“Bagaimana nih, mau kerja apa?“
“Apa yah bingung juga ini?“ bagaimana tidak bingung, kalau dari rumah juga tak jelas mau bagaimana. Yang penting inginnya dapat duit saja. Untuk bertahan juga untuk bisa dapat rejeki lebih di kesehariannya. Walau sangat jarang jika sudah jauh-jauh ke kota tapi hanya ingin duit saja tanpa mengeluarkan keringat. Karena memang kebanyakan sudah di niat jika pergi dari kampung halaman bagaimanapun caranya ingin mencari kerja agar mendapat penghidupan yang layak yang tentunya melebihi kala meninggalkan kampung halaman. Jika kenyataannya menganggur, tentu karena belum memperoleh pekerjaan yang sesuai. Atau melesetnya pada jalur yang keliru, itu sebuah resiko dari kegagalan memperoleh apa yang diinginkan serta dibayangkan dari rumah. Namun kenyataan pada sebagian besar orang itu tentu ingin memperoleh pekerjaan yang bagus.
“Mau jadi penjahit?“
“Dimana?“
“Banyak sini konveksi.“
“Garmen…“ sedikit perbedaan memang kalau usaha itu. Biasanya garmen gede. Dan konfeksi rumahan. Milik pribadi. Yang karyawannya mencari sendiri dan dengan honor tertentu yang sesuai dengan kemampuan pemilik. Makanya mereka bakalan memberi honor tak banyak. Namun kalau di bawah standar selain kasihan pada pekerja, juga kemungkinan bakal di tinggalkan mereka. Sebab kesehariannya di rasa kurang. Apalagi tinggal di perkotaan tentu membutuhkan banyak biaya untuk hidup sehari-hari. Biasanya tidur di dalam. Namun yang sudah keluarga juga akan tinggal sendiri, mencari kontrakan atau membeli rumah. Walau untuk yang terakhir kayaknya jarang. Kecuali sudah punya sendiri karena orang tua dari pihak istri sudah punya rumah. Sementara yang belum akan kesulitan. Dirasa kurang terus untuk menjangkau sampai memiliki rumah layak huni. Kecuali kalau mau tinggal di tepi rel yang murah meriah dengan resiko pada tempo tertentu bakalan di gusur sama pemiliknya. Walau tak jarang banyak orang yang menawarkan untuk tinggal di situ jika saja orang luar ingin bertahan hidup di situ tapi tak cukup duit guna mendiami daerah yang layak huni.
“Ada tapi jarang, kalau itu mesti melamar dan syarat resmi, kalau cuma konveksi asal ada yang bawa, beres,“ ujar temannya itu yang sudah berpengalaman karena telah lama tinggal di kota bahkan mempunyai rumah sebagai hunian keluarga di tempat yang bisa dia punya itu. “Atau kalau tidak nyari aja papan di depan – depan rumah itu. Banyak di tempel.“
“Gitu?“
“Iya.“
Di sebagian orang yang berpengalaman keluar masuk daerah perkotaan tentu akan menemukan tulisan demikian. Karena mereka memang banyak membutuhkan orang demi bisa menyelesaikan pesanan dalam tempo tertentu sehingga pelanggan akan dipuaskan akan hasil yang maksimal itu. Dan selanjutnya tentu bakalan menjadi langganan tetap yang pastinya bisa menambah penghasilan guna bertahan di kota yang apa-apa butuh biaya. Makanya tak jarang hanya dengan tulisan tangan yang di taruh pada pagar rumah, maka orang-orang yang butuh pasti akan mencari sendiri. Seterusnya buat orang yang temannya ingin masuk ke sana, mereka pasti akan melatihnya dulu. Sehingga dari daerah akan di bawa orang yang sudah mahir di bidang ini supaya tak merepotkan si pemilik usaha dengan pelatih lagi yang pastinya membuat repot di pekerjaan, sampai akhirnya keteteran untuk menyelesaikan pesanan dan sampai batas waktunya tak sanggup sampai batas itu. Beda dengan yang sudah mendapat pendidikan tentang hal itu, pastinya bakalan dengan mudah beradaptasi untuk menyenangkan hati majikan sampai mereka tak keberatan untuk membayar mahal pada para pekerja terampil itu.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 118 Episodes
Comments