Dave bersiaga pada Long yang menyerangnya, beberapa kali Long menyerang, Dave terus menghindar. Saat ada titik yang membaut Long kalah terlihat dan bisa Dave pukul, maka tanpa membuang kesempatan Dave memukul bagian yang membuat Long kalah dan tersungkur.
Wasit memberi aba-aba bahwa Dave memenangkan babak semi final. Dave melaju ke final, sedangkan Long kalah. Tentu saja wajah Long memerah menahan malu. Dia tidak menyangka akan kalah oleh Dave, orang asing yang mengikuti pertandingan.
Long menatap tajam ke arah Dave, matanya benar-benar merah menahan marah dan malu. Di pandanginya seluruh tribun penonton, semua bersorak menyebut nama Dave. Dan Long pun turun di sambut oleh anak buah ayahnya, sedangkan Dave masih menatap Long dengan sinis.
Sejurus kemudian Fei Kai turun dari tribun penonton dan masuk ke arena pertandingan dan mengangkat tangan Dave. Ada tatapan kemarahan di wajah Long dan anak buahnya, mereka lalu pergi meninggalkan tempat itu. Dave tahu, setelah ini akan ada pertarungan sesungguhnya.
"Hidup Dave!!" teriak Fei Kai dengan suka ria masih mengangkat tangan Dave.
"Hore!!"
Teriakan demi teriakan untuk Dave, jagoan baru di wilayah itu. Meski masih berusia muda, tapi Dave kini terkenal karena telah mengalahkan seorang anak dari kelompok Triad. Tentu saja Dave akan menjadi incaran kelompok itu. Dan dia berharap Fei Kai tidak akan membiarkannya melawan sendiri nantinya.
"Fei Kai, kamu sudah janjikan padaku?" tanya Dave memastikan pada Fei.
"Tentu saja Dave, aku akan menyuruh orang mengawalmu. Saat ini kamu asetku yang berharga untuk perjudian selanjutnya. Hahaha!" ucap Fei.
Dave sadar, ada babak final selanjutnya. Dia harus berjuang lagi, dan Fei tidak akan tinggal diam. Menunggu dua hari final di adakan, kali ini Dave harus beristirahat.
"Ingat Dave, lusa kamu juga harus menang. Jika menang, kali ini kamu kumasukkan ke kelompokku. Bagaimana?" kata Fei bernegosiasi dengan Dave.
"Aku tidak tahu, Fei." jawab Dave.
"Kamu jangan pesimis, lawanmu tidak seberapa nanti. Jadi, kamu harus menang di final nanti." kata Fei dengan senyum seringainya.
Dave hanya menatapnya saja, ada ketakutan dan juga misteri di wajah Fei. Dave belum menemukan wajah misteri itu, mungkinkah Fei akan berbuat curang?
Fei turun dari arena, dia melihat anak buahnya mengambil uang dari beberapa oang yang ikut taruhan. Mereka yang memegang Long Ge Hung jadi kecewa karena jagoan mereka kalah. Fei pergi meninggalkan arena pertandingan, sedangkan Dave turun dan menghampiri Liu.
Liu menepuk pundak Dave dan tersenyum padanya. Dia bangga pada Dave sekaligus khawatir akan keselamatan Dave nantinya. Liu mengajak Dave pergi segera dari sana lalu pulang ke rumah untuk istirahat dan mempersiapkan lusa di babak final.
"Jaga kesehatanmu Dave, istirahat dan terus berlatih. Karena biasanya lawan di final lebih alot dan sarat akan kecurangan." kata Liu.
"Hemm, aku mengerti Liu. Long tadi tidak sempat melakukan kecurangan padaku karena aku tidak memberinya peluang. Meski dia yang banyak menyerang, tapi aku berpikir mencari kelemahannya." kata Dave.
"Bagus, di babak final pun kamu harus seperti itu. Waspada." kata Liu lagi.
"Ya, Liu." ucap Dave.
Mereka lalu pergi menuju mobilnya, dan pulang dengan hati tenang namun ada perasaab was was di hati Dave. Dia ingat sorot mata Long yang marah padanya, jadi kali ini dia harus berhati-hati. Mobil Liu melaju dengan kecepatan sedang, setengah perjalanan menuju rumah.
Tiba-tiba dua mobil melaju kencang untuk memepet mobil Liu. Liu kaget, dia melihat dua mobil hitam sedang mengejarnya. Tanpa buang waktu Liu menacapkan gasnya untuk segera menghindar dari dua mobil yang mengejarnya itu.
"Dave, berpeganganlah. Mereka mengejar kita!" teriak Liu.
Dave juga kaget. Dia lalu berpegangan karena Liu melajukan mobilnya dengan kencang menghindari kejaran dua mobil di belakangnya. Sialnya, kepadatan pengendara lain membuat dia harus tertahan. Liu memutar otak, dia menoleh ke belakang dan masih ada dua mobil yang mengejarnya
"Ayo kita main kucing-kucingan." kata Liu.
Dia memutar kemudianya dan berbalik arah dengan cepat. Tentu saja membuat orang yang berada di dua mobil itu kaget, lalu mengikuti kemana laju mobil Liu. Beberapa pengendara lain mengumpat pada tiga mobil yang seenaknya berkejaran di jalanan padat.
"Woi! sopan pada jalanan!" teriak salah satu pengendara itu.
"Mereka masih mengejar kita Liu." kata Dave masih berpegangan tangan.
"Biarkan saja, aku mau tahu dia sampai di mana mengejar kita." kata Liu masih fokus pada jalanan di depan.
"Mereka kelompok Long Fe Hung?" tanya Dave.
"Tentu saja, mereka tidak akan membiarkanmu selamat Dave." kata Liu lagi.
Dave diam, dia juga berpikir keras agar kelompok itu berhenti mengejarnya. Dia menoleh ke belakang, memastikan berapa orang yang ada di dalam mobil itu. Dave berpikir mungkin enam orang atau delapan orang, dari mobilnya itu hanya muat empat orang.
"Liu, berhenti." kata Dave secara mendadak.
"Mau apa kamu Dave?!"
"Aku akan melawannya, kita cari tempat sepi di tengah lapang." kata Dave.
"Mau bertarung?"
"Tentu saja, aku juga ingin menguji kemampuanku juga secaa langsung." kata Dave.
"Hah! Kamu mencari perkara Dave. Baiklah, mungki aku juga butuh olahraga." kata Liu.
Dave tersenyum, dia lalu menoleh lagi. Di hitung kembali orang yang berada di mobil itu dengaj samar, karena jaraknya juga tidak beraturan. Tiba-tiba Liu menghentikan mobilnya di suatu tempat sepi. Dua mobil yang mengikutinya oun ikut berhenti.
Liu dan Dave berpandangan, mereka lalu keluar dari dalam mobil. Di susul oleh orang-orang di kedua mobil itu. Dan tebakan Dave benar, mereka ada delapan orang. Kedelapan orang itu pun menatap tajam pada Dave, mencibirnya. Salah satu tersenyum sinis dan meludah ke sembarang arah.
"Jadi kamu yang mengalahkan anak bos kami?" tanya salah satu yang tadi meludah.
"Mau apa kalian?!" tanya Liu dengan tenang.
Dia sedang melihat sampai di mana kekuatannya bisa melawan kedelapan orang itu. Dia melihat kedelapan orang itu sangat beringas, bisa jadi nanti jika bertarung akan membabi buta.
"Sudah jelas, kami akan membunuh kalian semua!" teriak yang di anggap ketua.
Dan tanpa menunggu aba-aba tiga orang maju menyerang Dave dan Liu dengan cepat. Liu dan Dave kaget, dia lalu menghindar lebih dulu dan kemudian membalas serangan mereka. Orang yang di anggap ketua itu hanya tersenyum miring, mengunyah permen karet yang sejak tadi di simpan di dalam mulutnya.
Dua orang maju lagi menyerang Dave dan Liu dengan aba-aba menggelengkan kepala dari si ketua. Kini Dave dan Liu di serang secara bersamaan oleh lima orang suruhan Long Fe Hung itu.
"Hiat, chaaah!" teriak Liu.
Tiga orang pun kalah oleh Liu, Dave memukul satu orang hingga mulutnya mengeluarkan darah. Sang ketua pun menatap tajam pada Dave, dia menggerakkan tangannya untuk menyerang pada dua orang bawahannya yang tersisa menyerang Dave dan Liu.
"Hiaaaat, aaaah! Bug!" pukulan mengenai punggung Dave dengan keras dari sang ketua itu.
Tanpa membuang kesempatan, ketika Dave terhuyung laki-laki ketua itu terus menyerang Dave dengan membabi buta, membuat Dave kewalahan. Meski badannya besar, namun kekuatannya itu tidak melebihi usianya. Dan Dave pun akhirnya tersungkur.
Liu kaget, secepatnya dia menyerang dan melumpuhkan ketiga orang yang menyerangnya tadi. Lalu mendekat pada Dave dan menahan serangan dari sang ketua itu yang membabi buta pada Dave.
"Dave, kamu terluka." kata Liu ketika Liu sudah menyingkirkan sang ketua.
Dan kedelapan itu pun mengeluarkan parang dan kapak dari balik baju mereka, lalu mengacungkan pada Dave dan Liu. Liu dan Dave kaget, mereka segera menghindar beberapa kali. Liu khawatir dengan keadaab Dave yang tadi punggungnya di pukul keras oleh sang ketua itu.
Keadaan menjadi genting, mereka secara beramai-ramai mengacungkan senjatanya untuk membabat Dave dan Liu. Tujuannya memang mau membunuh Dave utamanya, namun jika Liu terkena juga pun tidak apa-apa.
"Seraaaang! Bunuuh!" teriak ketua itu.
Doorr! Dooor!
_
_
_
♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤♤
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 118 Episodes
Comments
NandhiniAnak Babeh
ummi i Miss you 😍😍😍😍
maaf ummi dunia nyata sangat menyita waktu ku.. ku kawal cerita mu hingga slesai deh 😘😘😘
2022-07-29
0
waaah mantap, menegangkan
2022-07-23
0