" Devlin" Daddy Devan yang mendengar putra nya berkata kurang sopan pada mommy dan tante nya, memanggil nama nya dengan nada tinggi dan tatapan tajam nya. " Bagai mana bisa kamu berkata tidak sopan seperti itu pada mommy dan tante mu? Bagai mana pun mereka adalah orang tua mu" ada nada amarah pada ucapan Devan saat ini.
" Maaf" Devlin menunduk kan kepala nya, Devlin juga tidak tahu kenapa bisa berkata seperti itu pada mommy dan tante nya itu. Dan Devlin sangat menyesali itu.
" Sudah lah, jangan terlalu keras pada putra mu! Lagi pula Devlin ada benar nya, seperti nya kita terlalu kepo dengan urusan Almy" mommy Yemi berkata dengan nada menyesal. " Sebenar nya tante tidak ada maksud buruk, tante hanya ingin Almy menjadi calon memantu tante kalau Almy memang belum mempunyai kekasih" celetuk mommy Yemi membuat Yuichi, Almy dan Devlin tampak kaget dengan ucapan mommy Yemi barusan.
" Mooom" Yuichi menatap mommy Yemi dengan tatapan tak percaya sekaligus marah karena ucapan mommy nya barusan membuat diri nya menjadi malu.
" Kamu diam saja, lagi pula jika menunggu mu menanyakan hal ini pada Almy pasti akan sangat lama" ucap mommy Yemi dengan santai nya.
" Daddy setuju dengan ucapan mommy mu" tambah daddy Kenzi membuat Yuichi semakin kesal saja.
" Jadi kamu menyukai Almy?" Ucap Devlin menatap Yuichi dengan tatapan menyelidik nya.
" Aku" Yuichi bingung harus mengatakan apa, karena jujur saja bahwa ucapan Devlin benar ada nya, tapi Yuichi juga tidak mungkin mengiyakan ucapan mommy nya saat ini karena Yuichi merasa malu dan tak percaya diri saat ini.
" Katakan saja kalau kamu menyukai nya, aku turut bahagia bila kalian juga bahagia" tambah Devlin lagi membuat Almy menatap tajam ke arah nya.
" Apa maksud ucapan mu?" Batin Almy seraya menahan rasa sesak di dada nya, sebenar nya Almy sudah jatuh cinta pada Devlin sejak lima tahun yang lalu. Tepat nya sejak pertemuan terakhir mereka, Almy yang saat itu lebih sering menghabis kan waktu dengan Devlin dari pada dengan Yuichi merasa nyaman dan tanpa sadar Almy telah jatuh cinta pada Devlin saat itu.
Bahkan saat Almy kembali ke Singapura pun, Almy selalu mencari cara untuk bisa menghubungi Devlin di Indonesia. Namun Almy sampai saat ini belum berani untuk mengatakan hal itu pada Devlin secara langsung.
" Jangan bicara sembarangan! Memang nya kamu sendiri tidak menyukai Almy?" Yuichi berusaha menutupi perasaan nya.
" Tentu saja aku suka, Almy gadis yang cantik dan juga baik" jawab Devan dengan santai nya, membuat Almy tersenyum senang saat mendengar nya. " Tapi perasaan ku berbeda dengan perasaan mu" tambah Devan membuat Almy kembali kecewa, sedang kan Yuichi tidak bisa berkata apa - apa lagi.
" Kamu juga setuju kan Devlin, Almy dan Yui sangat cocok bukan?" Mommy Yemi tampak semakin berbinar saat Devlin mengangguk kan kepala nya.
" Tapi kita tetap harus menanyakan pendapat Almy tentang ini" Devan ikut menimpali.
" Ya, aku setuju dengan mas Devan" Mia mengangguk kan kepala nya. " Jadi bagai mana sayang, apa pendapat mu tentang ini?" Mia bertanya pada Almy, membuat Almy menoleh kan kepala nya. Sedang kan Yuichi masih tidak berkata apa - apa selain mendengar kan apa pendapat dari Almy tentang diri nya, sejujur nya Yuichi saat ini merasa bahwa firasat nya selama ini benar saat melihat wajah sendu Almy setelah mendengar ucapan Devlin barusan.
" Yuichi adalah pria yang baik tante, tapi maaf Almy sudah menyukai pria lain dan Almy masih ingin memperjuang kan cinta Almy itu tante" Almy menjawab dengan mantap. " Walau pun seperti nya tidak akan mudah karena pria itu tidak menaruh perasaan yang sama dengan yang Almy rasakan" tambah Almy lagi dengan wajah yang terlihat sendu.
Kenzi, Devan, Mia dan Yemi tampak kaget dan merasa tidak enak saat mendengar ucapan Almy barusan. Jujur saja Yemi kini teringat dengan diri nya yang dulu, diri nya juga dulu memperjuang kan cinta nya walau pun Kenzi dulu sama sekali tidak menghirau kan perasaan nya sama sekali. Tapi akhir nya dengan kegigihan dan cinta yang di miliki Yemi, Kenzi akhir nya jatuh cinta juga pada diri nya dan bahkan Kenzi sangat bucin dan tidak bisa jauh dari diri nya sampai saat ini.
Begitu pun Mia yang juga teringat akan perjalanan cinta nya dulu yang awal nya mengira kalau diri nya hanya mencintai tanpa di cintai, sampai akhir nya Devan pun mengakui perasaan nya setelah pernikahan yang terjadi karena rasa bersalah Mia pada Devan yang dia kira sudah mengambil keperjakaan dari pria itu.
Sedang kan Yuichi dan Devlin hanya bisa diam dengan pemikiran mereka masing - masing.
" Maafkan kami kalau kami terkesan memaksa dan menekan mu, kami tidak bermaksud seperti itu" ucap Mia dengan perasaan tidak enak nya.
" Ya, maaf! Kamu tahu, tante dulu juga merasakan hal yang sama dengan diri mu. Tante harap kamu berhasil memperjuang kan cinta mu" tambah Yemi lagi membuat Yuichi menatap tak percaya pada mommy nya itu.
Seperti nya mommy Yemi lupa bahwa putra kesayangan nya itu sangat menyukai gadis yang saat ini dia semangati untuk mengejar cinta nya.
" Terima kasih tante Mia dan tante Yemi, aku pasti akan memperjuang kan cinta ku" Almy tersenyum senang, membuat hati Yuichi semakin sakit saja.
" Sebenar nya apa yang sedang terjadi sekarang? Kenapa tidak ada yang menghirau kan perasaan ku sama sekali?" Batin Yuichi tersenyum miris, " mommy juga, kenapa malah mendukung Almy untuk mengejar cinta nya? Bukan nya mendukung anak nya" Yuichi menepuk kening nya sendiri dengan lemas nya sambil menjatuh kan kepala nya di atas meja makan.
Sungguh, hati Yuichi saat ini bisa di bilang hancur berkeping - keping. Bukan hanya mendapat kan penolakan saja, tapi diri nya juga harus merasa kan rasa nya di abai kan di keluarga nya sendiri.
Sedang kan Devlin bersikap masa bodoh dengan apa yang terjadi di sekitar nya saat ini.
" Kamu lihat, drama apa yang sedang terjadi di depan kita?" Devan setengah berbisik pada Kenzi.
" Aku juga tidak tahu, seperti nya para istri kita mengingat perjalanan cinta kita yang cukup manis" jawab Kenzi ikut berbisik.
" Seperti nya mereka sudah melupakan tujuan awal mereka, kasihan putra mu itu" ucap Devan lagi dengan kekehan di akhir kalimat nya sambil menunjuk Yuichi dengan dagu nya.
" Kamu benar, dia pasti merasa di abaikan" Kenzi mengangguk kan kepala nya seraya menatap nanar pada putra nya yang seperti nya terlupakan oleh mommy nya sendiri. Tapi Kenzi juga tidak bisa berbuat apa - apa pada istri nya yang terkadang ajaib itu.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Bagus Almy kamu harus tegas,Demi kebahagiaan kamu sendiri..👏🏻👏🏻👍🏻
2023-06-12
0
Qaisaa Nazarudin
Almy menuyukai kamu Devlin..
2023-06-12
0
💫R𝓮𝓪lme🦋💞
para mommy inget masalalu yang ,,,hmmm😁😁
2022-06-15
1