“Lebih baik aku mati saja. Sudah cukup aku hidup menderita sebatang kara seperti ini. Tapi di saat aku ingin merasakan kebahagiaan kamu malah merenggutnya dariku hiks... Aku benci sama kamu Mas Fajar!! Aku Benciiiiiii...!! Selamat tinggal Mas...” teriak wanita tersebut dengan merentangkan kedua tangannya sambil mendongak menutup kedua matanya.
Suci yang telah berhasil memeluk pinggang wanita tersebut pun langsung menariknya untuk turun dan menjauh dari pembatas jembatan.
“Hei... Mbak!! Apa kamu sudah gila, hah...” bentak Suci dengan wajah khawatir.
“Lepaskan aku, aku tidak mau hidup lagi. Aku mau mati saja! Hidupku sudah hancur hiks...” wanita tersebut pun memberontak dari genggaman tangan Suci.
Dengan Sigap Suci langsung memeluknya dan mencoba menenangkan wanita tersebut dengan perlahan.
“Hiks... Kenapa Mas Fajar tega sama aku. 10 tahun kami bersama itu bukanlah waktu yang singkat, Mas hiks... Tapi kenapa kamu masih memilih wanita yang baru saja kamu kenal itu, kenapa Mas kenapa!!” teriak wanita tersebut di dalam pelukan Suci.
Suci pun ikut merasakan kesedihan wanita ini, ia seperti terbawa di dalam kisah mereka yang sangat pahit. Namun, di saat Suci melepaskan pelukannya dan meraup wajah wanita tersebut. Tiba-tiba saja Suci terkejut saat menatapnya.
“Elsa? Kamu benarkan Elsa sahabat kecilku, kan?” ucap Suci dengan terkejut.
“Hiks... hiks...” di saat isak tangisnya, wanita tersebut mengelap air matanya sambil membuka matanya perlahan menatap wanita di hadapannya yang mengenali dirinya.
“Ka-kamu mbak Suci kan? Mbak yang selalu menemaniku di saat aku membutuhkannya? Mbak Nci kemana saja hiks...” ucap Elsa yang langsung memeluk Suci dengan erat.
“Astaghfirullah, Elsa ya Allah. Ada apa denganmu, Sa...” ucap Suci sambil membalas pelukan Elsa dengan erat.
Mereka pun menumpahkan rasa kerinduan yang sudah lama tidak berjumpa. Elsa Anandita adalah sahabat kecil Suci yang sudah di anggap sebagai adiknya sendiri. Ia berusia 23 tahun.
Rumah Neneknya Elsa dan rumah keluarga Suci dulu bersebelahan sebelum bapaknya Suci menjual rumah itu dan pindah merantau ke kota dengan tujuan mengubah nasib.
Namun, naas Suci dan Bapaknya malah merasakan kehidupan yang lebih tidak mengenakan di kota. Di saat mereka sedang menumpahkan kerinduannya tak lama hujan pun turun. Suci langsung membawa Elsa masuk ke dalam mobil.
Dan Pak Dandi pun segera melajukan mobilnya menuju kontrakan Elsa. Pak Dandi adalah seorang sopir pribadi Suci yang selalu bertugas untuk mengantarkan kemana pun Suci pergi. Beliau berusia 35 tahun.
Pak Dandi merupakan sopir khusus yang di pekerjakam oleh Dimas untuk sang Istri agar Suci tidak perlu repot-repot lagi menggunakan driver online untuk mengantarkannya kemana pun Suci pergi.
Selama di perjalanan Suci berusaha untuk menenangkan sahabatnya dengan susah payah. Hingga akhirnya Elsa berhasil tenang di dalam dekapan sahabat kecilnya. Entah kenapa, Elsa kini merasakan kembali kebahagiaannya saat kehilangan sosok sahabat yang sangat ia rindukan.
Selama kepergian Suci, Elsa tidak memiliki 1 sahabat sekali pun. Ia malah selalu saja di hina, di caci dan di maki oleh teman-temannya karena menjadi anak yatim piatu yang Cuma di asuh oleh sang Nenek.
Namun, sang Nenek mengembuskan nafasnya saat Elsa naik ke kelas 1 SMK. Sedangkan kedua orang tuanya meninggal dunia saat mengalami musibah tanah longsor.
Saat itu posisi Elsa sedang menginap di rumah sang Nenek yang bersampingan dengan rumah Suci. Tetapi, naas kedua orang tuanya meninggal dunia akibat tanah longsor yang menutupi hampir seluruh rumahnya.
Yang untungnya, jenazahnya masih bisa di temukan dan belum terlalu dalam tertimbun oleh tanah merah yang sangat padat. Dari situlah Elsa tinggal bersama sang Nenek dan menemukan sahabat yang bernama Suci.
Baru beberapa tahun Elsa merasakan kasih sayang seorang Kakak, tiba-tiba saja Suci dan Bapaknya pindah ke luar kota untuk mengubah nasib mereka dan meninggalkan Elsa dengan keadaan menangis kejar.
Dari situlah Elsa mencoba bangkit dan kembali mencari sahabat seperti Suci yang sangat baik. Tapi, itu tidak bisa Elsa lakukan karena di saat ia tumbuh dewasa pun Elsa tidak bisa mendapatkan sosok sahabat serta Kakak yang sebaik Suci.
Mereka malah memanfaatkan kepintaran Elsa untuk menjadikannya sahabat. Di saat Elsa telah sadar dirinya di jadikan budak saat mengerjakan tugas, kini ia menjauhi teman-temannya dan hidup sebatang kara.
Tanpa adanya sosok teman, sahabat, adik, kakak atau pun sosok sang Nenek yang mengurusnya hingga menjadi wanita remaja yang cantik dan pintar.
...*...
...*...
...*...
Sesampainya di kontrakan Elsa, Suci pun turun sambil membopong Elsa yang masih dengan keadaan syok. Pak Dandi pun di suruh Suci untuk pulang lebih dulu, karena ia ingin menginap di rumah Elsa karena tidak tega melihat kondisi Elsa saat ini.
Awalnya Pak Dandi menolak karena takut jika dimarahi oleh Dimas, tapi berkat Suci yang terus mendesaknya agar segera pulang dan urusan Dimas akan jadi tanggung jawab Suci nantinya membuat Pak Dandi pun mengikuti perintah Suci.
Dengan berat hati Pak Dandi pun pergi meninggalkan Suci yang telah masuk ke dalam kontrakan Elsa. Suci pun duduk di sofa kecil bersama Elsa yang masih sedikit terisak.
“Sebentar ya, aku bikinin kamu teh hangat dulu biar kamu lebih tenang lagi” ucap Suci sambil pergi ke arah dapur kontrakan Elsa.
“Sudah tidak usah, Mbak. Lagian di sini yang tamu Mbak Suci, kenapa Mbak yang repot-repot bikinin minum untukku” ucap Elsa yang langsung menyusul Suci di dapur.
“Tidak, apa-apa kok. Kamu itu sudah aku anggap sebagai adikku sendiri. Jadi, tidak usah merasa seperti itu oke... Lebih baik kamu istirahat dulu, karena kamu habis menghadapi ujian yang sangat besar” saut Suci sambil membuatkan teh untuk Elsa.
“Kenapa ya, Mbak. Semua laki-laki itu selalu saja sama. Awalnya ia menjunjung wanita setinggi langit. Sampai akhirnya di saat sang wanita sudah merasa nyaman di atas langit, dengan hitungan detik ia langsung menghempaskannya serta menjatuhkannya secepatkilat. Dia bahkan tidak sedikit pun memikirkan betapa sakitnya hati ini yang sudah terlalu dalam mencintainya” ucap Elsa sambil menatap Suci yang sedang membuatkan minum.
“Tidak semuanya seperti itu kok Elsa. Buktinya suamiku, dia adalah laki-laki yang sangat baik. Bahkan, ia selalu memperlakukan wanita dengan lembut. Ia tidak meninggikanku, tapi ia selalu membuatku merasakan jatuh cinta setiap harinya. Sifatnya yang hangat, perhatiannya yang tiada henti, dan manjanya yang selalu membuatku rindu. Itu semua dia lakukan dengan penuh cinta” saut Suci sambil memberikan minuman kepada Elsa.
Dan mereka pun kembali duduk di ruang depan dan kembali berbincang-bincang sambil duduk di sofa.
“Jika memang ada laki-laki seperti itu, kenapa Mas Fajar tidak bisa seperti suamimu Mbak? Padahal mereka sama-sama laki-laki. Bahkan, aku sudah 10 tahun menjalani hubungan dengannya dari mulai kami masih sekolah. Tapi di saat aku butuh waktu untuk fokus bekerja dulu, dia malah memilih wanita lain untuk menjadi istrinya. Padahal ia baru mengenal wanita itu, tapi kenapa bisa secepat itu menikahinya?” tanya Elsa.
“Elsa, dengarkan aku ya. Setiap laki-laki itu berbeda dalam memperlakukan wanitanya ataupun pasangannya. Karena mereka punya cara tersendiri untuk membuat wanitanya bahagia. Mungkin saja karena kamu selalu menolak dia untuk melanjutkan kisah kalian ke pernikahan akhirnya ia memilih wanita yang sudah siap untuk mendampinginya. Waktu 10 tahun itu tidak sedikit, Elsa. Wajar saja jika ia mencari wanita lain yang lebih fokus pada pernikahan dengan tujuan beribadah”
“Kamu tahu tidak, jika kita menjalin hubungan tanpa status menurut agama itu di haramkan. Apa lagi berpacaran seperti kamu. Coba deh hitung berapa kali kamu melakukan maksiat selama 10 tahun ini dengan pria itu? Tidak terhitung, bukan? Jadi, mungkin saja pria itu telah menyadari kesalahannya dan ingin meminangmu. Hanya saja kamu yang belum siap, jadi ya dia mencari yang lebih siap darimu”
Suci menjelaskan semuanya dengan sangat lembut agar tidakenyinggung perasaannya Elsa, namun Elsa yang mendengarnya hanya bisa duduk terdiam tanpa mengatakan apapun.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai para readers semuanya 🤗
Perkenalkan ini adalah karya novel ke-3 Author loh 🤩
Semoga kalian menyukainya ya 🤝
Dukung Author terus dengan cara berikut :
Like 👍
Komen 📨
Favorite ❤️
Rate 🌟
Share 📲
Dan tidak lupa pula selipkan hadiahnya ya 😍🙏
Bunga, kopi atau sebagainya pun tak apa kok malah lebih bagus lagi pundi-pundi receh yang berterbangan di karyaku ini hihi 😆😜
Sayang kalian banyak banyak ❤️❤️❤️
Terima kasih semuanya 🙏🙏
Papaaayyy~~~ 🤗🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 282 Episodes
Comments