Akhir nya siang itu Yuichi berangkat ke Bandung seorang diri dengan menggunakan salah satu mobil mewah nya. Saat itu Yuichi pergi dari Jakarta sekitar jam 11 siang. Hari itu Yuichi akan langsung mendatangi perusahaan yang akan dia ajak kerja sama sebelum sore nya dia akan ke hotel yang sudah di reservasi untuk nya menginap selama berada di Bandung.
Akhir nya setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam, Yuichi sampai juga di kota kembang yang jalanan nya tidak terlalu padat seperti di Jakarta.
" Di sini lumayan juga" gumam Kenzi saat melihat beberapa pemandangan yang ada di kota Bandung, yang merupakan tempat yang baru pertama kali dia datangi seumur hidup nya.
Tak lama, Yuichi sampai di sebuah restoran dekat perusahaan yang akan dia datangi. Yuichi memutus kan untuk makan di sana sebelum dia pergi ke perusahaan itu, karena Yuichi belum makan siang dan sudah sangat lapar saat ini.
" Selamat siang tuan, silah kan pilih menu di restoran kami?" Seorang pelayang tampak memberikan sebuah buku menu untuk Yuichi.
" Biar saya lihat!" Yuichi pun mengambil buku menu itu dan membuka nya, Yuichi tampak mengerut kan kening nya sambil berpikir untuk memesan makanan seperti apa.
" Saya pesan ini saja" akhir nya pilihan Yuichi jatuh pada menu gurame bakar pedas manis dengan satu porsi nasi ukuran sedang.
" Baik lah, silah kan tunggu pesanan anda" pelayan itu pun pergi dari hadapan Yuichi untuk mengambil kan pesanan nya.
Selama Yuichi menunggu pesanan nya, tak lama datang sebuah sepeda motor dengan seorang gadis yang mengendarai nya. Dari pakaian yang nya, Yuichi langsung tahu kalau itu adalah salah satu pegawai restoran itu.
Gadis itu pun terlihat membuka helm yang terpasang di kepala nya dan mengibas kan rambut panjang nya yang tergerai indah, sesaat mata Yuichi tertegun dengan kecantik kan yang di miliki gadis itu. Tidak di pungkiri, walau pun berpenampilan lusuh dan penuh keringat seperti sekarang ini. Tidak bisa menutupi kecanti kan yang di miliki oleh Fariz saat ini.
Ya, Yuichi saat ini sedang berada di restoran tempat Fariz bekerja sebagai pengantar makanan di sana.
"Ish Yuichi apa yang kamu pikir kan saat ini" Yuichi menggeleng kan kepala nya saat diri nya sadar setelah tertegun saat melihat kecantikan gadis yang baru saja memasuki ruangan itu.
" Bos, kemana lagi aku harus mengantar makanan?" Fariz baru saja kembali dari tugas nya mengantar makanan.
" Kamu sudah kembali, cepat sekali" Ferdi langsung menghampiri Fariz yang berdiri di dekat meja pemesanan.
" Hanya ada satu tempat lagi hari ini, dan setelah itu kamu boleh pulang" ucap Ferdi memberikan satu kantong makanan.
" Benar kah, wah bagus kalau begitu. Tapi pesanan ini?" Fariz mengerut kan kening nya sambil membaca nama dan alamat orang yang sudah memesan makanan itu.
" Tuan Andra yang memesan nya, dia bilang ingin makan bersama dengan putri dan keponakan nya sore ini. Jadi dia pesan tiga porsi makanan untuk di antar sore ini" Ferdi memang mengenal paman Andra karena Andra juga termasuk salah satu pelanggan setia dari restoran itu.
" Paman pasti ingin mengajak ku dan Amiara untuk makan" batin Fariz tanpa sadar bibir nya tersenyum.
" Woi, ngapain bengong! Cepet kamu antar! Nanti makanan nya keburu dingin" Ferdi menghenti kan lamunan Fariz. " Aku penasaran dengan keponakan tuan Andra yang kata nya pewaris ke dua dari kerajaan bisnis Balendra Corp, pasti dia sangat cantik. Entah kenapa keluarga mereka menyembunyikan nya dari publik, orang kaya memang suka aneh" Ferdi menggeleng kan kepala nya.
" Mungkin dia tidak suka dengan di kenal sebagai tuan putri dan lebih suka hidup seperti rakyat biasa" jawab Fariz dengan santai nya.
" Mungkin juga sih, tapi kalau begitu berarti dia aneh" ucap Ferdi lagi.
" Aneh bagai mana maksud bos?" Fariz mengerut kan kening nya.
" Kenapa harus hidup seperti rakyat biasa kalau bisa hidup mewah bergelimang harta, benar kan?" Tambah Ferdi lagi.
" Ish, itu tidak aneh sama sekali. Justru itu sangat keren tahu" Fariz mendengus kesal. " Emang aku aneh ya? Ah, biar lah si bos kan cuma ngasal" batin Fariz
" Keren apa nya? Yang ada itu sangat aneh" Ferdi masih keukeh dengan pendapat nya.
" Terserah bos saja kalau begitu" Faris memutar bola mata nya malas. " Aku pergi dulu" Fariz pun mengambil kantong makanan yang harus dia antar dan melangkah keluar dari restoran itu dengan perasaan yang agak kesal.
Sedang kan di sudut lain, tepat nya di sebuah meja, seorang pria tampan tampak melihat punggung gadis itu dengan senyum di bibir nya seraya menyuap kan makanan ke dalam mulut nya.
" Gadis yang unik!" Gumam pria itu yang tak lain adalah Yuichi.
Setelah selesai menghabis kan makanan nya, Yuichi pun langsung bergegas ke tempat tujuan nya, yaitu perusahaan yang merupakan mitra bisnis perusahaan nya selama ini. Perusahaan yang merupakan perusahaan terbesar di kota Bandung ini, apa lagi kalau bukan Wijaya Corp.
Mobil hitam mewah milik Yuichi kini terparkir di depan pintu masuk Wijaya Corp, Yuichi pun keluar dan di sambut oleh pak satpam yang ada di sana.
" Selamat datang!" Pak satpam itu menyambut kedatangan Yuichi dengan ramah nya. " Biar saya parkir kan mobil nya" tanpa bicara apa pun, Yuichi langsung mengangguk kan kepala nya dan masuk dengan gaya cool nya ke dalam perusahaan.
" Selamat datang, apa ada yang bisa saya bantu?" Seorang resepsionis tampak menyambut kedatangan Yuichi di sana.
" Saya sudah ada janji dengan pak Andra, apa saya bisa menemui nya sekarang?" Yuichi berkata dengan nada datar nya.
" Maaf, nama anda siapa?" Resepsionis itu bertanya saat akan menyambungkan panggilan dengan ruangan Andra.
" Yuichi, dari Alfano Corp di Jakarta" jawab Yuichi singkat.
" Baik lah, tunggu sebentar!" Resepsionis itu pun langsung melakukan panggilan ke ruangan kerja atasan nya.
" Maaf, tuan. Saat ini pak Andra sedang ada tamu penting, tapi anda di suruh ke ruangan nya sepuluh menit lagi" resepsionis itu berkata setelah menyelesai kan panggilan nya. " Anda bisa naik lift di sebelah sana ke lantai enam dan ruangan pertama yang anda lihat nanti adalah ruangan pak Andra" resepsionis itu juga tak lupa memberi petunjuk di mana ruangan Andra berada.
" Baik lah, terima kasih!" Yuichi pun berlalu dari hadapan resepsionis itu menuju ke arah lift yang ada di sana.
Ting
Pintu lift pun terbuka setelah Yuichi sampai di lantai yang dia tuju, namun Yuichi tampak kaget dan tertegun saat melihat wajah cantik yang tadi dia kagumi berada di depan nya.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
Qaisaa Nazarudin
Dia ada di hadapan kamu noh 😅😅
2023-06-12
0
Qaisaa Nazarudin
Nah itu udah dtg JODOH kamu Yui 🤭🤭😜😜
2023-06-12
0
Kaffa Rizal
wah kalau yuici gabung 3 perusahaan besar jadi satu,balendra corp,Wijaya corp sama Alfano corp
2022-06-18
1