Freya sangat penasaran kenapa Ibunya bisa salah paham dan siapa yang menyebarkan berita bohong tentangnya kepada ibunya.
"Siapa yang berkata seperti itu Bu ?" tanya Freya meringis menahan sakit.
"Yang mengatakan Ibunya Liam, saat berbelanja sayuran ibunya Liam memberitahu ibu dan mungkin sekarang ibu-ibu sekompleks sudah tahu kalau kamu ditinggal Liam kemudian Liam bertunangan dengan wanita lain karena kamu selingkuh. Jangan mencoba berbohong kepada ibu Freya. Ibu tidak suka," ujar Anisa mengomeli Freya.
ibu dan anak sama saja ... anak aki-lakinya yang breng**k dan beselingkuh ... ibunya malah memutar balikan fakta dan menyebarkan berita yang tidak benar ... si*l awas saja Liam besok kalau bertemu di kantor ... kata orang kesabaran itu tidak ada batasnya namun kesabaran ku sudah mencapai batasnya. Biarlah diriku masuk ke golongan orang yang tidak sabar, diriku sudah tidak tahan.
Freya masih terdiam tenggelam dalam pikirannya hati Freya sakit karena Liam betis Freya juga sakit menerima pukulan dari ibunya. Freya ingin menangis dan menjerit-jerit namun Freya dengan sekuat tenaga menahan tangisnya. Freya tidak ingin terlihat lemah di mata ibunya hanya karena patah hati.
Diluar Ansel sudah sampai di depan rumah. Suara omelan ibu Freya sangat keras sampai-sampai terdengar ke luar. Ansel mendengar ada keributan. Tanpa pikir panjang dirinya memutuskan untuk langsung masuk kerumah tanpa permisi.
Setelah masuk ke rumah Freya. Ansel langsung disuguhi pemandangan yang membuat matanya membulat karena tercengang. Ansel melihat Freya sedang dipukuli oleh seseorang, anehnya Freya hanya diam tidak melawan ataupun menghindar.
Melihat ketidak berdayaan Freya tubuh Ansel reflek segera melangkah melindungi Freya, menyembunyikan Freya dalam pelukannya. Membiarkan tubuhnya terkena pukulan, Ansel menjadikan tubuhnya sebagai prisai hidup untuk Freya.
Melihat seorang pria yang tiba-tiba masuk dan mendekap Freya, Anisa makin naik pitam. Anisa jadi memukul lebih keras punggung Ansel dengan rotan.
"Jadi ini selingkuhanmu Freya ? Berani sekali laki-laki ini datang kemari. Masuk seenaknya kerumahku," ujar Anisa bertambah kesal melihat anaknya dipeluk pria asing didepan matanya.
Anisa mengomel sambil memukuli punggung Ansel dengan rotan. Ansel hanya meringis kesakitan tubuhnya dipukuli ibunya Freya.
Freya berontak berusaha melepaskan diri dari pelukan Ansel tapi Ansel malah semakin erat mendekap Freya. Menyembunyikan Freya didada bidang miliknya.
"Ansel lepas !" pinta Freya mendorong dada Ansel.
"Aku tidak akan melepas mu. Biar aku yang menerima pukulan. Tubuhku lebih kuat dari tubuhmu," bisik Ansel terap mendekap Freya.
Freya terdiam mendengar bisikan Ansel. Muncul percikan-percikan rasa tersanjung dengan sikap pahlawan yang ditunjukan Ansel. Namun dibalik itu tetap saja ada setumpuk rasa kecewa karena kenapa bukan Liam yang mendekap dan melindungi Freya dari pukulan ibunya.
Daniel yang baru masuk ke rumah kaget melihat direktur The King Entertainment dipukuli oleh calon mertuanya. Daniel segera melerai menahan Anisa hingga berhenti memukuli Ansel.
Daniel berdiri menghadap Anisa, merentangkan tangannya agar Anisa berhenti memukuli Ansel.
"Daniel jangan halangi ibu. Ibu sedang memukuli selingkuhan Freya," ujar Anisa memberi penjelasan kepada Daniel.
"Jangan bu ... cukup ... aku bisa kehilangan pekerjaan bila ibu terus memukuli direktur ... Bagaimana aku bisa menafkahimu Amor dan calon cucu ibu bila aku jadi pengangguran. Pukul saja aku bu, biar aku yang menggantikan direktur," ujar Daniel memohon kepada Anisa agar melepaskan Ansel.
Daniel bersusah payah menenangkan Anisa.
Akhirnya Anisa duduk tenang karena perkataan Daniel. Anisa sudah tidak muda lagi hingga tenaganya tidak sebanyak waktu muda dulu. Anisa memang juga sudah kelelahan memukul Freya dan Ansel.
"Apa maksud Ibu, Bos Ansel itu selingkuhan kak Freya ?" tanya Daniel menutup mulutnya, tidak percaya kalau selingkuhan calon kakak iparnya ternyata direkturnya sendiri.
"Benar dia ini selingkuhan Freya," Anisa menunjuk Ansel yang sedang memeluk Freya "karena dia Freya sampai dengan mudah melepaskan Liam. Padahal mereka sudah 6 tahun berpacaran."
Daniel masih kaget mendengar penjelasan Anisa bahwa Freya ditinggalkan tunangan oleh Liam karena berselingkuh dengan Ansel.
Padahal yang Daniel tahu bahwa direkturnya sangat bersih. Tidak pernah terlibat sekandal dengan wanita manapun bahkan tidak dekat dengan wanita manapun.
Daniel berpikir mungkin Ansel menjalin hubungan rahasia dengan calon kakak iparnya. Karena Ansel hanya dijadikan selingkuhan dan Ansel pasti menutupi skandalnya. Bila skandalnya tersebar pasti nama The King Entertainment akan tercoreng.
Akhirnya Freya tidak bisa menahan lagi gelombang kesedihan di hatinya. Tetes-tetes air mata bercucuran dari mata Freya.
Ansel merasakan getaran dari tubuh Freya. Ansel melepaskan pelukannya. Freya terduduk dilantai menangis, dia pasrah bila ibunya salah paham padanya karena ibunya pasti tidak akan mendengarkan penjelasan apapun dari mulut Freya.
Sedangkan Ansel hanya terpana melihat Freya menangis. Ansel tidak tahu apa yang harus dirinya lakukan untuk menghibur Freya. Ansel juga ikut duduk di lantai menahan perih dipunggung nya bekas pukulan Anisa, Ansel agak syok baru kali ini dia menerima pukulan. Ansel juga tidak tega melihat Freya menangis terduduk dilantai.
"kamu harus menikahi Freya secepatnya,
Freya bawa selingkuhanmu ke kamar obati punggungnya." perintah Anisa.
Freya masih bercucuran air mata. menarik pergelangan tangan Ansel membawanya masuk ke kamarnya lalu mengunci pintu.
tidak membiarkan siapapun masuk ke kamarnya.
"Maaf saya jadi merepotkan tuan Ansel ...
tuan Ansel jadi terlibat dengan masalah yang seharusnya saya tanggung sendiri."
Freya menyeka air matanya kasar.
Ansel tidak bisa berkata apa-apa, Ansel tenggelam dalam pikirannya.
mana mungkin gadis ini berselingkuh sampai ditinggalkan pacarnya bertunangan dengan wanita lain ... Freya sangat lembut ... tidak mungkin berlaku tidak pantas ... dan juga untuk apa dia ikut love shot bila sudah mempunyai kekasih lain.
"Apa perkataan ibumu benar ?" Ansel mulai bertanya, Ansel mengulurkan tangan hendak mengelus kepala Freya namum Ansel mengurungkan niatnya.
"Tentu saja tidak saya tidak berselingkuh. Bila saya punya kekasih lain untuk apa harus buang-buang 15 jta dan mengikuti love shot.
Lelaki breng**k itu dan ibunya memutar balikan fakta untuk memcemarkan nama baik saya," Freya menjelaskan sambil terisak.
"Freya apa alasanmu mengikuti love shot ?"
Ansel melanjutkan pertanyaannya.
"Ibuku tidak mau aku dilangkahi adikku ... Amor harus segera menikah dengan Daniel karena Amor hamil. Aku ikut love shot untuk mencari calon suami. Maaf bila saya menolak tuan Ansel saya yakin tuan Ansel membenci saya juga tuan Ansel pasti tidak mau menikah dengan saya jadi saya menolak tuan Ansel dengan alasan yang tidak masuk akal," ujar
Freya masih terisak.
Amarah Ansel yang menggebu-gebu tiba-tiba padam dengan begitu saja. Kejujuran Freya membuat hati Ansel tergerak. Belum pernah Ansel bertemu dengan gadis sejujur Freya.
Next \=>
🙏Terima Kasih sudah mampir baca.
🙏🙏 Jangan lupa like + Komentar + Vote
🙏🙏🙏 Dukungan reader sangat berpengaruh bagi Author untuk bisa terus semangat Up.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 83 Episodes
Comments
Sariahbb Sataihh
anak udah umur 26 thn cm gara2 denger berita yg blm tentu bener bs2 nya GK nanya dlu yg lembut ke anak perawan nya,main hajar pke rotan.dasar Soak/stress emaknya
2024-09-25
0
martina melati
hahaha....
2024-09-25
0
martina melati
lho jd mukulny dpunggung y... kirain dbetis
2024-09-25
0