BAB 14 . TAK ADA YANG MUSTAHIL

Dalam kehidupan ini seringkali kita berkata tidak mungkin dan mustahil dalam menilai sesuatu hal mengapa demikian sebab kita menilai dan mengukur menggunakan tolak ukur pikiran kita sendiri dalam segala hal jadi keluarlah sebuah asumsi bahwa sesuatu itu tidak lah mungkin atau mustahil.

Namun saat kita menggunakan sudut pandang yang berbeda dengan pada umum nya orang melihat maka kita bisa berkata tidak ada yang mustahil bila kita bersama Tuhan di setiap perkara yang kita hadapi, Begitu juga dengan yang terucap dalam hati Risma demi mengungkap sebuah misteri di villa tua.

Aku yakin pasti ada sesuatu hal hingga mereka bersikap demikian namun aku sangat yakin berserta Tuhan aku pasti mengungkap semua ini agar villa tua ini tidak menjadi buah bibir orang di luar sana yang mengatakan bahwa villa itu ada hantu nya.

Bergumam lah dalam hati Risma sambil sesekali menghela nafas panjang sebab merasa sesak dada nya melihat begitu banyak keganjilan yang di hadapi nya sejak semalam sedari Daniel yang menangis ketakutan dan berakhir demam tinggi hingga sikap orang - orang di sekitar nya yang semakin aneh dan misterius.

" Ris ternyata kamu di sini, Tadi aku pikir kamu di villa,"

Ucap Ayu yang tiba - tiba muncul di belakang Risma.

" Ya Tuhan Yesus, Ayu kamu membuat ku kaget saja memang nya ada apa kamu mencari ku di villa?"

Tanya Risma dengan mata terbelalak karena terkejut.

" Tidak ada, Aku tadi hanya ingin menunjukkan sesuatu saja ke pada mu maka aku mencari mu di villa,"

Jawab Ayu sambil berjalan mendekati Risma.

" Apa yang ingin kamu tunjukkan kepada ku, Apakah kamu mengetahui sesuatu di villa itu?"

Tanya Risma dengan nada penasaran.

" Iya dan aku berpikir itu tidak masuk akal dan mengapa harus di kunci apakah ada sesuatu di dalam nya?"

Jawab Ayu dengan ekspresi tenang.

" Apa maksud mu Ayu, Mari segera tunjukkan kepada ku sebelum Daniel pulang,"

Ucap Risma sambil menarik lengan Ayu.

Kemudian mereka berdua pun berjalan menuju villa dengan wajah penasaran Risma mempercepat langkah nya menuju villa dan tidak lama kemudian sampailah Risma dan Ayu di depan villa tersebut dan tiba - tiba turun lah hujan yang lumayan deras saat itu lalu mereka berdua pun masuk kedalam villa.

Saat itu Ayu memegang lengan Risma sambil berjalan menaiki anak tangga menuju kamar Risma dan sesampai nya di kamar segeralah Ayu menunjuk ke arah bawah ranjang tidur Risma yang terhampar sebuah karpet sebagai alas dan pasti nya Risma bingung dengan sikap Ayu saat itu sebab Risma tidak mengetahui ada apa di balik karpet tersebut.

" Ada apa dengan karpet itu, Apakah kamu melihat sesuatu?"

Tanya Risma sambil melirik ke arah Ayu yang berdiri di samping nya.

" Iya aku melihat ada sebuah pintu tapi aku tidak tahu pintu tersebut mengarah kemana,"

Jawab Ayu dengan nada enteng.

" Pintu, Mengapa ada pintu di bawah ranjang ku?"

Tanya Risma dengan tatapan bingung.

" Maka itu aku mencari mu itu tadi agar membuka pintu itu dan menuju kemana pintu itu apakah ada ruangan rahasia di villa ini,"

Jawab Ayu sambil mendekat ke ranjang.

Sejenak Ayu dan Risma saling pandang sebab Risma berfikir tidak akan kuat memindahkan atau pun menggeser ranjang itu sendirian sebab ranjang di hadapan nya cukup besar dan terbuat dari kayu jati merah yang lumayan berat namun bila ranjang itu tidak di pindahkan bagaimana mungkin bisa membuka pintu rahasia di balik karpet.

" Bagaimana cara kita memindahkan ranjang sebesar ini dan lagi pula kita hanya berdua?"

Tanya Risma sambil pandangan nya tertuju ke ranjang di hadapan nya.

" Di dorong, di tarik atau di hancurkan,"

Jawab Ayu sambil melirik ke arah Risma.

" Kalau di hancurkan nanti aku sama Daniel tidur di mana kalau di dorong dan di tarik pasti kita tidak kuat,"

Ucap Risma sambil terus berfikir.

" Angkat saja kasur nya kenapa harus bingung?"

Ucap Wisesa yang tiba - tiba sudah muncul di pojok kamar bersama Wiyasa.

" Ya benar angkat saja kasur nya, Pintar juga kalian berdua,"

Jawab Ayu diiringi senyum renyah.

" Tunggu, Kalau di angkat kasur nya siapa yang akan mengangkat nya sedangkan kasur itu lumayan besar dan berat pasti nya,"

Ucap Risma dengan nada bingung.

" Sudah kamu tenang saja kami berdua yang akan mengangkat nya dan kalian berdua segera buka pintu rahasia itu,"

Jawab Wiyasa sambil tersenyum.

Kemudian hal tersebut pun di lakukan oleh mereka berempat namun setelah kasur terangkat mereka tertawa bersamaan sebab mereka melihat karpet yang tertindih oleh ranjang kayu jati yang cukup besar dan berat dan seharusnya bukan kasur nya yang di angkat melainkan ranjang nya yang terbuat dari kayu jati yang di angkat agar karpet bisa di buka.

Lalu Wiyasa dan Wisesa pun menurunkan kasur itu kembali sambil tertawa lepas menertawakan ulah kebodohan mereka berempat dan saat itu terdengar suara mobil Daniel sudah tiba di villa itu dan akhir nya Risma memutuskan hal itu akan di pikirkan nanti bagaimana cara nya agar diri nya bisa membuka pintu rahasia yang berada di bawah ranjang nya.

Kemudian Risma segera bergegas menuju ke lantai satu untuk menyambut suami nya yang baru saja pulang dari kantor sore itu dengan memasang ekspresi biasa saja seperti tidak terjadi sesuatu di villa itu dengan tujuan agar Daniel tidak curiga kepada Risma.

" Hai sayang, Apakah sudah selesai meeting nya dan bagaimana hasil nya apakah kita masih lama tinggal di sini?"

Tanya Risma diiringi senyum renyah.

" Ada apa tanya begitu, Apakah kamu sudah ingin kembali ke Ibukota sayang?"

Jawab Daniel yang berbalik bertanya kepada istri nya.

" Aku tidak ingin segera pulang ke Ibukota sayang dan aku lebih senang tinggal di sini udara nya segar jauh dari polusi tidak seperti di Ibukota,"

Jawab Risma sambil memeluk erat lengan suami nya.

" Baik lah bila begitu, Ayo kamu lekas mandi sebab aku akan mengajak mu ke suatu tempat,"

Ucap Daniel sambil tersenyum dan menyentuh ujung hidung istri nya.

" Kita akan pergi kemana sayang?"

Tanya Risma sambil melihat suami nya menaiki anak tangga.

Namun saat itu Daniel tidak menjawab pertanyaan istri nya yang di lakukan Daniel hanya tersenyum lalu melanjutkan langkah kaki nya menaiki tangga menuju kamar nya, Sedangkan Risma memandang ke arah Ayu, Wisesa dan Wiyasa yang berdiri di dekat tangga dengan ekspresi bertanya namun seperti nya mereka bertiga pun tidak tahu dengan memberi isyarat kedua bahu yang terangkat.

Di sisi lain ada bedande Runda dan Nilu Nilam yang sedang berada di pendopo agung di depan rumah nya sedang membicarakan tentang Risma dan Daniel yang baru saja tinggal di villa tua tersebut, Sedangkan mereka berdua paham betul tentang semua kejadian yang menimpa keluarga I Gusti Ketut Kuma Fima hingga menewaskan seluruh keluarga nya.

Dan hingga kini yang masih selamat hanya Teresa putri bungsu dari I Gusti Ketut Kuma Fima yang kala itu baru berusia 9 tahun sedangkan ke lima saudara laki - laki nya beserta Ibu nya tewas di malam kejadian, Namun meski bedande Runda dan Nilu Nilam mengetahui kisah sesungguhnya nya mereka tetap tutup mulut dan berpura - pura tidak tahu menahu masalah tersebut.

" Beli, Saya tadi mencoba mengingatkan istri pemilik villa itu agar segera meninggalkan villa itu,"

Ucap Nilu Nilam setelah sembahyang di pura.

" Jangan ikut campur masalah mereka Nilu, Nanti kita dipersalahkan bila terjadi sesuatu kepada mereka berdua,"

Jawab Beli Runda sambil menikmati teh hangat.

" Bagi ku lebih salah lagi bila kita hanya diam saja padahal kita tahu bagaimana keganasan leak yang dipasung itu Beli,"

Ucap Nilu Nilam dengan tatapan serius.

" Jangan asal menilai Nilu, Semua tidak seperti yang kamu kira jadi lebih baik kita lihat saja,"

Jawab Beli Runda dengan tatapan khawatir.

Saat itu Nilu Nilam hanya diam mendengar ucapan suami nya yang tidak sependapat dengan nya dan sebenarnya Nilu Nilam juga mencurigai apa maksud perkataan suami nya dan apa yang sebenarnya di sembunyikan hingga berkata demikian.

Beberapa jam kemudian Daniel, Risma dan Pak Suta keluar dari villa saat itu Pak Susena melihat dari balik jendela rumah nya dengan tatapan misterius sambil memegang besi kecil dan senter di tangan nya, Setelah mobil yang di naiki mereka bertiga menjauh dari villa maka segera lah Pak Susena berjalan menuju villa itu dengan langkah tergesa - gesa dan tatapan panik.

Saat itu Pak Susena masuk ke dalam villa dari pintu belakang yang ternyata di sana sudah ada Beli Runda dengan membawa nampan yang berisi pisang agung, kelapa, bunga dan beberapa sesajen lain nya, Mereka berdua terlihat tergesa - gesa dengan tatapan gugup hal itu terlihat oleh Nilu Nilam yang sengaja mengikuti suami nya saat itu.

" Beli Susena yakin villa ini sudah kosong?"

Tanya Beli Runda sambil sesekali melihat ke sekitarnya.

" Iya aku tadi melihat Tuan Daniel dan juga istri nya pergi bersama Suta, Semoga saja mereka tidak lekas kembali,"

Jawab Pak Susena sambil membuka pintu belakang.

" Baik lah bila begitu, Tapi nanti aku tidak ikut masuk kedalam ya Beli,"

Ucap Beli Runda sambil melangkah masuk kedalam villa itu.

" Kenapa, Apakah kamu takut?"

Tanya Pak Susena diiringi senyum simpul.

" Bukan masalah takut tapi aku berjaga - jaga bila mereka datang aku bisa memberi tahu mu agar segera keluar dari ruangan itu,"

Jawab Beli Runda yang berjalan mengikuti Pak Susena menuju kamar yang terkunci dengan mantra.

" Baik lah dan ingat jangan menceritakan kepada siapa pun bahwa sebenarnya I Gusti Ketut hidup kembali saat ini."

Ucap Pak Susena dengan nada mengancam kepada Beli Runda.

Saat itu Beli Runda hanya menjawab dengan mengangguk tanda bahwa diri nya paham dengan perkataan Pak Susena, Kemudian Pak Susena masuk kedalam ruangan itu dengan membawa nampan yang sudah berisi sesaji yang di persiapkan oleh Beli Runda sedangkan saat itu Nilu Nilam terbawa rasa penasaran dengan apa yang di lakukan suami nya maka ia pun masuk kedalam villa tersebut dengan berjalan mengendap melalui pintu belakang.

Apa yang sebenarnya di lakukan oleh suami ku dan Beli Susena mengapa sangat mencurigakan dan untuk apa suami ku membawa sesaji itu masuk kedalam villa tua ini siapa yang di beri sesaji itu, Apakah sosok leak yang terpasung itu yang di beri sesaji oleh mereka tapi bukan kah sosok leak jahat itu sudah meninggal sejak puluhan tahun yang lalu?

Bergumam lah dalam hati Nilu Nilam sambil melangkah menyusuri ruangan yang mulai gelap sebab belum di nyalakan lampu nya dan setiba nya Nilu Nilam di pintu pembatas dapur di kejut kan oleh sosok Wisesa dan Wiyasa yang menghadang langkah Nilu Nilam untuk menuju ke tempat Beli Runda berdiri.

Di lorong yang tidak begitu panjang tiba - tiba muncul lah sosok mereka berdua dari kegelapan dengan diiringi suara gelang kaki yang lumayan nyaring dan saat itu Beli Runda pun mendengar suara tersebut dan pasti nya bulu kuduk Beli Runda dan Nilu Nilam mulai berdiri di tambah dengan suasana villa yang mulai gelap dan sisa air hujan yang sesekali terdengar.

" Suara apa itu dan siapa itu yang berada di ujung lorong?"

Ucap Nilu Nilam sambil mencoba melihat siapa yang berada di ujung lorong yang gelap.

Di sisi lain Beli Runda pun mengarahkan pandangan nya ke arah suara yang berada di ujung lorong yang mulai gelap hanya mendapat bias sinar dari matahari yang akan tenggelam pasti nya hal itu membuat detak jantung berdetak kencang.

" Siapa itu yang berada di lorong, Apakah itu sosok I Gusti Ketut yang sedang marah sebab merasa terusik keberadaan nya?"

Tanya Beli Runda dengan tatapan panik.

Hanya dengan hitungan beberapa menit terdengar suara teriakan Nilu Nilam dari arah lorong dan hal itu membuat Beli Runda dan Pak Susena terkejut, Kemudian Beli Runda segera berlari menuju lorong arah suara teriakan Nilu Nilam yang terkejut melihat sosok Wiyasa dan Wisesa yang tiba - tiba muncul dari ujung lorong yang gelap berjalan mendekati Nilu Nilam.

" Beli Runda apakah Nilu Nilam istri mu mengikuti mu kemari?"

Tanya Pak Susena dengan tatapan panik.

" Aku juga tidak tahu Beli tapi itu tadi yang berteriak suara Nilu Nilam istri ku,"

Jawab Beli Runda dengan tatapan panik.

" Ya sudah mari kita lihat kesana apa yang sebenarnya terjadi."

Ucap Pak Susena dengan nada panik.

Saat itu mereka berdua pun bergegas berjalan menuju arah lorong di mana saat itu Nilu Nilam sudah jatuh pingsan sebab terkejut melihat sosok Wiyasa dan Wisesa yang berjalan mendekati Nilu Nilam dengan wujud leak yang cukup menyeramkan dan kesalahan Pak Susena dan Beli Runda saat itu karena panik hingga lupa menutup kembali pintu ruangan yang di dalam nya ada jasad I Gusti Ketut yang berwujud leak.

Lalu apakah yang akan terjadi selanjutnya apakah I Gusti Ketut akan lepas dari rantai nya dan akan menuntut balas kepada mereka yang telah menghabisi keluarga nya atau kah I Gusti Ketut akan berbicara kepada Daniel sebagai cucu nya mengenai apa yang sesungguhnya terjadi selama ini?

Ikuti terus kisah nya dan jangan pernah beranjak dari kisah PEMBURU LEAK untuk menemukan jawaban nya dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar semangat nulis nya.

Terpopuler

Comments

💜⃞⃟𝓛 ༄༅⃟𝐐🇺𝗠𝗠𝗜ᴰᴱᵂᴵ 🌀🖌

💜⃞⃟𝓛 ༄༅⃟𝐐🇺𝗠𝗠𝗜ᴰᴱᵂᴵ 🌀🖌

rahasia perlahan akan terungkap, satu sama yg lain saling akan terhubung.

2022-08-12

1

🅻ᵒʷᵉˡˡʸⁿ​᭄

🅻ᵒʷᵉˡˡʸⁿ​᭄

Bulu gua merinding bacanya

2022-08-02

1

Elisabeth Ratna Susanti

Elisabeth Ratna Susanti

setuju kalau tidak ada yang mustahil di dunia ini 👍

2022-07-19

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1 . PROLOG
2 BAB 2 . JERITAN JIWA LEAK
3 BAB 3 . PENJELASAN
4 BAB 4 . AKAR MIMANG
5 BAB 5 . BERITA DUKA
6 BAB 6 . DENDAM SANG LEAK
7 BAB 7 . AMARAH MEMBAWA PETAKA
8 BAB 8 . HUTAN PINUS
9 BAB 9 . MALAM YANG ANEH
10 BAB 10 . PENELUSURAN
11 BAB 11 . SUASANA SETELAH HUJAN
12 BAB 12 . MENCARI INFORMASI
13 BAB 13 . TERTUTUP OR DI TUTUPI
14 BAB 14 . TAK ADA YANG MUSTAHIL
15 BAB 15 . BANGKIT NYA I GUSTI KETUT
16 BAB 16 . TAK AKAN MENYERAH
17 BAB 17 . KENYATAAN PAHIT
18 BAB 18 . KEPANIKAN
19 BAB 19 . JANGAN TERULANG
20 BAB 20 . KLARIFIKASI MASALAH
21 BAB 21 . JERITAN ATAU TANGISAN
22 BAB 22 . HARAPAN
23 BAB 23 . AKU BUKAN DIRI MU
24 BAB 24 . BALAS DENDAM TERBAIK
25 BAB 25 . SULIT DI MAAF KAN
26 BAB 26 . KEJUJURAN YANG DI BUTUHKAN
27 BAB 27 . JANGAN BERSUMPAH
28 BAB 28 . KEJAHILAN WIYASA
29 BAB 29 . DRAMA
30 BAB 30 . PERAMPOKAN
31 BAB 31 . BURUNG HANTU
32 BAB 32 . KEBENARAN YANG SALAH
33 BAB 33 . SIAPA YANG SALAH
34 BAB 34 . KEJADIAN GANJIL
35 BAB 35 . KASUS YANG DI TUTUP
36 BAB 36 . PEMAKAMAN DAN FAKTA
37 BAB 37 . IRI SUMBER BENCANA
38 BAB 38 . KENYATAAN YANG MEMILUKAN
39 BAB 39 . MENGEJAR SUMBER MASALAH
40 BAB 40 . MISI TERSELUBUNG
41 BAB 41 . PERSIAPAN
42 BAB 42 . STRATEGI PERANG
43 BAB 43 . RESPONSE
44 BAB 44 . PERBUATAN DAN HASIL
45 BAB 45 . TIDAK ADA YANG KEBETULAN
46 BAB 46 . KEMARAHAN DEWI DURGA
47 BAB 47 . KUTUKAN DEWI DURGA
Episodes

Updated 47 Episodes

1
BAB 1 . PROLOG
2
BAB 2 . JERITAN JIWA LEAK
3
BAB 3 . PENJELASAN
4
BAB 4 . AKAR MIMANG
5
BAB 5 . BERITA DUKA
6
BAB 6 . DENDAM SANG LEAK
7
BAB 7 . AMARAH MEMBAWA PETAKA
8
BAB 8 . HUTAN PINUS
9
BAB 9 . MALAM YANG ANEH
10
BAB 10 . PENELUSURAN
11
BAB 11 . SUASANA SETELAH HUJAN
12
BAB 12 . MENCARI INFORMASI
13
BAB 13 . TERTUTUP OR DI TUTUPI
14
BAB 14 . TAK ADA YANG MUSTAHIL
15
BAB 15 . BANGKIT NYA I GUSTI KETUT
16
BAB 16 . TAK AKAN MENYERAH
17
BAB 17 . KENYATAAN PAHIT
18
BAB 18 . KEPANIKAN
19
BAB 19 . JANGAN TERULANG
20
BAB 20 . KLARIFIKASI MASALAH
21
BAB 21 . JERITAN ATAU TANGISAN
22
BAB 22 . HARAPAN
23
BAB 23 . AKU BUKAN DIRI MU
24
BAB 24 . BALAS DENDAM TERBAIK
25
BAB 25 . SULIT DI MAAF KAN
26
BAB 26 . KEJUJURAN YANG DI BUTUHKAN
27
BAB 27 . JANGAN BERSUMPAH
28
BAB 28 . KEJAHILAN WIYASA
29
BAB 29 . DRAMA
30
BAB 30 . PERAMPOKAN
31
BAB 31 . BURUNG HANTU
32
BAB 32 . KEBENARAN YANG SALAH
33
BAB 33 . SIAPA YANG SALAH
34
BAB 34 . KEJADIAN GANJIL
35
BAB 35 . KASUS YANG DI TUTUP
36
BAB 36 . PEMAKAMAN DAN FAKTA
37
BAB 37 . IRI SUMBER BENCANA
38
BAB 38 . KENYATAAN YANG MEMILUKAN
39
BAB 39 . MENGEJAR SUMBER MASALAH
40
BAB 40 . MISI TERSELUBUNG
41
BAB 41 . PERSIAPAN
42
BAB 42 . STRATEGI PERANG
43
BAB 43 . RESPONSE
44
BAB 44 . PERBUATAN DAN HASIL
45
BAB 45 . TIDAK ADA YANG KEBETULAN
46
BAB 46 . KEMARAHAN DEWI DURGA
47
BAB 47 . KUTUKAN DEWI DURGA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!