BAB 20 . KLARIFIKASI MASALAH

Segala masalah pasti di butuhkan sebuah klarifikasi atau penjelasan mengenai masalah yang terjadi dengan harapan menemukan titik terang namun bila kita mengklarifikasi kepada seseorang yang tidak tahu menahu masalah sebenarnya maka apakah kita akan mendapat kan titik terang tersebut?

Begitu juga yang saat ini terjadi Daniel dan Risma mencoba mengklarifikasi semua masalah yang di hadapi selama berada di villa tua tersebut dengan harapan Teresa mengerti tentang masalah yang sedang terjadi namun fakta nya Teresa tidak mengetahui sama sekali masalah yang terjadi di villa selama ini.

Sedangkan sore itu Pak Susena memberanikan diri masuk kedalam villa tua tersebut untuk menutup jendela kamar atas yang terbuka, Dengan perasaan khawatir Pak Susena mau tidak mau harus masuk kedalam villa tersebut, Dengan berjalan perlahan masuk melalui pintu belakang dan sampailah Pak Susena di ruang makan dan terlihat lah I Gusti Ketut yang sedang berdiri membelakangi Pak Susena.

" I Gusti, Sedang apa di situ?"

Tanya Pak Susena dengan nada gugup.

" Sedang menanti mu datang kemari Susena,"

Jawab I Gusti Ketut diiringi dengan senyum ramah sambil memegang pipa rokok yang terbuat dari gading.

" I Gusti saya bukan di pihak mereka tolong ampuni saya Gusti,"

Ucap Pak Susena dengan nada gugup dan tatapan panik.

" Siapa yang akan menghukum mu Susena, Aku menunggu kedatangan mu untuk mengucapkan terimakasih sebab sudah menyelamatkan putri ku dan tetap mau mengurus perkebunan ku,"

Jawab I Gusti sambil duduk di kursi meja makan yang megah.

" Maaf kan saya I Gusti sudah ceroboh hingga keberadaan I Gusti di ketahui oleh Nyonya Risma istri dari Tuan Daniel cucu dari I Gusti,"

Ucap Pak Susena dengan kepala menunduk.

" Tidak masalah dengan dia mengetahui ku maka aku bisa terlepas dari belenggu rantai laknat yang di pasang oleh Yudha Darma dan dengan begini aku lebih mudah menghabisi semua keturunan Yudha Darma,"

Jawab I Gusti dengan senyum sinis.

" I Gusti tolong ikhlaskan semua nya, Meski I Gusti balas dendam menghabisi semua keturunan Yudha Darma tetapi semua tidak akan kembali,"

Ucap Pak Susena mencoba menenangkan I Gusti.

" Benar apa yang kamu kata kan Susena namun minimal aku bisa membuat jiwa istri dan anak ku tenang dan damai di nirwana,"

Jawab I Gusti sambil menggenggam gelas hingga pecah.

Saat itu Pak Susena hanya mampu terdiam dan menunduk kan kepala nya tidak berani berkata-kata sedikit pun, Dengan detak jantung yang sudah tidak beraturan sebab Pak Susena paham betul bagaimana watak I Gusti Ketut Kuma Fima yang sudah terkenal sejak dahulu orang nya sangat tegas dan disiplin.

Di sisi lain ada Teresa, Daniel, Risma dan Carlos Ayah tiri Daniel, Saat itu mereka berempat sedang makan malam bersama sambil membahas masalah villa tua yang membuat Daniel bertanya-tanya siapa sebenarnya sosok yang di rantai itu dan mengapa bisa mengetahui nama nya dan bila benar itu Kakek nya Daniel mengapa berada di villa tersebut.

" Sayang makan yang banyak ya, Agar bayi mu sehat,"

Ucap Teresa diiringi dengan senyuman.

" Iya Mama, Tapi sebenar nya aku sedang tidak selera makan malam ini Ma,"

Jawab Risma sambil mengambil ayam goreng di hadapan nya.

" Tetap harus makan meski sedikit, Ok sayang,"

Ucap Carlos Papa mertua nya sambil tersenyum ramah.

" Oh iya Ma, Mama belum menjawab pertanyaan ku tadi pagi, Jadi bisa kan Mama menjelaskan sekarang?"

Tanya Daniel dengan tatapan serius.

" Apa yang harus Mama jelaskan kepada mu Daniel, Sedangkan Mama tidak paham dengan apa yang kamu tanyakan,"

Jawab Teresa yang sudah kehabisan kata-kata.

" Ok aku ulangi pertanyaan ku agar Mama paham, Ma di kamar dekat ruang makan di situ ada sosok setan, hantu atau iblis yang sedang di rantai siapa dia sebenarnya dan mengapa sosok itu bisa mengetahui nama ku dan malam itu memanggil ku hingga aku terbangun?"

Tanya Daniel dengan tatapan serius ke arah Teresa.

" Daniel Mama tidak tahu dengan sosok yang kamu maksud itu bisa jadi itu hanya halusinasi kamu saja lalu kamu meyakini hal itu nyata,"

Jawab Teresa sambil menatap Daniel.

Aku pikir suami ku benar-benar melupakan kejadian itu ternyata dia hanya berpura-pura lupa saat itu, Tapi siapa yang menyembuhkan dia saat itu apakah Wisesa yang saat itu duduk di samping nya?

Bergumam lah dalam hati Risma sambil sesekali melirik ke arah Wisesa, Wiyasa dan Ayu yang ikut makan malam di meja itu dan sebenarnya tatapan Teresa pun ke arah mereka bertiga namun tidak mau membuat Daniel dan Risma ketakutan jadi Teresa memilih untuk diam dan fokus berbincang dengan Daniel.

" Bila Mama mengatakan hal itu hanya halusinasi ku ok, Lalu bagaimana dengan yang di alami dengan istri ku, Bila benar itu hantu tidak mungkin bisa berbicara hanya hantu di dalam film saja yang bisa berbicara,"

Ucap Daniel yang terlihat semakin emosi.

" Lalu kamu berfikir itu manusia yang selama ini di sembunyikan di situ begitu Daniel?"

Tanya Carlos diiringi dengan senyum simpul.

" Jelas dong Pa, Mana ada hantu atau apa lah itu kecuali di film horor membuat penontonnya ketakutan dan sebagai nya sedang kan di dunia nyata semua itu sudah di patahkan dengan nama Yesus!"

Jawab Daniel dengan nada emosi.

" Sayang kamu tenang ya biar nanti aku yang berbicara dengan Mama, Lebih baik kamu istirahat di atas,"

Ucap Risma sambil memegang lengan suami nya.

" DOSE NOT MAKE SENSE!"

Ucap Daniel dengan nada tinggi dan membanting sendok di meja makan.

Hal itu pasti nya membuat terkejut Risma sebab selama ini ia tidak pernah melihat Daniel marah seperti itu apalagi dengan kedua orang tua nya, Yang Risma ketahui di saat Daniel marah dia memilih diam dan pergi sampai marah nya mampu di redam baru ia kembali mendekat namun kali ini seperti nya Daniel benar-benar emosi sebab tidak menemukan jawaban.

Saat itu Daniel bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju taman belakang rumah sambil sesekali ia melempar-lemparkan kerikil ke arah kolam ikan dan saat Teresa akan mengejar nya di tahan oleh Carlos lalu Carlos lah yang bangkit dari duduk nya dan berjalan mendekati Daniel yang sedang kesal.

" Daniel apakah kita bisa berbicara Nak?"

Tanya Carlos sambil berdiri di samping Daniel.

" Iya Pa, Ada apa Papa kemari apakah akan mengatakan aku sudah gila percaya dengan halusinasi ku?"

Jawab Daniel yang berbalik bertanya dengan nada kesal.

" Papa tidak mengatakan kamu gila atau apa pun, Papa percaya dengan apa yang kamu lihat namun kamu juga harus paham bahwa Tuhan menciptakan manusia dan jin jadi mereka itu nyata tidak hanya di film Nak,"

Ucap Carlos dengan nada tenang.

" Tapi umum nya jin tidak terlihat tapi sosok di villa itu terlihat sedang membawa rantai Pa!"

Jawab Daniel dengan serius.

" Saat kamu berdoa apakah kamu melihat Tuhan berdiri di hadapan mu baru kamu akan percaya bahwa Tuhan itu ada Nak, Bukan berati yang tidak terlihat itu tidak ada Daniel,"

Ucap Carlos dengan senyum simpul dan menepuk pundak Daniel.

Tidak lama kemudian terdengar Teresa memanggil Carlos dan Daniel sebab Risma mengalami kontraksi seperti akan melahirkan lalu mereka berdua pun segera masuk kedalam rumah dan membawa Risma ke dokter sepanjang perjalanan Daniel sangat panik melihat istri nya kesakitan dan hal itu membuat Daniel mengatakan hal yang tidak masuk akal bagi yang mendengar nya.

" Kenapa harus lahir sekarang, Bukan nya tahun depan baru lahir bayi nya ya?"

Tanya Daniel sambil mengelus perut istri nya.

" Daniel mana ada orang hamil satu tahun, Umum nya orang hamil itu 9 bulan 10 hari kecuali ada masalah tertentu,"

Jawab Teresa sambil merangkul Risma yang sudah kesakitan.

" Oh iya kenapa jadi aku berkata lahir nya tahun depan kan maksud ku bulan depan,"

Celoteh Daniel dengan ekspresi wajah panik.

" Kamu bisa diam tidak sayang ini perut q makin sakit."

Ucap Risma sambil memegang erat lengan Daniel.

Saat itu semua merasa panik pasti nya namun tidak bagi Pak Suta dan Mimin asisten rumah tangga yang saat itu bertugas menjaga rumah itu pasti nya hal itu sangat di manfaat kan oleh Pak Suta untuk mendekati Mimin demi melancarkan misi nya menyatakan cinta namun malang nya Pak Suta salah sasaran lagi dan lagi yang terkena rayuan maut Pak Suta adalah Wiyasa yang sedang belajar menghitung ikan di kolam.

Saat itu yang di lihat oleh Pak Suta adalah Mimin kekasih hati nya yang selama ini selalu hadir dalam mimpi nya, Lalu Pak Suta pun menghampiri Wiyasa yang menyerupai Mimin duduk di dekat kolam ikan sambil memasukkan kaki nya ke kolam ikan.

" Ihh geli ... geli ... kaki ku geli,"

Ucap Wiyasa yang menyerupai Mimin kaki nya di dekati ratusan ikan di kolam.

" Min apa yang geli-geli sini aku bantu biar tidak geli,"

Ucap Pak Suta yang muncul dari belakang.

" Kang Suta bisa saja bikin aku terkejut saja,"

Jawab sosok yang menyerupai Mimin sambil tersenyum simpul.

" Kan kamu yang suka membuat ku terkejut dengan senyum manis mu Min?"

Tanya Pak Suta sambil duduk membelakangi Mimin.

" Tapi lebih manis rayuan mu Kang di banding senyum ku yang kadang kamu bilang serem,"

Jawab sosok itu sambil mencubit pinggang Pak Suta.

" Ah Mimin jangan cubit-cubit kalau aku kangen gimana nanti?"

Tanya Pak Suta sambil senyum bahagia.

Saat itu Mimin baru keluar dari kamar nya akan ke kamar mandi melihat ulah Pak Suta yang di lihat aneh diri nya makin penasaran mengapa sejak pagi ulah Pak Suta aneh dan suka berbicara sendiri sambil tersenyum bahagia apakah Pak Suta sudah terkena gangguan jiwa?

" Kang Suta serius banget, Tadi pagi bicara dengan burung sekarang dengan ikan di kolam?"

Tanya Mimin sambil berjalan mendekat.

" Lo Min kok kamu dari sana ini yang duduk di belakang ku siapa lagi Min!"

Jawab Pak Suta dengan tatapan semakin panik.

" Kang cepat sadar, Dari tadi itu Kang Suta berbicara sendirian sambil senyum-senyum maka nya aku tanya,"

Ucap Mimin dengan tatapan bingung melihat ekspresi wajah Pak Suta.

" Min kita tidur bareng saja ya, Ini sudah tidak beres dari tadi pagi aku di ikuti dengan demit Min,"

Jawab Pak Suta sambil memegang erat lengan Mimin.

" Heleh ... Modus demit di buat alasan, Kasihan itu demit terzolimi Kang, Sudah aku mau tidur jangan lupa tutup pintu dan pagar depan Kang,"

Ucap Mimin sambil membalikkan tubuh nya berjalan menuju kamar nya.

" Lo ... la aku terus aku piye Min ... Min tunggu aku to Min!"

Ucap Pak Suta sambil menoleh ke kanan dan ke kiri merasa ketakutan.

Lalu akan kah semua misteri ini akan terkuak dan apakah yang akan di lakukan oleh istri dan anak dari Beli Runda serta apakah tindakan I Gusti Ketut Kuma Fima apakah hal ini akan menyeret keselamatan Carlos, Teresa, Daniel dan Risma juga bayi yang akan di lahirkan oleh Risma?

Ikuti terus kisah nya dan temukan semua jawaban nya hanya di PEMBURU LEAK dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar semangat nulis nya.

Terpopuler

Comments

💜⃞⃟𝓛 ༄༅⃟𝐐🇺𝗠𝗠𝗜ᴰᴱᵂᴵ 🌀🖌

💜⃞⃟𝓛 ༄༅⃟𝐐🇺𝗠𝗠𝗜ᴰᴱᵂᴵ 🌀🖌

pak suta encum jg🤣kan apes lagi.

para pria kalau istri nya mau ngelahirin
ngomong suka ngelantur,
lahir prematur, tambah lagi keturunan leak nya,

2022-08-13

1

Elisabeth Ratna Susanti

Elisabeth Ratna Susanti

top banget 👍😍👍😍

2022-07-19

1

Stephen Wirakarna

Stephen Wirakarna

Ayo I Gusti ketut kuma fima balas kan dendam mu sama semua orang yg sdh membantai habis kluarga mu

2022-06-30

7

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 . PROLOG
2 BAB 2 . JERITAN JIWA LEAK
3 BAB 3 . PENJELASAN
4 BAB 4 . AKAR MIMANG
5 BAB 5 . BERITA DUKA
6 BAB 6 . DENDAM SANG LEAK
7 BAB 7 . AMARAH MEMBAWA PETAKA
8 BAB 8 . HUTAN PINUS
9 BAB 9 . MALAM YANG ANEH
10 BAB 10 . PENELUSURAN
11 BAB 11 . SUASANA SETELAH HUJAN
12 BAB 12 . MENCARI INFORMASI
13 BAB 13 . TERTUTUP OR DI TUTUPI
14 BAB 14 . TAK ADA YANG MUSTAHIL
15 BAB 15 . BANGKIT NYA I GUSTI KETUT
16 BAB 16 . TAK AKAN MENYERAH
17 BAB 17 . KENYATAAN PAHIT
18 BAB 18 . KEPANIKAN
19 BAB 19 . JANGAN TERULANG
20 BAB 20 . KLARIFIKASI MASALAH
21 BAB 21 . JERITAN ATAU TANGISAN
22 BAB 22 . HARAPAN
23 BAB 23 . AKU BUKAN DIRI MU
24 BAB 24 . BALAS DENDAM TERBAIK
25 BAB 25 . SULIT DI MAAF KAN
26 BAB 26 . KEJUJURAN YANG DI BUTUHKAN
27 BAB 27 . JANGAN BERSUMPAH
28 BAB 28 . KEJAHILAN WIYASA
29 BAB 29 . DRAMA
30 BAB 30 . PERAMPOKAN
31 BAB 31 . BURUNG HANTU
32 BAB 32 . KEBENARAN YANG SALAH
33 BAB 33 . SIAPA YANG SALAH
34 BAB 34 . KEJADIAN GANJIL
35 BAB 35 . KASUS YANG DI TUTUP
36 BAB 36 . PEMAKAMAN DAN FAKTA
37 BAB 37 . IRI SUMBER BENCANA
38 BAB 38 . KENYATAAN YANG MEMILUKAN
39 BAB 39 . MENGEJAR SUMBER MASALAH
40 BAB 40 . MISI TERSELUBUNG
41 BAB 41 . PERSIAPAN
42 BAB 42 . STRATEGI PERANG
43 BAB 43 . RESPONSE
44 BAB 44 . PERBUATAN DAN HASIL
45 BAB 45 . TIDAK ADA YANG KEBETULAN
46 BAB 46 . KEMARAHAN DEWI DURGA
47 BAB 47 . KUTUKAN DEWI DURGA
Episodes

Updated 47 Episodes

1
BAB 1 . PROLOG
2
BAB 2 . JERITAN JIWA LEAK
3
BAB 3 . PENJELASAN
4
BAB 4 . AKAR MIMANG
5
BAB 5 . BERITA DUKA
6
BAB 6 . DENDAM SANG LEAK
7
BAB 7 . AMARAH MEMBAWA PETAKA
8
BAB 8 . HUTAN PINUS
9
BAB 9 . MALAM YANG ANEH
10
BAB 10 . PENELUSURAN
11
BAB 11 . SUASANA SETELAH HUJAN
12
BAB 12 . MENCARI INFORMASI
13
BAB 13 . TERTUTUP OR DI TUTUPI
14
BAB 14 . TAK ADA YANG MUSTAHIL
15
BAB 15 . BANGKIT NYA I GUSTI KETUT
16
BAB 16 . TAK AKAN MENYERAH
17
BAB 17 . KENYATAAN PAHIT
18
BAB 18 . KEPANIKAN
19
BAB 19 . JANGAN TERULANG
20
BAB 20 . KLARIFIKASI MASALAH
21
BAB 21 . JERITAN ATAU TANGISAN
22
BAB 22 . HARAPAN
23
BAB 23 . AKU BUKAN DIRI MU
24
BAB 24 . BALAS DENDAM TERBAIK
25
BAB 25 . SULIT DI MAAF KAN
26
BAB 26 . KEJUJURAN YANG DI BUTUHKAN
27
BAB 27 . JANGAN BERSUMPAH
28
BAB 28 . KEJAHILAN WIYASA
29
BAB 29 . DRAMA
30
BAB 30 . PERAMPOKAN
31
BAB 31 . BURUNG HANTU
32
BAB 32 . KEBENARAN YANG SALAH
33
BAB 33 . SIAPA YANG SALAH
34
BAB 34 . KEJADIAN GANJIL
35
BAB 35 . KASUS YANG DI TUTUP
36
BAB 36 . PEMAKAMAN DAN FAKTA
37
BAB 37 . IRI SUMBER BENCANA
38
BAB 38 . KENYATAAN YANG MEMILUKAN
39
BAB 39 . MENGEJAR SUMBER MASALAH
40
BAB 40 . MISI TERSELUBUNG
41
BAB 41 . PERSIAPAN
42
BAB 42 . STRATEGI PERANG
43
BAB 43 . RESPONSE
44
BAB 44 . PERBUATAN DAN HASIL
45
BAB 45 . TIDAK ADA YANG KEBETULAN
46
BAB 46 . KEMARAHAN DEWI DURGA
47
BAB 47 . KUTUKAN DEWI DURGA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!