Bab 6

Keesokan hari nya

" Apa, Bandung? Untuk apa kamu pergi ke sana?" Mommy Yemi pagi ini di kejut kan oleh ucapan Yuichi yang akan pergi ke Bandung siang ini secara mendadak.

" Ada urusan bisnis mom, dan lagi pula apa aku masih harus menjelas kan pada mu kenapa aku yang pergi ke Bandung hari ini setelah kejadian semalam" Yuichi mendengus kesal.

Yuichi selalu saja merasa kesal dan malu setiap kali mengingat kejadian semalam, di mana sang mommy dengan seenak nya mengungkap kan diri nya yang menyukai Almy dan malah mau mendukung gadis itu untuk mengejar cinta nya dan bukan nya membantu putra nya sendiri untuk mendapat kan cinta nya setelah Almy mengatakan kalau diri nya menyukai pria lain. Sungguh Yuichi rasa nya tidak punya muka lagi untuk bertemu dengan gadis itu kembali.

" Maaf kan mommy" mommy Yemi terlihat menyesali perbuatan nya. " Tapi mommy juga tidak bisa memaksa Almy untuk menerima mu, apa lagi mommy jadi ingat masa lalu mommy di mana mommy mengejar cinta daddy mu dulu" mommy Yemi malah tersenyum sendiri hanyut dalam dunia nya sendiri, membuat Yuichi semakin kesal saja pada mommy nya dan langsung menjauh untuk mengambil tas berukuran sedang yang akan dia bawa ke Bandung nanti.

" Sudah lah, aku tidak marah lagi mommy. Sekarang izin kan aku untuk menenang kan diri ku di Bandung beberapa hari ini" Kenzi memeluk mommy nya sebentar sebelum dia benar - benar pergi. " Mommy jaga diri mommy baik - baik!"

" Tapi Yui, kalau kamu pergi siapa yang akan mommy ganggu huh?" Mommy Yemi mengerucut kan bibir nya. " Mommy pasti akan sangat kesepian" tambah mommy Yemi lagi seraya memasang puppy eyes nya.

" Sudah lah mom, jangan menunjuk kan wajah yang seperti itu! Karena sekarang tidak akan berhasil" Yuichi memutar bola mata nya malas, seraya berusaha memaling kan pandangan nya agar tidak melihat wajah mommy nya yang seperti itu. Karena jujur saja, setiap Yuichi melihat wajah mommy nya yang seperti itu selalu berhasil membuat nya luluh dan membatal kan rencana nya.

Ini memang bukan pertama kali Yuichi hendak pergi untuk perjalanan bisnis ke luar kota atau bahkan ke luar negri, tapi mommy nya itu selalu tidak rela bila di tinggal kan oleh putra semata wayang nya itu walau beberapa hari.

" Mommy bisa mengganggu daddy atau Devlin selama aku pergi, aku hanya pergi selama tiga hari dan setelah itu aku akan kembali dengan oleh - oleh yang banyak untuk mommy" Yuichi memegang pundak mommy Yemi dan berusaha untuk meyakin kan mommy nya itu. Sunggguh, saat ini Yuichi berasa sedang menenang kan istri nya yang tidak mau berpisah dengan nya saja.

" Janji ya, bawa oleh - oleh yang banyak!" Mommy Yemi akhir nya mengizinkan putra nya itu untuk pergi juga, meski dalam lubuk hati nya yang paling dalam. Entah kenapa perasaan mommy Yemi merasa tidak enak dan tidak rela melepas kan kepergian Yuichi ke Bandung hari ini.

" Iya mom, aku berjanji. Kamu tahu mom, kenapa rasa nya aku seperti sudah punya istri saat aku membujuk mommy untuk mengizinkan ku pergi. Aish, seperti nya punya seorang istri akan begitu merepot kan ku" Yuichi terkekeh saat mengatakan nya.

" Ish, kamu jangan bicara seperti itu! Kamu tahu, seorang istri akan menemani mu seumur hidup mu, dia akan selalu menjaga mu dan berada di samping mu walau dalam keadaan apa pun. Meski dalam keadaan terburuk sekalipun, istri mu yang akan selalu ada dan menguat kan mu" Yemi memberi kan nasihat nya. " Dan yang paling penting, kamu tidak akan kesepian di malam hari karena ada yang menemani mu tidur dan memeluk mu" tambah Yemi lagi seraya terkekeh.

" Mungkin mommy benar, aku juga lihat bagai mana mommy selalu menjaga daddy dalam keadaan apa pun. Semoga aku bisa mendapat kan seorang istri seperti mommy" ucap Yuichi penuh harap. " Baiklah, sekarang mommy antar kan aku ke depan. Bila kita mengobrol terus, aku tidak akan pernah pergi hari ini" Yuichi terkekeh seraya merangkul pundak mommy nya untuk ke depan pintu utama rumah itu.

Sedangkan daddy Kenzi tadi pagi sekali sudah pergi bersama dengan om Devan untuk mengerjakan urusan mereka. Yuichi sudah pamit dari semalam setelah acara makan malam selesai pada daddy nya itu, sedang kan pada mommy nya Yuichi baru mengatakan nya pagi ini.

Sebenar nya kepergian Yuichi ini tidak mendadak sama sekali, karena dari beberapa hari yang lalu perjalanan bisnis ini akan di lakukan oleh perusahaan yang Yuichi pimpin. Namun biasa nya Arfan sang asisten Yuichi saja yang pergi, namun karena kejadian semalam. Yuichi memutus kan untuk pergi sendiri ke kota kembang itu untuk urusan bisnis nya sambil menenangkan pikiran nya yang sempat kacau karena kejadian memalukan semalam.

Pagi itu Yuichi pergi ke perusahaan nya untuk mengambil beberapa berkas penting yang akan dia bawa ke Bandung nanti siang. Sebenar nya Yuichi hari ini akan mengaju kan kerja sama dengan sebuah perusahaan yang ada di kota itu, ini bukan lah pertama kali perusahaan Yuichi melakukan kerja sama dengan perusahaan itu melain kan untuk memperpanjang kerja sama mereka.

" Arfan, siap kan semua keperluan ku untuk pergi ke Bandung siang ini!" Ucap Yuichi saat diri nya sudah sampai di perusahaan. " Dan jangan lupa untuk mempersiap kan tempat tinggal ku selama di sana!".

" Baik bos, semua sudah aku siap kan. Dan surat - surat penting yang harus anda bawa ada di dalam tas ini semua" Arfan memberikan sebuah tas berbentuk kotak yang berisi surat - surat penting yang akan dia bawa ke Bandung hari ini.

" Baik lah, terima kasih" Yuichi langsung membuka dan memeriksa isi tas itu.

" Apa bos yakin akan pergi ke sana sendiri? Maksud ku, apa bos perlu aku temani ke sana?" Arfan terlihat ragu saat mengatakan nya, Arfan seperti nya khawatir pada atasan nya itu bila harus pergi sendiri ke luar kota.

" Aku yakin, aku ingin menenang kan diri ku di sana. Jadi lebih baik aku pergi sendiri saja" Yuichi memijit pelan kepala nya yang sedikit berdenyut setiap kali diri nya mengingat kejadian semalam yang menurut nya sangat memalu kan.

" Baik lah kalau begitu, tapi jangan lupa hubungi aku jika bos membutuh kan sesuatu" ucap Arfan.

" Tentu saja, ck kenapa kamu jadi bawel seperti mommy ku" Yuichi berdecak kesal

" Itu tidak mungkin bos, tidak ada yang bisa menandingi nyonya besar dalam hal itu" Arfan terkekeh saat mengatakan nya.

" Kau benar, mommy ku memang tiada dua nya" Yuichi ikut terkekeh.

Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏

Terpopuler

Comments

Ilan Irliana

Ilan Irliana

siap2..jeng jeng..

2022-10-02

1

💫R𝓮𝓪lme🦋💞

💫R𝓮𝓪lme🦋💞

gak sabar pengen lihat Yui ketemua sama Fariz😁😁up lagi ka

2022-06-16

1

.NURALIfA SURDA

.NURALIfA SURDA

nah disitu Yui akan ketemu bidadari mu lanjuuuuuut doooooong thoooor serunih

2022-06-16

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!