Keesokan hari nya, keluarga Kenzi mengadakan acara makan malam bersama untuk merayakan kedatangan Almy ke Indonesia.
" Wiish, udah tampan aja nih anak mommy" mommy Yemi berkata dengan nada mengejek seraya menghampiri putra semata wayang nya yang sedang bersiap di dalam kamar nya. " Ciee, yang mau bertemu dengan gadis pujaan nya" tambah mommy Yemi seraya memegang wajah tampan putra nya yang kini bersemu merah.
" Apa mommy bisa berhenti mengganggu ku" Yuichi mendengus kesal. Yuichi merasa kesal pada mommy nya itu yang sejak kepulangan nya dari bandara kemarin tidak berhenti mengejek diri nya.
" Ish, siapa juga yang mengganggu mu? Mommy hanya sedang memuji putra tampan mommy ini" Yemi mengerucut kan bibir nya. " Dan mommy hanya senang saja karena mungkin sebentar lagi mommy akan mendapat kan menantu yang cantik" tambah Yemi lagi tak mau kalah.
" Iya mommy ku sayang aku tahu, tapi bisa kah mommy berhenti mengganggu ku? Aku berjanji akan segera membawa menantu mu ke rumah ini" ucap Yuichi dengan nada lembut nya. " Dan aku pasti kan kalau menantu mommy adalah gadis paling cantik dan baik di muka bumi ini" Kenzi menaik turun kan alis nya lucu seraya tersenyum nakal pada mommy nya.
" Ish, itu memang sudah seharus nya kan" mommy Yemi maling kan wajah nya seraya melangkah pergi menuju pintu keluar kamar. " Cepat turun ke bawah, om dan Tante mu sudah datang" tambah mommy Yemi sebelum keluar dari kamar putra nya.
" Maksud mommy om Devan dan Tante Mia?" Yuichi mengerut kan kening nya.
" Tentu saja mereka, memang siapa lagi om dan Tante mu? Tante Celin kan sedang berada di Korea" mommy Yemi memutar bola mata nya malas.
" Itu aku sudah tahu" Yuichi mendengus kesal. " Apa Devlin juga datang?" Tambah Yuichi lagi dengan wajah yang terlihat waspada.
" Tentu saja Devlin juga datang, bukan kah dia juga keluarga kita" ucap mommy Yemi dengan santai nya. " Memang kenapa kalau Devlin juga ikut makan malam bersama kita? Jangan bilang kalau kalian sedang bertengkar, ck tidak bisa mommy biar kan" mommy Yemi yang tadi nya akan keluar dari kamar Yuichi, kini malah berkacak pinggang di ambang pintu seraya menatap tajam pada putra nya itu.
" Tentu saja tidak, mommy ini jangan berpikiran buruk tentang kami. Lagi pula apa yang kami ribut kan" Yuichi menggerutu kesal. " Sudah lah, lebih baik kita turun sekarang, mereka pasti sedang menunggu kedatangan kita" Yuichi pun berjalan cepat menghampiri mommy nya dan langsung menggandeng tangan mommy Yemi untuk menarik nya turun ke ruangan bawah. Yuichi tidak mau ambil resiko mendapat kan kuliah malam dari mommy nya itu jika mereka masih berada di sana, bisa panjang urusan nya kalau begitu.
Mommy Yemi pun hanya pasrah saja mengikuti langkah dari putra nya itu, padahal tadi nya masih banyak yang mommy Yemi ingin katakan pada putra nya itu.
" Kalian lama sekali, kami hampir saja pergi karena terlalu bosan menunggu" tante Mia tampak melipat ke dua tangan nya di depan dada nya.
" Maaf, tadi kami mengobrol dulu sebentar" mommy Yemi terkekeh saat mengatakan nya. " Apa tamu utama kita sudah datang?" Tambah mommy Yemi lagi menanyakan keberadaan Almy sang tamu utama.
" Sudah, dia sudah ada di ruang makan bersama dengan Devlin dan para daddy" jawab Mia dengan santai nya.
" Benar kah? Lalu kamu tunggu apa lagi, ayo kita mulai acara nya" Yemi langsung menarik tangan Mia dan Yuichi secara bersamaan menuju ruang makan.
" Ish, apa yang aku tunggu kata mu? Aku kan sedang menunggu mu dan putra kesayangan mu itu" Tante Mia menggerutu kesal seraya mengikuti langkah mommy Yemi, begitu pun Yuichi yang tidak mau berdebat lagi dengan mommy nya itu.
" He he, iya maaf" mommy Yemi malah terkekeh.
Tak lama, mereka pun sampai di ruang makan, dan di sana sudah ada Almy yang sedang mengobrol bersama dengan Devlin. Sedang kan daddy Kenzi sedang mengobrol bersama dengan om Devan.
" Wah, selamat datang Almy! Bagai mana kabar mu, baik bukan?" Mommy Yemi menghampiri Almy yang sedang berbicara dengan Devlin dan memeluk gadis itu dengan hangat.
" Baik tante, tante sendiri bagai mana?" Almy menjawab setelah mereka melepas kan pelukan di antara mereka.
" Tante baik sayang, ayo duduk lagi dan kita mulai saja acara makan malam nya" jawab mommy Yemi seraya mempersilah kan Almy kembali duduk di tempat nya. " Yui, kemari nak! Duduk di sini!" Mommy Yemi mengajak Yuichi yang masih terdiam di dekat tante Mia untuk duduk di kursi yang berada di samping Almy.
Yuichi pun tanpa banyak bicara langsung duduk di tempat yang tadi di tunjuk kan oleh mommy nya itu.
Acara makan malam pun berlangsung dengan cukup ramai dengan percakapan antara mommy Yemi dan tante Mia yang memang selalu heboh di mana pun mereka berada, suasana juga tambah ramai dengan perdebatan antara daddy Kenzi dan om Devan yang selalu berbeda pendapat dalam suatu hal.
Berbeda dengan para anak muda kita yang malah terlihat canggung satu sama lain nya, entah kenapa mereka saat ini malah saling diam tanpa mengeluar kan satu kata pun.
" Ekhem, Almy apa boleh tante bertanya sesuatu pada mu?" Mommy Yemi yang melihat Almy dan putra nya saling diam pun langsung bertanya untuk mencair kan suasana.
" Tentu saja boleh, memang nya tante mau bertanya apa pada ku?" Almy tersenyum manis.
" Apa kamu sudah punya pacar atau calon suami? Maaf ya, tante lancang bertanya masalah pribadi pada mu" mommy Yemi sedikit merasa tidak enak. Tapi mommy Yemi tidak mungkin melewat kan kesempatan emas ini untuk mengetahui apa gadis itu menyukai putra nya atau tidak.
" Mommy" Yuichi tampak protes, namun mommy Yemi tidak menghirau kan protes dari putra nya itu.
" Tidak apa - apa Yuichi, aku tidak keberatan kok" Almy tersenyum manis. " Aku belum punya pacar tante, tapi kalau pria yang aku suka ada" Almy melirik Devlin yang malah sibuk dengan ponsel nya tanpa menghirau kan diri nya atau yang lain nya.
" Benar kah? Apa tante bisa tahu siapa?" Mommy Yemi tampak berbinar. Sedang kan Yuichi entah kenapa saat melihat tingkah Almy merasa kalau Almy menyukai Devlin dan bukan diri nya.
" Ya, siapa? Tante kok jadi ikut penasaran sih" tante Mia ikut menimpali. Sebenar nya Mia sudah tahu kalau sahabat nya Yemi sudah mengincar Almy untuk menjadi menantu nya. Dan Mia pun setuju saja karena jujur Mia pun menyukai gadis itu karena selain cantik, Almy juga sangat baik dan ceria.
" Itu" Almy terlihat ragu dan tersipu malu.
" Tidak perlu kamu katakan kalau tidak mau, jangan dengar kan ucapan mommy dan tante Mia" Yuichi berkata dengan nada datar nya. " Lagi pula itu privasi mu"
" Yui benar, lagi pula kenapa mommy dan tante Yemi mau tahu urusan anak muda sih. Apa kalian sudah tidak ada kerjaan lain" Devlin ikut menimpali.
" Devlin" Daddy Devan yang mendengar putra nya berkata kurang sopan pada mommy dan tante nya, memanggil nama nya dengan nada tinggi dan tatapan tajam nya.
Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga klik tanda hati untuk menambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 86 Episodes
Comments
💫R𝓮𝓪lme🦋💞
yah ,c Yuichi 💔duluan,sabar y Yui,,bentar lagi kamu bakal ketemu jodoh kamu ko😁😁
2022-06-15
1
.NURALIfA SURDA
mukin dengan patah hati disitulah dia Hinata ke andung kali n ketemu bidadari balenra lanjuuuuuut doooooong thoooor serunih dobel ya aqu suka ceritanya bagus makasih
2022-06-15
1