Dua hari sudah berlalu, dan dua hari sudah Yuichi tinggal di apartemen milik Fariz tanpa sepengetahuan keluarga atau kerabat nya. Fariz tidak tahu akan bisa menyembunyi kan ini sampai kapan, apa lagi Amaira yang sejak kecil selalu bersama nya sudah mengatakan ingin menginap lagi di tempat nya. Namun untung saja Fariz selalu bisa memberikan alasan yang tepat untuk menolak sepupu nya itu, tapi Fariz tidak tahu itu akan bertahan sampai kapan karena Fariz tidak tahu lagi alasan apa yang akan di berikan pada sepupu nya itu.
Hari ini Fariz seperti biasa bekerja sebagai pengantar makanan di restoran tempat kerja nya, dan seperti hari kemarin Fariz menyuruh Yuichi untuk tinggal di apartemen nya. Yuichi awal nya tidak mau menuruti ucapan Fariz saat meminta diri nya untuk tinggal, namun Fariz terus berusaha meyakinkan pria itu agar mau tinggal di sana. Karena kalau orang - orang sampai tahu tentang keberadaan Yuichi yang tinggal bersama dengan nya selama beberapa hari ini, akan di pasti kan hidup Fariz tidak akan baik - baik saja ke depan nya.
Banyak kemungkinan yang terjadi bila itu terjadi, bisa saja diri nya akan di nikah kan betulan dengan pria itu sedang kan Fariz belum tahu latar belakang atau identitas pria itu sampai saat ini, atau Fariz akan di sekap di mansion keluarga Balendra sampai dia bertemu dengan jodoh nya.
" Hari ini aku harus mencari petunjuk tentang siapa Yui sebenar nya, aku tidak mungkin menyembunyikan Yui lebih lama lagi. Lagi pula kalau mengandal kan ingatan nya kembali, akan membutuh kan waktu yang lama"gumam Fariz di sela mengendarai kendaraan nya, Fariz saat ini sedang mengantar makanan ke daerah di mana diri nya menabrak Yuichi saat itu. Dan Fariz pikir dia akan mencari sesuatu untuk dia jadikan petunjuk tentang siapa sebenar nya Yuichi itu.
Sebenar nya Fariz bisa saja menugas kan para anggota White Falcon yang merupakan sebuah lembaga yang di ciptakan oleh kakak dan saudara sepupu nya beberapa tahun yang lalu, tapi Fariz tidak ingin keluarga nya sampai tahu tentang hal ini. Bisa - bisa diri nya akan di sekap di mansion oleh mommy dan daddy nya seumur hidup kalau ketahuan diri nya sudah tinggal bersama dengan seorang pria di apartemen nya.
Fariz pun menyusuri jalanan sekitar tempat kecelakaan itu untuk mencari petunjuk tentang Yuichi, karena saat pertama kali dia bertemu dengan pria itu Yuichi sama sekali tidak memegang kartu tanda pengenal atau semacam nya, bahkan Yuichi saat itu tidak memegang ponsel sama sekali. Jadi Fariz merasa kesulitan untuk mengetahui identitas Yuichi yang sebenar nya.
" Haish, kenapa tidak ada petunjuk sama sekali di sini? gumam Fariz saat dia sedang berjalan kaki menyusuri jalanan itu untuk mencari petunjuk apa pun yang bisa dia pakai. " Tidak mungkin kan dia datang begitu saja di depan ku hanya untuk menjadi jodoh ku seperti apa yang pernah di katakan Ama pada ku?" Fariz terkekeh sendiri saat mengingat ucapan Amaira pada nya saat itu yang mengatakan kalau Fariz akan menemukan jodoh nya di jalan.
" Tapi kalau pun ada petunjuk, pasti sudah di temukan orang lain sebelum diri ku. Ini sudah dua hari berlalu kan" tambah Fariz lagi masih bergumam sendiri. " Ah, sudah lah. Lebih baik aku kembali bekerja, nanti aku di marahi pak bos lagi" akhir nya Fariz memutus kan untuk pergi saja dari sana karena Fariz pikir akan percuma bila terus berada di sana, Fariz tidak akan mendapat kan petunjuk apa pun dari sana.
Baru saja Fariz menjalan kan sepeda motor nya beberapa menit dan jarak dari tempat dia menabrak Yuichi malam itu baru beberapa meter saja, Fariz tak sengaja melihat sebuah mobil berwarna hitam dengan bagian depan nya rusak parah serta warga dan beberapa orang polisi mengerubuni nya.
" Seperti nya ada kecelakaan, memang tempat ini rawan sekali aku harus lebih hati - hati lagi" gumam Fariz saat dia melewati keramaian itu.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Sementara di Jakarta
Mommy Yemi saat ini sedang mendatangi rumah sahabat nya Mia untuk mencurah kan isi hati nya itu pada sahabat sekaligus saudara sepupu nya itu.
" Yui ku sampai sekarang masih belum ada kabar, bagai mana ini?" Mommy Yemi berwajah panik seraya memegang ponsel di tangan nya.
" Kamu tenang saja, pasti Yui baik - baik saja. Mungkin uncle Ken benar, Yui saat ini sedang berlibur dan tidak mau di ganggu" Mia menenangkan sahabat nya itu.
" Semoga saja benar, perasaan ku tidak enak sejak dua hari yang lalu. Tidak biasa nya Yui seperti ini sebelum nya" mommy Yemi masih saja berwajah cemas.
" Kamu benar juga, tapi kita tidak boleh berpikiran buruk. Kita do'akan saja semoga Yui baik - baik saja" ucap Mia penuh harap.
" Aamiin" mommy Yemi mengamin kan apa yang di ucap kan oleh sahabat nya itu.
Mommy Yemi dan Mia pun Akhir nya menghabis kan waktu bersama mereka dengan mengobrol tentang banyak hal, diantara nya adalah mengobrol tentang suami dan putra mereka yang terkadang membuat mereka jengkel dan rindu di waktu yang bersamaan. Sama seperti sekarang ini saat mommy Yemi sangat merindukan putra nya yang sejak tiga tiga hari yang lalu tidak memberi nya kabar sedikit pun.
Derrttt
Derrttt
Di saat mommy Yemi sedang asyik mengobrol, tiba - tiba ponsel nya berdering dan ternyata itu adalah panggilan dari nomer yang dia tunggu selama beberapa hari ini.
" Akhir nya dia menghubungi ku juga, ternyata dia masih ingat dengan mommy nya" Yemi menggerutu kesal.
" Apa itu Yui? Cepat angkat! Bukan kah kamu sudah menunggu nya" Mia ikut menggerutu kesal karena sahabat nya itu malah mengomel tidak jelas, bukan nya langsung mengangkat panggilan dari putra nya itu.
Tak menunggu lama lagi, mommy Yemi pun akhir nya mengangkat panggilan itu sambil terkekeh karena melihat sahabat nya itu terlihat kesal.
" Halo, kamu masih ingat dengan mommy huh. Kemana saja kamu selama beberapa hari ini" mommy Yemi langsung mengomel begitu saluran telpon tersambung.
" Maaf, apa anda mengenal pemilik ponsel ini?" Terdengar dari sebrang sana, membuat mommy Yemi membulat kan ke dua bola mata nya dengan wajah yang terkejut.
" Kamu bukan Yui? Siapa kamu? Saya mommy dari pemilik ponsel ini" Tanya mommy Yemi dengan perasaan takut di hati nya.
" Apa maksud mu itu bukan Yui?" Mia tampak mengerut kan kening nya. Mommy Yemi pun memberi kan tanda agar Mia diam sebentar dengan menggunakan tangan nya saat orang yang ada di sebrang sana menjelas kan tentang kejadian yang terjadi di sana dan bagai mana ponsel itu di temukan oleh orang yang kini sedang berbicara dengan nya saat ini. Mommy Yemi tampak kaget dengan tubuh yang melemas saat mendengar kan cerita dari orang itu.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Orang cerdas harusnya mengguna kan otak cerdasnya,Apangunanya kamu punya hp yg canggih,dan juga punya mbah google,Kamu bisa lacak siapa sebenarnya Yui,cari dgn nama penuhnya,orang pembianis paling gampang di lacak,pasti akan ada di mana2 medsos tentang mereka,gampangkan..
2023-06-12
1
Nuralifa Surda
kok belum lanjuuuuuut lagi dong thoooor
2022-07-14
2
.NURALIfA SURDA
kok belum lanjuuuuuut lagi sudah lamani
2022-07-03
1