari kesempatan dalam kesempitan” jawab Suci sedikit menyunggingkan bibirnya ke bawah.

“ Ya sudah kalau enggak mau mah, enggak apa-apa kok” jawab Dimas dengan nada sedikit dingin.

“Eh, ngambek deh mulai hehe... Yaudah yaudah, sini Suci cium dulu. Tapi Mas tutup matanya ya” ucap Suci.

“Oke, siapa takut” jawab Dimas dengan percaya diri sambil memejamkan matanya.

“Muach...” Suci mencium pipi kanan Dimas dengan sangat lembut.

“Nah... Sudah kan. Jadi, jangan ngambek lagi ya bayi gedenya Suci yang tampan dan menggemaskan uhhh...” Suci mencubit kedua pipi Dimas dengan gemas yang membuat Dimas sedikit meringis ke sakitan.

“Auchh... Sakit tahu sayang, ishh... Nakal ya sekarang, kamu mainnya cubit-cubitan. Pokonya kamu harus mendapat hukuman karena sudah membuat aku kesakitan” tegas Dimas dengan berpura-pura kesal.

“Loh, kok marah sih Mas. Kan Suci cuman bercanda saja, lagian Suci cubitnya enggak terlalu kencang kok. Beneran deh, suer...” saut Suci sambil menunjukkan jari yang membentuk huruf V dengan wajah yang sedikit cemas.

“Menurut kamu itu bercanda, tapi tidak dengan aku karena yang merasakan sakitnya itu aku bukan kamu. Paham!” tegas Dimas yang sedikit membuat Suci terkejut dengan suara Dimas yang sedikit meninggi.

“Ma-maaf, Mas. Ya-ya sudah, apa hukumannya Suci akan menjalankannya supaya bisa mendapatkan maaf dari Mas Dimas” ucap Suci dengan nada sedihnya.

Dimas yang melihat wajah Suci berubah jadi sedih, seketika ia ingin tertawa lepas karena menurut Dimas wajah Suci bukannya terlihat seperti orang yang mau menangis. Melainkan seperti anak kecil yang sedang ketakutan jika dimarahi oleh Ayah mereka.

“Maafkan aku sayang, jika tidak seperti ini maka aku tidak akan bisa mendapatkannya. Apa lagi, kamu tipikal wanita yang sangat pemalu tapi dengan begini kamu akan terbisa dengan apa yang kamu lakukan nanti ” ucap Dimas di dalam hatinya.

“Yakin, kamu mau menuruti semua hukumannya tanpa menolak sedikit pun?” tanya Dimas yang ingin memastikan jika Suci mau menjalani hukuman ini.

“Suci yakin, Mas. Hal ini karena Suci tahu jika suami Suci ini bukanlah suami yang kejam dengan istrinya, tapi ia adalah suami yang sangat mencintai istrinya” jawab Suci dengan suara lirihnya yang hampir saja membuat Das tertawa

“Ekhem... Baiklah, hukumannya adalah...” ucapan Dimas terpotong, ia menatap Suci dengan sangat lama yang membuat Suci pun merasa deg-degan atas hukuman yang akan ia jalani ini.

“Adalah...” jawab Suci sambil menatap Dimas dengan penuh penasaran.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Hai para readers semuanya 🤗

Perkenalkan ini adalah karya novel ke-3 Author loh 🤩

Semoga kalian menyukainya ya 🤝

Dukung Author terus dengan cara berikut :

Like 👍

Komen 📨

Favorite ❤️

Rate 🌟

Share 📲

Dan tidak lupa pula selipkan hadiahnya ya 😍🙏

Bunga, kopi atau sebagainya pun tak apa kok malah lebih bagus lagi pundi-pundi receh yang berterbangan di karyaku ini hihi 😆😜

Sayang kalian banyak banyak ❤️❤️❤️

Terima kasih semuanya 🙏🙏

Papaaayyy~~~ 🤗🤗

Episodes
1 Perkenalan Karakter
2 Mencoba Mengikhlaskan
3 Masih Menyukai Suamiku
4 Wanita Bidadari
5 Semuanya Tanpa Terkecuali
6 Ketempelan Setan Ketawa
7 Aku Sungguh Mencintai Dia
8 Layaknya Seorang Pembantu
9 Elsa Sabahat Kecilku
10 Jaga Diri, Mata, dan Hati
11 Menjadi Karyawan Suamiku
12 Meminta Penjelasan
13 Harus Rela Berkorban
14 Dasar Mandul
15 Big Baby
16 Lepaskan Sayang
17 Sedang Lampu Merah
18 Dasar Wanita Licik
19 Menggoda Suci
20 Suci Ikhlas dengan Semuanya
21 I Love You, My Husband
22 Ini Kantor atau Istana
23 Ini Cowok Ganteng Banget
24 3 Hari Lagi
25 Video di Galeri Mas Dimas
26 Sudah Lama Tidak Berjumpa
27 Suci, Istrinya Mas Dimas
28 Telinga Caplang
29 Kemana Suci dan Dimas Pergi
30 Papah Angga yang Tidak Dihargai
31 Dasar Wanita Psikopat
32 Punya Istri Sepolos Suci
33 Merek Apel di Gigit
34 Seorang Pembantu
35 Tidak Memiliki Rahim Sempurna
36 Menjadi Istri yang Sempurna
37 Aksi Tom and Jerry
38 Layaknya Adik dan Kakak
39 Aku Bisa Merebut Mas Dimas
40 Terima Kasih Mas Dimas
41 Aku Hampir Saja Khilaf
42 Flashback 1 Tahun (1)
43 Flashback 1 Tahun (2)
44 Flashback 1 Tahun (3)
45 Flashback 1 Tahun (4)
46 Flashback 1 Tahun (5)
47 Flashback 1 Tahun (6)
48 Flashback End
49 Mohon Maafkan Aku, Suci
50 Suci Tidak Boleh Mengetahuinya
51 Dasar Bos Gila!!!
52 Vina dan Bray
53 Kembali Dekat Dengan Mamah
54 Wanita yang Sangat Baik
55 Perkenalkan Ini Menantuku
56 Ibu Sambung Dari Suci
57 Saya Akan Merekam Semuanya
58 Sangat Gagah dan Juga Besar
59 Tante Reni Memang Benar
60 Saya Ngaku Saya Salah
61 Bagaimana Bisa Kamu Pergi
62 Tidak Terlalu Mencintai Fajar
63 Jatuh Dalam Perangkapnya
64 Merusak Hubungan Mereka
65 Istana yang Sangat Megah
66 Noda Lipstik Merah
67 Panggil Aku Bunda Reni
68 Kali Pertama Suci Berbohong
69 Hati Suci Sangat Sakit
70 Flashback di Kontrakan Elsa
71 Flashback Off
72 Ada yang Tidak Beres
73 Cairan Berwarna Merah Segar
74 Ingin Mengakhiri Hidupnya
75 Dedeknya Arsya Sudah Besar
76 Suci Kabur dari Rumah
77 Binggung Dengan Perasaan ini
78 Mas Dimas adalah Sugar Daddy
79 Kembali ke Mas Dimas
80 Bukanlah Suami yang Baik
81 Dimas Memiliki Wanita Lain
82 Flashback Vina dan Brayen
83 Orang Misterius Itu
84 Kisah Cinta yang Luar Biasa
85 Istrinya Sedang Hamil Muda
86 Alhamdulillah, Selamat ya Sa...
87 Sengaja Menyindir Dimas
88 Saya adalah Office Boy
89 Lupa Dengan Kehadiran Suci
90 Apa Tujuan Dia Membantuku
91 Boleh Aku Bicara Denganmu?
92 Wanita Selambat Suci
93 Mungkin Traumanya Kambuh
94 Dasar ALARIC VALLEANNO
95 Push Up 10 Kali!!!
96 Pria Misterius Itu Adalah Aku
97 Kita Bukan Mahram
98 Bunda Reni dan Ayah Al
99 Aku Harus Bertanggungjawab
100 Aku Adalah Seorang Menantu
101 Semoga Kamu Segera Sadar
102 Menikah Untuk Ke-2 Kalinya
103 Menyakiti 2 Hati Sekaligus
104 Mas Arsya Memang Benar
105 Saya Titip Suci Pada Kalian
106 Malam Pertamaku Dengan Elsa
107 Aku Kesurupan Setan Bete
108 Acara Syukuran Bayi
109 Selalu Salah Di Mata Mamah
110 Kandungan Elsa Sangat Lemah
111 Rumah Sakit Kasih Ibu
112 Aku Ingin Kita BERPISAH
113 Kehidupan Suci yang Baru
114 Mohon Selamatkan Keduanya
115 Ada Apa Dengan Suci
116 Menjadi Wanita yang Spesial
117 Bukan Dimas Tapi Suci
118 Liburan Keluarga ke Bali
119 Membalaskan Dendamku
120 Sudah Mulai Mencintai Suci
121 Calon Suami Saya
122 Mencium Kening Suci
123 Bercerai dari Saudari Dimas
124 Suci Menjadi Semakin Drop
125 Aku Mau ke Pantai
126 Cahaya Intan Berlian Company
127 Saya Xantina Prameswari
128 Masa Lalunya Xan
129 Adegan yang Romantis
130 Aku Juga Tidak Menyukaimu
131 Sangat Cemburu Buta
132 Mas Arsya Cemburu Padanya
133 Pernikahan Suci dan Arsya
134 Suci Tidak Bisa Berdandan
135 Bidadari Berwujud Manusia
136 Menjamin Kebahagiaan Suci
137 Arsyaka Atthallah Valleanno
138 Bagaikan Seorang Ratu
139 Semua Itu Hanya Khayalan
140 Mendengar Kata Sayang
141 Nyonya Al dan Tuan Al
142 Mendekati Kanebo Kering Ini
143 Dasar Suami Mesum!!!
144 Selamat Beristirahat
145 Lagi Mau Buka Warung
146 Makhluk Menjijikkan Itu
147 Dia Masih Marah Padaku
148 Di Bawa Ke Tempat Gelap
149 Will You Marry Me
150 Bawa Suci ke Rumah Sakit
151 Di Depan Pintu Ruang UGD
152 Istri Anda Harus Bed Rest
153 Sudah Hamil 4 Bulan
154 Suci Masuk Rumah Sakit
155 Suci Baik-Baik Saja
156 Suci Bisa Memiliki Anak
157 Kehamilan Suci di Rahasiakan
158 Aku Mencintaimu Mas Arsya
159 Keinginan Aneh Dan Memalukan
160 Kostum Badut Yang Sangat Lucu
161 Arsya Dan Dion Menjadi Badut
162 Jika Suci Masih Ada Di Sini
163 Drama Klasik Keluarga Ini
164 Elsa Tiba-tiba Bersikap Aneh
165 Memiliki Niat Tersembunyi
166 Pergi Ke Motel
167 Membeli Kebutuhan Bayi Mereka
168 Allena Belvyah Mahveen
169 Menikmati Kencan Pertama
170 Merasa Malas Dan Jenuh
171 Mood Swing Orang Hamil
172 Perusahaan New Brand
173 Menjaga Dan Mengurus Baby Diva
174 Tugas Dari Seorang Ibu
175 Pergi Refreshing Setiap Hari
176 Panti Asuhan 'Matahariku'
177 Melakukan Pengecekan Kandungan
178 Mas Arsya Sangat Lucu
179 Suci Akan Melahirkan
180 Buah Dari benda Pusaka
181 Belum Melihat Anak Kita
182 Suarsya Kaysan Valleanno
183 Penerus Keluarga Hartawan
184 I Love You, Suci..
185 My Baby Honey Vina
186 Anak-Anak Panti Asuhan
187 Suci Sudah Boleh Pulang
188 Melakukan Pernikahan Ulang
189 Teman Kecilku di Bawah Sana
190 Memutuskan Untuk Menikah Ulang
191 Selamat Tuan dan Nyonya Arsya
192 Keaktifan dari Baby Kay
193 Akibat Nyamuk Yang Nakal
194 Pernikahan Lisa dan Dion
195 Sahhh...
196 Andaikan Ada Tukar Tambah Suami
197 Pemandangan Yang Indah
198 Goyangan Maut
199 Goyangan Candu Suamimu
200 Kejutan Untuk Mommy
201 Malangnya Nasipmu Jagoar
202 Memanjakan Sang Jagoar
203 Malam Yang Panjang & Panas
204 Mencetak Gol Di Malam Pertama
205 Pasangan (SUAR & DILIS)
206 Julukan Om Kecil
207 Hdiah Perpisahan Dari Sang Bunda
208 Apa ini karma untuk Dimas, Pah?
209 Berpura-pura Jadi Orang Budek!!
210 Elsa Mempengaruhi Pikiran Dimas
211 Hilangnya Baby Kay
212 Menukar Kado Dihari Anniversarry
213 Hallo Appa?
214 Amarah Papah Angga
215 Runtuhnya Kepercayaan & Kesombongan
216 Menyemil Di Malam Hari
217 Copy-an Arsya
218 Seperti Balon Yang Ingin Meletus
219 Welcome back to Valleanno's Mansion
220 Melihat Adegan Manis Kedua Bocil
221 Ara Mendapatkan Teman Baru
222 Penjelasan Umi Lena
223 Lamaran
224 Kedatangan Keluarga Baru
225 Rayuan Maut Elsa
226 Kejadian Yang Mengejutkan
227 Peresmian Branded SUAR
228 Sisi Lain Kay
229 Penelepon Misterius
230 Beli Obat Demam
231 Astaga, Hidungku Berdarah Lagi?
232 Roti Sandwich
233 Ibu Kandung Rasa Ibu Tiri
234 Acara Salah Satu Kolega Penting
235 Rumah Sakit Harapan Kasih
236 Pengungkapan Mamah Mita
237 Serangan Jantung Mendadak
238 Seperti Malaikat Pencabut Nyawa
239 Kecurigaan Kay Tentang Dimas
240 Leukimia Stadium 3
241 Terungkapnya Siapa Diva
242 Terungkapnya Siapa Kay
243 Kecemburuan Kay Pada Garis 2
244 Ketakutan Kay
245 Reques Dari Paduka Raja
246 Suci Hanyalah Milik Arsya
247 Perdebatan Vina & Dimas
248 Mengandung Baby Triplets
249 Terungkapnya Kehamilan Vina
250 Kelahiran Baby Triplets
251 RSJ Atmaja Kusuma
252 Pengaruh Obat
253 Akibat Perbuatan Dimas
254 Bahagia Menyelimuti Keluarga Fajar
255 Dalang Dibalik Kecelakaan
256 Flasback Tabrak Lari
257 7 tahun berlalu...
258 Novel Colleb 2 Author
259 Sayang mau susu...
260 Kamu Adalah Jodohnya
261 Mampir Yuk!
262 Menemui Jodoh Di Swiss
263 Mampir Yuk!!
264 Perjodohan Ara
265 Pernikahan Ara Dan Anak Rentenir
266 Terungkapnya Sosok Dibalik Anak Rentenir
267 Jebakan Betmen
268 Pisang Sunrise
269 TAMAT!!
270 Belenggu Masa Lalu
271 Promosi Novel Aqidah Cinta
272 Promo Novel Author LichaLika
273 Promosi Novel Ke-4 Author
274 Novel Terbaru Kemarau Biduk Cinta
275 PENGUMUMAN GIVEAWAY
276 Novel Baru : Terjerat Noda Hitam Pernikahan
277 Novel Baru : Jangan Renggut Kebahagiaanmu!
278 NOVEL AUTHOR JUDUL : MBAK SAYUR KESAYANGAN PRESDIR
279 Buku Terbaru Kuda Poni
280 Novel Baru Gadis Tengil, Istri Ketiga Tuan Arogan
281 KERINDUAN AUTHOR
282 NOVEL BARU : GAIRAH CINTA PAK DUDA
Episodes

Updated 282 Episodes

1
Perkenalan Karakter
2
Mencoba Mengikhlaskan
3
Masih Menyukai Suamiku
4
Wanita Bidadari
5
Semuanya Tanpa Terkecuali
6
Ketempelan Setan Ketawa
7
Aku Sungguh Mencintai Dia
8
Layaknya Seorang Pembantu
9
Elsa Sabahat Kecilku
10
Jaga Diri, Mata, dan Hati
11
Menjadi Karyawan Suamiku
12
Meminta Penjelasan
13
Harus Rela Berkorban
14
Dasar Mandul
15
Big Baby
16
Lepaskan Sayang
17
Sedang Lampu Merah
18
Dasar Wanita Licik
19
Menggoda Suci
20
Suci Ikhlas dengan Semuanya
21
I Love You, My Husband
22
Ini Kantor atau Istana
23
Ini Cowok Ganteng Banget
24
3 Hari Lagi
25
Video di Galeri Mas Dimas
26
Sudah Lama Tidak Berjumpa
27
Suci, Istrinya Mas Dimas
28
Telinga Caplang
29
Kemana Suci dan Dimas Pergi
30
Papah Angga yang Tidak Dihargai
31
Dasar Wanita Psikopat
32
Punya Istri Sepolos Suci
33
Merek Apel di Gigit
34
Seorang Pembantu
35
Tidak Memiliki Rahim Sempurna
36
Menjadi Istri yang Sempurna
37
Aksi Tom and Jerry
38
Layaknya Adik dan Kakak
39
Aku Bisa Merebut Mas Dimas
40
Terima Kasih Mas Dimas
41
Aku Hampir Saja Khilaf
42
Flashback 1 Tahun (1)
43
Flashback 1 Tahun (2)
44
Flashback 1 Tahun (3)
45
Flashback 1 Tahun (4)
46
Flashback 1 Tahun (5)
47
Flashback 1 Tahun (6)
48
Flashback End
49
Mohon Maafkan Aku, Suci
50
Suci Tidak Boleh Mengetahuinya
51
Dasar Bos Gila!!!
52
Vina dan Bray
53
Kembali Dekat Dengan Mamah
54
Wanita yang Sangat Baik
55
Perkenalkan Ini Menantuku
56
Ibu Sambung Dari Suci
57
Saya Akan Merekam Semuanya
58
Sangat Gagah dan Juga Besar
59
Tante Reni Memang Benar
60
Saya Ngaku Saya Salah
61
Bagaimana Bisa Kamu Pergi
62
Tidak Terlalu Mencintai Fajar
63
Jatuh Dalam Perangkapnya
64
Merusak Hubungan Mereka
65
Istana yang Sangat Megah
66
Noda Lipstik Merah
67
Panggil Aku Bunda Reni
68
Kali Pertama Suci Berbohong
69
Hati Suci Sangat Sakit
70
Flashback di Kontrakan Elsa
71
Flashback Off
72
Ada yang Tidak Beres
73
Cairan Berwarna Merah Segar
74
Ingin Mengakhiri Hidupnya
75
Dedeknya Arsya Sudah Besar
76
Suci Kabur dari Rumah
77
Binggung Dengan Perasaan ini
78
Mas Dimas adalah Sugar Daddy
79
Kembali ke Mas Dimas
80
Bukanlah Suami yang Baik
81
Dimas Memiliki Wanita Lain
82
Flashback Vina dan Brayen
83
Orang Misterius Itu
84
Kisah Cinta yang Luar Biasa
85
Istrinya Sedang Hamil Muda
86
Alhamdulillah, Selamat ya Sa...
87
Sengaja Menyindir Dimas
88
Saya adalah Office Boy
89
Lupa Dengan Kehadiran Suci
90
Apa Tujuan Dia Membantuku
91
Boleh Aku Bicara Denganmu?
92
Wanita Selambat Suci
93
Mungkin Traumanya Kambuh
94
Dasar ALARIC VALLEANNO
95
Push Up 10 Kali!!!
96
Pria Misterius Itu Adalah Aku
97
Kita Bukan Mahram
98
Bunda Reni dan Ayah Al
99
Aku Harus Bertanggungjawab
100
Aku Adalah Seorang Menantu
101
Semoga Kamu Segera Sadar
102
Menikah Untuk Ke-2 Kalinya
103
Menyakiti 2 Hati Sekaligus
104
Mas Arsya Memang Benar
105
Saya Titip Suci Pada Kalian
106
Malam Pertamaku Dengan Elsa
107
Aku Kesurupan Setan Bete
108
Acara Syukuran Bayi
109
Selalu Salah Di Mata Mamah
110
Kandungan Elsa Sangat Lemah
111
Rumah Sakit Kasih Ibu
112
Aku Ingin Kita BERPISAH
113
Kehidupan Suci yang Baru
114
Mohon Selamatkan Keduanya
115
Ada Apa Dengan Suci
116
Menjadi Wanita yang Spesial
117
Bukan Dimas Tapi Suci
118
Liburan Keluarga ke Bali
119
Membalaskan Dendamku
120
Sudah Mulai Mencintai Suci
121
Calon Suami Saya
122
Mencium Kening Suci
123
Bercerai dari Saudari Dimas
124
Suci Menjadi Semakin Drop
125
Aku Mau ke Pantai
126
Cahaya Intan Berlian Company
127
Saya Xantina Prameswari
128
Masa Lalunya Xan
129
Adegan yang Romantis
130
Aku Juga Tidak Menyukaimu
131
Sangat Cemburu Buta
132
Mas Arsya Cemburu Padanya
133
Pernikahan Suci dan Arsya
134
Suci Tidak Bisa Berdandan
135
Bidadari Berwujud Manusia
136
Menjamin Kebahagiaan Suci
137
Arsyaka Atthallah Valleanno
138
Bagaikan Seorang Ratu
139
Semua Itu Hanya Khayalan
140
Mendengar Kata Sayang
141
Nyonya Al dan Tuan Al
142
Mendekati Kanebo Kering Ini
143
Dasar Suami Mesum!!!
144
Selamat Beristirahat
145
Lagi Mau Buka Warung
146
Makhluk Menjijikkan Itu
147
Dia Masih Marah Padaku
148
Di Bawa Ke Tempat Gelap
149
Will You Marry Me
150
Bawa Suci ke Rumah Sakit
151
Di Depan Pintu Ruang UGD
152
Istri Anda Harus Bed Rest
153
Sudah Hamil 4 Bulan
154
Suci Masuk Rumah Sakit
155
Suci Baik-Baik Saja
156
Suci Bisa Memiliki Anak
157
Kehamilan Suci di Rahasiakan
158
Aku Mencintaimu Mas Arsya
159
Keinginan Aneh Dan Memalukan
160
Kostum Badut Yang Sangat Lucu
161
Arsya Dan Dion Menjadi Badut
162
Jika Suci Masih Ada Di Sini
163
Drama Klasik Keluarga Ini
164
Elsa Tiba-tiba Bersikap Aneh
165
Memiliki Niat Tersembunyi
166
Pergi Ke Motel
167
Membeli Kebutuhan Bayi Mereka
168
Allena Belvyah Mahveen
169
Menikmati Kencan Pertama
170
Merasa Malas Dan Jenuh
171
Mood Swing Orang Hamil
172
Perusahaan New Brand
173
Menjaga Dan Mengurus Baby Diva
174
Tugas Dari Seorang Ibu
175
Pergi Refreshing Setiap Hari
176
Panti Asuhan 'Matahariku'
177
Melakukan Pengecekan Kandungan
178
Mas Arsya Sangat Lucu
179
Suci Akan Melahirkan
180
Buah Dari benda Pusaka
181
Belum Melihat Anak Kita
182
Suarsya Kaysan Valleanno
183
Penerus Keluarga Hartawan
184
I Love You, Suci..
185
My Baby Honey Vina
186
Anak-Anak Panti Asuhan
187
Suci Sudah Boleh Pulang
188
Melakukan Pernikahan Ulang
189
Teman Kecilku di Bawah Sana
190
Memutuskan Untuk Menikah Ulang
191
Selamat Tuan dan Nyonya Arsya
192
Keaktifan dari Baby Kay
193
Akibat Nyamuk Yang Nakal
194
Pernikahan Lisa dan Dion
195
Sahhh...
196
Andaikan Ada Tukar Tambah Suami
197
Pemandangan Yang Indah
198
Goyangan Maut
199
Goyangan Candu Suamimu
200
Kejutan Untuk Mommy
201
Malangnya Nasipmu Jagoar
202
Memanjakan Sang Jagoar
203
Malam Yang Panjang & Panas
204
Mencetak Gol Di Malam Pertama
205
Pasangan (SUAR & DILIS)
206
Julukan Om Kecil
207
Hdiah Perpisahan Dari Sang Bunda
208
Apa ini karma untuk Dimas, Pah?
209
Berpura-pura Jadi Orang Budek!!
210
Elsa Mempengaruhi Pikiran Dimas
211
Hilangnya Baby Kay
212
Menukar Kado Dihari Anniversarry
213
Hallo Appa?
214
Amarah Papah Angga
215
Runtuhnya Kepercayaan & Kesombongan
216
Menyemil Di Malam Hari
217
Copy-an Arsya
218
Seperti Balon Yang Ingin Meletus
219
Welcome back to Valleanno's Mansion
220
Melihat Adegan Manis Kedua Bocil
221
Ara Mendapatkan Teman Baru
222
Penjelasan Umi Lena
223
Lamaran
224
Kedatangan Keluarga Baru
225
Rayuan Maut Elsa
226
Kejadian Yang Mengejutkan
227
Peresmian Branded SUAR
228
Sisi Lain Kay
229
Penelepon Misterius
230
Beli Obat Demam
231
Astaga, Hidungku Berdarah Lagi?
232
Roti Sandwich
233
Ibu Kandung Rasa Ibu Tiri
234
Acara Salah Satu Kolega Penting
235
Rumah Sakit Harapan Kasih
236
Pengungkapan Mamah Mita
237
Serangan Jantung Mendadak
238
Seperti Malaikat Pencabut Nyawa
239
Kecurigaan Kay Tentang Dimas
240
Leukimia Stadium 3
241
Terungkapnya Siapa Diva
242
Terungkapnya Siapa Kay
243
Kecemburuan Kay Pada Garis 2
244
Ketakutan Kay
245
Reques Dari Paduka Raja
246
Suci Hanyalah Milik Arsya
247
Perdebatan Vina & Dimas
248
Mengandung Baby Triplets
249
Terungkapnya Kehamilan Vina
250
Kelahiran Baby Triplets
251
RSJ Atmaja Kusuma
252
Pengaruh Obat
253
Akibat Perbuatan Dimas
254
Bahagia Menyelimuti Keluarga Fajar
255
Dalang Dibalik Kecelakaan
256
Flasback Tabrak Lari
257
7 tahun berlalu...
258
Novel Colleb 2 Author
259
Sayang mau susu...
260
Kamu Adalah Jodohnya
261
Mampir Yuk!
262
Menemui Jodoh Di Swiss
263
Mampir Yuk!!
264
Perjodohan Ara
265
Pernikahan Ara Dan Anak Rentenir
266
Terungkapnya Sosok Dibalik Anak Rentenir
267
Jebakan Betmen
268
Pisang Sunrise
269
TAMAT!!
270
Belenggu Masa Lalu
271
Promosi Novel Aqidah Cinta
272
Promo Novel Author LichaLika
273
Promosi Novel Ke-4 Author
274
Novel Terbaru Kemarau Biduk Cinta
275
PENGUMUMAN GIVEAWAY
276
Novel Baru : Terjerat Noda Hitam Pernikahan
277
Novel Baru : Jangan Renggut Kebahagiaanmu!
278
NOVEL AUTHOR JUDUL : MBAK SAYUR KESAYANGAN PRESDIR
279
Buku Terbaru Kuda Poni
280
Novel Baru Gadis Tengil, Istri Ketiga Tuan Arogan
281
KERINDUAN AUTHOR
282
NOVEL BARU : GAIRAH CINTA PAK DUDA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!